Elsa Maharani perempuan cantik bertubuh berisi berusia 17 tahun,Elsa tinggal di pinggiran kota dengan orang tua dan adik lelaki dan perempuan nya..
Elsa sering kali di bully oleh teman sebaya nya karena kehidupan keluarga nya yang serba kekurangan bahkan Elsa tak melanjutkan bangku SMU karena memikirkan nasib dua adik nya,Ayah nya yang bekerja sebagai pemulung tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka...
Elsa yang sudah bertekad akan mengubah kehidupan keluarga nya memilih untuk menjadi istri kontak tanpa sepengetahuan orang tua nya...
bagaimana kehidupan selanjutnya dari Elsa apakah dia bisa menikah dengan lelaki kaya atau malah sebaliknya?
ikuti terus Kisan nya di Noveltoon 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tidur bersama
Elsa memeluk tubuh Damar Erat setelah menyelesaikan percintaan panas mereka,kali ini Damar yang memimpin karena dia terlalu bersemangat...
" apa nyonya tidak menyusul tuan?" tanya Elsa seketika mengingat kalau dia tadi lagi kesal pada Damar
" menyusul?? bagaimana dia mau menyusul aku tak memberitahu keberadaan ku" jawab Damar menggigit bibir Elsa pelan
Elsa memanyunkan bibirnya karena terasa sedikit tebal
" kau cemburu?" tanya Damar
" tidak" jawab Elsa berbohong padahal dalam hatinya sudah meronta
" jangan bohong nanti hidung mu panjang" goda Damar
" tuan kira film Pinokio"
" kau tau?" tanya Damar menaikkan alisnya
" meskipun aku orang kampung dan miskin tapi aku masih sering menonton televisi tuan meskipun numpang di rumah Dinda" ungkap Elsa jujur, tiba-tiba dia teringat akan sosok sahabat nya Dinda, bagaimana kabar Dinda sekarang,Elsa tidak tahu nomor ponsel nya..
" siapa Dinda?" tanya Damar lagi
" sahabat saya tuan....dia yang selalu membela saya jika di bully oleh teman yang lain"
" di bully...kamu sering di bully?" tanya Damar penasaran
" hmmmm.... karena kehidupan saya miskin saya jadi sering di bully, apalagi saya tidak tamat sekolah" ungkap Elsa jujur,dia teringat akan kampung halaman nya
Damar yang memang tak tau kehidupan istri kedua nya ini sedikit tersentuh dengan cerita Elsa...
" besok aku mau kita belanja sayang,aku ingin membeli kan sesuatu untuk mu"
" tapi-"
" tidak ada penolakan,ayo segera bangun aku ingin makan malam di temani mu,sudah lama sekali aku merindukan masakan mu..."
" siapa suruh tuan pergi berhari-hari tanpa kabar" celetuk Elsa yang sudah mulai berani menjawab ucapan Damar...
****
setelah masak Elsa menyiapkan makan malam mereka,Damar juga sudah tau kalau Marisa tidak ada di rumah,Di meja makan Damar sudah bersemangat mencicipi masakan Elsa, beberapa hari pergi dari rumah membuat nya rindu dengan segala yang ada pada diri Elsa hingga rindu akan masakan nya juga..
"Ada apa, Sayang? Kenapa menatapku demikian?" tanya Damar sambil menikmati makanan nya
" Tuan lapar?"tanya Elsa yang melihat Damar makan tak seperti biasanya,kali ini jauh lebih bersemangat
"Bukankah sejak dulu aku memang makan begini,atau kamu memperhatikan ketampanan ku" ujar Damar menyunggingkan senyum tampannya, membuat Elsa tambah jatuh cinta setiap kali melihatnya, apalagi yang di butuhkan Elsa jika orang yang di cintanya kini berada dekat dengannya,Elsa menyukai dari setiap perkataan yang keluar dari bibir Damar apalagi saat lelaki itu mendesah setelah pelepasan nya,tak ingin rasanya berbagai senyum tampan Lelaki ini pada orang lain..
Setelah selesai makan malam Damar segera menarik Elsa masuk kedalam kamar,Elsa sendiri Bingung ada apa Damar menarik nya untung saja Bik Ida tak melihat perbuatan Damar pada nya
" kenapa?" tanya Elsa
" ayo temani aku tidur,sudah beberapa hari ini aku tak bisa tidur nyenyak karena memikirkan mu"
" gombal...tuan meskipun saya orang kampung saya bisa membedakan mana yang gombal mana yang serius, lelaki memang jika ada mau nya seperti itu" oceh Elsa
" dari mana kamu tau bukan nya kamu belum pernah pacaran?" tanya Damar membaringkan tubuhnya di ranjang Elsa dan memberikan kode tepukan di ranjang sebelahnya agar Elsa ikut berbaring
" ibu yang sering berpesan, hati-hati sa jika bergaul lelaki itu akan baik jika ada maunya,jangan mudah tergoda, hampir semua sama" ujar Elsa seperti menirukan gaya ibunya berbicara membuat Damar terkekeh geli
" sayang aku beritahu pada mu tak semua lelaki itu sama,tapi jika di sudah menemukan yang di carinya pasti dia akan setia,satu lagi jika lelaki itu tersakiti rasa cintanya akan menghilang di gantikan rasa benci,jadi jangan sesekali membuat ku terluka"ujar Damar menatap Elsa
" tuan tak menginginkan saya menyakiti tuan?" tanya Elsa serius dan di anggukki Damar
" apa tuan mencintai saya?" tanya Elsa memberanikan diri
Damar menghela nafas panjang dia tak bisa menjawab nya dia juga belum yakin dengan itu, karena selama ini hanya rasa nyaman dan rindu saja yang baru di rasakan Damar
" ayo tidur" ajak Elsa menyunggingkan senyuman palsunya,bodoh... sangat bodoh pertanyaan yang di lontarkan Elsa, jawaban yang jelas-jelas akan menyakiti hatinya
Damar mengangguk dan menarik selimut lalu memeluk tubuh Elsa tanpa dia sadari mengelus perut Elsa pelan,Damar ingin hadirnya seorang bayi di perut Elsa agar Damar punya alasan untuk tak berpisah dari Elsa....
entahlh novel dah lama tp asyik aja bacnya.
paling suka sama judul yg ini kisah nya elsa.
akhirnya... mantap ceritanya👍🏻