Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Jam 8 malam hujan rintik-rintik datang . Lampu jalan digang kontrakan Elsa mati .
Tok..tok..tok..
"Elsa !El!" buka pintu ini Bu Siti . Elsa yang tadi memejamkan mata karena kelakuan Tian yang memperdayanya. Ia pun segera membuka mata .pandangan mata mereka bersirobok . Tian menutup mulut Elsa .
" Sssttt.. Malam ini kita hentikan dulu sayang .besok kita lanjut .nanggung ". Ucap Tian dengan tatapan yang ingin memangsa Elsa . Lalu lelaki itu memakai celananya dan menyerahkan kunci rumah pada Elsa .
" Ingat ,jangan beritahu pada siapapun. Kalau tidak .video dan foto vulgarmu akan kusebarin"! Ancam Tian pada Elsa . Wanita itu hanya terisak sambil menutup setengah tubuhnya yang naked dengan daster tipisnya .
Lelaki itu segera keluar lewat pintu dapur halaman belakang rumah Elsa .
" Elsa ,tadi botol susu Jacob ketinggalan diwarung! Ibu bawain."
didalam rumah kontrakan yang temaram Elsa panik . Ia segera memakai dasternya dan mengelap keringat di dahinya. Elsa membuka pintu ,Bu Siti tersenyum hangat pada Elsa .
" Kamu ketinggalan botol susu tadi nak ". Elsa mengambil botol susu itu .Bu Siti menatap Elsa intens .
" Kamu keringat banget nduk ,padahal malam ini dingin ". Tanya Bu Siti .
Elsa menunduk sedikit canggung .
" Anu ..Bu tadi baru makan pedas .jadi keringatan ".
" Oohh ,ya sudah ibu pulang dulu . jangan lupa kunci pintunya El"! Saran Bu Siti .
" Iya Bu ,makasih banyak .maaf ngerepotin".
" gak apa-apa nduk ".
Bu Siti pergi dari rumah Elsa . Wanita itupun segera menutup dan mengunci pintunya rapat . punggung Elsa bersandar dikosen pintu . Air mata jatuh menetes dipipinya . Barusan saja ia hampir dinodai oleh Tian. Ia merasa jijik dengan tubuhnya sendiri karena Tian tadi sempat menikmati asupan makanan Jacob .
" Kamu brengsek Tian . Aku harus bertindak melaporkan mu ke ketua desa ". Batin Elsa sambil berjalan kekamar mandi untuk membersihkan dirinya sekali lagi.
Tian yang sudah berjalan kira-kira kira 2 kilometer dari rumah Elsa .
" Sial ,situasi itu !" desis Tian. Ia tidak jadi melakukan niat jahatnya .
" Tapi ..tadi .." pikiran Tian mulai berfantasi saat adegan Ia mencicipi asupan makanan Jacob . Ia tersenyum puas.
" Buah sekal itu .. nikmat sekali .besok aku harus mencicipinya sekali lagi ". Batin Tian dengan pikiran kotornya .
Tian berjalan melewati halaman belakang kontrakan Elsa .sangat gelap ,tidak pernah ada lampu ,semak tinggi ,becek sisa hujan.Tian berpikir aman .ia melompat lewat pagar belakang .baru 3 langkah dari pagar .
Tes..
Ia tidak lihat .dibawah tumpukan kayu basah , ada seekor ular Cobra hitam ,besar sedang berteduh karena hujan . Kaki Tian yang hanya memakai sendal jepit tak sengaja menginjak ekornya . Cobra itu kaget dan langsung mematuk kaki Tian dengan cepat .
" CUP...CUP..!
Dua Patukan dalam dibetis kanan dan kiri Kaki Tian .
" Akh!"
Tian baru sadar ada yang menyengat kakinya seperti api.ia melihat kebawah ,gelap. Ia hanya melihat bayangan hitam ,melintas cepat masuk kesemak. Rasa panas itu langsung naik ke paha. Kakinya tiba-tiba lemas . kesemutan hebat . Ia coba jalan dua langkah mau lari ,tapi kedua kakinya sudah tidak bisa menopang.
" Ghh..kaki...kakiku..!"
Tian terjatuh keras ketanah becek halaman belakang .tangannya meraba-raba betisnya yang sudah bengkak. Nafasnya sesak . pandangannya gelap.
Didalam kamar Elsa baru selesai mandi ,ia menyusui Jacob yang tiba-tiba terbangun . Dan Elsa pun ikut terlelap bersama Jacob disampingnya .
Sementara dihalaman belakang yang gelap. Tian sudah tergeletak tak berdaya .pingsan diatas tanah yang becek.
*********
Keesokan harinya ,jam 6 pagi pak RT mau buang sampah kearah belakang kontrakan Elsa .
" Astaga " . Pak RT berhenti. Ditanah becek dekat sumur .ada seseorang tergeletak ,tengkurap .kakinya bengkak membiru .badannya sudah kaku.
" Tian!" teriak pak RT membangunkan satu gang . Dalam 10 menit halaman belakang rumah Elsa penuh dengan kedatangan warga setempat.
" Innalilahi.Tian meninggal ".
" Waduh ! Kenapa ini !
" Jangan mendekat ! Itu jejak ularnya ". teriak salah satu warga yang panik.
Warga melihat jejak ular besar melintas ditanah yang becek. Dan dibetis Tian ada dua lubang bekas Patukan yang sudah menghitam bengkak sampai paha . Datang pak Mentri desa ,ia memeriksa mayat Tian sebentar .
" Bukan dibunuh orang , dia jelas dipatuk ular cobra . Bisanya sudah menyebar."
" Kalau dilihat bengkaknya , kejadiannya semalam.mungkin saat hujan ,Tian lewat sini ,gelap jadi ia tidak lihat jalan .
semua warga mengangguk .tidak ada yang curiga pada Elsa karena mayat Tian ditemukan tepat belakang halaman kontrakan Elsa .
Didalam kontrakan ,Elsa baru keluar sambil gendong Jacob. Begitu melihat kerumunan warga ,dan melihat jasad Tian yang ditutupi sarung . Elsa lemas .kakinya tidak kuat.
" Tian !" desis Elsa pelan . Kakinya lemas melihat mayat Tian . Semalam ia sangat marah pada kelakuan Tian yang melecehkannya . namun saat melihat tubuh itu yang terbujur kaku ia menegang . Dengan suara lirih ia menatap jasad itu .
" Aku sudah memaafkanmu Tian !" ucapnya pelan . Biarlah kejadian semalam hanya Tuhan dan Elsa yang tahu .ia tidak akan memberitahunya pada siapapun. Mayat Tian pun diangkat kemobil Ambulance dan segera dimakamkan .
********
Tahun berganti tahun ,tidak terasa usia Jacob sudah 3 tahun .ia sudah lancar berbicara . Elsa masih bekerja diwarung Bu Siti.
" Ma..kapan kita ketemu ayah ?" tanya Jacob pada ibunya sambil menarik-narik kaos Elsa yang sedang melayani pembeli .
Elsa tersenyum melihat wajah polos putranya .
" Ibu kerja dulu ya sayang .jangan ganggu ibu dulu !"
" Ayo duduk dulu disana " perintah Elsa pada Jacob sambil menunjuk kursi kayu dekat dapur .
" Baik ibu " . Jawab Jacob dengan wajah yang cemberut. Anak itu sangat merindukan sosok ayahnya .
Mereka berdua hidup sangat bahagia didesa Asih .tidak ada yang mengganggu kehidupan Elsa .
Warung itu tiba-tiba hening ,dingin . seorang Pria tampan yang memancarkan arogansinya berdiri tepat didepan warung Bu Siti . dengan langkah tegap ,ia menarik kursi kayu ,dan duduk dengan menyilangkan kakinya . Suasana dalam warung hening ,seluruh ruangan didominasi oleh sosok lelaki tampan yang pendatang baru didesa mereka. semua orang dalam warung seketika menatap sosok tampan itu. Jacob yang duduk didekat dapur berlari kearah sosok sang lelaki .
" Ayah...ayah.. ! panggil Jacob sambil memeluk paha lelaki itu yang dianggapnya sebagai ayahnya . Sang pria diam ,dingin .ia tidak bergerak maupun merespon seorang anak yang memanggilnya dia ayah . Alis pria itu terangkat sedikit dan bibirnya tersungging kesamping. Dengan cekatan tangan Judas yang kekar mengangkat Jacob tepat dipangkuannya. Ia menatap Anak lelaki itu dengan intens . Mata ,hidung , rahang ,warna kulit serta struktur wajah sangat mirip dengannya .
" Siapa namamu ?" tanya Judas dingin .
Jacob tersenyum manis karena Judas merespon panggilannya tadi .
" Jacob ". jawabnya tegas .
" Pasti kau ayahku !" ucap Jacob dengan bibir mungilnya .