bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.
1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.
PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.
JUGA
1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S
PUTRA KEMBAR DARI QAIRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 29. MISI PENCARIAN DAN PERHATIAN KECIL ATTA.
Iya pergi ke kamar tamu dan langsung mengambil selimut yang tersedia di kasur ruang tamu lalu menyelimuti kedua gadis bar bar yang sudah seperti adik nya itu.
Selesai nya atta langsung pergi lagi ke kamar dan berusaha untuk tidur hingga akhirnya iya tertidur juga.
Pukul 06:00 pagi di rumah keluarga wijaya mereka semua sudah duduk di ruang makan dan langsung membicarakan hal yang penting pasan qaira dan si hazay.
Bereka semua berdiskusi dengan serius kecuali si playboy anirun dan arkan yang sibuk membalas pesan dari seseorang.
"Pokonya papi ngak mau tau kita semua harus cari qaira sampai ketemu dan jangan sampai dia melakukan ancaman nya itu, karena darah dari keluarga WK sangat berharga". Ucap arif dengan serius yang di angguki mereka semua kecuali si playboy.
"Anirun, arkan kalian dengan ngak apa yang di bilang papi kalian tadi?". Tanya raya pada kedua putra nya yang paling susah di atur gitu.
"Ah, iya iya dengar?". Jawab keduanya bersamaan walaupun mereka tak tau apa yang di bicarakan sang ayah.
Baiklah kita balik ke keluarga Hazian dan Medicare’s ya gaes...
Kini jam menunjukan jam 06:40 lewat dan mereka semu juga tak tahu di mana keadaan qaira juga ayini membuat mereka haris turun tangan sendiri ke prusahaan besar mereka masing.
Kini dulu yang sering muncul di layar laptop saja sekarang muncul di publik dengan setelan jas mahal, jam mahal, juga sepatu yang baru di poles beserta sang istri juga.
Hazian pun langsung bergabung ke seluruh operasi tim luar negeri termasuk ada kepala keluarga wijaya juga karena mereka keluarga dengan kekayaan terbesar di Indonesia.
Semua beruta tersebar tentang putri pewaris yang kabur ke luar negeri tapi hazian tak menyebutkan alasan kenapa ayini kabur begitu juga dengan Medicare’s.
Hazian menawarkan jika ada yang menemukan putri nya dan membawa putri nya pulang maka iya akan memberikan 40% aset kekayaan nya, begitu pun dengan Medicare’s yang apam memberikan 45% aset keluarga nya membuat mereka semua antusias untuk mencari keberadaan sang pewaris.
Namun tidak dengan arif wijaya iya tak tertarik dengan apa yang akan di tawarkan karena iya juga mencari keberadaan qaira bersama dengan seluruh anggota nya.
Ya pasti si tuan arif ngak tertarik lah orang anak nya sendiri yang menghamili si pewaris Medicare’s, kalau itu ketahuan pasti akan membuat seluruh anggota keluarga nya lenyap begitu saja.
Hazian dan Medicare’s memberikan foto kedua putri mereka yang masih menggenakan seragam sekolah menengah membuat pencarian kedua gadis itu agak sedikit sulit.
Hadeh jauh jauh nyari ke luar negeri padahal kedua anak nya masih di dalam kawasan negara indonesia, bisa aja ni ortu nya ketipu.
Sedangkan di sisi lain kedua gadis itu baru bangun dari tidur dan langsung pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka, juga sikat gigi.
Beberapa menit kemudian mereka berdua keluar secara bersamaan membuat atta yang ingin mengembalikan selimut di kamar tamu kaget.
"Astagaa". Kaget nya spontan kedua gadis itu juga kaget.
"Aaaaaaa". Ucap kedua nya setengah berteriak.
"Aduh Nona Nona yang saya muliakan kenapa bisa ada di kamar ini, kaget tau hampir aja jantung ku copot". Ucap atta mengosok dada nya.
"Kita juga kaget tau, lagian lo masuk kenapa ngak ketuk pintu si? Mau ngintip kita lo ya?". Tanya qaira dengan bar bar.
"Astagfirullah, mana ada aku niat kek gitu, lagian aku masuk ke sini mau balikin selimut yang semalam kalian pakai atuh". Ucap atta dengan jujur.