Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jadi Pemenang
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
Malam hari di Kota J, langit masih terlihat mendung setelah hujan. Aspal masih basah di pinggiran, tapi lampu sirkuit nyala sangat terang.
Di paddock 250cc, bukan anak sekolah lagi isi nya. Isi nya pembalap beneran. Wearpack kulit, motor full spek balap, tim mekanik bawa laptop buat setting ECU.
Cantika datang di bonceng Alvaro, motor R25 biru itu di dorong masuk. Cantika memakai jaket milik nya yang tampak kebesaran yang selalu dia pakai saat balapan dulu, helm half-face yang dia pinjam dari Alvaro,, dan sepatu khusus juga milik nya yang selalu dia pakai.
Semua mata melihat ke arah nya, mereka menatap Cantika penuh tanda tanya dan rasa penasaran.
Di seberang Cantika ada pembalap nomor satu yang selalu menjadi juara, siapa lagi kalau bukan Allex, si raja jalanan. Tapi kali ini penampilan Allex beda. Motor nya bukan Aerox lagi. Dia pakai ZX-25R hijau, 4 silinder, suara nya kayak jeritan. Di sebelah Allex ada seorang gadis muda tinggi semampai, pacar nya, Revalina. Anak orang kaya nomor 13 di kota J. Dia selalu mengikuti Allex kemana pun Allex pergi.
Allex melihat Cantika dan R25 biru yang dia pinjam dari Alvaro, lalu dia tersenyum remeh melihat itu.
"Astaga... Ini kah lawan gue di sirkuit malam ini??? Dia cewek?? Gak salah kah si Dito kirim lawan buat gue seorang cewek??? Nanti kalau jatuh nangis, lecet dikit nangis!!! Mending suruh dia balik, Dit!!! Nanti bikin lo repot lagi. " Ucap Allex meremehkan Cantika.
Alvaro yang mendengar itu ingin maju dan membalas nya, tapi Cantika menahan tangan nya.
"Var, inget. Rahasia. Jangan ribut. Gue gak mau ada yang tahu siapa gue?? Karena selama di desa gue selalu menutup idetitas gue sebenar nya. " Bisik Cantika.
" Oke. " Jawab Alvaro pasrah.
Cantika menatap Allex datar. Dia pun menjawab pelan ke Allex, "Kita liat aja di tikungan ketiga nanti." Ucap nya dingin.
Starter angkat bendera. 8 motor di grid. Cantika start di posisi 7 paling belakang karena dia pendatang baru tanpa poin.
LAMPU MERAH PADAM!
BRUMMMMM!!!
ALUR BALAPAN - 8 LAP NERAKA
LAP 1: NERAKA DI START
Semua motor melesat. R25 biru Cantika ketinggalan jauh! Motor nya standar dealer, lawan sudah bore-up semua. Di trek lurus pertama, Cantika langsung di salip 2 motor. Posisi 7 jadi 8, Cantika paling akhir.
Allex di depan, posisi 1. Jauh banget. Bianca di tribun udah nangis melihat posisi cantika saat ini.
" Kak... Udah Pulang Aja!" Ucap Bianca, saat ini Bianca pun memakai masker, agar identitas nya juga tak di ketahui orang.
Alvaro teriak dari pit wall: " LADYYY TENANG! JANGAN PANIK! CARI RITME LO!"
Cantika gak maksain di lurusan. Dia tau dia kalah power. Jadi dia main di tikungan.
Masuk Tikungan 1, tikungan patah 90 derajat. 3 pembalap di depan ngerem terlalu awal karena aspal basah. Cantika gak. Dia ngerem lebih dalam, rebah lebih miring.
WUS! WUS!
Salip dua langsung di satu tikungan! Posisi Cantika naik menjadi posisi ke enam.
Tikungan 3, Tikungan maut berbentuk S panjang. Di sinilah R25 biru yang nurut itu berguna. Motor lain yang power nya galak malah selip di aspal basah. Cantika alus buka gas nya. Salip lagi 2 orang lagi, dan posisi kembali naik ke posisi empat.
Tinggal 3 orang di depan. Allex masih jauh di depan memimpin lebih unggul.
Cantika sudah posisi 3 saat ini. Di depan nya tinggal Allex dan satu pembalap cowok nomor punggung 21.
Cantika salip nomor 21 di trek lurus dengan slipstream, dia mepet di belakang nya biar gak kena angin, lalu di detik terakhir keluar dan salip!
Sekarang posisi Cantika menjadi posisi ke 2! Dan dia tinggal mengalahkan Allex saat ini.
Jarak 40 meter. Allex pembalap nya licik. Dia tau Cantika di belakang, dia sengaja ambil racing line paling tengah, nutup semua celah. Motor ZX-25R nya meraung-raung, gak kasih Cantika lewat.
Cantika coba sisi dalam.. Di tutup!! Coba sisi luar.. Di tutup juga!
Dua lap mereka begitu. Duel paling tegang malam itu. Penonton semua berdiri. Allex tersenyum miring, dia teriak di helm nya, " LO GAK BAKAL BISA LEWAT, LADY!"
Karena terlalu fokus nutup Cantika, Allex salah. Di tikungan 5 yang ada genangan air, Allex malah buka gas terlalu cepat. Ban belakang ZX-25R nya SPIN! Motor Allex goyang! Hampir highside!
Cantika lihat celah sepersekian detik itu. Ini kesempatan satu-satu nya buat dia menyalip Allex.
Cantika gak ambil rem. Dia buka gas lebih awal dari Allex. Di tikungan 5 itu juga, Cantika ambil jalur yang lebih basah, yang di hindari semua orang. Resiko nya selip. Tapi dia percaya sama motor biru pinjaman nya itu.
Miring... Makin miring... Dengkul Cantika hampir nyentuh genangan air itu. Cantika lewat! Roda depan Cantika di depan roda depan Allex!
Satu sirkuit meledak!
" LADYYY! LADYYY! LADYY!"
Allex ngamuk, dia gak terima Cantika bisa melewati diri nya. Allex nempel ketat. Di trek lurus terakhir menuju finish, motor ZX-25R Allex yang 4 silinder jelas lebih kencang. Pelan-pelan dia sejajar lagi sama Cantika.
Dua motor sejajar di 130km/jam. Bahu ketemu bahu. 100 meter lagi finish. Allex di kanan, Cantika di kiri. Allex buka gas pol.
Cantika... Malah sedikit tutup gas sepersekian detik, lalu buka lagi pol!
Teknik yang di ajarin kakak kelas nya dulu: "Kalau motor lo kalah power, kagetin suspensi nya biar dapet hentakan."
JEDAG!
R25 biru itu menghentak ke depan!! Membuat semua orang terkejut bukan main. Foto finish di cek panitia. Layar besar sirkuit menampilkan
*1st - #33 CANTIKA - R25 BIRU - 0.07 DETIK DI DEPAN ALLEX.*
Hening 2 detik, lalu sorak sorai gila-gilaan. Cantika gak bisa berhenti, dia terus jalan sampai run-off area, lalu jatuhin motor pelan-pelan di rumput, dia sendiri duduk lemas di aspal. Helm nya masih di pakai, tapi bahu nya naik turun nangis. Alvaro lari sekenceng-kenceng nya, loncatin pagar pit menghampiri Cantika.
"LO GILA! LO GILA CAN! LO MENANG LAWAN JUARA KEJURNAS! HEBAT LO!! " Teriak Alvaro senang.
Bianca lari juga, peluk Cantika yang masih pakai helm nya.
Allex datang. Motor nya di matiin kasar. Dia buka helm, muka nya merah padam,, keringetan, dan tampan marah. Semua kira dia mau marah sama Cantika karena sudah di kalahkan. Tapi Allex cuma berdiri depan Cantika yang masih duduk lemas, lalu... ngulurin tangan.
"Gue benci ngakuin ini. Tapi lo... Pembalap beneran. Motor lo standar bisa ngalahin motor gue. Gue kalah sama lo." Ucap Allex yang sportif mengaku kalah. Cantika salaman dengan tangan gemetar.
"Motor nya yang bagus, Lex. Bukan gue." Jawab Cantika merendah, dia gak mau sombong karena mungkin ini juga suatu keberuntungan diri nya.
Malam itu, kartu hitam berisi kan uang satu miliar berada di tangan Cantika. Tapi yang lebih berharga, R25 biru itu pulang tanpa lecet sedikit pun jadi uang yang dia dapat tak akan berkurang karena harus ganti rugi.
Dito menghampiri Cantika yang masih duduk bersama Alvaro dan Bianca, Cantika masih memakai helm plus masker di wajah nya, begitu pun Bianca yang masih memakai masker.
" Selamat Ya, lo emang hebat.. Lo bener-bener hebat!!! Boyke bener kalau lo itu bisa di andalkan. " Ucap Dito.
" Lo gak usah berlebihan memuji gue, bang... Gue cuma kebetulan saja, dan mungkin gue lagi beruntung... " Ucap Cantika.
" Oh iya bang, lo nanti kirim nomor rekening ke nomor ponsel gue, nanti gue mau lo cariin motor bagus buat gue balap, biar gue gak pinjam punya Varo terus... Kasihan kalau lecet nanti dia di Krek sama bokap nya. " Ucap Cantika yang menirukan orang seperti di go*rok di leher nya pakai tangan.
" Hahaha... Lo bisa aja Tika.. Tapi serius ini, motor gue aman tanpa lecet sedikit pun... Lo bener-bener hebat. " Ujar Varo kagum.
" Nanti gue kirim ke nomor lo rekening gue... " Sahut Dito.
" Hmmm, gue balik dulu. " Ucap Cantika.
" Oke.. Hati-hati. " Jawab Dito.
Di perjalanan pulang, Cantika dibonceng Alvaro, motor biru itu di dorong pelan.
Cantika bisik ke Alvaro, "Var, inget ya... RAHASIA. Kalau ibu gue tau gue balapan 250cc, gue bisa di kunciin di kamar setahun. Dan yang pasti gue bakal di balikin lagi ke desa.. " Ucap nya.
Alvaro ketawa ngos-ngosan, "Rahasia aman. Tapi Can, besok-besok kalau mau balapan lagi, bilang dulu. Jantung gue mau copot liat lo di salip-salip tadi." Sahut Alvaro. Cantika ketawa di balik helm.
Rahasia mereka bertiga di kota, dan bertambah lagi dengan Dito yang tahu kalau Cantika jago balap namun mereka gak tahu kalau Cantika punya identitas lain yaitu Queen Racing, dan masih ada lagi yang Cantika rahasiakan.
**********
Happy Reading Guys. 🥰🤗