NovelToon NovelToon
Quantum Xuan

Quantum Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aditya Jetli

Dia Xuan Huan. seorang pejuang tingkat sembilan. Programmer sekaligus hacker yang sangat ditakuti. Banyak lawan yang sudah ditaklukkan, bahkan ada yang berkeinginan untuk menjalin kerja sama.

Proyek terakhir yang Ia kerjakan, adalah proyek kecerdasan buatan, yang bisa menjelajahi alam semesta. Penuh dengan kode kode rumit dan mencengangkan.

Quantum Xuan, itulah nama programnya. Tapi karena program itu dia harus mati, dan jiwanya ditempatkan pada tubuh seorang gadis lemah 12 tahun ke belakang, yang juga mati karena penganiayaan. Lalu bisakan tubuh dengan jiwa Xuan membalas dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aditya Jetli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Membangkitkan kekuatan

Empat hari kemudian, atau satu minggu setelah janji setia Alpha dan yang lainnya.

Xuan Nindya saat ini sedang berhadapan dengan Raka, Gita dan yang lain.

Di hadapan mereka Ia bertanya." Waktu kalian berusaha mencelakai ku dulu, ada 29 orang yang terlibat. 7 diantaranya adalah kalian. Tapi tidak termasuk Raka."

"Jadi sebutkan satu persatu selain kalian, karena mulai hari ini aku akan membuat perhitungan dengan mereka!" ujarnya.

"Lapor ketua! Selain kami, dari IPA dua. masih ada lagi 6 lainnya. Mereka berasal dari empat jurusan, yaitu IPA, IPS, Informatika dan Bahasa."

"Tapi sekarang mereka sudah mengajukan pindah, dan surat pindahnya sudah keluar. Diantara mereka ada dua yang pindah ke luar negeri, yaitu Niken dan Bella. Yang lainnya adalah Maya. Sari, Sinta dan Nur."

"Mengenai kemana mereka pindah, kami tidak mengetahuinya ketua." jawab Gita, yang memang selama ini vokal suaranya.

"Lalu yang 16 lainnya, apakah mereka juga berasal dari sekolah ini, atau mereka memang benar benar siswa putus sekolah?"

"Benar ketua, 16 orang itu dulunya memang berasal dari sekolah ini, tapi baru kelas 10 mereka sudah dikeluarkan, karena ketahuan mengedarkan barang terlarang."

"Jadi pihak sekolah bekerjasama dengan petugas kota menangkap mereka semua, dan menjatuhkan hukuman selama beberapa tahun."

"Sekarang mereka sudah bebas, dan memulai lagi usaha mereka untuk menghancurkan generasi muda seperti kita."

"Namun untungnya kami semua tidak terpengaruh. Kami hanya membutuhkan tenaga mereka saja untuk mencelakai ketua."

"Sekarang kami baru menyesal, dan tahu bahwa perbuatan itu tidak baik. Oleh karena itu maafkan kami ketua!" jawab Gita, yang masih menjadi juru bicara mereka. sambil menundukkan kepalanya dalam dalam ke arah Nindya.

"Lalu bagaimana dengan mu Raka. Apakah kamu termasuk salah satu anggota komplotan mereka?"

"Tidak ketua. Saya hanya memanfaatkan tenaga mereka saja, dan tidak pernah berbaur dengan mereka. Jadi darahku dan darah mereka semua masih bersih, jauh dari barang barang terlarang itu."

"Kalau ketua tidak percaya, silakan ambil darah kami, dan lakukan pengujian untuk membuktikannya."

"Tidak perlu. Aku sudah menyelidiki asal usul kalian, termasuk keluarga, dan mendapati kalian semua ini memang masih bersih. Yang kurang hanya sifat buruk kalian saja."

"Kedepannya aku ingin kalian belajar, bahwa tidak selamanya yang lemah itu tidak bisa melawan, termasuk aku juga Kirana."

"Jadi sekarang dengarkan. 16 orang orang itu termasuk 6 perempuan dari sekolah kita yang sudah pindah itu keberadaannya sudah aku ketahui. Tinggal mengeksekusinya saja."

"Beruntung mereka tidak termasuk kelompok Alpha. Mereka berasal dari kelompok lain, yang keberadaannya juga sangat meresahkan."

"Lokasi mereka sekarang berada di Bantar Gang. Tapi bukan rumah mereka, hanya markas sementara saja. Jadi aku ingin Raka menyelidikinya ke sana."

"Aku kasih waktu satu hari untuk kau memverifikasi kebenaran berita itu. Setelah terbukti segera laporkan padaku, agar segera mengambil tindakan."

"Baik ketua!" jawab Raka.

"Tapi bagaimana dengan kekuatan ku ketua. Sampai saat ini kekuatanku masih nol. Saya rasa akan sangat sulit untuk melawan mereka." sambungnya.

"Benar ketua. Kekuatan kami bertujuh juga masih nol Bagaimana kami pantas untuk mendampingi anda?" sela Gita.

"Kalian tenang saja. Aku akan merubah kekuatan kalian dari nol menjadi 1.000. Tapi syaratnya kalian harus kuat."

"Jika kalian menyerah sebelum prosesnya selesai, maka kalian semua akan mati, dan tidak ada yang bisa disalahkan untuk itu. Jadi aku harap kalian berpikir sebelum melakukannya."

"Namun setelah proses yang menyakitkan itu selesai, maka kalian akan menjadi orang baru yang sulit untuk dikalahkan. Bagaimana, apa kalian sanggup dan bersedia?" jawab Nindya.

"Kami sanggup dan bersedia ketua!"

Tanpa berpikir panjang kedelapan orang itu langsung menjawabnya. Padahal mereka belum tahu, bahwa proses untuk menjadi kuat itu tidak lah mudah, dan taruhannya adalah nyawa.

Namun karena terikat janji setia antara tuan dan bawahan, maka mereka sanggup melakukannya.

"Bagus! Sekarang duduklah dengan teratur. Atur jarak antar masing masing tiga meter. agar aku bisa mengawasi kalian."

"Untuk mu Raka, kau duduk di bagian depan, dan untuk mu Gita, duduk lah di sebelah kiri Raka, karena aku ingin segera merubah kalian menjadi kuat."

"Baik ketua!" jawab mereka. Kemudian melakukan seperti yang diperintahkan.

Satu menit kemudian. "Lili, kau dampingi dan awasi mereka. Aku tidak ingin proses transfer energi ini terganggu."

"Jika mendapati ada yang tidak beres segera atasi. Karena kekuatan mu sekarang sudah berada di level tiga. Sama dengan kekuatan 3.000 ekor tenaga kuda, dan 1.500 ekor tenaga gajah."

"Jadi tidak akan jadi masalah untuk mengatasi kekacauan tersebut. Oleh karena itu, segera kerjakan!"

"Siap Nona!"

Satu menit kemudian. "Quan, keluarkan delapan ramuan pembangkit, dan pemurni energi. Berikan itu pada mereka secara mengambang. Setelah itu bantu mereka untuk menembus batasan!" perintah Nindya.

[Baik tuan]

"Kalian sudah siap? Sekarang buka mata kalian. Lihatlah botol botol Giok yang mengambang di depan kalian itu. Itu adalah esensi darah binatang purba, yang mampu merubah orang biasa menjadi kuat."

"Ambil dan telan. Lalu biarkan Ianya mengalir di aliran darah, nadi, otot dan dantian kalian. Setelah satu menit, maka kalian akan merasa sakit yang cukup menyakitkan. Tapi setelah tiga menit berikutnya, semuanya akan menjadi enak."

"Saat itulah kalian akan merasakan kekuatan yang sudah mulai tumbuh, dan saat itu jugalah kalian akan menjadi orang baru."

"Jadi segera lakukan, karena aku tidak bisa terlalu lama menunggu." ucap Nindya.

Lalu memperhatikan, dari delapan orang bawahannya itu tidak ada yang ragu. Langsung mengambil botol Giok, dan menuangkan isinya ke mulut masing masing.

Menit pertama tidak terjadi apa apa, tapi menit kedua cairan itu sudah mulai bereaksi, karena esensinya sudah menembus titik meridian juga otot serta daging mereka.

Menit kedua pertengahan, ledakan yang cukup besar dari dalam tubuh mereka terdengar. mengakibatkan tubuh bergetar liar. Disusul oleh darah berwarna hitam keluar dari mulut, hidung, dan telinga mereka.

Bahkan dari pori pori juga terlihat, merembes secara perlahan, menandakan organ dalam mereka sedang dimurnikan, dan itu sakitnya tidak terperikan.

Kirana yang melihat itu menjadi. khawatir. Tapi dia yakin akan keputusan dari tuannya.

Sementara Quan Huan hanya tenang tenang saja, karena dia telah memasang formasi yang bisa membalikkan keadaan.

Jika mereka tidak tahan, maka Quan Huan akan menambahkan energi penyembuh ke arah mereka.

Sedangkan Xuan Nindya, saat ini dia sedang fokus menyalurkan energinya ke arah delapan orang itu, dan hasilnya proses transfer energi berjalan dengan mulus.

Namun di tengah tengah rasa sakit juga penyiksaan, enam dari delapan orang itu menjerit kesakitan.

Suara mereka sangat menyayat hati, seperti memohon agar proses itu dihentikan. Tapi Xuan Nindya tidak mau tau. Dia terus saja mentransfer energinya ke arah delapan orang itu tanpa belas kasihan, dan hasilnya adalah

Booomm. Boom, Boom.

Delapan kali terdengar suara teredam, dan delapan kali pula terjadi lonjakan.

Udara langsung terdistorsi. Angin yang bertiup lembut mendadak menjadi liar.

1
azka aldric Pratama
saking bagusnya,gk bisa komen apa2👏👏👏👏
azka aldric Pratama
hadir moga bagus
irawan muhdi
lanjut thor 👍
Lely Riza U
ceritanya sangat menarik👍
Bambang Widono
mantab lanjut Thor👍🙏🙏🙏💯💯💯💯💯👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏
Aditya Jetli: Terima kasih Kak. Baru kali ini buat Novel yang MC nya Perempuan. Dukung terus ya kak. biar tambah semangat
total 1 replies
Aditya Jetli
Tinggalkan jejak setelah membaca ya. walau hanya like saja. Itu sudah jauh lebih baik dari tidak sama sekali. Ditunggu kebaikannya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!