NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

Akhir pekan ini Luella terlihat sangat santai. Tidak ada klien VIP yang harus ia temui, ataupun tidak ada gangguan dari Henry, Cal ataupun Edric.

 

Luella membuka pintu rumahnya, mencoba menghirup udara segar. Matanya menatap lingkungan sekitar rumahnya. Belum begitu terang, matahari belum terbit.

 

Udara pagi ini begitu segar, karena semalam di guyur hujan nyaris sampai pagi.

 

“Pagi Luella” sapa Cal.

 

“Astaga” Luella terkejut, karena Cal sudah duduk di kursi teras rumahnya.

 

“Pak Cal, kok ada disini?”

“Hahaha… saya biasanya lari kalau weekend. Dan saya inat kamu tinggal disekitar sini. Saya pikir, saya mau ajak kamu lari setelah itu kita bisa sarapan bubur”

“O-oh, baik Pak. Saya ganti baju dulu, Pak Cal silahkan masuk”

“Thank you Luella”

 

Cal masuk bersama Luella, setelah itu Luella meninggalkan ruang tamu dan menuju kamar untuk mengganti pakaiannya. Dengan riasan tipis, Luella sudah siap untuk pergi lari pagi bersam Cal.

 

“Saya sudah siap Pak” ucap Luella.

 

“Perfect. Kita berangkat sekarang”

 

Luella dan Cal meninggalkan rumah, belum ada warga yang bangun karena memang hari ini akhir pekan. Setidaknya Luella aka naman dari bahan gosip ibu-ibu yang menjadi tetangganya.

 

“Pak Cal jalan kaki?”

“Iya, saya memang mau lari Luella. Kalau saya niatnya ajak kencan kamu, saya pasti bawa mobil”

“Hehe Pak Cal bisa aja”

“Let’s go Luella, kita run”

“Siap Pak”

 

Cal dan Luella mulai berlari kecil, mereka menikmati pagi bersama orang-orang yang juga sedang melakukan kegiatan yang sama.

 

Luella tidak pernah berolahraga sebelumnya, mungkin ia hanya melakukan beberapa kali di tempat gym. Tapi kali ini berbeda, Luella menghirup udara segar, bertemu dan menyapa dengan orang yang bahkan ia tidak kenal.

 

“Kamu suka vibesnya?” tanya Cal

 

“Suka Pak, terimakasih” jawab Luella.

 

Cal mulai berhenti, dia tidak ingin Luella kelelahan, kemudian mereka sedikit mengatur nafasnya supaya tidak tersengal.

 

Keduanya terlihat sedang bercanda satu sama lain namun tetap dalam batas wajar, dan Luella tidak ingin dianggap sebagai karyawan yang tidak sopan atau berlebihan.

 

“Itu penjual buburnya. Kita makan” Ucap Cal yang dijawab anggukan kecil oleh Luella.

 

Luella masih terpesona dengan Cal, sebagai CEO dia bahkan mau makan di pinggir jalan, berolahraga di luar ruangan, bahkan berbicara dengan beberapa orang yang tidak ia kenal dengan santai tanpa menunjukan sisi arogannya.

 

“Kok ngelamun” ucap Cal.

 

“Oh maaf Pak”

“It’s okay Luella. Sudah lapar?”

“Belum terlalu Pak, Pak Cal sudah lapar?”

“Belum, justru saya hawatir kamu yang lapar”

“Oh astaga, maaf Pak”

“Santai, kita bisa nikmatin makanan, karena semakin siang ini akan semakin ramai”

“Pak Cal sering makan disini?”

“Sering, karena bubur disini enak Luella”

“Pak Cal selalu tau tempat makanan enak”

“Iya haha saya suka kuliner. Kamu biasanya ngapain kalau weekend?”

“Gak ada sih Pak, dirumah saja. Atau pergi sama Sarah, yang kemarin bersama saya”

“Oh, kalian kenal sejak kerja atau kapan?”

“Kami berteman dari masih kuliah Pak”

“Wah, sahabat ya”

“Hehehe betul Pak”

“Kalau Henry, mantan kamu?”

“Benar Pak”

“Henry dulu sangat kacau saat kamu menikah Luella. Henry juga akan segera tunangan, dia sudah bilang?”

 

DEG!

 

“Tunangan??” Tanya Luella

 

“Iya, dengan Grace. Model dan sekaligus juniornya di kampus, dulu”

“Oh, saya tidak tahu Pak”

“Saya tidak yakin, tapi kalau kamu tidak diundang, mungkin kamu bisa menemani saya ke acara tersebut”

“Pak Cal yakin?”

“Kenapa tidak?”

“Baik Pak”

 

“Saya yakin kamu tidak diundang. Henry mencintai kamu, dan masih. Tapi Henry tidak ada pilihan lain. Grace itu pilihan orangtua Henry” jelas Cal

 

Luella hanya mengangguk pelan, ada rasa kecewa namun ia tidak berhak. Mungkin kedatangan Henry kemarin memang untuk mengisi kekosongannya, bukan untuk benar-benar kembali seperti dahulu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!