NovelToon NovelToon
Dokter Cantik Milik Ceo 2

Dokter Cantik Milik Ceo 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Dokter / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 5
Nama Author: IPAK MUNTHE

Bila kita membenci seseorang itu wajar, namun bencilah dengan sewajarnya. Karena kadang kala benci bisa berubah menjadi cinta.

Di sebuah ruangan.... Seorang wanita tengah di tarik paksa oleh seorang pria yang sangat ia benci, begitu pun dengan si pria yang sangat membenci si wanita.


"Tidak ada orang yang tidak menyukai aku!" tegas seorang pria bertubuh tegap yang bernama Aran Rianda, pada seorang wanita yang kini sedang berada di bawah kungkungannya.

Wanita yang bernama Velisya Khumairah itu tidak pernah mengenal kata takut hingga ia sama sekali tidak merasa gentar dengan pria yang kini tengah mengungkungnya, "Aku tidak menyukaimu dan tidak akan pernah...!" tegas Velisya Khumairah.


"Kau......" pria tersebut menarik paksa si wanita hingga tanpa sadar wanita itu ikut menarik si pria, dan keduanya terjatuh di sofa dengan Velisya yang berada di bawah tubuh kekar Aran.


Tanpa bisa di tolak lagi, seorang pria paruh baya menyaksikan itu semua.

"KALIAN HARUS MENIKAH.....!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IPAK MUNTHE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Hari ini Anggia sangat kesal sekali ke pada Bilmar dan ia memutuskan untuk pergi ke rumah Veli, tidak lupa dengan mengajak sepupu yang lainnya juga. Agar ia bisa meluapkan bertapa ia sangat kesal saat ini terhadap suaminya itu, mungkin karena hamil muda ia sangat ingin di manja dan terkadang ia juga merasa jika ia terlalu lebay. Namun tetap saja ia tidak bisa menahan semuanya dengan begitu mudahnya. Hingga emosinya sangat mudah sekali terpancing dengan begitu mudah. Dan kini akhirnya Anggia sampai di rumah Veli bersama dengan sepupu yang lainnya, mereka semua tengah duduk di ruang keluarga, ada Veli, Seli, Ziva dan Anggia tentunya. Ke empat wanita itu duduk sambil menonton televisi dan di temani camilan, dan yang paling tidak bisa berhenti mengunyah saat ini adalah Anggia. Hingga semua mata melihat menatapnya dengan aneh.

"Ngi, kamu kesurupan?" tanya Ziva.

"Atau kamu kelaparan?" timpal Seli.

"Kamu hamil ya Ngi?" lanjut Veli, tanpaknya dokter kandungan itu sangat mengerti dengan keadaan seseorang, hingga tanpa di beritahu saja ia sudah mengerti.

"Hamil?" tanya Ziva dan Seli secara bersamaan.

"Ish......" Anggia mengibaskan tangannya, kemudian ia kembali mengunyah camilan miliknya, "Kalian apa sih."

"Anggia, kamu hamil lagi?" Ziva masih belum percaya, dan ia ingin mendengar dengan jelas dari bibir Anggia.

"Anggia," Seli merebut camilan milik Anggia, karena ia juga sudah sangat penasaran.

"Seli balikin," Anggia berusaha merebutnya kembali.

"Nggak," Seli menjauhkannya agar Anggia bisa berbicara, "Jelasin dulu, nanti kalau aku balikin sebelum kamu jelasin kamu bakalan ngunyah terus, kapan ngomongnnya coba? Aku bisa hidup dalam penasaran."

"Kalian apasih."

"Jelasin?" kata Seli lagi.

"Iya, aku hamil. Puas Lo......balikin," Anggia dengan cepat merebut makanannya, dan ia kembali mengunyah makannya tanpa jeda.

"Waw......selamat ya," Veli, Ziva dan Seli langsung memeluk Anggia dengan bersamaan, mereka terlihat begitu bahagia.

"Uhuk.....uhuk.....aku nggak bisa napas," tutur Anggia sambil melepaskan diri.

"Hehehehe...... sorry," kata Veli merasa tidak enak.

"Iya, maaf ya Ngi," tambah Ziva.

"Tapi lu kok terlihat nggak bahagia gitu sih?" tanya Seli yang melihat wajah Anggia hanya murung saja.

"Itu dia masalahnya Sel, sebenarnya bukan nggak bahagia tapi kesel sama Abang, soalnya reaksinya itu suami aku aneh banget pas tau aku hamil," Anggia kembali mengingat wajah Bilmar saat kemarin ia mengatakan kini hamil lagi.

"Emang laki lu kenapa?" Veli juga terlihat antusias dan ia ingin mendengarkan apa yang akan di katakan oleh Anggia.

"Pas aku bilang aku hamil jawabannya masak gini," Anggia berdiri dan memperaktekan gaya bicara Bilmar, "Abang Anggi hamil, terus dia jawab, ha.....kok bisa," Anggia kembali duduk dan menunjukan kekesalannya, "Kalian bisa bayangin kan gimana aku keselnya, dia tanya kok bisa aduh....." Anggia menggaruk kepalanya dengan kesal.

"Ahahahaa......." Veli malah tertawa mendengar penjelasan Anggia.

"Lu kesambet?" tanya Ziva bingung.

"Nggak lah," Veli yang tertawa terpingkal-pinggkal sampai mengeluarkan air mata di sudut matanya dan ia kembalienata ke tiga sepupu nya, "Tadi Suami Anggia bilang, loh kok bisa? Harusnya lu jawab Ngi, bisalah itu kan karena barang pusaka Abang......." Veli tertawa lepas menjelaskan pada sepupu nya.

"Ahahahahah........" Ziva dan Seli juga tertawa dengan lebar tanpa bisa di tahan lagi, saat mendengarkan penjelasan Veli.

"He'um, bener banget. Padahal aku hamil kan karena suntik keramat nya si Abang yang nggak bisa di kondisikan, tapi dia malah bilang kok bisa," Anggia geleng-geleng kepala dan merasa pusing dengan semua itu.

"Sama Mas Vano juga gitu, sering banget khilapnya," lanjut Ziva mengingat wajah suami tampannya.

"Suami lu gimana Vel?" tanya Anggia pada Veli.

"Nggak usah di tanya lah Ngi, kalian udah ngerti juga," jawab Veli.

"Ahahahahah......." mereka semua tertawa dengan lepas, mengingat wajah suami mereka.

"Heh Sel, ngomong-ngomong suami lu gimana?" tanya Veli.

"Nggak usah omongin suami gw, soalnya suami gw lagi di luar negeri, lagi kangen banget gw," Seli menutup mata dan memeluk dirinya sendiri sambil membayangkan bertapa tampan dan hangatnya pelukan dari sang suaminya itu.

PAAK......

Veli melemparkan bantal sofa pada Veli, "Otaknya pasti lagi ngebayangin hal kotor."

"Hehehe......" Seli terkekeh sambil mengacungkan jempol pada Veli, "Anda benar sekali."

"Sialan lu," Ziva terkekeh melihat wajah Seli.

"Tapi laki lu bahagia kan Ngi pas tau lu gol?" Veli masih terlihat antusias dalam pertanyaannya tadi.

"Iya, malahan sekarang aku nggak di ijinin kerjain ini itu, dan aku nggak di ijinin jagain baby twins, aku juga ngerti maksud Abang, tapi aku juga kasihan kan sama dua Beby lucu aku," jelas Anggia.

"Yaudah.......lu ikut ajalah, mau ya laki lu, lagian apa yang dia bilang itu bener banget malah, soalnya lu baru beberapa bulan melahirkan dan lu harus dapat penanganan khusus," terang Veli.

"Iya sih Vel, makanya gw lagi mikirin siapa dokter kandungan yang bisa ada buat gw selama dua puluh empat jam, gw mau cari yang udah berumur aja biar nggak jadi masalah nanti di rumah tangga gw," jawab Anggia.

"Bener banget, ini itu lagi jaman nya pelakor," Seli membenarkan apa yang di katakan Anggia.

"Lu nyindir gw Sel?" tanya Ziva yang merasa tersinggung.

"Maaf Zi, tapi lu itu nggak perlu tersinggung, lu itu bukan pelakor, lu itu nikah juga di paksa kan? Jadi pelakor dari mana coba," Seli sangat tidak mau Ziva tersinggung karena ia pun tidak ada niatan menyinggung Ziva, ia hanya mengatakan apa yang memang sekarang terjadi.

"Iya Zie, lu bukan pelakor, tapi pelakor," lanjut Veli.

"Kalian ngomongin apasih, lu juga Ziva nggak usah sensi amat lah, lu itu memang bukan pelakor," Anggia kembali membuat Ziva agar tidak merasa sedih.

"Zie lu ada niat nambah lagi nggak?" Veli bertanya untuk mengalihkan pembicaraan.

"Kata Mas Vano udah cukup, anak lima aja udah bikin dia puasa lama apa lagi nambah," jawab Ziva.

"Emang laki lu juga bisa puasa?" tanya Seli.

"Heh.....lu nggak usah nannyak begituan, laki lu lagi nggak di sini, kalau gara-gara ini lu pengen gimana?" seloroh Veli.

"Sialan lu," Seli tertawa lebar mendengar apa yang di katakan Veli, yang sangat suka jail.

"Kalian ngomong apa sih nggak jelas banget," kata Ziva.

"Nggak jelas, nggak jelas, padahal lu yang udah duluan rasain, apa perlu gw perjelas hah....." teriak Veli dengan cukup kencang.

"Ahahahahah......" mereka semua kembali tertawa padahal hanya pembicaraan yang tidak jelas, tapi tetap saja kebersamaan para menantu Rianda dan Zavano itu terlihat begitu bahagia.

1
Zuba Sng
Luar biasa
Rosnaini Langga
saya suka...ceritanya bagus,,,
Siti Farida
😂😂😂🤣🤣🤣🤦🤦🤦
Sarlina Sihotang
bucin truss arannya
smangat thor
Sarlina Sihotang
tambah seruni mkasi critanya sangat bagus
Sarlina Sihotang
wkk wkk rupanya makan rujak safkin pedasnya
Sarlina Sihotang
kok diulang lagi thor ceritanya
Murti
lanjut kapan kak
Ntwr Tania
kangen thor pingin tahu lanjutannnya
Nyai Sri Rahayu
Lumayan
Salsa Salsabila
HAHAHAHAHAHAHAHA hahhha
Qaisaa Nazarudin
Lah ternyata Farhan udah menikah dan istri nya juga lg Hamil,,Terus ngapain masih ganggu istri orang,,ikhlasin aja karna kalian gak berjodoh namanya..
Qaisaa Nazarudin
Astaga Aran,Ngakak aku thor,, 🤣🤣🤣 Mampir 🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️
Yuli Yana
lnjut donk thor, critanya seru,lucu,dan bguss,,.. smngttt thorr
love u daddy Bilmar🥰🥰
Yuli Yana
lanjuttt dong thor
Yuli Yana
kapan lanjutannya..??
Puja Resmawati
cerita nya bagus thor
Basaroh Basaroh
mf ya thoor aq masih bingung mama sinta itu mamanya siapa ya semua anakya manggil mama sinta mami ratih 🤔🤔
Murty Saputra: ma2 Sinta mak ny Vano kak
total 1 replies
Farida Deka
bagus ceritanya & seru kekeluargaannya sangat melindungi satu sama lainnya. 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Lisa Halik
thor..ingatkan veli aran yang up..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!