NovelToon NovelToon
Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:19.9k
Nilai: 5
Nama Author: bubun ntib

Su Ran terbangun ketika mendengar suara melengking keras dan tangan kasar yang mengguncangnya..

Heh~ Apakah ini layanan Apartemennya, kenapa begitu kasar pijatannya?
Lalu, kenapa kedap suaranya sangat jelek?

Begitu sadar, ia ternyata masuk kesebuah era dinasti Ping yang tidak tercatat dibuku sejarah manapun.

Hee.. ingin menantangku soal bertani? dan menjual barang?
Jangan panggil aku Su 'si marketer andalan' jika tidak bisa mendapat untung apapun!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubun ntib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

Su Ran bekerja dengan efisien yang membuat Feng Yu terbantu sekali. Feng Yu menyeka keringat tipis dengan handuk yang menggantung di lehernya, sesekali melirik kearah gadis kecil yang kakinya seperti tidak menapak lantai karena sibuknya.

Diam – diam ia mengacungkan jempolnya untuk Su Ran. Bukan hanya gadis itu cantik, ia cerdas dan juga pandai berbisnis.

Hampir 1 jam, Su Ran membantu Feng Yu. Dapur mengalami masa – masa kacau yang menyenangkan, sepertinya.

Su Ran melihat – lihat dan mendapatkan banyak sayur mayur dan juga bahan – bahan lainnya berkurang drastis. Sepertinya bisnis restoran ini.. bagus, bukan?

“ Kemana perginya paman Jiang? Apakah dia tidak tahu jika paman begitu kewalahan?” keluh Su Ran bercanda.

“ A MING! BERI TANDA TUTUP, SUNGGUH PINGGANGKU RASANYA INGIN PATAH,” suara paman Feng Yu sama sekali tidak menunjukkan kemarahan, bahkan terdengar begitu gembira.

“ Justru karena membantu, Lao Jiang pergi membantu A Ming yang diserbu oleh para pelanggan yang berubah menjadi hantu kelaparan,” Koki Feng terkekeh penuh sukacita ketika membicarakan ini.

Bagaimana tidak gembira, restoran mereka hampir ditekan sampai tanah oleh restoran seberang. Feng Yu mengumpat panjang pendek ketika tahu jika restoran di seberang menargetkan mereka.

“ Begitu rama?” alis Su Ran terangkat, jelas ia merasa sedikit terkejut dengan antusias Feng Yu.

“ Bagaimana tidak? Setelah Lao Wen mencoba makanan kita, ia langsung berkoar – koar bak iklan berjalan di depan sana,” Kekeh Feng Yu bercerita. Ia dan Su Ran sedang duduk santai setelah kelelahan memasak.

“ Lalu, beberapa menit kemudian muncul pelanggan lama, yang cukup setia kepada kami. Awalnya ia menanyakan harga makanan yang sama seperti yang dipesan Lao Wen, begitu mengetahui harga ia langsung terkejut, kemahalan katanya,”

“ Tetapi, Lao Wen datang lagi. Ia kembali memesan 2 porsi dari masing – masing menu baru untuk dimakan ibu dan anak istrinya. Lalu melihat pelanggan itu terkejut dan mendorongnya sekali lagi. Lao Wen bahkan memberikan jaminan jika rasanya ini pasti akan sepadan dengan harganya,”

“ Lalu?” tanya Su Ran dengan rasa penasaran tinggi.

“ Apalagi? Meskipun sedikit ragu, dengan jaminan Lao Wen mereka membeli 1 porsi. Entah menu balado ayam, tumisan ikan, bahkan sayur capcay yang lebih murah.” Lanjut Feng Yu.

“ Keesokan harinya, mereka yang membeli langsung menyerbu begitu pintu restoran terbuka. Kebanyakan marah – marah saking enaknya dan meminta pembelian ulang,” Feng Yu hampir menangis ketika A Ming mengabarkan pesanan dalam jumlah banyak.

Hari – hari baik mereka akhirnya kembali dan ini semua berkat gadis kecil di depannya.

“ Nak, terima kasih karena percaya pada kami,” ucap Feng Yu dengan tulus.

Mata Su Ran berkedip bingung, ia sama sekali tidak menyangka jika Feng Yu akan berterima kasih kepadanya.

“ Sama – Sama, paman,” balas Su Ran sambil tersenyum. Tiba – tiba pintu dapur berderit dan dua sosok ‘lusuh’ lainnya masuk.

Berbanding terbalik dengan kusutnya pakaian, wajah kedua orang ini malah berbinar penuh semangat.

“ Oh, akhirnya kau datang kesini juga. Dengar, Xiao Ran, kau adalah bintang keberuntungan kami,” Paman Jiang begitu bersemangat. Ia bahkan maju dan langsung menjabat tangan Su Ran.

“ Paman, jangan terlalu berlebihan. Ini karena restoran kita diberkahi,” Su Ran merendah. Ia sedikit kewalahan dengan antusias Paman Jiang.

“ Baiklah, Lao Jiang. Kau menakuti pemuda ini, bukan?” kekeh Feng Yu menghentikan aksi Jiang Ran.

“ Salahku. Ayo duduk, kebetulan paman ingin menanyakan masalah stok cabai,” paman Jiang mempersilahkan Su Ran duduk disebelahnya dan Feng Yu. Sementara A Ming mempersiapkan minuman untuk ketiganya sebelum beranjak untuk mencuci mangkok dan sumpit yang menggunung.

“ Kasihan kakak A Ming, paman Jiang kau tidak berniat untuk merekrut pekerja lagi?” ucap Su Ran santai.

“ Bukan tidak ingin, tetapi paman harus benar – benar memilih mereka dengan cermat,” jejak ketidakberdayaan muncul dimata paman Jiang.

Su Ran paham, dikhianati oleh teman seperjuangan dan orang yang dipercaya sungguh menggoreskan luka yang sulit hilang. Betul nggak readers? 😊

“ Yaa untuk saat ini kami masih bisa menahan,” sahut Koki Feng sambil menepuk – nepuk pahanya yang pegal.

“ Hmm, memang lebih bagus. Atau berikan sistem pelanggan lapar saja. Batasi pembelian tiap harinya. Agar pelanggan penasaran dan tanpa sadar tertantang untuk mendapatkan menu di restoran ini,” ucap Su Ran memberi saran.

“ Ini sedikit asing tetapi idemu patut dicoba,” ucap Paman Jiang sambil memegang dagunya, ia beradu pandang dengan Koki Feng yang menatapnya penuh binar persetujuan.

“ Baik, kita akan lakukan ini. lagipula, tulang – tulang tuaku harus beristirahat sampai kita mendapatkan kandidat yang cocok untuk membantu A Ming,” putus Jiang Ran sambil mendesah jenaka. Ketiganya tertawa terbahak – bahak.

“ Su Ran, waktunya kita membicarakan bisnis. Kamu tidak datang dengan tangan kosong, kan?” tanya Feng Yu dengan gelisah.

Hei, yang benar saja. Stok cabai sangat menipis sekarang. Xiao Ran harus membawa cadangan yang baru!

“ Oh, aku sampai lupa. Aku membawanya. Jumlahnya sama seperti kemarin, 250 kati. Lalu aku juga membawa sambal kemasan 2 kali lipat dari jumlah kemarin,” Su Ran beranjak untuk keluar dan mengambil barang – barang.

Jiang Ran dan Feng Yu tentu saja mengikutinya. Mereka tidak akan membiarkan pemuda kurus itu membawa semua barangnya sendiri?

Setelah memanggil A Ming untuk membantu, keempatnya berjalan bersama menuju tempat gerobak Su Ran terparkir.

Feng Yu bergegas duluan dan langsung tercengang. Sekali lagi hatinya penuh dengan kekaguman.

Tidak kurang dari 250 kati cabai, lalu ada juga masing – masing 100 kati sayuran segar di atas gerobak. Ia memandang tubuh kurus Su Ran dengan penuh keraguan.

“ Aku menitipkan keledaiku sejenak di Rumah rumput kuda sebelah,” ucap Su Ran sambil menyentuh hidungnya, canggung. Ia kembali berbohong dengan mata terbuka lebar.

( Rumah rumput kuda : rumah penitipan keledai. Menyediakan pakan dan minum keledai atau kuda, FIKTIF)

Feng Yu mengangguk dan segera menarik Lao Jiang dan A Ming untuk bergegas.

Tak sampai setengah jam, semua karung berisi sayur bahkan 500 kati beras milik Su ran diangkut masuk oleh ketiganya. Su Ran hanya bertugas membawa sekarung penuh berisi sambal kemasan.

“ Oh, Xiao Ran. Kenapa ini ada beras?” tanya Jiang Ran ketika iseng melihat isi dari karung – karung.

“ Ehm, sebenarnya paman, aku sedikit tidak malu ingin bertanya kepadamu. Tahukah kamu sebuah grosir bahan pokok yang membeli dan menjual beras, gandum, atau kedelai?” tanya Su Ran sedikit malu.

“ Hei anak nakal ini, kenapa harus malu. Kebetulan sekali, bukan? Masih ingat Lao Wen yang paman ceritakan? Dia adalah pemilik toko grosir bahan pokok terbesar di kota ini,” sahut Feng Yu dengan gembira. Mata Su Ran berbinar, akan ada saluran untuk penjualan hasil panen padi dan gandumnya.

“ Maukah paman mengenalkannya padaku?”

1
Wahyuningsih
lanjut thor 💪💪💪dlm upnya
vivi oh vivi
lanjut😆
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
🌸nofa🌸🍉🍉
wah ayam balado pasti enak 😄
Ayu Aulia
Thor ini crita tentang kerajaan china? kenpa ada SD, SMP, SMA, bukan ya zaman kerajaan belum ada yaa?
bubun ntib: ehm.. gmna yaaaa..
mau bikin cerita yg campuran sihh.. kalau yg era tiongkok pure pasti pkai uang tael trs juga adatnya buntib gk berani ngeraba2.. tkut bnyak salah..🙏🙏
jdi buntib ambil versi zaman indonesia dlu..
namanya juga ngarang🤭🤭🙏🙏
total 1 replies
Shai'er
calon paksu
Shai'er
sudah dapat kandidat, tinggal persentase💪💪💪
Shai'er
🤤🤤🤤🤤🤤
Shai'er
hadeuh🙄🙄🙄
Shai'er
bubur sumsum penghilang capek 🥰🥰🥰
Shai'er
🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Shai'er
cuan 🤑🤑🤑🤑🤑🤑
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
vivi oh vivi
loh yaampun dikit nya, 😳 lanjut🤭
Murni Dewita
💪💪💪💪
vivi oh vivi
lanjut
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita
tetap semangat
Murni Dewita
💪💪💪💪
Murni Dewita
👣👣👣👣👣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!