NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta, Suami Amnesia

Mengejar Cinta, Suami Amnesia

Status: tamat
Genre:Suami amnesia / Romansa / Tamat
Popularitas:44.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ocean Na Vinli

Sudah tiga tahun lamanya, Yasmin menanti Cakrawala kembali pulang. Namun, harapan tinggallah harapan. Kepergian Cakrawala menyisakan kepedihan mendalam baginya.

Cakrawala menghilang tanpa jejak dalam tugas terakhirnya. Yasmin sudah melakukan segala macam cara untuk mencari Cakrawala. Namun, tak ada hasilnya, hingga suatu hari, ia melihat Cakrawala berdiri tak jauh darinya. Tetapi, belum jua kakinya melangkah, Yasmin membeku saat mendengar seorang bocah memanggil Cakrawala dengan sebutan Ayah!

Setelah melakukan penyelidikan, ternyata Cakra sudah memiliki keluarga baru dan namanya adalah Tomi. Dia menebak Cakra hilang ingatan.

Yasmin pun menemui Cakra. Akan tetapi, Cakra tidak mengenal Yasmin dan mengatakan Yasmin, wanita licik yang berusaha merusak rumah tangganya. Namun, Yasmin yakin sekali, jika Tomi adalah Cakra setelah melihat tanda lahir yang terukir di tubuh Tomi sangatlah mirip dengan Cakra.

Yasmin pun berencana mengejar cinta sang suami. Akankah rencana Yasmin berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

Saat mendapatkan pesan tersebut. Yasmin hendak pergi keluar bertemu Hendra sekaligus ingin memberi rekaman CCTV-nya, yang menampilkan seorang pria menemui Meli. Yasmin meminta izin pada Cakra terlebih dahulu. Dengan beralasan bertemu kawan lamanya yang sedang mampir di Surabaya. Tadi Hendra memberi peringatan pada Yasmin untuk tidak berkata jujur pada Cakra. Yasmin manut-manut saja meski dirinya penasaran sendiri.

Setelah meminta izin pada Cakra. Yasmin pun bergegas pergi ke tempat yang dijanjikan Hendra.

Sesampainya di sana, Yasmin langsung duduk di hadapan Hendra.

"Ada apa Hen? Mengapa Cakra tak boleh tahu kalau aku menemuimu?" tanya Yasmin penasaran.

Hendra melirik ke kanan dan ke kiri sejenak. "Aku tak mau rencanaku akan gagal total Yasmin. Lagipula kau juga mengatakan kalau ingatan Cakra belum kembali. Lebih baik seperti ini saja," jelasnya singkat.

Yasmin enggan membalas. Hanya matanya saja memicing, memperhatikan gelagat Hendra sedang waspada dengan lingkungan sekitar.

"Jadi apa yang ingin kau sampaikan, Hen?" tanya Yasmin to the point.

"Kemarin kau mengatakan Meli menemukan Cakra di pesisir pantai kan?"

"Iya, Meli mengatakan menemukan Cakra di pesisir pantai, memangnya kenapa, Hen?"

Hendra tak serta-merta langsung menjawab pertanyaan Yasmin. Matanya celingak-celinguk ke sembarang arah, seakan memastikan sesuatu.

"Yasmin, asal kau harus tahu kalau di tempat kami bertugas tak ada pantai. Hanya ada hutan dan air terjun saja."

"Apa?" Mata Yasmin melebar sedikit, merasa ada yang tidak beres di sini.

"Yasmin, kali ini aku akan memberitahumu, kalau sebenarnya dari kemarin aku diperintahkan atasanku untuk menyelidiki kasus Cakra. Beberapa minggu lalu atasanku mendapat teror saat aku meminta kasus Cakra kembali di buka. Sepertinya ada orang yang lebih tinggi, menutup-nutupi kasus ini, jadi atasanku berpesan untuk saat ini tidak boleh percaya pada siapapun."

Yasmin mencondongkan tubuhnya ke depan, ingin mendengarkan seksama penjelasan dari Hendra.

"Maaf aku tak bisa langsung percaya kalau Tomi adalah Cakra kemarin. Karena aku takut Tomi memakai wajah Cakra. Bisa saja pria yang aku kira Cakra operasi wajah atau apa. Kau mengerti kan, maksudku?"

Yasmin mengangguk pelan.

Hendra menatap lekat-lekat wajah wanita yang ia cintai secara diam-diam dari dulu. Sempat terbersit di pikirannya untuk menikahi Yasmin ketika Cakra menghilang tanpa jejak. Namun, hatinya masih bertentangan, mengingat Cakra juga teman baiknya.

Saat melihat seorang pria yang mirip Cakra. Dia takut kehilangan Yasmin. Alhasil saat bertemu dengan Cakra, hatinya selalu mendidih. Apalagi kala itu pertemuan terakhirnya dengan Cakra mereka berseteru.

"Aku rasa Meli berbohong padamu, Yasmin. Sebaiknya kau harus lebih berhati-hati dengan wanita itu," Hendra kembali menambahkan.

"Iya, tapi dia juga sedang hamil anak Cakra, Hen." Wajah Yasmin berubah muram.

"Ck! Bisa saja itu bukan anak Cakra. Kemarin kau mengatakan ada aktivitas aneh yang tertangkap kamera pengintai kan, berikan padaku, aku akan memeriksanya."

Dengan cepat Yasmin mengambil flashdisk di tasnya kemudian menyodorkan benda mini itu pada Hendra.

Hendra menyambar cepat flashdisk kemudian memasukannya ke dalam saku jaket bomber-nya.

"Kau harus tahu, Yas. Orang yang berusaha melenyapkan Cakra, bukanlah orang sembarangan."

"Siapa?" Yasmin semakin penasaran. Dengan kening berkerut kuat, ia bertanya.

"Aku tak bisa memberitahumu sekarang. Timku masih menyelidiknya, makanya aku bolak balik dari Jakarta ke Surabaya," kata Hendra sambil sesekali melirik ke sembarang arah.

Yasmin menghela napas kasar setelahnya. Harapannya untuk tak memiliki madu sepertinya akan terwujud. Jujur saja selama seatap bersama Meli. Dirinya begitu tersiksa melihat kemesraan Meli dan suaminya.

"Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang, Hen? Aku juga ingin membantumu," kata Yasmin kemudian.

"Pantau terus gerak-gerik Meli, kau harus bisa membuat ingatan Cakra kembali!" ucap Hendra penuh penekanan.

"Iya aku akan berusaha, Hen. Tapi Meli sering kali mengangguku dengan Cakra," Yasmin berkata dengan raut wajah sedih.

"Hm, maka dari itu teruslah berusaha lebih keras Yas." Hendra melempar senyum tipis pada Yasmin berharap wanita yang dia cintai dalam diam itu tak sedih lagi. "Bila perlu kau jedotkan saja kepalanya ke tembok, agar ingatannya cepat pulih," kelakarnya seketika.

Membuat Yasmin terkekeh-kekeh pelan. "Saran yang bagus, akan aku coba."

Bugh!

"Hendra!" Yasmin bangkit berdiri seketika, melihat Cakra datang tiba-tiba dan melayangkan pukulan tepat di rahang Hendra.

1
Uba Muhammad Al-varo
terima kasih kakak Author 🙏💪💪💪
Uba Muhammad Al-varo
luar biasa
Irma Windiarti
Luar biasa
Nurhasanah
ky,a Hendra nih dalang y
falea sezi
maless ja Yasmin lemah mending minta cerai kejar bahagia mu biarin aja cakra ma si jalang dan nunggu. penyesalan dia nangis darah udahh toh cakra bekas meski mereka nikah pasti sakit bgt jd Yasmin jangan bkin MC nya bodoh menye menye biasanya cm nangis donk
falea sezi
meski. ilang ingatan tapi. melly uda di kelonin aduh melas men dpet bekass
falea sezi
maless bekasi melly mending cerai
zahra ou
yasmine gercep nih
smg tetep syang rion ya
kasian rion
Mesri Sihaloho
kenapa selalu berbisik sih thor
Mesri Sihaloho
jangan jangan Hendra temanan sama Mely
Memyr 67
tergelak itu, di kbbi, definisinya tertawa lebar. jadi, setelah mata cakra melebar, dengar bisikan riko, cakra tertawa tergelak, gitu thor?
Ocean Na Vinli: Wkwk owalah terima kasih koreksinya kakak sayang 😭😂 seharusnya Cakra tersentak, maafkan author ya 🙏
total 1 replies
ria
semangaat thor..sukses teruus
Ocean Na Vinli: Amin, terima kasih kakak. Maaf ya, novelnya kurang panjang dan endingnya tak memuaskan 🙏
total 1 replies
EBI
pendarahan hebat itu😮
ria
kok gampang banget meli culik arion..meli bukan mafia ataupun pembunuh bayaran..tp kok gampang banget ya nglakuin kejahatanx..
YuWie
alurnya kejadiannya terlalu banyak yg aneh..
EBI
gimana caranya dia masuk mansion
gaby: Mansion dah kaya kontrakan kumuh, smua org bebas kluar masuk
total 1 replies
ria
semudah itu meli kabur..padahal posisi dia sedang hamil🤔🤔

semangaat cakra..selamat ya sebagai CEO baru diperusahaan papa..sukses teruus kedepanx😙😙
ria
semangat cakra juga papa semoga lekas pulih kembali..
semangat yasmin..
biang kerokx sdh ketangkep..
alhamdulillah😘
ria
alhamdulillah..kebahagiaan sdh datang ya papa
ria
makax papa jangan sampai nikah lagi ..kasian cakra punya ibu tiri..
iya kalo baik tulus..
kalo yuni cuman mau harta papax cakra doang..
sekarang nikmati karmamu ibu tiri..
Tuhan itu Maha Adil..
semangat cakra yasmin..akhirx semua terbongkar😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!