NovelToon NovelToon
Cinta Big Bos

Cinta Big Bos

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:22.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rizca Yulianah

Demi hidup ayahnya Ruby rela menjadi istri Rai sang big bos mafia yang dingin dan kejam namun siapa sangka di balik sikapnya yang dingin dan kejam ternyata Rai adalah seorang yang manja dan juga sangat pencemburu. Mampu kah Rai meyakinkan Ruby tentang cinta nya?

Di tambah dengan Kisah Ken dan Kiran serta Dylan dan Dasya semakin memperlengkap keluarga Klan Loyard, bersama-sama mereka menjalani kehidupan dalam keluarga Klan Loyard yang menjadi mafia terbesar yang di pimpin oleh Regis.

Ini lah kisah cinta para Big Boss pemimpin Klan Loyard.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizca Yulianah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ide bodoh

Sore yang sejuk, angin berhembus lembut menerpa wajahnya, Ruby berada di tempat terfavoritnya di mansion ini, bangku kayu di depan air mancur. Tempat dimana dia tidak terikat peraturan yang di buat Rai.

Harus selalu bersikap anggun, harus berbicara sopan, harus menjaga harga diri, dan banyak peraturan yang dia buat agar Ruby tidak membuatnya malu.

Ruby jadi penasaran tentang ibunya, bagaimana dia bisa menjadi seperti ibunya kalau dia bahkan tidak mengerti apapun tentangnya.

Setidaknya akhir-akhir ini hidupnya lebih mudah, dia tidak harus menjadi orang lain saat bersama Lucas, dia teman yang baik dan menerima apa adanya, dia juga berjanji tidak akan memberitahukan pada Vivianne tentang sikapnya saat bersama Lucas.

Ruby melanggar semua peraturan Rai saat bersama Lucas, mereka tertawa bersama tidak jarang terpingkal sampai mengeluarkan air mata, yang menurut Rai tidak sopan dilakukan oleh seorang “Ratu”.

Ruby menghela nafas panjang, setidaknya dia tidak sendiri.

“ Yo kakak ipar, aku menangkap basah kau lagi “ suara riang itu membuyarkan lamunan Ruby. Ken yang baru pulang kerja menyapa nya.

“ Apa ? “ Tanya Ruby tidak paham.

“ Kau sedang melamun lagi disini. Apa yang kau pikirkan ? “ Ken sudah duduk disampingnya.

“ Aku bosan disini, aku ingin beraktifitas seperti dulu lagi, pergi bekerja, memiliki teman, terkurung disini membuatku susah bernafas “ ceritanya sedih.

“ Yaah aku tidak bisa menyangkal hal itu, kakak ku orang yang posesif terhadap miliknya, sepertinya dia tidak akan membiarkanmu melarikan diri “ jawab Ken menjelaskan.

“ Hei memangnya aku seperti orang yang mau melarikan diri ? Tuan Rai yang aneh, bagaimana mungkin aku harus bersikap mirip dengan ibunya saat aku tidak pernah mengenalnya “ Ruby putus asa.

“ Ah benar, Ken ceritakan bagaimana ibu mu, jadi aku bisa dengan cepat bersikap seperti dia, dan mungkin aku bisa meminta izin untuk beraktifitas seperti dulu lagi “ mohon Ruby antusias.

“ Ibu ku sebenarnya orang yang manja sekaligus kuat, dia terlihat anggun dan tegar diluar tapi saat bersama ayah dia bisa menjadi sangat manja, bersikap imut, dan yah kau tau lah hubungan suami istri yang mesra “ cerita Ken.

“ Apa bersikap mesra ? Aku tidak mau. Kakakmu orang yang aneh, bagaimana aku bisa bersikap mesra kepadanya. Imut ? Membayangkannya saja tubuhku merinding, tidak, tidak, tidak “ balas Ruby sambil menggerakkan tangannya seperti mengusir bayangan Tuan Rai yang dingin.

“ Terserah, tapi percayalah tidak ada laki-laki yang tahan kalau melihat wanita bersikap imut kepadanya “ saran Ken lagi.

“ Apakah kau ingin berlatih dengan ku ? “ Ken menawarkan bantuan.

Andai kau tau aku Cuma babysitternya, mana mungkin aku bersikap imut dan mesra dengan tuan Rai, pikirnya.

“ Begitu kah? “ Tanya Ruby meyakinkan dirinya sendiri, di sambut dengan angukan dari Ken.

Sepanjang sore mereka menghabiskannya bersama dengan latihan dan tertawa, dikejauhan Rai menyaksikan itu semua, wajahnya menahan marah, tangannya terkepal.

🍁🍁🍁🍁🍁

Ruby dan Ken masuk ke dalam rumah bersamaan, pak Handoko memberitahukan bahwa sudah waktunya memasak. Ruby menuju dapur, namun dia tidak melihat para koki, dan juga hanya ada telur yang disiapkan oleh pak Handoko.

“ Tuan Rai memerintahkan makan malam hari ini hanya telur gulung, dan tuan ingin makan malam dikamarnya “ pak Handoko menjelaskan.

“ kenapa ? “ tanya Ruby heran.

Namun pak handoko hanya menundukkan kepala dan pergi, tidak seperti biasanya mansion ini terlihat sepi.

Aneh tidak biasanya rumah ini sepi, kemana semua pegawainya, dan kenapa pak Handoko pergi, biasanya juga menemaniku memasak.

Dia mulai memasak, uap panas kompor membuatnya berkeringat, tiba-tiba sepasang tangan dari arah belakang memegang tissu sudah menghapus keringatnya.

Jantung Ruby berdetak kencang. Dia memberanikan diri melirik. Rai sudah melingkarkan tangannya di pinggang Ruby. Wajahnya di benamkan di antara pundaknya. Pelukan itu semakin erat.

“ Tuan saya akan segera menyelesaikan ini dan membawanya ke kamar, anda tunggulah disana, ini tidak akan lama “ Ruby beralasan, agar Rai melepaskan pelukannya.

Tapi Rai semakin erat memeluknya, membuat tubuh Ruby sakit. Rai tetap diam, hanya terasa hembusan nafas panas menerpa lehernya.

Seketika pikiran Ruby teringat ide yang diberikan Ken, bukankah Rai memang seperti anak kecil, mungkin sedikit bersikap imut dan memanjakannya akan membuat Rai melepaskan pelukannya.

“ Sayangku, aku akan menyelesaikan ini dan akan membawanya ke kamar, jadi tunggulah disana dengan baik “ Ucap Ruby seperti ibu kepada anaknya.

Rai perlahan melepaskan pelukannya, dan mencium pipi Ruby.

“ Baiklah aku akan menunggu mu dikamar “ Jawabnya kemudian pergi meninggalkan dapur.

“ dasar anak kecil, seenaknya saja mencium orang lain, yaah lagipula dia memang anak-anak yang terperangkap dalam tubuh dewasanya, dan aku terjebak harus menjadi babysitternya “ celoteh Ruby sendiri sambil memasak.

Rai sudah duduk di sofa panjang menunggunya, Ruby datang dengan nampan berisi sepiring telur gulung dan segelas jus.

Meletakkannya di meja dan mengambil piring untuk diberikan kepada bayi besarnya.

Tapi Rai tidak menerimanya. Alih-alih membuka mulutnya yang artinya dia ingin disuapi. Ruby yang paham maksudnya segera mengambil garpu dan potongan telur gulung itu untuk disuapkan padanya.

Hanya satu suapan Rai memerintahkan untuk berhenti, Ruby mengambil segelas jus dan memberikannya, dia meminumnya dan mengembalikan gelasnya kepada Ruby.

Rai menatap Ruby lama membuat Ruby salah tingkah dan bingung. Tiba-tiba Rai memeluknya, membenamkan wajah Ruby di dada nya. Ruby sudah terbiasa mendapat pelukan tapi kali ini berbeda, pelukan Rai menyakitinya.

Tubuhnya sakit, dia merasa sesak. Ruby menepuk punggung Rai meminta untuk dilepaskan, tapi saat Ruby semakin meronta untuk dilepaskan rambut belakangnya ditarik, membuat wajahnya mendongak menghadap wajah Rai yang lebih tinggi.

Ruby melihat ekspresi yang belum pernah dilihatnya, mata Rai memerah, alisnya mengerut dan seringai jahat terlukis di bibirnya. Ruby ketakutan.

Ada apa ? Kenapa dia begitu menyeramkan. Padahal sedetik yang lalu dia masih bersikap manis, kenapa ? Pikir Ruby panik, tidak tau apa kesalahannya.

Selama ini dia bersikap seperti babysitter yang baik, berperan sebagai istri yang baik, lalu apa masalahnya, apa kesalahannya.

“ Kau itu milik ku, hanya milik ku “ Ucap Rai, kemudian dengan kasar dia mencium bibir Ruby, menggigit bibir bawahnya. Beralih ke leher dan pundak Ruby, dengan semakin mengeratkan tarikan dirambutnya membuat Ruby kesakitan.

Ruby berontak sekuat tenaga, tapi percuma dia tetap tidak bisa melepaskan cengkraman Rai. Ilmu bela diri yang dia kuasai seperti tidak berguna, otot-otot kuat milik Rai sama sekali tidak merasakan sakitnya pukulan Ruby.

Rai mendorong tubuh Ruby di atas sofa, dia sudah berada diatasnya, mengunci tubuh mungil Ruby membuatnya semakin tidak bisa bergerak. Mata yang merah itu semakin menjadi-jadi melihat penolakan dari Ruby, dia berteriak sekuat tenaga tapi hasilnya nihil. Mansion ini terlalu besar dan semua pelayan entah pergi kemana. Ken tidak mungkin mendengarnya karena kamarnya terpisah jauh dari bangunan utama mansion ini.

Ruby tersadar kenapa mansion ini begitu sepi, ternyata ini perintah Rai agar dia bisa leluasa melakukan ini padanya.

“ Kenapa kau takut, bukankah kita suami istri, jadi tidak ada yang salah dengan ini bukan ? “ seringainya menyeramkan. “ Meskipun kau menangis aku tidak akan melepaskan mu malam ini. “

Rai bangun melepas bajunya, kesempatan itu di gunakan Ruby untuk mendorongnya, Rai jatuh terduduk di sofa. Ruby segera berlari menuju pintu.

“ Selangkah saja kau keluar dari ruangan ini, nyawa ayahmu akan melayang. Kita lihat berapa lama dia akan bertahan tanpa alat-alat itu. Sebulan ? Seminggu ? Sehari ? Atau bahkan tidak sama sekali ? “ ancamnya mengerikan.

Ruby tertegun di depan pintu, tubuhnya membatu. Bagaimana dia bisa melarikan diri sekarang.

Rai mendekatinya, menciumi bahunya dengan kasar, tangannya mulai bergerilya di dalam baju Ruby. Lalu mengangkat tubuh yang masih membatu itu, melemparkannya dengan kasar di atas kasur. Dia menindihnya bertumpu pada lututnya. Memegang erat dagu Ruby menghadap wajahnya.

“ Lain kali kalau kau ingin tertawa, kau hanya boleh tertawa dengan ku “ Perintah Rai.

“ Apa ? “ Ruby tidak mengerti maksud perkataannya.

“ Akan ku buat kau jadi milik ku, hanya milik ku dan seutuhnya milik ku “ Rai berbisik di telinga Ruby.

Ruby menggigit bibir bawahnya, memalingkan wajahnya, mencengkram sprei dibawahnya, Rai dengan kasar menyusuri lehernya, memberikan kecupan keras yang meninggalkan tanda merah. Dia merobek baju Ruby hanya dengan satu tangannya, melemparnya asal.

Tubuh mungil Ruby sekarang sudah tidak tertutupi sehelai kain pun. Membuat Rai semakin beringas. Tangis Ruby bahkan tidak melunakkan sikapnya yang kasar menikmati tubuh Ruby.

Ide terbodoh untuk bersikap imut padanya !!! Maki Ruby didalam hati.

Malam panjang mereka berdua baru saja di mulai.

1
࿇KangEs😏😜✿࿐ ❦︎⃝ ⃝ ᵍᵇᵗ
setelah sekian lama Thor yuk lanjut lagi
💜ˡᵉⁿรωεεƭყ💋™
/Facepalm//Facepalm/
cery
hi author sehat selalu yah, ayo lanjutkan ceritanya kangen bgt sama kisah novel ini 😭😘
zamzam syahrani lubis
kak Rizcah.... bertahun2 nunggu lanjutan nya. akhirnya up juga. Terima kasih kak. sehat selalu. dan aku masih menunggu lanjutan nya lagi kak
El Andante 369
thor,,, kau dimana atau sedang kemana dg siapa 😭 aku menunggu up mu loh 🤭
ira
kaget, udah lama gak buka ujug² muncul si manis Dylan
Dalih Mei
suka banget ma ceritanya dah lama nunggu kelanjutannya autor... seruuu/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
Aiiu Miendzycity
kak ayo up kak
Muhammad Luthfi
dri ak blom punya anak smpai anak ku mau 3 ku tnggu loh kk crita nya,shat2 ya kk biar bisa lanjut cerita nya
ndia23
kak,sehat selalu yaaa supaya bisa up💗💋 karatan nihh kak nunggu lanjutannya😭
Aurell Bee
Alhamdulillah ga nyangka berlanjut ...bertahun3 ak nungguin ...trimakasih Othor ku yang cantik ...semoga happy ending ni cerita
Nawita Yuliastuti
makasih Thor. lanjut terus ya update nya. jangan menghilang lagi ya ☺️
💕Miuccia💓
aku balik lg kesini kak... menunggu kabr dasya dan dylan. 😂
MamaCio
astaga2 demi apa... aq langsung mau nagis lihat ada notif dr amburadul family,,, sudah bertahun2 aq menunggumu.... sehat2 ya kk
MamaCio
wah muncul lagi si laki yg may rebut ruby
💕Miuccia💓
kocak abis.. 🤣😂
💕Miuccia💓
Ya Allah.... mimpi aku aku semalem? kisah double D akhinya berlanjuttt/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Kiss//Kiss//Kiss//Angry//Angry//Angry/ kisah yg paling aku kagenin sejauh ini.
💕Miuccia💓
🤣🤣🤣🤣😂😂
👑Astrid lilian💣
akhirnya
👑Weepe_$@n$🦦🎗️💣: apakah ku mengenal mu?
total 1 replies
Rizqi_Achmad
akhirnya dilanjut wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!