NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis / Tamat
Popularitas:493.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan karena bersangkutan dengan setan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Bertemu Zidan

Kabar tentang Arman yang menjadi arwah gentayangan terus saja merebak luas di kampung ini sehingga membuat Bu Narti dan juga Pak Kamil kian merasa sedih, sudahlah anak mati dengan cara bunuh diri dan ini malah terdapat kabar pula bahwa Arman memang menjadi arwah gentayangan ke sana kemari membuat ulah sehingga sudah pasti hati kedua orang tua itu sangatlah nelangsa.

Bukan cuma satu orang saja yang membicarakan tentang kematian Arman dan kemudian menjadi arwah gentayangan itu, sebab mulut orang kampung memang akan ada yang menyebar gosip walau mereka tidak bertemu secara langsung tapi mereka akan ikut berbicara seolah mereka pernah bertemu dengan arwah secara langsung.

Padahal mereka hanya mendengar cerita saja dan kemudian ketika bercerita kepada pihak ketiga maka akan menambahi bumbu cerita kembali, maka sudah pasti kabar tersebut menjadi menyebar luas tanpa ada batas sehingga orang tua yang ditinggal semakin tidak karuan dan merasa malu juga karena anak harus mati bunuh diri.

Selain malu ada juga rasa iba kepada sang anak karena sudah meninggal dunia tapi masih harus gentayangan ke sana kemari, ini mereka masih tidak tahu bahwa kematian Arman itu karena dijadikan tumbal oleh seseorang sehingga mereka masih tetap percaya bahwa Arman mati dengan cara bunuh diri akibat diri melihat motor milik teman.

Semua tenggelam dalam pikiran masing-masing dan juga salah satunya adalah Bu Kades yang tadi malam mengalami beberapa hal mengerikan, ini dia sudah sangat yakin bahwa sang suami memang memiliki pesugihan dan mungkin saja sudah dia lakukan sejak dahulu karena sejak dulu hidup mereka memang tidak pernah sengsara.

Mana Dia disuruh Purnama untuk meletakkan telur di bawah ranjang pun harus mengalami kegagalan karena ada seseorang yang mendatangi dan kemudian sedikit menyiksa Bu Kades tersebut, sehingga dia pagi ini langsung pontang-panting menuju rumah Purnama untuk menceritakan apa yang telah terjadi kepada dia tadi malam dan meminta solusi yang bagus.

"Lihat ini, tadi malam ada sesuatu yang menghajar aku dari bawah ranjang." Bu Kades bercerita dengan penuh emosi.

"Jadi telur yang aku berikan itu mana?" Purnama tidak peduli dengan wajah Bu Kades karena dia ingin telur itu sekarang.

"Sudah pecah, iblis yang ada di bawah ranjang marah dan melemparkan telur itu hingga pecah." jawab Bu Kades dengan raut wajah takut.

"Sial!" Purnama mengumpat kesal setelah menyadari bahwa iblis itu tidak mudah untuk di kelabuhi.

"Suami ku pasti punya pesugihan karena dia memiliki kamar kerja sendiri, mungkin saja dia sama seperti Rahmat." Bu Kades berbicara kepada Bu Laras.

"Sok tau sekali." kesal Purnama.

"Pur." Bu Laras menatap Purnama yang terlihat kesal.

"Ya sudah kalau memang tidak berhasil maka aku akan mencari tahu sendiri bila begitu, tidak ada jalan lain maka aku harus segera menemukan arwah Arman saja." tekad Purnama.

"Hati hati ya." pesan Bu Laras sambil tersenyum karena dia senang anaknya sudah mau membantu.

"Apa memang bukan karena pesugihan ya?" Bu Kades menatap Laras yang terdiam sendirian.

"Kita tidak tahu juga jadi Ibu jangan langsung berkata bahwa itu pesugihan, nanti biar Purnama yang mencari tahu tentang iblis itu ya." hibur Laras karena dia tidak ingin berburuk sangka kepada Pak Kades.

Bu Kades sendiri hanya bisa menarik nafas panjang dan dia tidak menyangka bahwa sang suami telah berhubungan dengan iblis buruk rupa seperti itu, Laras mendengarkan dengan seksama ketika Bu Kades mengatakan bagaimana ciri-ciri dari iblis yang telah menjumpai dia di bawah ranjang karena tidak terima akan di cari tahu.

"Dia berwarna merah dan ada tanduk di bagian kepala." Bu Kades mengatakan dengan suara pelan.

"Apa dia laki laki?" tanya Laras mulai penasaran juga.

"Seperti nya memang iya, suara dia juga mirip seorang pria dan perawakannya begitu besar." jelas Bu Kades kembali.

"Itu iblis jenis apa yang sedang di dekati oleh suami mu, Bu?" Laras juga tidak paham di sini.

"Memang nya Ibu melihat secara langsung tentang iblis itu ya?" Arya ikut bertanya walau sejak tadi dia diam saja.

"Benar, lihat ini. dia menghajar aku karena tidak terima!" ujar Bu Kades menunjukkan wajah yang separuh lebam karena terkena hantaman.

Arya menatap Bu Laras yang sedang berpikir keras tentang iblis itu karena mereka masih belum bisa menebak itu iblis jenis apa sehingga terus membuat masalah seperti ini, bila memang pesugihan maka mungkin saja sudah dianut sejak lama tapi Laras ragu karena iblis itu berjenis kelamin laki-laki tidak seperti milik suami dia dulu.

...****************...

"Assalamualaikum, mau ke mana?" Zidan menegur ramah ketika bertemu dengan gadis yang akan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka.

Purnama berhenti sesaat karena dia masih agak malu juga dan sesungguhnya di dalam hati masih ada rasa ragu untuk menerima pria ini sebagai calon suami, tapi bila dilihat dengan seksama wajah pria itu sangat tampan sehingga ada sedikit rasa gejolak di dalam hati siluman ular cantik ini.

"Di jawab lah salam nya." Maharani berseru tidak sabar.

"Iya, malah diam saja kau ini." Nilam juga tidak sabar.

"Walaikum sallam." angguk Purnama pelan.

"Cieeeeee." Azka lewat sambil naik motor menggoda mereka berdua.

"Sialan, awas saja kau kalau terus mengejek aku maka akan ku makan jeroan mu itu." ancam Purnama.

"Em ini, kebetulan ketemu kamu di sini tadi rencananya aku mau ke rumah dan mengantarkan kacang dari Abi." Zidan juga masih agak malu.

"Oh ya terima kasih." Purnama menerima kantong kresek berwarna hitam.

"Kamu mau ke mana masih pagi begini?" Zidan bertanya kembali karena sesungguhnya dia ingin ngobrol dengan gadis kaku tersebut.

"Tidak ada kok, hanya sedang maraton saja." ujar Purnama karena dia tidak mungkin menceritakan bahwa sedang mencari sesuatu.

"Boleh aku temani kalau begitu?" tawar Zidan pula.

Purnama reflek menggeleng karena dia tidak mungkin pergi bersama Zidan untuk mencari arwah gentayangan tersebut, Zidan yang mendapat penolakan jadi mengangguk dan dia juga paham bila terus bersama maka nanti akan jadi perbincangan seluruh warga yang ada di kampung ini.

"Baik lah, kalau begitu aku permisi dulu dan kamu hati-hati di jalan." Zidan tersenyum malu.

Gadis ini hanya mengangguk saja dan kemudian berjalan pergi sambil menenteng kantong kresek pemberian dari Zidan, setelah Purnama pergi maka Zidan menatap punggung itu tanpa berkedip sehingga kemudian terbit senyum yang sangat manis di bibir pemuda itu karena dia sudah merasa sangat cocok dengan Purnama walau sikap Purnama begitu kaku dan juga dingin.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya. Tahun baru semangat baru, semoga kita selalu sehat dan apa yang di impikan semua tercapai di tahun ini.

1
Hariyanti Katu
jaman purnama gadis ya😄
Dewi
emng gk da guna arya pnyeslanmu itu rahman jg sudh meninggl mknya klo tmen mau mnta tlong tuh di dngerkn dlu
Dewi
panglima emng trbaik deh
Dewi
Akhir ny iblis merah tumbng jg tuh .. rsakn parto pnderitaanmu yg sudh numbalin arman dan rahman
Dewi
😅😅ngakak jg edo sm joko bisa2 ny smpe kndg sapi sgla
Dewi
cinta trbesar panglima bukan hrus memiliki tapi mngikhlskan agr yg di cinta bisa mndptkan ksih syng seorng ibu wlau diriny hrus sakit hati krn ygdi cinta hrus brsma laki" lain
Dewi
panglima bner2 tlus skli dia mnjaga org yg di syang dgn bner2 baik wlau tau dia hrus merelakn cinta nya demi kbaikan org yg di syang
Dewi
Awal" mba pur mulai bntu org nglwan iblis" jahat
Dewi
semngat mba pur..
Dewi
Emng si pocong gk bisa trbng kah hrus lonct" trua jlan nya
Dewi
Wah rahmna ini pasti ayo dtngi arya ksian bgt emng am rahman
Dewi
Nah sruhsi parto tuh mngkau yg sudh bnuh arman sm rahman ke pda smua wrga biar tau rsa tuh lgsgtrun jbatan
Dewi
Alah" si kunti gk ngaca aja pnglima tampan mana mau sm kmu.. sm pnglima perang xiela aja dlu bner2 gk mudah tkluk kok
Dewi
Mb pur ini di hati pnglima sudh komplit krna sis lain ratunya psti dia bkal patuh dan sopan eh mlah ktmbh wanita yg di cintai apa gk dobel" tuh khwtir ny panglima
Dewi
Almak azka lgsg ngompol😅😅 pdhl yg ktemu setan maulana sma zidan
Dewi
ngakak bgt klkuan mreka brtiga ini azka sok inggrs eh maulana lgi asl narik sorban aja 🤣🤣
Dewi
mantaappp bagas
Dewi
😅si ustadz trnyta tkut juga😁😅
Dewi
ngkak bgt sm klkuan mreka brtiga ini😅😅
Dewi
Aska bkal jdi saudra sm mb pur ya kn yg nikah sm nessa kan ya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!