NovelToon NovelToon
Ilove 100 Kg

Ilove 100 Kg

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Karir / Persahabatan / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Cewek Gendut
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

- Berawal dari benci -

Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "


- berakhir di pelaminan -

"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "



- love 100 kg -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 21 Berkuda Vs ice skating

"Ayo, dimakan udah gue pesan!. Dan gue traktir " Cakap dewa mempersilakan sang kekasih makan. Aura langsung mengambil garpu dan pisau kecil , ia langsung memakan Spagetti tersebut. Dewa tersenyum melihat nya,

"Lo suka, ice skating? " Tanya dewa penasaran membuat. Aura yang sibuk makan menghentikan suapan sendok tersebut, "suka banget, bokap gue sering bawa gue. Dulu sebelum dia sibuk kaya sekarang " Ungkap aura membuka kartu masa lalunya. Membuat dewa mengangguk kan kepalanya, ia mengambil garpu lalu memakan pasta yang ia pesan tadi. Ia memperhatikan aura, yang makan dengan lahap.

"Oh, berarti nanti kita main lagi dong?, kalau lo mau? " Celetuk dewa membuat aura. Salah tingkah ia berdeham sesekali menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dewa hanya tersenyum melihat wanita itu tersenyum, menurut nya itu sangat imut. Aura tetiba mengangkat pandangannya. Ke arah dewa membuat dewa menepiskan pandangannya, ke arah lain. " Kenapa? " Tanya aura dengan suara ragu. Membuat dewa menatapnyaa kedua mata indah itu, bertemu kembali

"Apa? " Tanya dewa ketus, membuat aura nyalinya ciut. Namun rasa penasaran tetap menggelora di dadanya, ia menarik napas seolah napas itu. Adalah Perisai dan penambah kekuatannya, "kenapa, ka dewa mau pacaran sama aku? " Tanya aura dengan polosnya. Dewa menghela napas panjang "kan udah, gue perjelas! Waktu itu gue bilang biar lo ngga di rumor kan! " Terang dewa aura memicing kan matanya, menatap lelaki tersebut dengan tatapan penuh selidik. Membuat dewa. Gusar! " Ngga usah, natap gue dengan muka kaya gitu! " Geram dewa membuat Aura menyengir kuda.

Tok.. Takk.. Tokk..

Kedua remaja saat, ini sedang menunggangi kuda bunga sesekali mengelus. Kepala kuda nya yang sangat lucu dan menggemaskan tersebut, pandangan bunga beralih ke arah Irsyad yang tengah menunggangi kuda gagah nya. Bunga menyunggingkan senyuman manis, " Akh!. Adiba aku sangat lucu! " gemasnya sembari mempererat pegangannya pada. Kuda putih tersebut,

Melihat senyuman cantik itu, membuat irsyad berdecak kagum. Makhluk ciptaan tuhan yang sempurna itu membuat detak jantungnya tidak normal, ia melambatkan kuda miliknya memacunya. Ke arah bunga yang tersenyum sembari memetik beberapa bunga terompet memang ada disana, lalu bunga memetik nya dan memasang kan nya di sela daun telinganya. Menambahkan kecantikan di wajahnya,

Irsyad, segera mengambil ponselnya yang berada di kantung celana sekolah nya. Ia memegang kedua tali tersebut dengan, satu tangan satu tangannya. Fokus membuka aplikasi kamera samar-samar ia, memotret bunga lalu ia segera menjadikan nya foto wallpaper nya. " Aku harap, kamu akan selalu bahagia dan tersenyum. Seperti ini! " Ujarnya penuh harap seraya memasukan kembali. Ponselnya bunga menoleh ke arah irsyad ia melambai, "bang!, lihat! " Teriak bunga sembari melambai ke irsyad.

Ia segera memacu, kudanya ke arah bunga yang sedang mengelus lembut. Kuda putih miliknya, "kenapa dek? " Tanya irsyad sembari memberhentikan kudanya, tepat di samping kuda bunga. "Aku, bahagia sekali terimakasih bang! " Ungkap bunga dengan suara penuh kebahagiaan. Irsyad samar-samar tersenyum melihatnya, " Sama-sama! "

Krekk!

Pintu kabar terbuka, menampilkan seorang gadis berbobot besar. Yang masih mengenakkan seragam sekolah, yang sedang tergeletak di kasur kamarnya, ia langsung menoleh ke sang adik. Yang membuka pintu kamarnya,

"Ka! " Seru aira. Sembari melangkah masuk ke dalam kamar kaka nya , ia duduk di bangku belajar sang kaka. "Kenapa dek? " Tanya aura

"Besok, lo ada waktu ngga ka? " Tanya aira membuat aura, mengubah posisi tidurnya jadi duduk. Ia berkerut dahi mendengarnya, "mau ngapain? " Tanya balik aura, " Gue, mau ajak lo makan - makan! " Cakap Aira membuat aura menggeleng kan kepalanya. "Kaka besok, mau pergi sama teman-teman. Ke Gym!.. Jadi ngga bisa lagian kaka juga lagi diet! " Sahut aura membuat pupil aira, melebar

"Kaka diet, ke gym? Ngapain? " Tanya aira dengan suara tidak percaya. Aura tertawa renyah menyaksikan ketidak percayaan, sang adik " ya, Kurusin badan lah dek!... Masa mandi. Hihihi. Kamu lucu! " Sahut aura sembari terkekeh geli, aira mendengkus kesal ia menggeleng kan kepalanya. Menatap gadis berbobot besar tersebut, "𝘯𝘨𝘨𝘢, 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘥𝘪𝘢 𝘬𝘶𝘳𝘶𝘴 𝘨𝘶𝘦 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘣𝘢𝘬𝘢𝘭 𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯! " Batin aira menatap penuh kebencian sang kaka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!