Agita adalah gadis sederhana yang mandiri, dia bekerja disebuah restoran sebagai waiter. karna dia adalah tulang punggung keluarganya, setiap harinya dia lalui dengan penuh keceriaan dan senyuman.
Angga Hendrawan adalah putra tunggal dari tuan Aji Hendrawan dan Ny.Amelia Amran.
Nyonya Amelia ingin putranya agar segera menikah karna ia ingin memiliki cucu mengingat umurnya dan suaminya tidaklah mudah lagi.
Apakah Angga akan memenuhi kemauan maminya ??
terus ikuti novelku ini
Dan jangan lupa Vote, like, coment dan rate ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 22
Alex tertawa dengan puas melihat sahabatnya (bossnya) itu kesel karna sikap Alex yang menjahilinya, namun di samping kejahiliannya ia berharap dan akan sangat bersyukur bila suatu hari nanti wanita yang menjadi istri Angga saat ini bisa membuat angga jatuh cinta kepadanya, kenapa Alex berharap begitu karna ada beberapa hal tentang sikap kekasih Angga yang tak di ketahui Angga tak lain adalah model yang sedang naik daun yaitu Alisa Angelina. hanya Alex yang mengetahuinya ia ingin suatu saat nanti Angga mengetahui semua sikap Alisa selama di luar negri. Alex tidak ingin sahabatnya sekaligus bossnya itu menjalani hubungan dengan wanita yang licik apalagi sampai menikah, jika itu terjadi Alex gak tau nasib Angga ke depannya karna dari sikap Angga ia sangat mencintai kekasihnya Alisa. apapun demi kekasihnya ia rela melakukannya asal kekasihnya bahagia.
Angga yang melihat sekretarisnya sekaligus sahabatnya itu menjadi heran melihat Alex yang hanya diam. Angga beranjak dari kursi kebesarannya menuju ke sofa di mana Alex duduk saat ini.
"Kau sedang memikirkan apa Lex?" tanya Angga pada Alex
" Gak ada apa-apa Ngga"
" jika ada masalah cerita ke aku, Lex."
" iya Ngga, pasti itu karna kau satu-satunya sahabat sekaligus keluargaku"
"Angga tersenyum mendengar sahabatnya mengakui ia sebagai sahabat dan keluarganya".
Alex ingin memberitahukan tentang Alisa tak lain adalah kekasih Angga. namun Alex menunggu waktu yang tepat karna saat ini Angga pasti akan membela Alisa dan tidak akan percaya dengan apa yang ia katakan. Angga sudah terobsesi dengan Alisa jadi apapun itu jika tanpa bukti dan ia tidak melihatnya dengan mata kepalanya sendiri percuma memberitahukan sikap Alisa padanya.
"Angga, apa kau tidak memiliki perasaan sama skali terhadap istrimu?" tanya Alex pada Angga
"Ada apa dengan dirimu Lex, kenapa kau bertanya tentang perasaanku ke Agita"
"Ya gak kenapa-kenapa ngga, aku hanya penasaran apakah kau tidak memiliki perasaan sedikitpun terhadap istrimu?"
"Aku kan sudah pernah bilang kalau Agita hanya istri kontrakku dan sampai kapanpun tetap seperti itu, dan satu lagi sampai kapanpun perasaan cintaku dan sayangku hanya untuk Alisa Angelina kekasihku. setelah ia menyelesaikan kontrak pemotretannya kami akan segera malaksanakan pernikahan kami Lex, jadi kau harus berperan penting dalam pernikahanku nanti sebagai sekretaris dan sekaligus sahabatku". ucap Angga panjang kali lebar
"Jika kau akan menikah dengan Alisa, bagaimana dengan pernikahanmu dengan Agita Ngga?"
"Lex, Lex kau lupa kalau Agita itu hanya istri kontraku, dan dalam perjanjianku sama dia hanya selama enam bulan saja setelah itu kita akan bercerai Lex".
"Tapi Ngga, kamuu.."
"Husstt diam Lex, ini urusan ku, kau diam saja tidak perlu ikut campur dalam masalahku".
dan itu berhasil menutup mulut Alex agar tidak membahas masalah tentang kehidupan Angga dengan istrinya karna bisa di simpulkan kalau Angga hanya akan mencintai Alisa kekasihnya.
Alex pamit keluar untuk menyiapkan semua berkas yang di butuhkan saat meeting nanti. kini jam telah menunjukan pukul 08:35. menunjukan beberapa menit lagi meeting akan berlangsung.
tak menunggu lama waktu untuk meeting telah tiba Alex mengetuk pintu ruangan bossnya, meskipun mereka dekat sebagai sahabat tapi Alex menghargai Angga sebagai atasannya atau bossnya di kantor. setelah Alex masuk ke dalam ruangan Angga, mereka keluar menuju ruang meeting, kini mereka telah berada di dalam meeting membahas pokok masalah di perusahan Angga, dengan kerjasama antara dirinya dan bawahannya. kini meeting telah selesai Angga meninggalkan ruangan meeting bersama dengan Alex mereka kembali ke ruangan mereka.
*****
Agita sibuk dengan tugasnya sebagai waiter ia tak hentinya melayani pengunjung yang makan di restoran ia bekerja, demi ibu dan adiknya ia bertekad akan berjuang memenuhi semua kebutuhan mereka dan juga pengobatan ibunya selama di rawat di RS. dengan begitu sibuknya tak terasa waktu menunjukan pukul 11:40 sebentar lagi jam makan siang akan banyak pengunjung untuk makan siang di restoran ia bekerja. dan Agita bersiap-siap untuk melayani semua pengunjung untuk istrahat makan siang nanti.
##Setelah kalian membaca ceritaku mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 Aku harap kalian menyukai ceritaku ini. 😊😊
dan jangan lupa berikan rate, vote, like dan coment agar aku lebih bersemangat lagi up nya.
terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novelku.🤗
ulet keket nemel bukan dibuang mlah dibiarkan
klasik x alasanmu angga
apakah ini seperti itu
dan sang penolong selalu gak terbalaskn cintanya alias kenak tinggal