NovelToon NovelToon
Takdir Kaisar Primordial

Takdir Kaisar Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Lin Xuan, seorang pemuda dari keluarga cabang Klan Lin di Benua Azure yang memiliki "Akar Spiritual Cacat", selalu dihina dan ditindas. Saat sekarat karena dikhianati oleh tunangannya sendiri demi merebut harta peninggalan orang tuanya, darahnya tanpa sengaja membangkitkan Mutiara Kekacauan Primordial yang bersemayam di kalung usangnya. Mutiara ini tidak hanya memperbaiki akar spiritualnya, tetapi juga memberinya warisan teknik terlarang dari era sebelum alam semesta terbentuk. Inilah awal perjalanannya menentang Surga, membelah galaksi, dan menapaki jalan menuju keabadian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Monopoli Sempurna dan Tuan Muda Shen

​Sinar matahari pagi menembus celah-celah atap gubuk bambu yang bocor di Puncak Pedang Patah. Lin Xuan duduk bersila di atas ranjang kayu yang berderit, menghembuskan napas panjang yang membentuk panah udara putih sejauh tiga meter.

​Di dalam Dantiannya, Mutiara Kekacauan Primordial berputar lambat, memancarkan fluktuasi energi yang kuat namun... lapar.

​"Fisik Tulang Besi Kulit Giok dan kultivasi Pembentukan Fondasi tingkat 2 memang luar biasa," gumam Lin Xuan sambil membuka mata. "Tapi konsumsi energinya sepuluh kali lipat lebih besar dari kultivator biasa. Energi spiritual alami di Puncak Pedang Patah ini terlalu tipis untuk menyokong terobosanku ke tingkat 3."

​"Tentu saja, bocah!" dengus Sang Demon Venerable. "Mutiara Kekacauan adalah pusaka penciptaan. Ia memakan langit dan bumi! Kau butuh Batu Roh tingkat menengah, atau lebih baik lagi, ratusan porsi ramuan spiritual tingkat 3 untuk dijadikan pil. Berdiam diri di gubuk reyot ini hanya akan membuatmu berkarat seperti pedang besimu itu."

​Lin Xuan mengangguk setuju. Ia memiliki teknik Seni Alkimia Api Kekacauan, namun ia kekurangan modal awal berupa bahan mentah.

​Ia bangkit, merapikan jubah hitamnya, dan berjalan keluar. Sang Guru, Feng Wuchen, tidak terlihat di mana pun, kemungkinan masih pingsan karena mabuk di suatu sudut Makam Pedang Kuno. Tanpa berpamitan, Lin Xuan memanggil sebilah pedang terbang fana hasil rampasan dari cincin Tetua Agung Klan Lin, lalu melesat menuruni gunung menuju Plaza Perdagangan Murid Luar.

​Plaza Perdagangan adalah area paling ramai di Sekte Pedang Bintang. Ribuan Murid Luar dan beberapa Murid Dalam berkumpul di sini untuk menukar gulungan teknik, pil, senjata, dan inti monster spiritual yang mereka dapatkan dari misi sekte.

​Saat Lin Xuan berjalan menyusuri deretan kios yang padat, matanya menangkap pemandangan yang tak asing.

​Di sudut plaza, Shen Jin—pemuda gemuk dari keluarga pedagang kaya yang ia temui di ujian masuk—sedang dikelilingi oleh tiga Murid Luar senior. Kios kecil milik Shen Jin yang memajang beberapa jimat pelindung tampak berantakan.

​"Hei, Babi Gemuk! Kau pikir karena ayahmu ketua Kamar Dagang Emas di dunia fana, kau bisa berjualan seenaknya di sini?" bentak seorang pemuda berwajah bopeng, yang auranya berada di Kondensasi Qi tingkat 8. "Ini adalah wilayah Puncak Api Surgawi. Serahkan lima puluh Batu Roh tingkat rendah sebagai biaya keamanan setiap bulan, atau kami akan menghancurkan kiosmu setiap hari!"

​Shen Jin mengusap keringat di dahi buncitnya, wajahnya memerah karena marah namun ia berusaha menahan diri. Sebagai murid baru, melawan senior adalah bunuh diri.

​"Kakak Senior, lima puluh Batu Roh terlalu mahal! Keuntunganku sebulan bahkan tidak sampai sepuluh Batu Roh. Bagaimana kalau—"

​Brak!

​Pemuda bopeng itu menendang meja Shen Jin hingga terbelah dua. Jimat-jimat berjatuhan ke tanah berlumpur. "Jangan menawar! Kalau kau tidak punya Batu Roh, serahkan jubah sutra pertahananmu itu!"

​Tepat saat tangan pemuda bopeng itu hendak mencengkeram kerah Shen Jin, sebuah tangan yang sedingin es dan sekeras baja mencengkeram pergelangannya dari belakang.

​"Dia bilang dia tidak punya. Apa telingamu tersumbat kotoran babi?"

​Suara datar nan dingin itu membuat ketiga senior tersebut merinding. Pemuda bopeng itu menoleh dengan marah, bersiap mengutuk, tetapi kata-katanya tertahan di tenggorokan saat melihat mata kelabu Lin Xuan yang memancarkan niat membunuh tipis.

​"S-Saudara Lin!" Shen Jin membelalak kegirangan, seolah melihat dewa penyelamat turun dari langit.

​"Lepaskan tanganku, bocah! Kau berani ikut campur urusan Puncak Api Surgawi?!" ancam pemuda bopeng itu, mencoba menarik tangannya, tapi cengkeraman Lin Xuan tidak goyah satu milimeter pun.

​Lin Xuan tidak repot-repot berdebat. Ia hanya memutar pergelangan tangannya sedikit ke bawah.

​KRAAAK!

​"AAARRGGHH!" Pemuda bopeng itu menjerit histeris saat tulang pergelangan tangannya patah menjadi sudut yang tidak wajar. Ia jatuh berlutut, wajahnya pucat pasi menahan sakit. Dua temannya yang ketakutan langsung mundur beberapa langkah.

​"Kembali ke puncakmu, dan beri tahu anjing-anjing alkemis di sana," ucap Lin Xuan santai, melepaskan tangan pemuda itu. "Mulai hari ini, kios ini berada di bawah perlindunganku. Jika kalian berani menagih biaya keamanan lagi, aku akan menagih nyawa kalian sebagai bunganya. Pergi."

​Ketiga senior itu lari terbirit-birit tanpa berani menoleh ke belakang, memapah teman mereka yang lengannya patah.

​Shen Jin buru-buru merapikan pakaiannya dan menangkupkan tinjunya dalam-dalam. "Saudara Lin! Kau benar-benar naga di antara manusia! Kudengar kau memicu Resonansi Pedang dan diperebutkan oleh semua Master Puncak. Aku mengira kau sudah lupa pada teman gemukmu ini!"

​Lin Xuan tersenyum tipis. "Aku bergabung dengan Puncak Pedang Patah. Dan aku datang ke sini bukan hanya untuk menyelamatkanmu, Shen Jin. Aku datang untuk berbisnis."

​Mendengar kata "bisnis", mata sipit Shen Jin langsung berbinar-binar seperti koin emas yang baru dipoles. Naluri pedagangnya bangkit. "Bisnis apa, Saudara Lin? Selama itu bisa menghasilkan uang, Shen Jin ini siap mengikutimu hingga ke neraka!"

​Lin Xuan mengeluarkan sebuah botol giok putih dari lengan jubahnya dan melemparkannya ke Shen Jin.

​Shen Jin menangkapnya, mencabut sumbat botol, dan mengendus isinya. Sedetik kemudian, matanya melotot hingga nyaris keluar dari rongganya. Tangannya yang gemuk bergetar hebat.

​"I-ini... Pil Kondensasi Qi! T-tapi... aromanya... kemurniannya..." Shen Jin menuangkan satu butir pil ke telapak tangannya. Pil zamrud itu memancarkan cahaya redup, dan di permukaannya terdapat empat garis awan yang terbentuk secara alami.

​"PIL TINGKAT SEMPURNA DENGAN EMPAT POLA AWAN?!" jerit Shen Jin tanpa sadar, suaranya melengking seperti babi yang disembelih, menarik perhatian beberapa murid di sekitar alun-alun. Ia buru-buru menutup mulutnya sendiri dan menarik Lin Xuan ke sudut yang sepi.

​"Saudara Lin... dari mana kau mencuri ini?! Bahkan Master Puncak Api Surgawi, yang merupakan Alkemis Tingkat 4, hanya memiliki peluang sepuluh persen untuk menghasilkan pil dengan tiga pola awan! Pil ini 100% murni tanpa racun erysipelas. Satu butir saja harganya bisa mencapai seratus Batu Roh tingkat rendah!"

​"Aku tidak mencurinya. Aku membuatnya," jawab Lin Xuan tenang.

​Ia menepuk bahu Shen Jin. "Aku punya teknik alkimia kuno, tapi aku kekurangan modal bahan obat, dan aku benci mengurus penjualan. Kau punya bakat berdagang dan koneksi Kamar Dagang Emas. Mulai hari ini, kita bermitra. Aku yang menyuplai pil, kau yang menjual dan mencari bahan mentah. Keuntungan kita bagi 70-30. Setuju?"

​Napas Shen Jin memburu. 30 persen dari penjualan pil tingkat sempurna? Itu adalah tambang emas yang tak ada habisnya! Jika ia membawa pil ini ke pelelangan keluarganya, ayahnya pasti akan menangis bangga!

​"Setuju! 10.000 kali setuju, Kakak Besar Lin!" Shen Jin nyaris bersujud.

​Hanya dalam waktu dua jam, Shen Jin telah menyewa kios paling besar di pusat Plaza Perdagangan dengan sisa tabungannya. Ia memasang spanduk raksasa berwarna emas yang mencolok: Paviliun Kekacauan - Menjual Pil Tingkat Sempurna, Menolak Barang Sampah!

​Slogan provokatif itu langsung menarik kerumunan besar. Ratusan Murid Luar dan Dalam berkumpul, awalnya penuh keraguan. Namun, ketika Shen Jin memamerkan sebutir Pil Kondensasi Qi Sempurna di dalam kotak kaca, fluktuasi energi murni yang terpancar membuat seluruh kerumunan menjadi gila.

​"Seratus Batu Roh untuk satu butir! Aku beli tiga!"

"Minggir! Aku butuh pil itu untuk menembus kemacetan tingkat 9! Aku bayar seratus lima puluh Batu Roh!"

​Batu Roh tingkat rendah dan menengah mengalir ke kantong Shen Jin seperti air bah. Hanya dalam satu jam, dua puluh butir pil yang dibawa Lin Xuan ludes terjual, menghasilkan lebih dari tiga ribu Batu Roh tingkat rendah!

​Lin Xuan berdiri di belakang kios, mengamati tumpukan Batu Roh yang bersinar di dalam cincin penyimpanan Shen Jin dengan kepuasan. Dengan ini, ia bisa membeli Teratai Darah dan Inti Monster Tingkat 3 untuk memurnikan pil tahap selanjutnya.

​Namun, bisnis yang terlalu bersinar pasti akan menarik lalat beracun.

​"MINGGIR SEMUA! JALAN UNTUK TETUA MUDA PUNCAK API SURGAWI!"

​Kerumunan tiba-tiba terbelah secara paksa. Belasan murid berseragam merah menyala melangkah masuk dengan angkuh. Di depan mereka, berjalan seorang pemuda berwajah arogan dengan lencana alkemis bintang dua di dadanya. Ia adalah Wang Teng, Murid Inti Puncak Api Surgawi sekaligus jenius alkimia nomor satu di bawah generasi tetua. Kultivasinya berada di Pembentukan Fondasi tingkat 3.

​Di belakang Wang Teng, pemuda bopeng yang tangannya dipatahkan Lin Xuan tadi pagi menunjuk dengan gemetar. "K-Kakak Senior Wang! Itu dia! Bocah berjubah hitam itu yang mematahkan tanganku dan merebut pasar kita!"

​Wang Teng berhenti di depan meja Shen Jin. Matanya menyapu spanduk 'Menolak Barang Sampah' dengan tatapan membunuh. Mengatakan pil selain milik mereka adalah sampah? Ini adalah tamparan langsung ke wajah Puncak Api Surgawi!

​"Kau yang bernama Lin Xuan?" Wang Teng mendengus meremehkan, menatap Lin Xuan yang tampak tak lebih dari kultivator Kondensasi Qi di matanya. "Beraninya murid dari Puncak Pedang Patah yang reyot menjual pil palsu di plaza ini dan melukai muridku. Shen Jin, serahkan semua Batu Roh hasil penipuan kalian dan pil palsu itu padaku sekarang untuk disita sekte!"

​Shen Jin menelan ludah, tubuh gemuknya bersembunyi di belakang Lin Xuan. "K-Kakak Lin... Wang Teng ini kejam. Kakeknya adalah Tetua Hukum Sekte..."

​Lin Xuan perlahan menyilangkan tangannya di dada. Matanya yang kelabu menatap Wang Teng dengan kebosanan yang mendalam.

​"Pil palsu?" Lin Xuan tersenyum sinis. "Seorang alkemis bintang dua berani menyebut pil dengan empat pola awan sebagai pil palsu? Matamu buta, atau otakmu yang memang terbuat dari ampas obat?"

​Kerumunan menahan napas. Pemuda ini benar-benar tidak kenal takut!

​Wajah Wang Teng memerah padam karena amarah. "Sombong! Mencoba memprovokasi alkemis Puncak Api Surgawi soal pil? Baiklah! Jika kau benar-benar tidak menjual pil palsu, beranikah kau bertaruh denganku dalam Tanding Tungku Alkimia (Alchemy Cauldron Battle) di Arena Hidup dan Mati besok siang?!"

​"Jika kau kalah," Wang Teng menyeringai kejam, "Kau harus menyerahkan resep pil itu, menyerahkan semua keuntunganmu, dan memotong kedua tanganmu!"

​Lin Xuan pura-pura berpikir sejenak, lalu matanya berkilat licik. "Dan jika kau yang kalah?"

​"Hahaha! Aku? Kalah dari murid yang berlatih dengan pedang patah?" Wang Teng tertawa terbahak-bahak. "Jika aku kalah, aku akan menyerahkan tungku kelasku, Tungku Api Naga Giok, dan sepuluh ribu Batu Roh tingkat menengah kepadamu!"

​Lin Xuan langsung menepuk meja hingga hancur menjadi serbuk.

​"Sepakat. Siapkan tungkumu dengan baik, Tuan Muda Wang. Karena besok siang, aku akan memastikan kau tidak akan pernah bisa memurnikan pil lagi seumur hidupmu.

1
Nanik S
Pasti Lin Feng
Nanik S
Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan
Nanik S
Mantap sekali tampar giginya rontok
Nanik S
Hadir semoga menjadi cerita yang bagus
hahaahaha
Luar biasa
Fatur Fatur
cepat bantai jendral long teng dengan cara paling kejam thor ambil semua sumber dayanya
Fatur Fatur
cepat bantai chukang beserta keluarga dan leluhurnya thor serap semua kultivasi mereka untuk ranah kultivasi mcnya naik
Hendri Doenan
Hancuuuuuuurkaaaaaaaaan..
Aji Note
bagus
dan kalau bisa update nya jangan lama lama
MelodyStar
lagi 😆
Fatur Fatur
cepat bikin mcnya bantai kaisar itu dengan cara paling kejam bikin mcnya ambil alih Kekaisaran naga Azure thor bikin kaisar itu mengutuk putranya karena berani mengusik mcnya
Fatur Fatur
cepat bantai Kekaisaran naga Azure thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!