NovelToon NovelToon
Istri Polos Tuan Garra

Istri Polos Tuan Garra

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Bad Boy
Popularitas:43.4k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Tubuh Elisa bergetar hebat di ambang pintu kamar hotel. Di depannya, seorang pria berdiri tegap menatapnya dingin. Asing. Berbahaya dan malam ini, pria itulah yang memegang nyawa ibunya.

Satu malam. Jika Elisa berhasil memuaskan pria itu, ibunya tetap hidup. Jika ia gagal, selang dan alat-alat medis ibunya akan dicabut.

Elisa tidak punya pilihan. Gadis lugu yang bahkan belum pernah pacaran itu harus menukar kesuciannya demi napas ibunya.

"Mandilah. Aku benci menyentuh perempuan kotor!"

Suara itu dingin, menghina, menusuk sampai tulang.

Demi selamatkan ibunya, Elisa terpaksa melakukan ini, hanya satu malam. Tak disangka pria itu menagihnya seumur hidup. Karena pria itu tidak hanya menginginkan tubuhnya. Dia menginginkan seluruh hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria Pemarah

Bab 21 Istri Polos Tuan Garra

Pagi itu Elisa kembali disodori berkas perjanjian.

Sebelumnya sudah dia tolak, kini Anggara kembali menyerahkan perjanjian lagi. Untuk yang terakhir ini, memang berbeda. Bukan perjanjian hak asuh atas anak yang dikandung oleh Elisa. Namun, ini tentang tawaran pernikahan. Dengan pasal-pasal yang mengikat tentunya. Sampulnya tertulis jelas. Kontrak Pernikahan, Perjanjian Pra-Nikah.

Mata Elisa perlahan membaca baris per baris, banyak sekali pasal-pasal yang harus dia patuhi dalam perjanjian itu. Jari-jarinya gemetar membalik halaman pertama, kedua, ketiga. Semakin dibaca, semakin sesak dadanya.

Pasal 1: Pihak kedua dilarang melakukan hubungan dengan orang ketiga selama masa perkawinan masih berlangsung. Pihak pertama pasti Pak Anggara, sementara Elisa adalah pihak keduanya.

Elisa terus membaca, dengan cepat dan sekilas. Hatinya sudah bisa menebak.

Yang pasti, sudah seperti prediksi Elisa, pasti menguntungkan satu pihak. Dan itu bukan dirinya, tapi pihak Anggara.

Bibir Elisa bergumam membaca dalam hati, "Pasal 4: Selama masa pernikahan, pihak kedua tidak punya hak atas harta bersama. Pihak kedua akan keluar dengan tangan kosong jika mengakhiri pernikahan dengan sepihak dan kehilangan akses untuk bertemu dengan anak-anak jika nanti ada anak yang lahir lagi dari pernikahan ini."

"Anak lagi?" Elisa terdiam. Napasnya tercekat. Ia lalu sedikit melirik Anggara yang sedang menunggu nya membaca sambil duduk santai dengan kaki disilangkan. Wajah pria itu datar, seolah apa yang ia sodorkan ini adalah hal yang wajar.

Tidak hanya itu, Elisa dibuat tercengang oleh pasal-pasal yang sudah disiapkan oleh Anggara sebelumnya.

Pasal 7: Pihak kedua wajib tinggal di kediaman yang telah ditentukan pihak pertama dan tidak diperbolehkan bekerja tanpa izin tertulis dari pihak pertama.

Pasal 9: Seluruh jadwal dan kegiatan pihak kedua harus dilaporkan kepada pihak pertama.

Ini bukan pernikahan. Ini penjara dengan surat resmi. Elisa merasa seperti burung yang akan dimasukkan ke dalam sangkar emas.

Perlahan, Elisa menutup map itu. Tangannya mengepal di atas meja.

"Maaf... saya keberatan," ucap Elisa sambil meletakkan berkas yang tadi dia baca.

Suaranya pelan tapi jelas. "Hampir 90 persen itu menguntungkan pihak pertama, yaitu Pak Anggara. Saya tidak bisa tanda tangan ini. Saya menolaknya."

Anggara yang dari tadi diam langsung menegakkan punggungnya. Rahangnya mengeras.

"Kau sia-siakan kesempatan ini?" kata Anggara dengan tegas, suaranya naik satu oktaf. "Banyak sekali wanita di luar sana yang ingin hidup bersamaku dengan status, Elisa. Mereka antre untuk mendapatkan apa yang kuberikan padamu sekarang. Rumah, uang, nama keluarga Anggara!"

Elisa mengangkat wajahnya, menatap balik mata Anggara. Untuk pertama kalinya, tatapannya tidak takut.

"Tapi saya bukan salah satu dari mereka, Pak. Saya tidak butuh status itu. Saya hanya ingin kebebasan saya. Tidak lebih," jawab Elisa. "Saya tidak mau menikah hanya untuk menjadi milik yang diatur pasal demi pasal. Saya manusia, bukan barang."

"Elisa!!" Anggara sampai merekatkan gigi-giginya karena kesal. Ia berdiri, kedua tangannya bertumpu di meja. Gadis miskin ini lumayan angkuh dan batu. Keras kepala.

"Jadi kamu lebih memilih hidup susah di luar sana? Dengan perutmu itu? Kau pilih mati kelaparan? Dan itu tidak mungkin! Aku tidak akan biarkan itu terjadi, selama kau masih mengandung keturunan ku!!"

"Tapi saya menolak pernikahan ini," jawab Elisa tegas.

"KAU!!!" Anggara mengangkat telunjuk ke arah Elisa. Kesal, ingin marah. Gadis itu benar-benar membuatnya emosi.

Elisa terdiam, menatap Anggara tanpa takut dan ruangan itu kembali sunyi. Hanya ada map perjanjian yang tergeletak di antara mereka, menjadi batas yang sangat jelas antara dua dunia yang berbeda. Kemiskinan dan Kekayaan.

1
Halimatus Syadiah
senjata yg ampuh
Sri Rahayu
Elisa yg lugu selalu dimanfaatkan kepolosan nya si Gara2...🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
stranger
sengaja otor nakal🌚
Bu Yudi Wahono
ih memang licik singkong rebus
Nur Azizah
wes wes to akal²ane garraaa mrai/Awkward//Determined/
ken darsihk
Waduh bakal terjadi rudapaksa ini 🔥🔥🔥
Maya's ❤️
sudah di empet lama itu lisa , nanti ndak makin layu dia 🤭😂
Nur Azizah
awas ra garra nanti elisa kabur lagi🤣
Sri Rahayu
itu Gara2 minum obat sengaja atau dijebak orang... iya kali sengaja biar.bisa mengeksekusi Elisa 🤩🤩🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Eka ELissa
di ksih jatah kah... entahlah hy emak yg tau.... bersambung besok yooo gaess 🤣🤭
Kar Genjreng
🤭🤭 lagi menahan ya Tuan takut singkong rebus nya itu itu Lo anu itu,,,,
gagal kena serangan fajar ini hampir kena serangan setelah Isya 😂Ay ga coment ahhh takut dosa ,,,Tuan lagi di bekukan agar semua kenceng biar ga berisik!!!!!!! besok bangun Bobo panggilan nya ganti ya Elisa jangan Tuan tapi Den Kang Mas Garra,,, Pembaca jangan pada Traveloka ya,,🤣🤣
mrs younge
Hayuk gasss mumpung ada kesempatan gar
PK dokter di macetin dulu aje KK dept 🤭🤣🤣🤣
Mia Camelia
aduh Elisa kena juga🤣🤭😭
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
semoga bukan modus
Sept September: 🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
berisik pngen ngerasain surga y bang🤣🤣🤣👻👻👻🤭🤭
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
berisik pngen ngerasain surga y bang🤣🤣🤣👻👻👻🤭🤭
Sept September: jangan suudzon 🤭🤣🤣🤣🤣🙏
total 1 replies
Nur Azizah
piye iki kak sept singkong matang.e rong sido d entas po piye🤣🤣🤣
Bu Yudi Wahono
kak sept mana lagi
mrs younge
next KK 💪
*Septi*
awww di bikin penasaran 🤣🤣🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!