NovelToon NovelToon
Sang Pewaris Tersembunyi

Sang Pewaris Tersembunyi

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:63.4k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Darrel melepaskan gemerlap kemewahan keluarganya dan memilih hidup sederhana demi wanita yang mencintainya. Namun, pengorbanannya berbuah pahit: sang istri justru meninggalkannya, karena tak tahan dengan kerasnya kehidupan pasca kemewahan.

Terpuruk dan seorang diri, Darrel harus menghadapi kenyataan pahit membesarkan kedua anak kembarnya. Akankah dia menyerah pada keadaan dan kembali pada kehidupan lamanya yang penuh kemudahan? Atau justru bangkit, menemukan kekuatan tersembunyi dalam dirinya, dan membuktikan bahwa dia mampu bangkit dan menemukan cinta sejati?

Kisah perjuangan seorang ayah yang terkhianati, demi masa depan kedua buah hatinya.

Temukan kisah mereka hanya di sini:

"Sang Pewaris Tersembunyi" karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21.

Sesampainya di alamat yang dituju, Darrel langsung memencet bel rumah tersebut. Tak lama kemudian pintu terbuka, muncullah seorang gadis manis dari dalam rumah.

Darrel tertegun, untuk sesaat matanya tidak bisa berpaling dari wajah manis gadis yang berdiri di depannya. Ingatan tentang kejadian tadi pagi mendadak muncul di benaknya—saat Zayn dan Zoey hampir tertabrak oleh motor yang dikendarai gadis ini. Dia terlalu sibuk melayani pembeli sehingga lalai menjaga kedua anaknya. Bahkan, gadis ini benar-benar marah besar dan mengomelinya dengan keras, menyalahkan dirinya yang kurang memperhatikan keselamatan anak-anaknya.

Sementara sang gadis juga tak kalah terkejut, wajah yang tadinya tersenyum ramah langsung berubah menjadi sedikit kaku, bibirnya tampak bergetar karena kejutan dan rasa tidak nyaman.

"Sayang...! Ada apa, kenapa lama sekali?" terdengar suara wanita dari dalam rumah, membuat keduanya tersentak dan saling memandang dengan wajah tersipu malu.

"I-iya, Ma. Sebentar!" seru gadis itu dengan suara lantang tepat di depan Darrel.

Dengan segera Darrel mencoba menguasai keadaan, mengangkat kotak pesanan dengan tangan yang sedikit gemetar. "A-atas nama Elvira, pesanan es americano dua dan espresso dua," ujarnya dengan suara yang coba dibuat tenang.

"Aaa...i-i-ya," jawab gadis bernama Elvira dengan sedikit tergagap, matanya menatap ke arah lain, seolah menyembunyikan pandangannya dari Darrel yang membuatnya salah tingkah.

"Hahhh...kenapa harus ketemu dia lagi di saat yang tidak tepat, sih? Aku pasti seperti orang bego di depannya saat ini dan wajahku sudah memerah sekarang," rutuknya dalam hati sambil mengusap-usap pipinya yang memang sedikit menghangat. Bukan karena jatuh cinta tetapi karena malu.

Darrel memberikan kotak berisi empat cup es kopi berukuran jumbo pada Elvira. Saat tangannya menyentuh tangan gadis itu untuk menyerahkan pesanan, keduanya sama-sama terkejut dan segera menarik tangan mereka kembali.

"Maaf, soal tadi pagi... Saya memang kurang hati-hati," ujar Darrel dengan suara rendah, tetapi terdengar sangat tulus. Kemudian memalingkan wajahnya sejenak karena malu.

Elvira terdiam sejenak, kemudian menghela nafas panjang. "Ah, mestinya saya yang meminta maaf. Tidak seharusnya saya marah-marah pada Anda," kata Vira pelan.

"Maafkan saya," sambungnya dengan sedikit membungkukkan badan.

"Sayang... mana kopinya?" terdengar lagi panggilan dari dalam rumah.

"Kalau begitu saya permisi, selamat malam," ucap Darrel undur diri.

"Terima kasih, kopinya sangat enak!" seru Vira, sesaat setelah menyesap es kopi espresso.

Darrel tersenyum sambil mengangkat tangannya lalu menyalakan motornya meninggalkan halaman rumah Vira.

"Oh, ya Tuhan, senyumnya...!" Vira terbengong sambil menutup mulutnya menatap kepergian Darrel.

"Sayang, ada siapa, sih? Lama banget?" Sang ibu akhirnya datang menghampiri.

"Nggak ada siapa-siapa kok, Ma. Itu tadi kurirnya salah ngasih kembalian," kata Vira sedikit salah tingkah.

Mama Rissa tampak mengernyit heran. "Bukannya...Adik sudah membayar lewat aplikasi?" tanyanya sedikit bingung.

"Terus itu, kenapa muka Adik memerah?" tanya Mama Rissa tampak curiga

"Ah, iya kah?" Vira memegang pipinya yang terasa hangat. Ia semakin salah tingkah, lalu menyerahkan kotak kopi pada mamanya. Sedangkan gadis itu langsung kabur yang membuat pikiran mamanya dipenuhi tanda tanya.

.

.

.

Sementara itu, Darrel memacu motornya membelah jalanan malam hari dengan kecepatan sedang. Angin malam menyapa lembut wajahnya di balik helm yang dipakainya. Dia bisa merasakan dari belakang Zayn memeluknya dengan erat.

Lima belas menit kemudian sampailah mereka di rumah. "Akhirnya, kita sampai di rumah ya, Pa," ucap Zoey setelah Darrel menurunkannya dari atas motor.

Darrel dengan hati-hati melepaskan selendang yang dia gunakan untuk mengikat tubuh Zayn di pinggangnya agar tidak jatuh. "Alhamdulillah, ayo kita masuk," ajaknya. "Cuci tangan dan kaki, gosok gigi lalu tidur."

"Siap, Papa." Kedua bocah itu masuk ke rumah lalu mengerjakan apa yang disuruh oleh ayahnya.

Sebelum mereka tidur, seperti biasa Darrel membacakan dongeng terlebih dahulu sampai akhirnya keduanya tertidur pulas. Darrel menghela napas lega. Akhirnya, anak-anak sudah tidur. Sekarang giliran dia untuk beristirahat. Sebelum itu, dia memastikan pintu dan jendela sudah terkunci rapat.

.

Dengan penuh semangat Darrel bangun pagi ketika adzan subuh berkumandang. Pria itu segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap menunaikan kewajibannya. Beberapa menit selesai, seperti biasa dia langsung pergi ke dapur untuk memasak. Saat membuka lemari pendingin dia hanya menemukan dua butir telur serta sayuran kol dan wortel.

Darrel memutuskan untuk memasak apa yang ada. Tak lupa dia memasak nasi terlebih dahulu agar sama sama matangnya.

Setengah jam kemudian nasi matang, masakan pun matang. Namun, karena sudah tidak jualan di taman lagi, jadi agak santai. Dia memeriksa aplikasi KopiKeliling dan melihat ada beberapa pedagang yang bergabung menjadi mitra.

"Alhamdulillah, ada yang bergabung lagi," ucapnya penuh rasa syukur. "Tapi sepertinya aku harus gencar melakukan promosi supaya yang gabung menjadi mitra lebih banyak."

Dia kemudian mulai fokus dengan laptopnya. "Oke, Darrel. Ini saatnya untuk go digital. Zaman sekarang, semua orang pegang smartphone. Jadi manfaatkanlah kekuatan media sosial dengan baik, karena nggak mungkin harus keliling menemui para pedagang itu satu persatu," gumamnya sambil berdiri di depan kamera.

Dia tampak percaya diri dan bersemangat, sembari menatap kamera dengan senyum ramah. "Halo para pedagang kopi keliling di seluruh Indonesia. Darrel di sini, dari KopiKeliling!"

Kemudian Darrel mulai menjelaskan tentang aplikasi KopiKeliling dengan singkat, padat, dan jelas.

"KopiKeliling adalah sebuah aplikasi yang menghubungkan Anda dengan ribuan pelanggan baru. Kami bantu promosikan kedai kopi Anda, kami sediakan sistem delivery yang mudah, dan kami berikan pelatihan online gratis untuk meningkatkan penjualan Anda."

Darrel menunjukkan tampilan aplikasi KopiKeliling di layar ponselnya.

"Aplikasi kami sangat mudah digunakan. Anda bisa mendaftar dalam hitungan menit, upload foto produk, atur harga, dan langsung berjualan!"

Darrel lantas memberikan testimoni singkat dari beberapa pedagang kopi yang sudah bergabung dengan KopiKeliling.

"Setelah bergabung menjadi mitra KopiKeliling, penjualan saya meningkat pesat!" kata pedagang pertama.

"Pelanggan saya jadi lebih banyak dan lebih loyal!" kata pedagang kedua

Darrel kembali menatap kamera. "Tunggu apa lagi. Jangan lewatkan kesempatan ini! Gabung menjadi mitra KopiKeliling sekarang dan jadilah bagian dari revolusi kopi lokal! Klik link di deskripsi untuk mendaftar. Sampai jumpa!"

Video berakhir dengan tampilan logo KopiKeliling dan call to action untuk mendaftar.

Darrel mengunggah video tersebut ke berbagai platform media sosial miliknya. Dia juga menambahkan caption yang berbeda untuk setiap platform, menyesuaikan dengan karakteristik audiens masing-masing.

Beberapa saat kemudian layar ponsel Darrel berdering dengan notifikasi pendaftaran baru, komentar positif, dan pesan dari calon mitra.

"Ternyata strategi ini benar-benar booming! Pendaftar terus berdatangan, KopiKeliling semakin dikenal, dan para pedagang kopi semakin semangat berjualan."

Darrel tersenyum lebar di depan laptopnya. Dia berharap makin banyak Iagi yang bergabung menjadi mitra KopiKeliling agar semakin banyak yang merasakan kemudahan dalam berjualan.

1
bibuk Hannan & Afnan
penyesalan akan mendatangimu kelak dan anak kembarmu akan sangat membencimu nancy karena tdk diakuinya
bibuk Hannan & Afnan
ya ampun Abang Darrel sebegitu beneran mandirinya sampe anak²mu gak kenal dgn kakek neneknya, itu si namanya sama ky mutusin silaturahmi bang rel
bibuk Hannan & Afnan
adiknya Darrel kah itu yg borong gorengan
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin🤭
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
bawa ke bengkel bang Darren kembaran mu dimodifikasi bang rel biar makin keren
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
bibuk Hannan & Afnan
kenapa gak mobil aja bang rel atau klo gak buka warkop mini disekitar tempat tinggal mu bang rel
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huumm
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
semangat bang rel💪,
bibuk Hannan & Afnan
hidup realistis aja dua duanya penting bang rel, cinta tanpa harta yaa susah melarat toh, begitu juga sebaliknya harta ada tanpa cinta yaa hampa bang rel, keduanya harus berjalan selaras seimbang bang rel,
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: intinya sih harus tetap bersyukur, meskipun hidup pas pasan klo kita bersyukur ya bahagia.
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
brti ini nancy yg sama yg disukai kembaran Darrel yaitu Darren tp memilih Darrel karena saat itu Darren hanya mengaku sebagai seorang montir biasa ya thor,
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huumm
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
Darrel anaknya kembar ya mom,
bibuk Hannan & Afnan: waaahhh keren, ky tetanggaku dia kembar yg adiknya lgsg punya anak kembar sejodoh maksudnya cewek cowok, klo pas lg berkunjung ke ortunya Tetang ku lucu gemesh
total 2 replies
Amyy Amyy
/Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terimakasih bintang 5 nya 🫰🫶
total 1 replies
ora
Sokor. Enggak kasihan sih aku🤭😁😁✌
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😱🫣🤭🤭🫣
total 1 replies
ora
Buka tuh kuping lebar-lebar ....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: gimana bukanya lebar lebar🤭
total 1 replies
ora
Udah dibaikin, ngelunjak kan😒😒😒
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: nah itu
total 1 replies
ora
Iya, seharusnya kamu yang disana, kalau aja kamu enggak egois😒
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
ora
🥰🥰🥰
ora
Minta maaf karena karirnya hancur. Coba aja kalau enggak, enggak akan kepikiran kan untuk minta maaf ...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul betul betul
total 1 replies
ora
Kalau berani dateng sih nggak tahu malu namanya ...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: emang🤭
total 1 replies
ora
Balik lagi/Facepalm//Facepalm/
ora
Soookor aja sih🤪🤪🤪🤪
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: senengnya🤭🫣
total 1 replies
ora
Lah aku baru tahu ada update bab baru😭😭
Gegara ada di beranda dan aku klik, ternyata ada beberapa bab yang belum ku baca....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: sekarang emang NT ky gitu, ibu aja sering bolak balik lihat rak buku trus klik, klo gak gitu gak tahu sudah update apa belum🤭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!