zahra gadis yang baik dan solehah, demi niatnya untuk merubah seorang laki - laki yang merupakan teman sekolahnya dia rela menjadi pacar laki - laki itu.
arya laki - laki yang urakan dan sering keluar malam, menerima tantangan dari para sahabatnya untuk menjadikan zahra pacarnya.
tapi setelah mereka dekat banyak perubahan yang dia rasakan, dengan seiringnya waktu benih - benih cinta pun mulai tumbuh di hatinya.
tapi di saat yang bersamaan masa lalunya pun ikut hadir dalam hubungan mereka.
akankah mereka bersatu dalam ikatan suci..?
yang mulai penasaran kita lanjut membaca novel ini.
semoga kalian suka dengan alur ceritanya, karena ini karya pertama ku.
kalian juga bisa memberi masukan di kolom komentar.
terima kasih and happy reading.. 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
tidak terasa sudah 6 tahun berlalu arya juga sudah kembali ke tanah air, dia sekarang sudah mengurus salah satu perusahaan milik papahnya.
hari - hari arya di lalui dengan biasa saja, dia selalu di hadapkan dengan setumpuk berkas yang menunggu untuk dia selesaikan.
arya melihat jam dan ternyata jam sudah menunjukan pukul 8 malam, arya pun bergegas membereskan pekerjaannya dan pulang.
di perjalanan arya mampir ke sebuah masjid karena tadi dia belum sempat sholat isya di kantor.
setelah melaksanakan sholat arya duduk di tangga masjid sambil melihat ke sekitar, sekilas dia seperti melihat orang yang dia kenal tapi setelah dia mengejar orang itu, dia sudah menghilang.
' ah mungkin cuma perasaan ku saja.. ' batin arya
arya pun melangkahkan kakinya menuju parkiran dan mulai menyalakan mobilnya.
tidak lama arya mulai meninggalkan area masjid itu.
tidak membutuhkan waktu yang lama untuk arya sampai di apartemennya, yah kini arya sudah tidak tinggal di rumah kedua orang tuanya lagi.
dia lebih memilih membeli sebuah apartemen walaupun apartemen itu tidak terlalu besar tapi itu hasil jerih payahnya sendiri.
arya mulai masuk kekamar dia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, arya sangat merindukan zahra.
dia tidak tahu harus mencari zahra kemana, dia sempat datang kerumah zahra yang dulu, tapi dia tidak menemukannya. malah dia mendengar kalau rumah itu sudah di jual.
lalu arya membuka laci di samping tempat tidurnya, dia mengambil sepucuk surat dan membacanya lagi, setelah itu dia memeluk surat itu. yah itu adalah surat terakhir dari zahra sebelum dia menghilang.
arya masih menyimpannya dengan sangat baik, kalau arya merasa kangen kepada zahra dia akan membacanya berulang - ulang sampai dia terlelap.
tanpa terasa arya pun terlelap sambil memeluk surat dari zahra.
jam sudah menunjukan pukul 2.30 pagi arya terbangun dan mulai masuk ke kamar mandi.
sudah 6 tahun ini arya terbangun jam segini dan dia akan langsung sholat tahajud, arya sekarang hidup jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.
dia tidak pernah meninggalkan sholat yang wajib maupun yang sunah, dia juga sering puasa sunah senin kamis.
seperti hari ini setelah selesai sholat arya kedapur untuk memanaskan makanan yang tadi malam sudah di belinya.
setelah makanan siap dia mulai menyantapnya, tidak butuh waktu lama untuk arya menghabiskan makanannya, kini arya kembali ke kamar.
sambil menunggu waktu sholat subuh arya membaca al -Quran terlebih dahulu.
setelah sholat subuh arya bersiap - siap untuk lari pagi di sekitaran taman yang dekat apartemennya, jam 7 pagi arya sudah kembali lagi dia langsung masuk ke kamar dan mulai bersiap - siap.
setelah sampai di kantor arya di sambut oleh para karyawannya, mereka menunduk dan memberi hormat dan arya hanya menganggukan kepalanya tanpa melihat ke arah mereka.
arya pun mulai memasuki ruangannya, dia kembali di hadapkan dengan setumpuk berkas - berkas yang harus dia selesaikan.
" tia tolong kamu keruangan saya.. " tia adalah sekertaris arya,
tidak lama arya mendengar pintu di ketuk, arya pun menyuruhnya untuk masuk tanpa melihat siapa yang datang karena arya tahu itu pasti tia.
" tia apa saja jadwal saya hari ini... ? " tanya arya tanpa melihat tia
" jadwal bapak hari ini tidak terlalu banyak, cuma nanti jam 10 pagi bapak ada metting dengan pak adrian dan metting nya kebetulan di perusahaan pak adrian pak.. "
" ok terima kasih kamu bisa kembali lagi ke meja kamu.. "
tia pun pergi keluar dari ruangan arya dan kembali mengerjakan pekerjaannya.
jam sudah menunjukan jan 9.20 pagi arya bergegas keluar ruangan untuk metting dengan perusahaan milik adrian tidak lupa tia pun ikut serta.
metting berjalan dengan lancar, kini arya dan tia kembali menuju kantor. di perjalanan mobil yang di kendarai arya tidak sengaja menambrak pengendara motor.
sebenarnya itu bukan kesalahan arya karena pengendara motor itu yang tiba - tiba menyalip mobil yang di tumpangi arya, arya pun membawa pengendara motor itu ke rumah sakit terdekat untuk di periksa.
arya pun menyuruh tia untuk kembali ke kantor menggunakan mobilnya, kebetulan arya hari ini sedang memakai supir kantor. setelah tia pergi, arya menunggu di dalam ruangan orang yang tadi arya tabrak.
tidak lama dokter pun datang, dan sangat terkejutnya arya ketika dia tahu dokter itu adalah orang yang selama ini dia cari - cari.
yah dia zahra, zahra pun sama kagetnya dengan arya.
suasana menjadi canggung, zahra pun mulai memeriksa pasiennya, arya terus saja memperhatikan zahra.
dia ingin sekali memeluk zahra, dia sudah tidak bisa menahan rindunya untuk gadis itu.
setelah selesai memeriksa pasiennya itu zahra memintanya untuk menginap sehari di rumah sakit ini.
zahra dan arya pun keluar ruangan, mereka duduk di kursi tunggu yang ada di koridor rumah sakit.
lama mereka terdiam, sampai arya membuka suara.
" kamu apa kabar ra... ?? "
" aku alhamdulilah baik, kamu sendiri apa kabar...?? " tanya zahra, sebenarnya dia sangat gugup tapi dia mencoba untuk menutupinya.
" aku juga alhamdulilah baik.. kamu sudah lama kerja disini ra... ?? "
" enggak juga, aku baru dua bulan di tugaskan di sini sebelumnya aku bertugas di aceh.. "
zahra menjeda perkataannya dan menarik napas " oh iya istri kamu apa kabar...? pasti anak kalian juga sudah besar yah.. " tanya zahra sambil tersenyum
belum sempat arya menjawab pertanyaan zahra seorang suster sudah memanggil zahra.
" dokter permisi pasien di ruang melati butuh penanganan segera.. " kata suster itu
zahra pun yang mendengar itu langsung berdiri dan mulai meninggalkan arya, tapi sebelum zahra benar - benar menghilang zahra membalikan badannya.
" aku senang kamu baik - baik saja.. " lalu zahra pun berlalu
arya yang sudah kembali ke kantor terus saja memikirkan zahra, dia tidak menyangka kalau hari ini dia akan bertemu kembali dengan zahra wanita yang selama ini di carinya.
arya pun tersenyum mengingat wajah zahra sekarang, dia jauh lebih cantik dan dewasa dari terakhir kali mereka bertemu.
arya ingin dekat lagi dengan zahra, tapi dia tidak tahu zahra sudah mempunyai pendamping atau tidak.
arya bertekad akan menyelidiki zahra, kalau zahra memang belum mempunyai pasangan dia ingin kembali menjalin hubungan dengan zahra.
bahkan arya ingin sekali menikahi zahra, tapi dia harus sedikit bersabar karena arya tidak tahu tentang kehidupan zahra sekarang. arya pun bergegas menyelesaikan pekerjaannya dan dia ingin sekali cepat - cepat pulang ke rumah.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa