NovelToon NovelToon
GHOST SCHOOL

GHOST SCHOOL

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Hantu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:11.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riumi

[Proses Revisi]
Empat orang gadis memiliki kemampuan yang semua orang tidak miliki, melihat mahluk halus? melihat masa depan? melihat masalalu? merasakan aura disekitar? Mengerikan bukan? Tentu saja. Siapa yang baik-baik saja ketika memiliki kemampuan tersebut.

Kadang melihat sesuatu yang mengerikan itu sangat melelahkan.

Tapi semua itu membaik ketika mereka bertemu dengan Kakak senior di sekolah barunya, memiliki aura yang notabenenya mereka butuhkan selama ini.

Bagaimana kisah cinta mereka dan kisah mereka dengan para mahluk tak kasat mata?

On IG: @ry_riuu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AIRA

Matahari sudah mulai menghilang dari pandangan mata, digantikan dengan rona merah kecoklatan yang begitu indah di tambah pantulan dari air danau menambah kesan romantis, apalagi ditambah dengan gelak tawa dari Echa, Hanin dan Ivy karena tingkah Aira yang begitu menggemaskan menjadikan tempat itu seolah tempat liburan mereka. Tidak ada orang yang mengetahui tempat ini, sekalinya ada yang mampir pasti akan diganggu Shila.

"Ehh udah sore, ga kerasa" Ucap Shila melihat senja yang menghipnotis mata.

"Iya ya, Aira gimana? belum ada pengumuman juga." sahut Echa.

"Aira mau sama Kakak aja." ujar Aira dengan senyuman manis.

Echa terpaku pada senyuman itu, sepertinya dia pernah melihat itu, terlihat sekilas mirip dengan senyuman Bara yang pernah dilihatnya saat di UKS.

"Mungkin aja kebetulan." Ujar Echa dalam hati.

"Ca." panggil Hanin

"Ee-h iya kenapa?" tanya Echa.

"ngelamunin apasi?" tanya Hanin.

"Itu Aira maunya sama Caca gimana?" tanya Ivy.

"Gapapa ko Nin, tapi kan Aira harus pulang kerumah Papa sama Mama, nanti di cariin." Ujar Echa sambil menatap semua yang ada di tempat itu.

"Aira gamau pulang, Aira takut." sahut Aira ketakutan.

"Vi coba liat, Caca penasaran kenapa sama Aira." Kata Echa sambil menatap Ivy, yang langsung diangguki oleh Ivy.

Ivy memejamkan matanya sambil memegang tangan Aira, melihat apa ketakutan terbesar Aira, kenapa dia bisa sampai setakut ini. Ivy membuka matanya sambil menggelengkan kepalanya.

"Ivy ga bisa liat apa-apa." Ujar Ivy

"biasanya kalau gitu, Aira punya kelebihan kaya kalian, terus orang tuanya kaya ngasih batasan sama Aira, siapa aja yang bisa Aira lihat dan siapa aja yang bisa Aira lihat." Kata Shila dengan nada seriusnya.

"Aira bisa lihat wanita yang dipohon itu ga?" tanya Echa menunjuk salah satu pohon besar yang tidak terlalu jauh dari rumah pohon itu.

Echa menunjuk mahluk tak kasat mata. Mahluk itu tidak terlalu menyeramkan hanya saja ada sayatan dan luka di kakinya, wajahnya cantik tidak ada luka di sekitar wajahnya.

"Aira liat." Jawab Aira sambil melihat sosok itu.

Semua yang ada disana kaget dengan kemampuan Aira, mereka tidak menyangka ternyata masih ada yang seperti mereka.

"Aira bisa liat yang kaya gituan?" tanya Ivy

"Aira juga pernah liat yang serem banget dari itu." jawab Aira.

"Aira kenapa kuat ngeliat yang kaya mereka?" tanya Hanin.

"Kata Kakak, Aira harus kuat jangan lemah. Jadi perempuan yang tangguh jangan apa-apa nangis, jangan bergantung sama orang. Semua orang ga selamanya baik." Ujar Aira dengan suara khas anak kecil yang cerewet.

Hanin, Echa dan Ivy tersenyum setelah mendengar perkataan Aira, ternyata anak sekecil ini sudah berhadapan dengan mereka. Echa tidak menyangka Aira sekuat itu.

"Tadi kan Aira bilang takut sama Kakak jahat? siapa?" tanya Echa.

"Aira ga bisa bilang, Kakak nanti bisa liat sendiri." jawab Aira sambil menundukkan kepalanya.

Echa tersenyum manis mendengar perkataan Aira, sambil mengelus rambut Aira, mungkin saat ini Aira sedang takut menceritakan apa yang terjadi pada dirinya, Echa pernah merasakan itu.

"Gapapa nanti kak Caca liat sendiri, sekarang Aira pulang, diantar sama kakak." Ujar Echa.

"Aira takut." kata Aira.

"Aira sayang sama papa mamakan? " tanya Echa, yang langsung diangguki Aira.

"Aira harus jagain mama sama papa dari mahluk itu, Aira kan kuat, Aira gamau kan mama sama papa di ambil pergi sama mahluk itu?" tanya Echa sambil tersenyum, yang langsung mendapat gelengan cepat dari Aira.

"Aira pulang ya, kakak bakalan anterin Aira sampai rumah." ujar Hanin antusias.

"Kak Caca, kak Hanin, kak Vivi sama kak Lala boleh Aira dateng lagi kesini?" tanya Aira.

"Boleh banget!!" jawab mereka kompak.

"Sekarang Aira pulang ya." Ujar Ivy sambil mengelus kepala Aira. Aira hanya menganggukkan kepalanya dengan lemah.

Mereka semua turun dari rumah pohon itu, mengantar Aira pulang dengan selamat kerumahnya. Saat diperjalanan Aira selalu menunjuk mereka, untung saja ada shila, jadi tidak ada yang mengikuti.

Beberapa menit mereka berjalan akhirnya sudah sampai di rumah Aira yang tak kalah besar dengan rumah Echa. Dengan dekorasi yang klasik namun elegan.

Echa tidak merasakan ada apa-apa disini, sepertinya keluarga yang sangat baik, buktinya tidak ada mereka di sini.

tok..tok..tok..

"Iyaa sebentar." teriak seorang perempuan dari dalam rumah.

Tak lama kemudian seorang perempuan yang usianya sudah tidak muda lagi, namun masih terlihat awet muda, terlihat dari sekitar wajahnya sudah ada lipatan.

"Mamaaa." Teriak Aira sambil memeluk Mamanya itu.

"Aira sayang, Kakak dimana?" Ujar Mama Aira sambil membalas pelukan Aira.

"Kakak sama perempuan jahat itu." Kata Aira.

"Oh iya, kalian siapa?" tanya Mama Aira.

"Saya Echa Tante." jawab Echa.

"Saya Hanin Tan." jawab Hanin.

"saya Ivy Tante." jawab Ivy.

"tadi Aira main di taman sendirian, jadi kami bawa main sebentar." ujar Echa sambik tersenyum.

"Kenalin nama saya Andini, kalian panggil aja Tante An." kata mama Aira tersenyum manis.

"Iya tante An" jawab mereka kompak.

"Makasi ya udah nganterin Aira, ayo masuk dulu." ujar Tante An

"Iya sama-sama Tante An, bukan kami nolak Tan, tapi ini udah mau malem." kata Echa

"Yaudah kalian kapan-kapan bisa kesini ya, pintu rumah tante bakalan terbuka lebar buat kalian." ujar Tante An.

"Ma. Aira mau sama kak Caca, nginep di rumah kak Caca." rengek Aira.

"Aira kapan-kapan aja ya." kata tante An.

"Ga!! Aira maunya sekarang!" Ujar Aira sambil menangis.

"Gapapa kok tan, kalau tante An kasih ijin Aira, Caca ga keberatan kalau Aira mau nginep dirumah Caca, Caca malah seneng." Kata Echa sambil mengelus rambut Aira.

"Tapi, Aira punya kelebihan." Ujar Tante An.

"Caca tau kok tan, Caca juga sama temen-temen punya kelebihan kaya Aira." Kata Echa tersenyum manis.

"Maamaaaa. Aira mau sama kak Caca sehari aja. Aira ga bakalan nakal, Aira bakal nurut sama kak Caca." Rengek Aira sambil menangis sesenggukan.

"Aira janji sama mama. Jangan nakal disana. Mama ga bakalan lagi kasih izin lagi kalau Aira nakal disana." Tegas Tabte An pada Aira. langsung diangguki Aira sambil menghapus Air matanya.

"Mama izinin Aira?" tanya Aira, diberi anggukan tante An sambil tersenyum.

"Ca, Tante nitip Aira ya, nanti kamu bisa anterin Aira siang, soalnya ada acara. tante percaya sama kamu, Aira ga pernah sedeket ini sama orang." Ujar Tante An sambil memegang pundak Echa. Echa langsung tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

"YEYYY!!" teriak Aira antusias.

1
Esti Restianti
padahal bukan pertama kali baca,ttp aja nyesek
Miutami Rindu
Mampir lagi ke sini di tahun 2026🤭 Ntahlah tiba² rindu sama Echa n friends😍Suka bngtt soal nya, dan belum nemu cerita horor yang seru lagi d sini
꧁𐌡𐌉𐌙𐌀𐌍𐌀♡♥︎࿐
ku mampir lagi, dulu terakhir baca taun 2022
lala laili
haloo thor
setelah 3 thun lalu aku baca 3 kali, tahun ini baca lagi yng ke empat saking bagusnya ni cerita 😍😍
ᴀᴜʀᴇ́ʟɪᴇ Swan
Ceritanya bagus.
di baca deh, di jamin bakalan nagih 🥳👍
ᴀᴜʀᴇ́ʟɪᴇ Swan
baca ulang lgi di tahun 2025, ingat dlu thn 2022 nge fans sm novel ini. skrg udh Sma tpi tetep suka sama Couple Echa & bara.
saking suka buat nama panggilan jdi caca🤭
yupiiii
gasuka ceritanya terlalu lebay apalagi dgn panggilan yg manggil nama ke diri sendiri geli aja gt, dan kesan horornya ga dpt malah kebanyakan romance. utk thn 2022 okelah novel ini tp pas 2025 dibaca geli banget anjinggg
Itss Amyy: tipikal orang yang gatau cara nya menghargai orang lain yaa gini nihh, padahal kalo ga suka tinggal cabut aja ga perlu kebanyakan bacot segala mana pkek ngatain lagi 🤭
total 15 replies
y u l l i e
kok tamat thooorrrrr????
but thanx ya.....lanjut ghostvilla......bye²
strella♡
author Miss you kapan lanjutin yang teror? 😢
Leandra Anastasya
aku pertama baca cerita ini dari tahun 2022 tapi aku pengen baca lagi karna seru cerita nya thank you ya Thor karna nulis cerita bagus ini dan cerita² lain nya juga
Matthias Von Herhardt
Si Riana lagi Ada ritual Pemujaan... dia itu pengkhianat sbnrnya, juga Ivy...
anikksuriani🌼
Huaaa nggk bisa ini novel trllu kece pokoknya keren banget novel horror pertma yg paling keren yg aku baca susah move on😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Othorr TANGGUNG JAWAB!!!😭😭😭😭
Didi Penulis Horror
kak ceritanya bagus
yasmin azzahra
Luar biasa
Dede Sup
Lumayan
~• Hypper©®Queen°L•A™ •~
calon pasangan nya Echa nih boss, senggol dong 🫠
Sekar Sari
itu nancy momoland bukan si yang jadi viola
Aquarius26
gk bisa berkomentar,,,novelnya bagus banget, speechless sama alurnya,,, tp aq baru nemu & baca ditahun 2025 ,gpp terlambat,drpda tdk sama sekali,,keren novelnya
elsaa
Luar biasa
Imliyana Syafi'i
nyri novel teror keman" aku
di online pengen ad yg jual tp semua nihil
hbsnya greget sma lnjutnn si teror
Evie Aprilianti: di sopee nama nya ap kak.soal aku cari ga dapet
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!