putri akilla dia adalah gadis yang berumur 14 tahun baru saja memasuki bangku SMP. dia memiliki wajah yang cantik, menawan dan juara satu dikelas. dia anak yang pendiam dan jarang dekat dengan laki-laki tetapi sejak mengenal Rendy sikapnya menjadi berubah.
akankah akilla bisa menjadi teman dekat Rendy???
yuk jangan lupa baca novelnya ya😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. bab 21
Setelah itu akhir nya Rina menyetujui pulang bersama dengan Killa, di mobil Rina hanya berdiam diri saja dia malu duduk dengan Killa karena mobil nya terlalu mewah dan Rina tak terbiasa menaiki mobil mewah itu lalu Killa pun memperhatikan Rina dan berucap ;
" Kamu kenapa Rin? , kok diem saja? "
" Eee anuu,,, Kill aku seperti mabuk mobil deh ga terbiasa naik mobil ,,maklum aku ini orang kampung Kill " . Ujar si Rina dengan malu mengatakannya.
Lalu Killa mengeluarkan minyak kayu putih dan mengambil obat dari dalam tasnya.
" Pak tolong kecilkan Ac mobilnya ya dan turunkan jendelanya ya". Ucap Killa.
Lalu Killa memberikan obat dan minyak kayu putih kepada Rina sahabat barunya itu.
" Ini Rin kamu minum obat nya biar ga pusing terus ini kamu nyium aroma minyak ini aja ya". Ujar si Killa.
" Maaf ya Kill jadi repotin kamu gini " ujar si Rina sambil menutup hidungnya itu.
" Iyah gapapa ya sudah rumah mu nanti tunjukkan arahnya ke pak Tono saja ya Rin "
" Oke Kill" Ucap si Rina.
Setelah itu mereka sampai di rumahnya Rina, rumah itu nampak sederhana sekali bahkan ibu Rina dan adek nya menyapa dan menyuruhku mampir ke tempat nya. Karena mereka pulang sudah sore jadi Killa langsung berpamitan saja tidak sempat main karena pasti nenek Killa menunggu cucunya itu di rumah nya.
" Maaf ya Bu, Killa hari ini ga mampir dulu soalnya sudah sore nanti lain kali Killa pasti berkunjung, nenek Killa pasti sudah menunggu dirumah sendiri Bu, Killa pamit yaa".
Ucap Killa sambil meminta izin untuk pulang.
" Ini buat adek jajan beli es krim ya anak cantik" .
Killa memberi uang kepada adik nya yang sedang digandeng ibu nya itu.
" Terima kasih Kaka yang baik ". Ucap adek nya itu.
" Iyah gapapa nak, terima kasih sudah mengantarkan Rina ke rumah ya nak, hati - hati dijalan ya". Ujar si ibu Rina.
" Baikk Bu". Lalu Killa dan pak Tono pergi meninggalkan mereka.
Setelah pulang dari sekolah Killa pun menyapa neneknya ;
" Hai nek, maaf nek Killa pulang sore,, hari ini Killa tadi seneng banget nek, di ruang baru kelas 8A ini Killa bertemu dengan teman Killa dia orangnya kocak nek dan dia anak yang baik banget nek, tadi Killa mengerjakan tugas disekolah jadi ga sempet ngabarin nenek..." suara tersenyum dari wajah cucunya itu.
" Iya tidak apa - apa nak, yang penting kamu senang sayang". Ujar sang neneknya.
" Ya udah nek Killa beres - beres dulu ya,, ".
Kemudian keesokan harinya, suasana pagi itu cukup cerah seperti biasa setiap hari Senin sekolahku melakukan upacara bendera yang diikuti seluruh siswa beserta seluruh pengajar di sekolah itu, setelah upacara selesai
Kami semua langsung memasuki ruang belajar , lalu beristirahat sebentar sambil menunggu para guru masuk dan memberi pelajaran kepada siswanya.
Dan tibalah saat nya guru memberi pelajaran matematika kini para siswa diharap untuk mengerjakan soal - soal yang sudah ada di halaman buku tugas matematika itu, lalu seketika teman sebelah Killa itu menggerutu kebingungan mengerjakan nya lalu Killa bertanya kepada-nya ;
" Kamu kenapa Rin? Kok kaya kebingungan begitu si..? Ucap si Killa sambil memperhatikan teman nya itu.
" Aduhhh aku ini kok bisa banget ya jadi orang yang ga tau apa - apa Kill, ga seperti dengan mu serba bisa materi apa saja? Ujar si Rina.
" Mau mengerjakan bersama tidak?, sini aku jelaskan rumusnya ya, siapa tau nanti kamu dipanggil untuk maju kedepan mengerjakan nya gimana hayoo? " ujar si Killa sambil menakut - nakuti Rina itu.
" Boleh mau banget aku di belajarin sama sang juara kelas mana bisa ku tolak kalo sudah begini mah,,". ucap Rina
" Aduh Kill maafin aku ya anak nya belum cepat memahami banget ini , Sabar - sabar ya kalo ngajarin aku " . Ucap Rina
" Tidak apa - apa kamu cepat tanggap kok dari yang aku liat, Ayok lanjutkan lagi soalnya " . Saut Killa.
Lalu mereka mengerjakan bersama - sama , kali ini otak Rina bisa langsung memahami materi matematika itu dengan cepat, Soal materi matematika, kali ini penjelasan Killa lebih jelas dan mudah dipahami dibanding dengan gurunya itu.
Bagaimana kah keseruan kisah selanjutnya lagi
Akankah mereka bersatu???
Jangan lupa like, komen dan follow ya guys
semoga killa luluh ya 🤭
bejibun tuh gk bakal habis2...
tinggal benerin tata penulisannya
semangat killa