NovelToon NovelToon
Upstage My Heart

Upstage My Heart

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen / Romansa / Showbiz / Slice of Life / Cintapertama
Popularitas:485
Nilai: 5
Nama Author: meongming

Kisah Lyla, seorang make-up artist muda yang menjalin hubungan diam-diam dengan Noah, aktor teater berbakat. Ketika Noah direkrut oleh agensi besar dan menjadi aktor profesional, mereka terpaksa berpisah dengan janji manis untuk bertemu kembali. Namun, penantian Lyla berubah menjadi luka Noah menghilang tanpa kabar. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Lyla yang telah meninggalkan mimpinya sebagai make-up artist, justru terseret kembali ke dunia itu dunia tempat Noah berada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meongming, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 : Aku mendukungmu

Ia menatap jauh ke depan." kalau lolos, mungkin aku harus latihan di luar kota.”

Suasana di antara mereka tiba-tiba terasa berbeda bukan canggung, tapi pelan-pelan jadi hening.

Lyla menunduk, menatap roti di tangannya yang sudah tinggal separuh. “Oh…” hanya itu yang keluar dari bibirnya.

Noah menatap Lyla, mencoba membaca ekspresinya. “Kamu nggak apa-apa?”

Ia tersenyum kecil, meski suaranya terdengar pelan. “kalau kamu nanti lolos , ga masalah kalau kita harus berpisah sebentar"

Senyum Noah muncul lagi, kali ini lebih lembut. “Kamu beneran mikir gitu?”

“Tentu aja.” Lyla menatapnya sekilas, lalu buru-buru memalingkan wajah lagi. “Aku cuma… nggak nyangka aja bakal secepat ini.”

Noah menatapnya lama, seolah ingin bilang sesuatu, tapi akhirnya hanya berkata pelan, “Aku belum tahu aku bakal diterima atau nggak. Tapi kalau aku pergi…”

Kata-katanya terhenti di udara..

Lyla menatapnya kembali, menunggu kelanjutannya.

Noah menunduk sedikit, senyum tipis terlukis di wajahnya. “Aku cuma takut nggak bisa lihat kamu tiap hari kayak sekarang.”

Jantung Lyla langsung berdetak kencang. Ia menunduk cepat, wajahnya memanas lagi. “Kamu… ngomongnya aneh lagi…” ucapnya pelan, hampir seperti bisikan.

Noah tertawa lembut. “Tapi kan bener.”

Sore itu, mulai memudar, dan di antara angin yang lewat, Lyla tahu... ada sesuatu yang perlahan berubah di hatinya.

**

Bus sore itu tak terlalu ramai. Mereka duduk bersebelahan di bangku dua, dekat jendela. Lyla menggenggam ujung tasnya erat-erat, berusaha menenangkan jantung yang rasanya terlalu ribut.

Suaranya keluar pelan, nyaris bergetar.

“Noah…”

Ia menoleh sedikit, tapi tidak berani menatap langsung. “Kalau kamu mau ikut seleksi itu… aku dukung, kok.”

Noah yang sejak tadi menatap ke luar jendela, langsung menoleh. Matanya sedikit membulat. “Kamu serius?”

Lyla mengangguk pelan. “Iya… aku tahu kamu suka akting. Jadi, aku pikir kamu harus coba. Aku bakal bangga banget kalau kamu berhasil.”

Senyum kecil muncul di wajah Noah, tapi kali ini ada sesuatu yang lebih hangat dari biasanya.

Ia memperhatikan Lyla yang masih menunduk dengan pipi merah, lalu berkata lembut, “Kalau kamu ngomong kayak gitu, aku jadi tambah semangat.”

Lyla tertegun, lalu cepat-cepat menatap ke arah jendela, pura-pura melihat pemandangan. “A-aku cuma ngomong apa adanya.”

Bus bergoyang pelan di tikungan, dan bahu mereka sempat bersentuhan. Sekejap saja, tapi cukup membuat Lyla membeku.

Noah tersenyum kecil, menatap ke depan lagi. “Kalau aku lolos, nanti kamu harus nonton aku tampil, ya.”

“Eh?” Lyla menoleh dengan mata membesar. “Nonton?”

“Iya,” Noah menatapnya, matanya jernih dan serius. “Soalnya… aku ingin kamu yang pertama kali lihat.”

Lyla terdiam, lalu tersenyum kecil yang lembut dan gugup sekaligus.

“...Janji, ya?”

Noah mengangguk. “Janji.”

Dan sepanjang perjalanan pulang, tak ada kata lain di antara mereka, hanya suara bus yang bergoyang pelan, dan dua hati yang sama-sama berdebar.

Tak lama kemudian, bus berhenti di halte dekat rumah Lyla. Ia berdiri pelan, memegang tali tasnya sambil menunduk sedikit.

“Noah, aku turun dulu ya,” ucapnya lembut.

Noah mengangguk. “Iya, hati-hati.”

Baru saja Lyla melangkah, tiba-tiba jari tangannya tersentuh sesuatu. Noah... entah refleks atau tidak.. menahan ujung jarinya, genggamannya ringan.

Lyla terhenti. Matanya melebar sedikit, lalu perlahan menoleh ke arah Noah. Anak laki-laki itu tersenyum kecil, tatapannya lembut dan tulus. “Makasih ya, Lyla…” katanya pelan.

Untuk alasan yang bahkan Lyla sendiri tak mengerti, dadanya berdebar. Wajahnya memanas seketika, dan suara yang keluar pun nyaris tak terdengar.

“...I-iya.”

Ia menunduk cepat-cepat, menarik tangannya perlahan, lalu turun dari bus dengan langkah kecil.

Begitu bus mulai berjalan lagi, Noah masih memandangi punggung Lyla dari jendela sementara Lyla di sisi lain jalan, menggenggam jari yang tadi disentuhnya, pipinya masih merah.

**

Malamnya, kamar Lyla temaram hanya diterangi cahaya dari meja belajarnya. Buku-buku masih terbuka, tapi pikirannya melayang jauh dari pelajaran apa pun.

Ponselnya tergeletak di samping bantal, layarnya menyala menampilkan wallpaper foto mereka berdua waktu festival sekolah. Noah tersenyum cerah di sampingnya, sementara Lyla di foto terlihat kaku tapi matanya jelas berbinar.

Lyla menatap layar itu lama.

Lalu tanpa sadar, senyum muncul di wajahnya.

“Kenapa sih aku jadi begini…” gumamnya pelan, menutup wajah dengan bantal.

Tapi senyum itu nggak juga hilang. Pipinya memanas setiap kali ia mengingat cara Noah memegang jarinya di bus tadi.

Degup jantungnya masih terasa sama.

“Dia bilang… makasih, Lyla…” ulangnya pelan, suaranya nyaris seperti bisikan.

Ia menatap ponselnya lagi, jemarinya menyentuh layar, mengikuti garis senyum Noah di foto.

“Jangan senyum kayak gitu terus… nanti aku tambah suka,” katanya lirih, lalu menutupi wajahnya lagi sambil tertawa pelan.

Di luar, angin malam berembus lembut lewat jendela, dan di kamar kecil itu, Lyla berbaring dengan pipi yang masih merah, tidak berhenti menggulir perasaannya yang baru tumbuh.. hangat, lembut, dan manis seperti sore tadi.

1
StellaY
semangat terus thor💪
meongming: yesss💪💪
total 1 replies
StellaY
uwu banget😍😍
meongming: seneng ada yang suka 🤩 makasih dukungan mu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!