Farrell Xin selama ini yang hidup bergantung dengan keluarga istrinya, telah bercerai dengan istrinya yang sangat berkuasa itu. Mantan istrinya yakin bahwa Farrell Xin yang tak berguna pasti akan kembali memohon padanya untuk rujuk. namun tak disangka, Farrell Xin akan menjemput calon istri barunya yang misterius yang tidak lain adalah anak yang dulunya menolong Farrell Xin waktu 15thn lalu !!
Mau tahu cerita lengkap dan pastinya seru loh silahkan sobat novel toon baca yah kisahnya menariknya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan Sanjaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22. Perasaan Suka
"Apa? apa katamu tadi? dibatalkan! kenapa bisa? bukannya pak Jey kemarin sudah setuju?" kata Lelli kaget.
Pertanyaan yang di lontarkan perempuan itu semakin memperburuk suasana hati Willy yang sudah sangat buruk.
"Semuanya juga karena mulut sialan Farrell itu! dia nyumpahin aku batal kerja sama! lihat kan? beneran kejadian!" seru Willy marah
"Persetan dengan acara ulang tahun! kalian sekeluarga memang pembawa sial semua!" lelaki itu sama sekali tidak menganggap dirinya salah. Yang dia lakukan hanyalah menyalahkan orang lain dan melemparkan semua beban pada orang lain.
Dia memang menyukai Alma, tapi jika dibandingkan dengan uang tentu saja perempuan itu tidak ada artinya apapun baginya. Telepon dimatikan secara sepihak oleh Willy, sedangkan Lelli hanya terdiam di tempatnya memandangi ponsel sambil berkata,
"Willy dan Cosmo Grup batal kerja sama!" gumamnya.
"Gimana? keluarga Wonka pasti nggak jadi investasi sama kami, Pak Jey juga nggak akan datang ke acara ulang tahun kan!". lanjut perempuan itu dengan nada putus asa. Hati perempuan tua itu hancur berkeping-keping saat mendengar kabar itu.
"Farrell sialan! lelaki pembawa sial!" maki Lelli mencoba menyalahkan Farrell lagi.
Kita mana ada dana sebesar 4 milyar untuk menolong perusahaan kita?" Lanjut Lelli lagi dengan nada pelan. Alma hanya bisa menundukkan kepalanya dengan wajah masam.
"Aku besok gadaikan dulu Villa pemberian kakek dulu. Minimal uangnya bisa bikin perusahaan kita bertahan meskipun sementara!" Sahut Alma sambil mengigit bibir bawahnya.
"Bagus! memang ide Alma sangat brilian! kita putuskan untuk lakukan seperti yang Alma bilang tadi ya. Kamu tenang saja, acara ulang tahun kali ini pasti tetap dilaksanakan!" Sahut Tantenya Alma memotong Lelli ketika mamanya itu hendak mengajukan protesnya.
"Nah, kita undang semua pria kaya di kota ini yang belum menikah. Kita pilihkan suami terbaik yang paling kaya buat kamu!" Ujar tantenya.
Alma hanya memaksakan seulas senyum tanpa mengatakan sepatah katapun lagi.
Suami? apa tantenya tidak salah? meskipun dia tidak pernah berhubungan suami istri dengan Farrell. Tapi mereka sudah menikah dan kenyataannya bahwa lelaki itu adalah suaminya! Mana ada orang yang mau dengannya dengan setatus janda yang dirinya sandang nanti.
Ponsel perempuan itu mendadak berbunyi menghentikan segala macam pemikiran Alma yang tengah berkelana.
"Hah?" Alma berdiri dari duduknya saat membaca isi pesan tersebut.
"Kenapa Alma?" tanyaborang-orang yang ada disana.
"Aku terima pesan katanya GM Cosmo grup akan menghadiri acara ulang tahunku, terus kayanya dia sudah menyiapkan hadiah yang luar biasa buat aku!" jawab Alma.
"Hadiah"! kaget keluarga Surrinder lainnya.
Seakan tersadar sesuatu mamanya menepuk jidat dan berkata dengan antusias,
"Mama tahu! pantesan mereka memutuskan kerja sama dengan Willy! mama yakin dia pasti jatuh hati dengan kamu!" seru Lelli dengan pasti.
"Wah wah...!! kesempatan bagus! Alma, kamu harus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin lho! Cepetan cerai sama si Farrell yang nggak berguna itu, dia nggak cocok bersanding dengan perempuan sesempurna kamu!".
Semua keluarga Surrinder lainnya mulai menghasut Alma untuk berpisah dengan Farrell, karena yakin dengan tebakan Lelli. Sayangnya yang mereka tidak tahu adalah, semua yang terjadi saat ini berasal dari satu orang. Yaitu Farrell yang selalu mereka katakan tidak berguna!.
"Alma, Villa yang diberikan kakek itu jangan dijual dulu. Nenek sudah membiarkan Fania dinas, kalau berhasil katanya Pak Robi bakalan menanamkan modal sebesar 4 milyar!" saran Tante keduanya.
"Iya, benar! kalau gagal baru kamu jual!" sahut Tantenya yang ketiga.
"Kalian ngapain Fania?" tanya Alma dengan raut penasaran.
Tantenya yang ketiga hanya menghela nafas dan mengangkat kedua bahunya sambil berkata,
"Nggak ada cara lain kan? siapa suruh anak haram itu sudah menjadi parasit di keluarga kita selama dua puluh tahun? sekarang saatnya dia balas Budi buat kita semua!"
Alma hanya mengigit bibir bagian dalamnya mendengar ucapan kejam tantenya an memilih bungkam.
Selama dia hidup di dunia ini, orang yang paling dia benci adalah Fania dan mamanya perempuan itu! Riska yang sudah menggoda papanya dan membuat keluarganya hancur berantakan.
Padahal kenyataannya adalah papanya lah yang dengan tidak bertanggung jawab meninggalkan Riska dan memilih menikah dengan Lelli. lelaki itu meninggalkan kekasihnya saat itu tengah mengandung anaknya tiga bulan dan membiarkannya berjuang seorang diri.
.....
Di sisi Farrell..
Dengan secepat kilat Farrell melajukan mobilnya untuk menghampiri Fania. mobil lelaki itu melesat dengan cepat menerobos lampu merah yang tengah menyala agar dapat tiba di Gloria Club' secepat yang dia mampu.
Dari kaca spionnya, lelaki itu dapat melihat dua mobil tengah mengikutinya dari belakang.
"Pak, anda tenang saja, kamu akan mengikuti anda dari belakang. Bukan hal sulit untuk menghabisi orang itu! saya pastikan dia kan cacat seumur hidup!" pesan dari Goldi yang masuk kedalam ponselnya Farrell.
Mobil mereka berhenti tepat di depan pintu masuk Gloria Club. Farrell turun dari dalam mobilnya dengan mengetatkan rahang marah dan tatapan mata yang memancarkan aura dingin. Langkah lebarnya berjalan masuk kedalam Club tersebut.
Sedangkan takut sedetik saja terlambat, maka Fania diapa-apakan oleh orang di dalam sana.
"Ikut!" perintah Goldi pada anak buahnya untuk mengikuti Farrell.
Lantai tiga, ruangan VIP Gloria Club.
Pak Robi merupakan pemilik dari sebuah KTV mewah di kota ini. Beberapa tahun yang lalu setelah bercerai dengan istrinya karena ketahuan dia tengah berselingkuh. Tidak berselang lama mantan istrinya meninggal karena kecelakaan.
Keluarga Surrinder yang mengetahui kondisi Pak Robi ini dengan senang hati menawarkan Fania pada lelaki itu.
"Fania, saya dengar dari nenekmu katanya kamu nggak ada pacar yah? perempuan secantik kamu nggak boleh sembarangan pacaran dengan lelaki di luar sana loh!" ujar Robi dengan menatap wajah Fania penuh arti.
Fania yang tidak kalah cantik dengan para artis di luar sana membuat Robi menatapnya begitu dalam menikmati kecantikan perempuan itu, dia memiliki bentuk tubuh yang proposional dan kaki jenjang yang terlihat begitu pas.
Wajah polosnya tanpa bedak sedikitpun sudah sangat membuatnya tergila-gila.
"Semua orang bilang Alma terkenal karena kecantikannya, tapi aku menyadari kalau ternyata kamu jauh lebih cantik ditambah dengan aura yang begitu kuat dibandingkan dengan dia!" lanjut Pak Robi sambil mengulurkan tangannya hendak menyentuk kaki Fania.
Sebelum tangan lelaki itu berhasil menyentuh kulit Fania, perempuan itu dengan cepat berdiri dari tempat duduknya.
"Pak!" teriak Fania kepada lelaki itu dengan nada dingin dan wajah datar.
"Saya harap anda jaga sikap anda! kedatangan saya kali ini untuk membicarakan kontrak kerja sama kita!"
Tidak menyerah sampai di sana, Robi ikut berdiri dari duduknya dan berjalan ke sisi Fania dan menatap perempuan itu sebagai macan yang tengah kelaparan.
"Fania, saya sangat ingin membantumu. sejak kecil kamu sudah hidup di keluarga Surrinder, tapi selalu di anggap anak haram dan diperlakukan dengan begitu buruk. kamu nggak mau mengubah nasib kamu? selama kamu bersama denganku, kamu tidak akan mengalami hal yang serupa saat kamu di keluarga Surrinder!" ... ucap laki-laki itu.
Bersambung...
hai sobat, maaf yah baru up lagi🙏🙏🙏
, kemarin author lagi sibuk bngt, sekarang author sebisa mungkin up trus setiap hari,, oke
mohon trus dukung author yah,,, 😁