Tentang sebuah ruang yang ku sebut bahagia.
Sebuah kisah tentang persahabatan di sebuah GC di mana canda dan tawa di tuangkan dalam tulisan menjadi sebuah karya dan bisa di nikmati banyak orang.
Yang tanpa bertatap ataupun berjabat tapi saling bersahabat.
This is The Random Zodiak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indri Diandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 22: Kalau cinta, jangan gengsi!
Dokter Andreas mendekat lagi ke arah Ayako. Ia tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya. Ayako merasa heran melihat reaksi dokter itu. Sok tampan, narsis dan tentu saja genit. Itu yang ada di pikiran Ayako. Bahkan Brandon jauh lebih tampan dari dokter genit itu.
"Bisa tinggal kan kami sebentar? Saya akan memeriksa pasien!" dokter Andreas meminta izin pada bibi yang menjaga Ayako.
Sang bibi menganggukkan kepala. Lalu menggeser sedikit posisi nya agar mempermudah dokter Andreas memeriksa Ayako.
"Em, nona anda ada masalah apa? Barang kali saya bisa membantu." Tanya Andreas.
Ayako menoleh ke arah Andreas, ia menakutkan alisnya. Agak heran dengan pertanyaan Andreas, tapi beberapa menit kemudian Ayako mengangguk.
"Iya, saya butuh bantuan." Ucap Ayako.
Cairan bening sudah menggenang di pelupuk mata. Ia berharap semoga bisa lepas dari penjara derita yang mengungkung dirinya.
"Oke, besok saya periksa lagi. Jangan lupa minum obat dan makan teratur ya, nona!" perintah dokter Andreas.
Sebelum meninggalkan Ayako, Andreas memberikan tanda berupa jempol dan telunjuk nya iya satukan membentuk lingkaran. Ayako pun, paham akan hal itu. Entah apa yang akan di lakukan sang dokter tapi Ayako berharap sang dokter bisa menyelamatkan dirinya.
***
William dan Nikki duduk berhadapan, keduanya diam. Will yang sudah kehabisan cara untuk merayu sang kekasih, dan Nikki pun juga lelah karena dari tadi marah-marah pada Will.
"Ehem," Will pura-pura ber dehem untuk mencari perhatian Nikki.
"Apa?"
"Udah belum marah nya?" tanya William dengan pelan. Laki-laki yang satu ini paling tidak bisa kalau melihat sang kekasih merajuk terlalu lama.
"Belum." Jawab Nikki dengan nada yang ketus.
"Oh, yasudah. Lanjutkan aja marahnya gih!" pinta William, padahal ia dalam hati berharap Nikki ngga marah lagi.
Ya, tahu lah. Kadang laki-laki seperti itu suka mancing menguji kesabaran perempuan. Giliran perempuan marah beneran mereka kalang kabut. Terus bilang duh, perempuan itu ngambekan lah, ini lah itu lah. Bener kagak nih?
Thor, lo curhat ye?
Kagak, cuma cerita aje 🤧🤣
Eleh, serius lah kau thor, aku bacanya udah serius banget nih.
Iya, iya dih 🙄
"Oke, gue marah. Udah gue mau balik," Nikki bangkit dari tempat duduk nya. Ia berjalan beberapa langkah lalu terdiam.
"Duh, ini kan udah jam sepuluh malam. Rumah gue jauh lagi, mana di luar hujan, tadi udah bilang ama nyokap pergi nya sama Will. Nanti pulang sendiri, bisa di interogasi mama nih," ucap Nikki dalam hati.
Nikki mau balik ke tempat duduk nya tentu aja gengsi. Hujan bukan alasan utama nya, yang paling ia takutkan adalah saat sampai rumah ia akan di tanya sang mama. Karena biasanya William selalu izin saat mengajak Nikki keluar rumah, dan ia juga akan mengantarnya tepat waktu. Itu sudah jadi kebiasaan sejak awal mereka pacaran.
William yang melihat tingkah Nikki tentu saja ia tersenyum puas.
"Kenapa, sayang?" tanya William.
"Ngga apa-apa," jawab Nikki yang masih tak mau menoleh.
Akhirnya William mengalah, ia berdiri dan menggandeng tangan Nikki untuk di ajak duduk ke tempat yang tadi. Tak lupa William memesan makanan dan minuman untuk mereka berdua.
"Udah marah nya? Jangan layak gitu. Kalau gue ngga hubungi lo dulu, itu bukan nya gue ngga peduli sama lo. Masa iya, gue ngga peduli sama kekasih gue sih. Terus kenapa lo ngga telepon atau kirim pesan dulu, ke gue?" tanya William.
Duduk permasalahan mereka adalah karena Nikki marah saat William tidak menghubungi dirinya dulu. Padahal William memang sibuk mengerjakan tugas kuliah.
" Ogah," jawab Nikki yang lagi-lagi masih cuek.
"Jangan begitu lagi, kalau lo cinta jangan gengsi!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf ya guys baru update 🙏
Terima kasih buat semua pembaca ku yang selalu menunggu update nya The Random Zodiak.
Big love and big thanks 🥰
Jangan lupa like dan komen ya
Aku, sayang kalian ❤️
tenang aja, aku masih setia menunggu kok./Facepalm//Facepalm/
Perempuan yg tidak pernah marah, sekalinya dia marah konahan pun akan hancur🙂
tidak ada kata toxic di antara kalian
wish you all the best wat kalian