NovelToon NovelToon
Bersyukur Menikahimu

Bersyukur Menikahimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Cintamanis / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika
Popularitas:903
Nilai: 5
Nama Author: introvert girl

Pernikahan impian yang sudah dibangun dengan asa dan cinta akhirnya kandas, tidak pernah terbayangkan oleh Clarissa bahwa hidup nya tak seperti orang diluar sana. Dulu berharap memiliki pernikahan yang abadi sampai maut memisahkan dengan lelaki pilihannya. Perceraian tak terelakkan hingga membuat jiwanya terguncang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon introvert girl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenyataan Palsu

Mempertahankan rasa bukanlah hal yang mudah, tak jarang dalam perjalanan rumah tangga menemukan ada yang berubah. Sikap, perhatian, dan rasa yang sangat berbeda dengan awal pendekatan.

Degup jantung yang menari cepat kala akan bertemu pujaan hati perlahan akan luntur setelah mengenal satu sama lain cukup lama. Namun, rasa cinta tetap dapat tumbuh dalam pernikahan yang tetap bertambah usia. Komunikasi dan saling pengertian akan tetap menjadi bagian yang mengeratkan jarak antara kedua pasangan.

Berbeda dengan rumah tangga bahagia di luar sana, badai baru selalu datang menguji Clarissa. Setangguh karang yang tak gentar menghadapi kesangaran badai itu, berdiri anggun hingga siapapun yang melihatnya mengira dia adalah wanita cantik dan hebat.

Kali ini dia tak juga mengijinkan orang lain tahu kepiluan hatinya, atau menceritakan badai apa yang kali ini membuatnya berhasil bergeser dan mulai goyah. Dia adalah wanita yang hebat menyembunyikan rahasia.

Di kesendiriannya waktu dini hari menjadi pengalaman baru dalam hidupnya, menikmati tangisan kala semua orang masih terlelap. Tidak ada yang menjadi saksi dari tangisan yang tertahan. Ruangan itupun hanya menjadi saksi bisu tanpa mengenal rasa kasihan terhadap tuannya.

Pikirannya mencambuknya berulang kali memberi peringatan untuk berhenti menatap namun hatinya tetap bertahan ingin mengetahui lebih dalam tentang kenyataan yang beberapa jam lalu didapatkannya.

Membaca ulang seluruh pesan dari kedua sejoli yang dilanda badai asmara hingga mengabaikan perasaan lain yang akan terguncang bahkan hampir gila.

Air mata mencoba memberi penghiburan untuk melegakan emosinya yang kian menegang. Di usapnya berulang kali dengan telapak tangan yang ikut menjadi penghibur meski sesekali di usapkan pada selimut tipis yang bertengger dibahu wanita itu.

TV yang biasanya bersuara ramai kini hanya padam tak ingin mengusik tuannya. TV itu dibiarkan padam sejak penghuninya menduduki sofa yang tepat berhadapan beberapa depa dari layar itu. Penghuninya lebih tertarik menatap layar kecil yang cukup dalam genggamannya.

Hatinya bagai dicambuk setiap kali membaca kalimat romantis yang dilontarkan dari sosok yang paling dia banggakan selama ini. Masih ragu dan bertanya kembali ke sanubarinya. Apakah ini benar sosok suaminya Ethan, yang selalu mencintainya?

Dulu Ethan adalah lelaki yang lembut dan penuh perhatian. Perlakuannya yang hangat dan penuh cinta menjadi alasan kuat Clarissa kian jatuh hati padanya. Selama menjalin hubungan, Ethan adalah sosok yang banyak mengalah dan menuruti segala sifat manja Clarissa.

Hal itu menjadi momen manis yang selalu dikenang Clarissa sampai saat ini. Wanita yang hanya didekap rasa kecewa itu hanya menangis dan membaca ulang semuanya.

Pikirannya sungguh dibutakan oleh cinta tulus, tidak sadar telah kehilangan jati dirinya dan terlalu lama bertahan di masa lalu. Tidak peduli dengan semua rasa sakit yang didapat, baginya Ethan tetaplah lelaki yang sangat mencintainya sama seperti awal menyatakan cinta, masa pacaran hingga kini.

Wanita malang itu tidak mampu membedakan antara cinta tulus dan cinta sepihak. Kenangan indah masa lalu membuatnya tertidur dan bermimpi indah di dalamnya. Tidak ada satupun yang mampu membangunkannya dan membebaskannya dari mimpi buruk yang berpura-pura menjadi pernikahan idaman.

Wanita malang yang sesekali masih menggelengkan kepala, meski kenyataan telah sekuat palu yang memukul gong hingga suaranya bergetar dan menggema hebat memenuhi seluruh indranya. Tetap menggelangkan kepala dan menepis kuat bahwa suami yang sangat dicintainya tidak mungkin berkhianat.

"Ini bukannya Ethan, ini adalah kekeliruan" Pernyataan itu sesekali bergetar di bibirnya yang tak bersuara.

Matanya tak lagi menatap layar yang digenggamnya sejak tadi, hanya tatapan sayu yang jauh menerawang ke arah gorden yang sedikit memancarkan cahaya kabut dari luar.

Tatapan yang membawanya melamun tanpa tepi, membayangkan apa yang bisa dia lakukan setelah semua ini. Apa yang bisa dia lakukan untuk mempertahankan rumah tangganya, dan apa yang harus dia lakukan agar hati Ethan tetap utuh sempurna sebagai miliknya.

Tenaganya cukup terkuras setelah badai kemarin sore yang terus berlanjut hingga dini hari. Tanpa memberi jeda untuk merenungkan semuanya, terus memaksa meyakinkan apa yang ditangkap matanya.

Tenaganya telah habis setelah pikiran berisik menyoraki keluguan hatinya, Air matanya yang berulang kali tumpah dan raganya yang dipaksa tegap meski sudah terlihat ingin roboh.

Lamunan itu jauh menerawang hingga matanya berkedip sesekali memohon jeda. Tubuh itu roboh juga diatas sofa yang sudah akrab dengannya setelah beberapa kali menemani merebahkan diri.

Selimut tipis bahkan lebih setia dari manusia yang sangat diharapkan kehadirannya sekedar memeluk dan menguatkan. Selimut tipis yang menemani malamnya beberapa kali yang mampu memberikan ketenangan sejenak.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!