NovelToon NovelToon
CINTA LELAKI BIASA

CINTA LELAKI BIASA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:342.3k
Nilai: 5
Nama Author: Shan_Neen

🙏DILARANG BOOM LIKE 🙏

Apa jadinya jika sebuah ikatan pernikahan didasari oleh sebuah obsesi, atau rasa ingin memiliki?

Olivia, gadis yang dianugerahi gelimangan harta dan juga kasih sayang dari kedua orang tuanya. Gadis yang selalu bisa mendapatkan apapun yang dia mau, kini dihadapkan dengan seorang pemuda yang membuatnya penasaran, hingga ingin memilikinya.

Sedang Alzam, tak lebih hanya seorang pemuda sederhana, yang berusaha keras menghidupi ibu dan kedua adiknya. Tak ada waktu baginya untuk memikirkan perkara cinta.

Suatu ketika, mereka dihadapkan dalam situasi tak terduga, yang membuat keduanya terpaksa harus menikah.

Akankah Olivia dan Alzam mampu bersatu dalam ikatan suci yang dipaksakan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shan_Neen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemeriksaan

HOEK!

Sontak semua orang menoleh ke arah Olivia, tak terkecuali Alzam.

HOEK!

Seketika, Alzam menghampiri Olivia yang nampak akan muntah.

“Kamu nggak papa, Liv?” tanya Alzam.

Pemuda itu terlihat begitu khawatir dengan kondisi Olivia saat ini.

Gadis itu tak bisa menyahut, karena rasanya jika ia membuka mulut maka semua isi perutnya seketika akan keluar.

HOEK!

“Di mana toiletnya?” tanya Alzam.

“Di sana,” jawab si pemilik tempat tersebut menunjuk ke sebuah arah.

Alzam pun segera menggendong Olivia dan membawanya ke toilet. Dia menurunkan gadis itu tepat di depan closet, dan Olivia berjongkok sambil memuntahkan apa yang sedari tadi ingin perutnya keluarkan.

Semua terlihat panik. Mamah Ros pun terlihat berdiri dan melihat Olivia yang masih berjongkok di depan closet, ditemani Alzam di sana.

Pemuda itu nampak telaten memijat tengkuk Olivia, berharap bisa membantu gadis tersebut.

Setelah merasa mualnya berhenti, gadis itu nampak lemas dan pucat. Peluh dingin pun membanjiri tubuhnya.

Alzam mencoba membantu Olivia berdiri, namun sepertinya gadis itu terlalu lemas hinga kakinya sulit menopang berat tubuhnya.

Akhirnya, pemuda tersebut pun menggendong kembali Olivia dan mendudukkannya ke kursi yang tadi mereka duduki.

Si pemilik tempat tersebut mengulurkan segelas air hangat kepada Alzam, untuk diberikan kepada Olivia.

Dengan telaten, Alzam membantu Olivia untuk minum hingga beberapa teguk. Sedangkan Bu Aminah, wanita tua itu mendekat dan mencoba membalurkan minyak kayu putih yang kebetulan dia bawa, ke atas perut dan sekitar tengkuk gadis tersebut.

Mamah Ros hanya bisa melihat dengan panik, sambil menanyakan kabar sang putri. Sejak dulu, dia sama sekali tak pernah merawat anaknya sendiri, karena selalu dibantu oleh seorang babysitter untuk mengurus bayi Olivia.

Sehingga, dia tak tahu bagaimana menolong sang putri ketika hal tersebut terjadi. Bahkan untuk membersihkan kotoran anaknya pun dia tak pernah.

“Liv, kamu nggak papa, Nak? Aduh, kenapa bisa begini sih? Mau ke rumah sakit aja? Biar mamah anter yah,” seru Mamah Ros yang belum berani mendekat, karena tak mau mencium bau muntah dari tubuh putrinya.

Olivia menggeleng. Dia berusaha mengatur nafasnya yang tersengal akibat muntah terlalu banyak. Tenggorokannya terasa terbakar dan pahit mulai muncul di lidahnya.

Dia sampai tak sadar, bahwa saat ini pemuda yang terus bersikap tak acuh padanya, tampak terus memperhatikannya. Alzam bahkan membiarkan kepala Olivia bersandar di bahunya, sambil ia memijat kening gadis itu dengan lembut.

“Nak Oliv, apa sudah mendingan?” tanya Bu Aminah khawatir.

Olivia hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan tadi. Wanita tua itu terlihat lebih tenang dari yang lain, seolah tahu apa yang tengah terjadi pada Olivia.

“Sejak kapan mulai muntah-muntah?” tanya Bu Aminah.

“Dari tadi. Terus juga emang tadi pagi pas bangun tidur, kepala Oliv kerasa pusing banget, Bu,” sahut Olivia.

Bu Aminah mengusap lembut puncak kepala Olivia, sambil mengulas senyum.

“Sabar yah. Ini hal yang biasa terjadi kok,” ucap Bu Aminah.

“Hal biasa? Anda bilang hal biasa? Anak saya muntah-muntah seperti tadi bukannya panik dan bawa ke dokter, malah dibilang hal biasa? Benar-benar tidak punya hati,” sanggah Mamah Ros.

“Maaf, apa calon pengantinnya sudah...,” tanya si pemilik tempat, sambil menggerakkan kedua tangannya melengkung di depan perut, seolah tengah mengelus perut yang buncit.

“Apa?!” pekik Mamah Ros.

Dia menoleh ke arah Olivia yang masih terlihat lemas, bersandar di bahu Alzam yang sangat nyaman.

“Oliv, apa kamu hamil?” tanya Mamah Ros.

“Hah?! Hamil?” tanya Oliv balik yang juga terkejut dengan pertanyaan sang ibu.

“Mbak, sepertinya pernikahannya bakal di tunda sampe tahun depan. Nggak papa yah?” tanya Bu Aminah pada si perias pengantin.

“Iya, Bu. Nggak papa. Saya paham sekali. Tapi, nanti jangan lupa pakai jasa saya lagi ya. Saya kasih diskon deh,” sahut si pemilik tempat rias pengantin.

“Hah?! Kenapa ditunda setahun, Bu? Bukannya dua minggu lagi?” tanya Olivia tak paham.

“Wanita hamil nggak boleh dinikahi. Tunggu sampai kamu melahirkan dan lewat masa nifas, baru kita bisa menikah,” ucap Alzam datar.

Olivia geleng-geleng kepala, karena tak setuju dengan hal itu. Dia pun mencoba duduk dengan tegak meski tubuhnya masih lemas dan perlu ditopang oleh seseorang.

“Nggak! Aku nggak hamil. Suer deh! Aku cuma masuk angin atau kembung kebanyakan minum aja. Oliv ngomong jujur, Bu! Mas Al, beneran Oliv nggak hamil,” sanggah Olivia, yang tak mau pernikahannya harus diundur untuk waktu yang cukup lama, selama satu tahun lebih.

“Nak oliv, apa kamu mau berbohong soal kandunganmu, hanya untuk segera menikah dengan Alzam?” tanya Bu Aminah.

“Tapi, Bu. Oliv emang...,” elak Olivia.

“Aku anter kamu periksa aja sekarang,” sela Alzam.

Semua melihat ke arah pemuda tersebut, tak terkecuali Olivia. Dia sampai baru sadar jika Alzam sejak tadi terus berada di sisinya, dan menopang tubuhnya dari belakang.

Ada rasa bahagia di dalam hati yang menghangatkan rongga dadanya, hingga tanpa sadar sebuah senyum tipis muncul di bibirnya yang pucat.

Nggak papa deh aku sakit begini. Yang penting kamu bisa perhatian walau sedikit ke aku, batin Olivia.

Akhirnya, setelah itu Alzam dan Bu Aminah ikut mobil Rosaline, untuk mengantarkan Olivia periksa ke dokter terdekat.

Awalnya, Bu Aminah menyarankan untuk pergi ke bidan saja. Akan tetapi, Rosaline tak setuju dan meminta supir membawa mereka ke rumah sakit yang ada di sekitar sana.

Sesampainya di rumah sakit, Olivia yang masih pusing dan perut yang masih bergejolak, tampak begitu lemas dan pucat, membuat Alzam berinisiatif menggendong gadis itu sampai ke ruang tunggu periksa.

Dia sampai meninggalkan sang ibu dan juga calon mertuanya, yang tertinggal di belakang.

Dengan manjanya, Olivia mengalungkan lengan di leher Alzam, dan menyandarkan kepalanya di dada pemuda tersebut. Dia benar-benar bahagia, karena rupanya Alzam masih memiliki sisi lembut terhadap dirinya.

Awalnya, Olivia mengira jika Alzam akan mengantarkannya ke dokter umum saja, namun pemuda itu justru membawanya langsung ke bagian obgyn.

“Mas, aku nggak hamil. Serius deh!” ucap Olivia.

Namun, Alzam tetap diam, tak menyahuti omongan dari gadis tersebut. Olivia pun akhirnya diam dan menunggu hingga gilirannya tiba.

“Ibu Olivia,” panggil seorang perawatan.

“Ya,” sahut Olivia dan Alzam bersamaan.

Hal kecil itu justru membuat Olivia tersenyum sendiri, meski wajah Alzam masih saja datar tanpa ekspresi.

Pemuda itu lebih dulu bangun, dan memapah Olivia berjalan masuk. Di dalam sana, dokter menanyakan gejala yang di alami oleh Olivia, dan menanyakan apakah Olivia sudah pernah tes kehamilan sendiri atau belum. Kemudian, dokter itu meminta gadis tersebut untuk berbaring di ranjang pemeriksaan.

Alzam ikut mendampinginya, dan semakin membuat hati Olivia berbunga-bunga. Perhatian yang diberikan Alzam, sangat berbeda dari apa yang wajahnya tunjukkan.

“Dari hasil USG, belum terlihat tanda-tanda kehamilan. Saya sarankan Anda untuk melakukan tes kehamilan terlebih dahulu,” ucap sang dokter.

Petugas medis itu pun lalu meminta sang perawat untuk membantu Olivia mengambil sampel urin di toilet.

Setelah itu, perawat tadi mencelupkan sebuah barang tipis berwarna putih dengan ujung biru ke dalam sampel tadi, dan menunggu selama beberapa saat.

Kemudian, dia memberikan laporan atas hasil tes yang baru saja dilakukan. Dokter pun kemudian memberitahukan hasilnya kepada Olivia dan Alzam, yang masih duduk menunggu di dalam ruangan tersebut.

.

.

.

.

Jika suka cerita ini, silakan lanjut baca☺ dan jangan lupa tap ❤ (favoritkan) , 👍 (like) , 💬 (komen) , 🎁 (gift) , dan juga votenya.

terimakasih 😁

1
Suyatno Galih
makanya ksh tau duluan sm suami dr pd si mantan mu yg ksh tau mlh di bumbu nyahok lu Oliv
Suyatno Galih
siap2 si putih mu lapa Leon,
Elizabethlizy
semangattt yaaa karya nya bagus bagusss
Anyelir
huaa pasti nanti ada sakitnya 😭
Anyelir
biasanya kalau mamaknya kek gini julid pasti
🐌KANG MAGERAN🐌: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
Hanni🍯
denger noh, Liv. denger/Hammer/
🐌KANG MAGERAN🐌: sabar kak... sabar
total 1 replies
ig:@beatricx.kaihena
semangat Thor, butuh dukungannya juga yaaa.... saling support
🐌KANG MAGERAN🐌: makasih kak 🙏
total 1 replies
한스 |HANSEN|Author DarkRomance
makasih kakak 🙏
Jelo Muda
keren... penuh nasehat dan petuah hidup yg baik ..
Cis Siu
bagus
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Bu Aminah.... mertua idaman 😍
Chindra Pangalima
seharusnya bukan akhwat,tapi ukhty Olivia
kika
rabbani ya...wkwk...
kika
klo aku lbuh milih bli mesin cuci dripada tv, krn hiburan sdh ada hape, wkwk...
kika
bak mandi? bath tube maskudnya ya thor?
🐌KANG MAGERAN🐌: iya itu 😅
total 1 replies
kika
aku suka crita bgini, dripada yg CEO2...udah bosen...wkwk
kika
wkwk...nurul bs lihat bahwa oliv udah bikin hdup alzam yg monoton jdi lbih berapi2...wkwk... mski awalny api emosi...lama2 mungkin jd api asmara ya thor.... suka...suka....lanjut thor...
🐌KANG MAGERAN🐌: makasih kak sudah mampir🥰
total 1 replies
Suprihtini Hamdan
bagus
🐌KANG MAGERAN🐌: mkasih kak
total 1 replies
ervina
Kecewa
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!