NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Konflik etika / Nikah Kontrak / Trauma masa lalu / Antagonis
Popularitas:205
Nilai: 5
Nama Author: Kim Umai

Hallo besti 🖤, cerita ku ini tentang cewek bernama Syakila Almeera yang memiliki sifat ceria, aktif, ekspresif, lembut, dan penuh cinta bertemu dengan Agha yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan Syakila.

mereka berdua di satukan oleh pernikahan paksa, dan banyak drama didalam pernikahan mereka, apakah Agha akan jatuh cinta dengan Syakila yang terus-menerus memperlakukan Agha dengan penuh cinta atau akankah Agha tetap terjebak di lingkaran bernama masa lalu. Maka saksikan dan baca terus cerita happiness ini yah, jangan lupa komen like dan follow untuk info selengkapnya, bay bay besti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Umai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Memusingkan

Sampai di kantor dan Agha masuk ke dalam ruang meeting, meeting kali ini Agha yang pimpin.

"報告書を受け取った後、混乱していることがたくさんありました。実際のところ、どのように仕事をしているのですか?状況に対してもっと敏感になってほしい。(Setelah saya terima laporan, banyak sekali yang berantakan. Sebenarnya kalian kerja gimana, saya mau kalian harus peka lagi terhadap situasi)." Ujar Agha dengan nada dingin yang membuat suasana di ruangan meeting sangat mencekam.

Emang udah di kasih arahan sama Agha tapi mereka bekerja belum bisa mencapai apa yang Agha inginkan, Agha hanya ingin perusahaan nya tidak berjalan di tempat, apalagi ini negara maju. Mau di taruh mana muka Agha, mengingat kinerja di negara ini sangat bagus tapi tidak di perusahaan nya.

"もっと頑張ります(Kami akan bekerja lebih keras lagi pak)."

"私が欲しいのはあなたの言葉ではなく、あなたが言ったことの証拠と行動です。(Saya tidak menginginkan ucapan kalian, saya ingin bukti dan tindakan dari omongan yang kalian ucapkan)."

"はい、わかりました(Baik pak)."

"あの国のようにはならないでほしい、覚えておいて" (Jangan sampai bernasib seperti negara itu, ingat itu.) Ucap Agha dengan tegas.

"「わかりました." (mengerti.) Ucap mereka kompak.

"マーケティングチームの番." (Giliran tim pemasaran)."

Ketika Agha mengatakan itu langsung tim pemasaran mulai presentasi kan hasil kerjanya, semua menyimak dengan seksama, karena Agha sering bertanya tiba-tiba di pertengahan meeting. Agha melakukan itu bukan tidak sopan memotong perkataan orang, tapi Agha mengetes mereka yang ada di sana mendengarkan dan menyimak atau tidak. Jika tidak, maka siap-siaplah mereka akan terkena masalah.

Meeting berjalan dengan waktu yang lama, satu jam setengah karena ini meeting gabungan. Banyak yang harus di bahas, setelah meeting selesai Agha keluar dari kantor menuju tempat janji temu investor yang ada di Hakone (Hakone, kota yang terkenal dengan pemandangan gunung Fuji dan danau Ashi). Agha diajak bekerja sama untuk membangun proyek Minshuku (penginapan keluarga/wisma).

"本当にここに民宿を建てますか?." (Apakah Anda yakin ingin membangun wisma tamu di sini?

"そうです、訪れる観光客のことを考えれば、建設工事や建物が自然の美しさを乱すことはないと安心できます。(Ya, dengan mempertimbangkan para wisatawan, Anda dapat yakin bahwa pembangunan dan gedung-gedung tidak akan mengganggu keindahan alam.)."

"まあ、あなたがここの出身だということを考えると、斎藤明(Nah, mengingat kamu berasal dari sini, Akira Saito.)"

"そうです、あなたは侮れない人だということが分かりました。(Ya, saya lihat Anda adalah sosok yang patut diperhitungkan.)." Ucap Akira yang dari awal sebelum mengajukan kerja sama dengan Agha, Akira sudah mengetahui sepak terjang Agha dalam dunia bisnis.

"協力契約書は明日貴社に届きます。(Perjanjian kerja sama akan sampai di perusahaan Anda besok.)."

"わかりました。機会をいただきありがとうございます。本当に嬉しいです、ありがとうございます。(Oke. Terima kasih atas kesempatan ini. Saya sangat senang, terima kasih.)."

"はい、それでは失礼します."(Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu.)

"わかりました、ありがとうございます。道路では気をつけてくださいね(Baik, terima kasih. Harap berhati-hati di jalan.)."

"はい(Iya)."

Setelah itu, Agha pergi dan menuju kantor untuk memeriksa ulang berkas sebelum menandatangani berkas yang dikerjakan karyawannya. Selama perjalanan, Agha melihat pemandangan luar dari kaca mobil yang di buka setengah.

Sungguh indah ciptaan Mu ya Allah. Batin Agha mengagumi keindahan kota Jepang ini.

"ひろしさん、あそこのスーパーに寄ってくださいね (Hiroshi, silakan mampir ke supermarket di sana.)."

"はい、わかりました(Ya, saya mengerti.)."

Agha masuk kedalam supermarket di ikutin Hiroshi dibelakang, di Jepang Hiroshi adalah asisten kepercayaan Agha. Agha memang tidak membawa Helmi kemana dirinya pergi, karena itu bakalan membuat Helmi kewalahan dalam mengerjakan tugasnya. Cukup Helmi bekerja di Indonesia yang sudah membuatnya sering lembur, dan tiap negara Agha memiliki asisten atau sekretaris kepercayaan nya, seperti yang waktu itu di jelaskan.

"欲しいものを取ってください(Ambil apa yang kamu mau)."

"ありがとうございます、必要ありません(Terima kasih, tidak perlu.)."

"誰であろうと、ヒロシ、受け取ってください。(Apa pun itu, Hiroshi, mohon terimalah.)."

"ボス、あなたは私にたくさんのことを与えてくれました。(bos, kau telah memberiku begitu banyak)."

"一生懸命頑張った甲斐があった。裏切られなければ大丈夫だったのに。分かるでしょ?(Semua kerja keras itu terbayar. Seandainya aku tidak dikhianati, semuanya pasti baik-baik saja. Kau tahu maksudku, kan?)."

"もちろん理解しています(Tentu saja saya mengerti)."

"はい、好きなものを取ってください (Ya, ambil saja sesukamu.)."

"わかりました、ありがとうございます(Saya mengerti, terima kasih.)."

Agha sengaja belanja oleh-oleh di hari ini, karena mengingat jadwalnya bakalan padat mulai besok dan enam hari ke depan, maka Agha tidak melewatkan kesempatan senggang ini. Hiroshi mengikuti Agha di belakang sambil mendorong troli belanja, sesekali dirinya ikutan mengambil camilan, tentu saja dirinya tahu diri tidak akan mengambil banyak. Merasa cukup, Agha menuju kasir dan membayar semua belanjanya yang kalau di rupiah kan mencapai juta-an, tapi menurut Agha hanya sedikit karena buah pesanan umah belum di beli mengingat dirinya masih lama maka akan di beli sehari sebelum berangkat.

Siap dengan belanja, Agha dan Hiroshi kembali ke kantor dan Agha pulang ke apartemen jam 10 malam, dan udah tau dong kalau Agha bukannya istirahat tapi tetap mengecek kembali cctv-nya di berbagai negara, tapi hanya 5 negara saja deng, dan mengecek kembali jadwalnya besok.

Diwaktu padatnya Agha tetap akan menyempatkan mengabari keluarganya yang ada di Indonesia, dan sesekali dirinya berbicara dengan opa seputar pekerjaan tentunya. Kemudian setelah itu Agha akan melanjutkan pekerjaannya sampai dirinya merasa ngantuk, begitu seterusnya. Sangat monoton bukan, hanya seputaran pekerjaan.

...****************...

Pagi harinya, Agha sampai ke kantor dan masuk ke ruangan kerjanya melihat ada berkas terletak rapi dan Agha sudah menebak itu kontrak kerja sama dengan Akira. Sebelum Agha menandatangani kontrak, di baca dahulu dengan teliti kemudian dirasanya cocok Agha menandatangani nya.

"Hiroshi." Agha memanggil Hiroshi melalui telepon kantor, tak lama Hiroshi mengetuk pintu ruangan Agha.

"はい、ボス." (Iya bos.)

"これをアキラに届けてください." (Tolong berikan ini kepada Akira.)

"はい、ボス." (Iya bos.)

Hiroshi langsung mengambil bekas itu dan langsung pergi untuk mengantar, sengaja di antar langsung oleh asisten Agha karna ini berkas penting, takut ada orang yang mengubah isi nya dan mengakibatkan peperangan antar perusahaan.

Zzt.... Zzzt....

Suara getaran dari handphone Agha, dilihatnya ternyata nama umah, sebelum di angkat panggilan umah, Agha menyenderkan punggungnya di kursi kebesarannya.

"Assalamu'alaikum umah."

"Wa'alaikumsalam nak, gimana kabar kamu?."

"Alhamdulillah baik umah, umah sama abah gimana?."

"Alhamdulillah kami baik nak, em gini nak." Ucapan umah terhenti karena takut Agha kesel seperti biasa saat membahas topik ini.

"Erlan dah tau umah."

"Apa nak, kan umah belum ngomong."

"Perjodohan kan, umah kira Erlan gak tau."

"Mau yah nak, kali ini umah jamin kamu pasti mau."

"Gak umah, Erlan bilang gak ya gak."

"Kamu kenapa sih, gak sayang lagi sama umah?."

"Disaat seperti ini umah mempertanyakan sayang Erlan."

"Umah kan mau kamu bahagia nak."

"Sekarang Erlan bahagia umah."

"Gak sayang, kamu bohong."

"Kapan Erlan bohong umah?."

"Soal hal lain gak pernah, tapi jika tentang perasaan kamu selalu bohong, umah tau itu." Mendengar itu Agha terdiam, seperti di tampar sama kenyataan.

Umah benar, sekarang Agha tidak bahagia dan masih di zona abu-abu yang gak tau kedepannya gimana. Agha tuh ibarat gak ada tujuan hidup, hidupnya digunakan untuk kerja, kerja, dan kerja. Saat liburan bareng keluarga pun Agha tetap kerja, dan umah gak suka lihat anaknya seperti itu.

"Mau yah sayang, kali ini aja, umah mohon." Ucap umah dengan suara lembut dan pelan, untuk membujuk Agha secara pelan agar mau keluar dari zona nya itu.

Sebelum menjawab Agha memijit pelipisnya dan kepalanya mengadah ke atas lalu menghela nafas. "Terserah umah."

"Bukan jawaban ini nak."

"Bukankah umah sering jawab begitu jika ditanya mau apa?."

"Kamu mah, umah kan perempuan."

"Hmm, women always win." Mendengar itu umah tertawa kecil.

"Tentu dong, yaudah jawaban kamu umah anggap setuju yah."

"Erlan mau lanjut kerja umah." Bukannya di jawab malah Agha mengatakan hal lain.

"Hmm, selalu gitu. Yaudah kamu hati-hati disana sholat jangan tinggal, jangan lupa juga istirahat, assalamu'alaikum." Umah udah tau sifat anaknya gimana, jadi malas untuk memperpanjang jadi umah mengalah.

"Iya umah, wa'alaikumsalam."

Tut.

Panggilan dimatikan oleh umah, Tubuh Agha langsung lemas dan kepalanya pening. Sebab urusan kerjaan belum selesai malah ditambah urusan pribadinya, ini semua membuat Agha ingin marah tapi gak tau marah sama siapa.

"Aargh!. Kenapa jadi gini sih, di tolak umah yang kasihan, tapi di terima aku yang kasihan." Ucap Agha sambil mengacak rambutnya yang padahal udah rapi ditata nya, sekarang penampilannya udah seperti bad boy dimana rambut acak-acakan, dasi longgar, kancing paling atas kebuka, jas udah lepas dari tubuhnya, lengan kemeja di gulung hingga siku.

Kalau perempuan di luar sana yang melihat penampilan Agha sekarang malah membuat dirinya wow dan laki banget karena aura bad boy nya terpancar. Setelah itu Agha gak mau berlarut dengan kepusingan hal pribadinya, Agha memutuskan untuk melanjutkan kerjaannya.

1
Desi Ramadhani
dikira uang bisa menggantikan nyawa hilang, gila sih
Desi Ramadhani
ceritanya bangus thor, semangat terus buat karyanya👍💕
Kim Umai
makasih juga sudah mampir☺️
Renjana Senja
aku mampir Thor. jangan lupa mampir di karya aku ya. makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!