NovelToon NovelToon
SUAMIKU TAKDIRKU

SUAMIKU TAKDIRKU

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:47.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

JANGAN DIBOM LIKE YA 😊🙏

Reno Pradipta, pengusaha tampan dan kaya raya, pria yang bisa dikatakan sempurna itu nyatanya tak tersentuh oleh wanita manapun setelah patah hatinya di masa lalu.

Karena itulah, banyak rumor beredar yang mengatakan kalau Reno adalah penyuka sesama jenis. Tentu saja, kabar itu membuat Sang Bunda khawatir terhadap anak satu-satunya dan demi menepis rumor itu, Reno harus menikah, itu lah permintaan Bundanya.

Lalu, Reno pun berpikir untuk mencari gadis yang sama-sama membutuhkan status pernikahan, beruntung, Reno bertemu dengan Aliya yang malang.

Aliya yang akan terjun bebas itu diselamatkan oleh Reno yang ternyata akan menjadi takdirnya.

Ikuti kisah cinta Aliya yang berusaha meruntuhkan dinding es diantara dirinya dan Reno💙

Jangan lupa like, komentar dan vote.
Subscribe supaya tidak tertinggal update terbarunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling Memikirkan?

Setelah makan malam, Aliya yang sudah tidak memiliki tugas itu memilih untuk menonton televisi di ruang tengah dan Reno yang baru saja keluar dari ruang kerja itu melihatnya.

Aliya yang selalu bersikap baik pada Reno itu pun memanggilnya.

"Pak. Sini!" kata Aliya seraya menepuk sofa, "Acaranya seru, reality show aktris negara kita yang sukses di Negeri Ginseng!" lanjut Aliya.

Reno pun menurutinya, ia duduk di sebelah Aliya dan Reno yang duduk di samping Aliya melihat Serena yang sedang dibanggakan oleh Aliya.

Selama Aliya mengoceh, Reno hanya diam, ia menahan segala rasa kesalnya dan untuk menghindari melukai Aliya, Reno pun bangun dari duduk.

"Al, sudah malam. Aku harus istirahat!" kata Reno yang kemudian meninggalkan Aliya sendiri.

Aliya mengangguk dan pandangan matanya kembali ke layar televisi.

Sementara itu, di kamar, Reno tengah memejamkan matanya, mencoba menghilangkan bayang-bayang Serena yang kembali hadir.

Tetapi, dengan memejamkan matanya, Reno semakin jelas melihat Serena, ia pun memutuskan keluar dari apartemen.

"Pak, katanya mau istirahat?" tanya Aliya yang melihat Reno keluar dan berjalan melewatinya.

Reno berlalu tanpa menjawab Aliya.

"Kemana dia?" tanya Aliya pada dirinya sendiri dan Aliya menunggu Reno sampai tertidur di sofa.

Sementara itu, Reno tengah berada di ruangan gelap, ruangan itu berada tidak jauh dari apartemen, ruangan yang ia sewa untuk melampiaskan setiap amarahnya dengan meninju samsak.

Mengingat Serena sama saja seperti membuka lukanya yang sampai saat ini masih menganga.

"Serena, setidaknya, sekali saja kamu meminta maaf padaku!" kata Reno dalam hati, pria yang sudah bercucuran dengan keringat itu tak berhenti meninju samsaknya sampai bayangan Aliya yang sekarang menemani harinya itu datang.

"Pak, aku tidak pernah lupa kalau kita teman, tetapi, tidak apa, kan? Untukku berbuat baik sama Bapak?" tanya Aliya sesaat sebelum keduanya makan malam bersama.

"Aaaaaa!" teriak Reno seraya meninju samsak itu dengan kencangnya.

Setelah itu, Reno pun berbaring di lantai, ia menatap langit-langit ruangan tersebut. Dan air matanya kembali menetes, air mata yang ia benci karena air mata itu selalu menetes di setiap dirinya ingat dengan Serena yang sampai ini cintanya menorehkan luka.

"Rena! Aku masih di sini, dengan luka ku dan kamu terlihat sangat bahagia di sana! Salah ku apa, Rena? Sampai aku tidak dapat melupakanmu!" rintih Reno dalam hati.

"Aaaaaa! Wanita jalan*g!" teriak Reno yang kemudian merubah posisinya menjadi tengkurap, Reno meringkuk tanpa memperdulikan dinginnya lantai di malam hari.

Dan Aliya yang berada di apartemen seorang diri itu terbangun dari tidurnya, ia melihat jam yang menempel di dinding, waktu menunjukkan pukul 03.00 wib.

Aliya yang masih meringkuk di sofa itu menurunkan kakinya, ia bertanya-tanya, apakah temannya itu sudah kembali atau belum, untuk memastikan, Aliya pun menentukan pintu kamar Reno dan ternyata, pintu itu tak terkunci.

Aliya melongokkan kepalanya dan pandangan matanya itu tak menemukan apa yang dicari.

"Aku penasaran, kemana dia pergi?" tanya Aliya pada dirinya sendiri, gadis itu pun kembali menutup pintu kamar Reno.

Pagi harinya, Aliya yang sedang membantu Bi Lela di dapur itu melihat ke arah pintu kamar Reno yang berbunyi saat Reno membukanya.

"Dia pulang juga," kata Aliya dalam hati.

Sementara Reno, ia tak memperdulikan Aliya, yang ada di pikirannya saat ini adalah keinginannya, keinginan yang sampai saat ini tak pernah terwujud yaitu melupakan Serena.

****

Selesai dengan mandi, Reno pun bergabung di meja makan, Aliya yang menyadari kalau Reno tengah menjadi pria dingin itu pun memilih untuk diam.

"Ingat, Al. Jangan macam-macam selama dia menjadi singa, itu pun kalau kamu tidak ingin diterkamnya!" kata Aliya dalam hati.

Tetapi, bukan Aliya namanya kalau tidak membuat Reno menjadi pusing. Aliya yang akan mengambil lauknya itu harus menumpahkan segelas air putih saat dirinya tak sengaja mengenai gelas tersebut.

Air tumpah itu mengenai celana Reno dan Reno terdiam, sedangkan Aliya, ia bangun dari duduk dan mengusap celana Reno menggunakan tisu.

"Aduh, maaf, Pak. Aku enggak sengaja!" kata Aliya dan Reno masih terdiam, ia sedang mengalami flashback di mana Serena pernah melakukan hal yang sama.

"Sayang, maafkan aku, aku tidak sengaja!" kata Serena yang kembali terngiang di telinga Reno.

Lalu, Aliya menghentikan apa yang sedang dilakukannya saat Reno menggenggam tangannya dengan begitu erat.

"Cukup!" kata Reno dan Aliya meminta pada Reno untuk melepaskan tangannya.

"Pak, tolong lepaskan, anda menyakiti ku!" pinta Aliya seraya menahan sakitnya.

Mendengar itu, Reno pun melepaskan tangannya dan Reno segera bangun dari duduknya.

Ia juga sama sekali tak menghiraukan celananya uang basah, Reno mengambil tas kerjanya lalu segera pergi dari apartemen.

Aliya yang melihat itu merasa bersalah dan tak enak hati.

"Al, sepertinya, Pak Reno tidak menyukai gadis ceroboh!" kata Aliya dalam hati.

Sementara itu, bukan karena kecerobohan Aliya yang membuat Reno menjadi marah, tetapi, bayangan Serena yang sekarang selalu kembali datang.

Aliya yang melihat meja dan lantai itu menjadi basah berniat untuk membereskannya dan Aliya ditahan oleh Lela.

"Nyonya, biar saya yang mengerjakan," kata Lela dan Aliya pun mengangguk.

****

Di kantor, Reno yang kembali merasakan lukanya itu kembali menjadi diam dan Arman menyadari itu.

"Tuan, adakah yang mengganggu pikiran anda?" tanya Arman yang sedang meminta tanda tangan Reno.

"Tidak ada!" jawab Reno tanpa melihat Arman.

Dan setelah mendapatkan tanda tangan Tuannya, Arman pun keluar dari ruangan CEO.

Setelah Arman keluar, Reno yang sebenarnya rapuh itu menundukkan kepalanya, memijit pangkal hidungnya.

Dan selama bayangan Serena ada, selama itu juga Reno menahan amarahnya, Reno juga menghindari Aliya.

Reno takut, takut akan melampiaskan amarahnya padanya.

"Al, maafkan aku. Untuk sementara, lebih baik kita tidak bertemu!" kata Reno diam hati, pria itu pun mengambil ponselnya, ingin memberitahu Aliya kalau dirinya tidak akan pulang.

"Hah!" desah Reno yang kemudian meletakkan ponselnya di meja.

"Kenapa aku harus memberitahunya! Tidak perlu, aku tak mau dia salah paham!" kata Reno dalam hati dan Reno pun mengurungkan niatnya.

****

Perubahan sikap Reno, membuat Aliya semakin bingung.

Aliya yang sudah kembali dari kampus itu merasa sepi dan sendiri di apartemen mewah itu, Aliya pun mengambil cemilannya dan saat itu Aliya teringat dengan ucapan Reno, "Dasar, bumil."

"Pak, apa yang membuat Bapak mudah berubah? Apakah luka di masa lalu Bapak?" tanya Aliya seraya menatap cemilan yang dipegangnya.

Setelah itu, Aliya membawa cemilan tersebut ke ruang tengah, ia memakannya seraya menonton televisi.

Dan sampai malam, Aliya tak mendapati temannya itu kembali.

"Apa Pak Reno sedang banyak pekerjaan?" tanya Aliya dalam hati.

Aliya merasa sepi dan bukan hanya Aliya, di sana, di ruangan gelap ada Reno yang juga sedang menyendiri.

"Reno! Kamu sudah dewasa dan lihatlah, dia sudah bahagia tanpa mu! Tidak seharusnya kamu masih menyimpan luka ini sendiri!" kata hati Reno yang paling dalam.

Reno yang tengah berbaring di sofa itu pun membuka matanya, apakah kata hati itu akan dapat membuat Reno sadar dan akan memulai hidupnya yang baru?

Jangan lupa like dan komen setelah membaca, ya.

Dukung author dengan gift/votenya, terima kasih. 💙

Mohon maaf untuk typonya.

1
Vera
aku suka
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
mampir lg Thor..

hei Aliya...kl km bunuh diri dosa km mlah 2x lipat lho..
km aja bego jd prempuan...
Mala–Bell: Silahkan, kak 🤗🤗🤗
total 1 replies
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
ya elaaahhh si detun ganngu aja papa lagi di ujung itu🤣🤣🤣🤣
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟: jahad iihhh kasian kan itu cenat cenut🙈
total 2 replies
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
woooaahhhh Cappadocia its my dream🤭🤭🤭🤭🤭
Mala–Bell: ayo ke sana🤭
total 1 replies
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
heellleeh malu malu meoooongggg
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
😱😱😱😱😱😱😱tuaa bangeeetttttt Reno Oemjii
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
si Ayah lempar batu sembunyi kaki🤣🤣🤣
🦂⃟ғᷤεᷤɓყᷫ ayyu🌟
sudah bertahun2 aja 😱😱😱😱
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
aliya semangat menjalani hidup bersama suami mu,bikin dia jatuh cinta karena sifat mu yg berani.go aliya 💪
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
reka udah pulang siap2 diamuk singga aliya
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
nah gini aja yerus aliya jawab aja omonggan reno kalau emang salah biar dia puyeng
Mala–Bell: puyeng atas bawah 😅😅🤣
total 1 replies
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
kan kalian jodoh tu sama² pernah menangis karena mencintai orang yg salah
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
semenakitkan itukah reno 🤣🤣🤣 tanggung jawab ren udah bikin alea ngompol sangking takut nya
Mala–Bell: 🤣🤣🤣🤣🤣 baru kenal udh main bentak aja takut atuh 🤭
total 1 replies
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
lah diperjanjian kan cuman istri kontrak gak dijadiin pembantu kau reno 🙄🙄🙄
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
cuekin aja renonya aliya biar dii tau rasa
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
reno bisa tahu juga aliya hamil ya,kalau udah suami istri jangan panggil bapak lagi ya aliya 🤭
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
dipanggil bapak🤭 astaga kok jadi ngakak 😂😂
Mala–Bell: Iya, umurnya beda jauh 🤭🤭
total 1 replies
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
saling nolong aja lha kalian,aliya kamu emang bodoh sih mau menghakri hidup karena gilang
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
bundanya juga wanita kali,ngerepotin gak ?
✪⃟𝔄ʀ ησƒяιтα 🅾︎🅵︎🅵 ⍣⃝కꫝ🎸
laki² tak guna buang aja ke tempat pelupusan sampah gak oerlu ngemis² aliya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!