Amara berumur 22th,dia memiliki mimpi yang sama.Dalam mimpi Amara mengenankan Pakaian merah seperti baju pernikahan Adat Cina.
Di samping Amara terdapat seorang pria,dan mukanya dingin tanpa ekspersi terhadap Amara.
Namu setiap bangun dari tidur nya,Amara tidak bisa mengingat akan penampilan dan rupa pria itu ketika bangun.
Amara hanya mengingat sepasang mata yang cantik berwarna merah di bawah sinar rembulan.
Amara berkata"Itu merupakan hanya sebuah mimpi semata menurut ku sih!..."
Amara tidak mengangap peduli hal tersebut...
Sementara itu,hidupnya sebagai Akerologi tetap sama.Jadi Amara mengikuti tim untuk mencari makam kuno dan petunjuk.
Pada malam itu,Amara tertidurlagi,Namun mimpinya berbeda dari sebelumnya.
Saat dia melangak keluar dari tenda dan bertanya² apa artinya itu,Tiba-tiba sebuah tangan dingin mencengkram lehernya.
"Kau Mengambil sesuatu yang menjadi miliku."
Happy Reading👍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Saputra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Melihat Hantu Di TempatTidur
Mendengar itu,amra pun segera berkata,"Tidak, jangan khawatir Liu Yng! Tempat ini bagus dan udaranya bagus kok,menurutku tidak buruk. Saya sangat lapar. Saya belum makan sepanjang jalan."
Ketika Liu Yng mendengar perkatan Amara,Liu yng berkata, "Oh, oh, aku lupa. Kamu belum makan ya, jadi ayo cepat."
Di meja makan, Liu Yng menatapku sambil makan dan berkata, "Mengapa kamu tiba-tiba ingin keluar dan tinggal di sini Amara? Ada apa dengan rumahmu sebelumnya?"
Amara pun tersenyum berfikir
dalam hati,"Mungkin saya pikir saya adalah seorang putri kecil dari keluarga saya, tetapi saya tidak ingin hidup seperti ini lagi liu yng."
Amara pun berkata, "Tidak banyak.
Saya sekarang tidak lagi seorang anak kecil,yang selalu berada di rumah itu buruk. Jika Anda ingin hidup mandiri ya hidup sendiri,anda taukan ayah saya. Ada yang tidak beres pada ayah saya."
Ketika Liu Yng mendengar perkatan ini, dia tertawa terbahak bahak "hahahaha" dan berkata, "Haha, ini alasan sebenarnya kau pergi amara."
Ketawa itu sangat bising sehingga kami selesai makan malam,dan amara ditinggalkan sendirian di tengah malam yang berhawa dingin.
...----------------...
Seluruh lantai sangat sunyi terdengar suara Krik~ Krik "bunyi Toke-toke" seakan akan seprti di tengah hutan.
Amara belum pernah merasakan semerinding ini,tetapi rumah ini bagus,kamar yang bagus, ruang tamu dan kamar mandi itu sangat bersih.
Ada jendela dari lantai ke langit-langit yang sangat besar dan saya bisa melihat pemandangan malam dari seluruh lingkungan sekitar.
Amara hanya mengemasi barang bawaannya lagi. Itu pun sudah sangat larut.Amara hanya mandi dan tertidur di tempat tidur langsung.
Tapi siapa sangka.
Ketika amara sedang tertidur hingga tengah malam,amara merasa sangat tidak nyaman di sekujur tubuh, perasaan hawa dingin semakin dingin, samar-samar saya mendengar, seolah-olah ada seseorang yang berjalan-jalan di dalam rumah.
Amara pun berkata dalam hati,"kay~ menakutakn mana gua lagii sendiri ajrr,kapan sih liu Yng pulang lagi."
Suasana pun semakin dingin dan dingin,amara tidak bisa menahan lagi karna merasa merinding. Ketika amara hendak bangun dan mengambil selimut
tiba-tiba amara melihat dua hantu
berdiri di depan tempat tidurnya, seorang anak kecil.
Mereka berdua menatapku dengan sangat tajam seolah-olah ini adalah wilayah mereka ber-dua dan solah olah aku telah menggantikan mereka.
Tiba-tiba saya berpikir,"Mungkinkah tempat ini benar-benar milik mereka ya? Kalau tidak, mengapa mereka melihatku seperti ini, selah olah ingin memakanku."
Amara bertanya-tanya apakah saya akan melakukan sesuatu kepada mereka?. Benarkan ada jimat, bukankah ada jimat di tubuhku jika terus terlihat seperti ini.
Bahkan jika saya tidak takut pun,saya akan mati kedinginan.Saya harus membuat mereka meninggalkanku.
Tetapi ketika amara mulai hendak bergerak,amara menyadari bahwa dirinya tidak bisa bergerak sama sekali. Oh tidak, mungkinkah ini tempat tidur hantu? Saya juga tidak tidur! Saya tidak bisa bergerak dari kepala sampai kaki seolah-olah seprti ada yang menahan nya.
Amara pun sangat amat kesal, jadi saya hanya bisa melihat tanpa daya ketika dua hantu kecil ini berdiri di depan tempat tidur saya.
Author: "Mau tau tempat yang paling rawan akan ada hantu adalah tempat di mana mereka tinggal dan memang ada yaitu berada di bawah kolong kasur dan plapon,el pernah merasakan kehadiran merka dan melihat mereka berwarna hitam tak bisa dijelaskan bagai mana rupa nya seprti kabut hitam mata mengkilau warna hijau muda."
seperti
kalau bisa jangan disingkat 🙏