NovelToon NovelToon
Titip Istriku

Titip Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Tamat
Popularitas:356.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fenitri Azzukhruf

Namanya Aisha ia adalah seorang istri dari Hanafi.

Keadaan yang tidak bisa di tebak, Hanafi sering merasakan sakit kepala tetapi dia tidak tahu penyebab sakit kepalanya itu.

Dokter menyarankan untuk ronsen ke rumah sakit besar. Di karena kan di desa saat ini alatnya tidak komplit.

Seperti di sambar petir dokter memvonis penyakit Hanafi sudah stadium empat, sakit kanker otak. Dokter yang biasanya, harus pergi ke luar negeri untuk adakan seminar selama satu bulan, akhirnya di gantikan dokter lain.

Tak di sangka dokter tersebut adalah sahabat Hanafi waktu SMA. Hanafi berpesan kepada istrinya Aisha selepas ia pergi Aisha harus janji bahwa dia harus menikah lagi.

Hanafi pun menitipkan istrinya kepada dokter Azzam sahabatnya tersebut. Azzam bingung dengan permintaan Hanafi, setelah ia bertugas di rumah sakit yang sedang merawat Hanafi ia pamit untuk pergi melanjutkan pendidikan nya. setelah dua tahun kepergian Hanafi, Azzam menyelesaikan kuliahnya ia pulang.

ikuti kisahny

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenitri Azzukhruf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kembali pingsan

" sebenarnya mas sangat merindukan mu dek, peluk mas lebih lama lagi "

Hanafi semakin mengencangkan pelukannya begitupun Aisha membalas pelukan dari sang suami. berkali-kali Hanafi mengecup kening istrinya hingga ke kelopak mata Aisha yang indah, hidung yang mancung, pipi merona hingga berhenti di bibir Aisha yang manis. keduanya terbuai dengan indahnya cinta mereka.

Hanafi tetap belum kuasa untuk menceritakan semuanya, sebenarnya malam itu sebelum mereka memadu kasih Hanafi sangat ingin berbicara tetapi rasanya tercekat mulutnya tak kuasa berbicara lagi.

Hanafi terbangun ia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 3 pagi. Hanafi bergegas bangun untuk membersihkan diri dan akan melaksanakan shalat tahajud, kegiatan rutin yang hanafi jarang tinggalkan. Melihat Aisha yang tertidur pulas Hanafi tak ingin menganggu tidur kekasih halalnya itu.

rakaat demi rakaat di lewati semakin lama dalam sujud terakhir nya. tak tau doa apa yang dilantunkan oleh Hanafi disujud terakhirnya shalat malamnya.

Selesai melakukan salam Hanafi berdzikir, kemudian mengangkat kedua tangannya hendak mengadu kepada sang khalik atas semua kegundahan dalam hidupnya.

" Ya Allah yang maha pengasih maha penyayang, yang memberi kami kehidupan dan kematian, pemberi rezeki dan kebahagiaan. hamba yang lemah dan tak berdaya kecuali atas izinMu. ikhlaskan hati ini atas semua yang telah Engkau tetapkan ya Allah, semua sudah di takdirkan bagaimanapun kami tak akan bisa berlari. Kuatkan selalu hati kami, berikanlah seribu kesabaran untuk diriku. Ya Allah ketika telah waktunya tiba mudahkan bibir ini untuk memberitahu istri dan kedua orang tuaku ya Rabb. berikanlah keikhlasan untuk mereka, tak ada yang lebih baik dari ketetapanMu. Jaga istriku dan orang tua ku serta semua orang yang aku sayangi, matikanlah aku dalam keadaan husnul khatimah kuserahkan semuanya kepadaMu. Hamba akan terus berusaha ikhlas dengan semua ketetapan ini. Aamiin ya rabbal alamin"

meneteslah air mata Hanafi yang selama ini ia bendung tak ingin penderitaan nya ia bagikan ke semua yang ia sayangi.

Tanpa ia ketahui ternyata Aisha juga menangis di balik selimutnya mendengar semua doa suaminya, Aisha masih berpura-pura tidur ia juga tak ingin suaminya sedih. Aisha berharap suaminya segera mengatakan kepadanya agar cepat dilakukan pengobatan dengan pendamping nya tak perlu di sembunyikan lagi.

Kembali Hanafi bersujud kepada Rabbnya.

Hanafi menghampiri Aisha yang ia tau masih tertidur. Hanafi mengelus kepala istrinya dengan lembut seraya berkata, " yang kuat istriku kamu wanita terbaik istri salihaku "

air mata kembali menetes.

tampak Aisha yang menggeliat, terganggu dengan sentuhan lembut sang suami. Hanafi pun segera menghapus air matanya.

" mas, udah bangun..." sambil mengucek matanya.

" udah mas juga sudah shalat, mandilah dan shalat setengah jam lagi adzan subuh " Aisha mengangguk dan berlalu ke kamar mandi.

Hanafi menyibukkan diri berdzikir dan membaca Al Qur'an, menunggu Aisha yang masih mbersihkan dirinya.

***

" Mas mau kemnaa kenapa rapi sekali, mas baru saja tiga hari yang lalu keluar rumah sakit apa tidak sebaiknya mas istirahat dulu sampai mas sembuh total" tanya Aisha yang mendapati Hanafi sudah dalam keadaan rapi.

" mas akan mulai masuk kampus dek, sudah cukup lama meninggalkan pekerjaan." Hanafi nampak sibuk menata semua buku dan berkas yang akan di bawanya.

Aisha sedang merapikan ranjangnya sambil sesekali melirik suaminya itu. Dan tepat di kaki Aisha melihat map yang tergeletak jatuh tepat di kakinya. Aisha melihat semua isinya, ternyata itu hasil Rontgen dari rumah sakit.

" mas apa ini "

Hanafi menoleh dan terkejut mendapati instrinya sudah memegang map itu. Hanafi tak pernah mengeluarkan dari tas kerjanya karena ia tau Aisha tak pernah mbuka sesuatu tanpa seizinnya.

" Oh bukan apa-apa dek, sini mas bawa "

Aisha sudah mengetahui semua, hanya saja Aisha ingin suaminya yang mengatakan langsung. semenjak sakit Hanafi tidak diperbolehkan pulang terlebih dahulu oleh orang tuanya dan itu di setujui oleh Aisha.

***

Sudah ada satu Minggu Hanafi berangkat beraktivitas seperti biasa, itupun tidak berangkat dan pulang sendiri ada pak supir yang setia menemani. Dan keesokan harinya setelah melakukan aktivitas yang sangat melelehkan Hanafi merasa sakit kepala lagi.

Dan tiba-tiba iapun jatuh pingsan saat keluar dalam kantor ingin segera pulang karena pelajaran usai.

Semua orang mendekat melihat kejadian itu, bahkan Hamdan yang masih didalam kelas mendengar kabar itu terkejut dan lari.

" ada apa".

" pak Hanafi pingsan dan sekarang ada di Uks "

Hamdan langsung berlari menuju ruang UKS.

disana ia melihat tubuh kakanya yang terbaring pucat. Hamdan langsung memanggil semua orang yang ada disana meminta bantuan agar kakaknya bisa segera di bawa ke rumah sakit.

" tolong saya pak, bawa kakak saya ke mobilnya "

" ada apa dengan Hanafi nak hamdan"

" kakakku sakit harus segera di bawa ke rumah sakit pak "..

pak Tarman selaku satpam di kampusnya segera membantu Hamdan membawa Hanafi masuk ke mobil. Hamdan langsung mengemudikan mobil Hanafi ke rumah sakit dan motor Hamdan ditinggalkan, sebelumnya hamdan menelepon untuk Tomi agar membawa motornya pulang ke rumah. Hamdan menitip kan kunci motornya pada pak Tarman.

sesampainya di rumah sakit perawat segera membawa Hanafi ke UGD. Dokter yang biasa menangani Hanafi langsung sigap memeriksa nya. Hamdan masih sibuk menelepon kakak iparnya Aisha agar segera menyusul ke rumah sakit.

" Aisha ada apa kenapa kamu panik, " tanya umma melihat kegelisahan menantunya setelah menerima telepon.

saat itu umma dan Aisha sedang berada di ruang tengah membicarakan tentang masakan kesukaan masing-masing keluarga.

karena memang Aisha sejak menikah bersama Hanafi tak tau makanan kesukaan Anggota keluarga nya itu. saat itu Aisha tak lama tinggal dirumah mertuanya selepas menikah, ia langsung di bawa Hanafi ke rumahnya.

" mas hanafi dibawa ke rumah sakit umma " raut wajah Aisha masih tampak panik.

" kenapa dengan Hanafi, tadi pagi ia terlihat sehat "

" iya ma, Aisha pamit ke rumah sakit dulu ma"

Aisha langsung bergegas mengambil keperluannya dan berangkat di antar supir.

sesegera mungkin umma mengabari Abah, Abah langsung pulang menjemput umma untuk ke rumah sakit.

sesampainya Aisha di rumah sakit ia hanya melihat Hamdan yang berdiri di depan ruang UGD.

" bagaimana keadaan mas Hanafi dek " tanya Aisha.

" masih ditangani dokter kak belum berkabar hingga detik, kita berdoa kak semoga kak Hanafi baik-baik saja"

" aamiin" ucap Aisha.

pintu ruang UGD dibuka tampak dokter keluar dari dalam.

" bagaimana dok, " tanya langsung Hamdan.

" maaf saya harus katakan pada kalian, saya ingin kalian menandatangani persetujuan operasi. ini ngga bisa di tunda lagi kanker nya sudah cukup menyebar" ucap dokter dengan sangat beratnya menyampaikan kabar ini.

" lakukan yang terbaik dok " semuanya menoleh ke arah suara, ternyata Abah dan umma yang datang. mereka mendengar semua yang dokter katakan, kabar yang sangat memukul kedua orang tua yang sudah tidak muda lagi itu.

umma hanya menangis merasa terpukul dengan kabar itu.

" lekas lakukan tindakan operasi dok, saya ayahnya saya akan tanda tangani" bijaknya ucapan Abah membuat semuanya diam.

bersambung...

1
Surati
bagus
Jetva
Luar biasa
Jetva
ortu Monica adalah ortu yg tidak becus mendidik anak...jelas"anak melakukan kejahatan...eee masih berusaha mau mengelyarkan dr penjara...mau minta ditarik laporanx...klo korban kejahatan Monica meninggal...apa hanya permintaan maaf lalu nyawa korban kembali..??..
Gina Safitri
Luar biasa
Diah Ratna
Kiran m Zidan aja
Umi Maryam
ini teh kumaha. sih ? pa bambang yudoyono teh abah nya hanafi kalau pa wahyu abi nya zidan ko jadi ketuker ,tifo nya banyak nih ,tolong yg teliti atuh jadi lieur macana pabeulit .🙏🙏😂😂
Hadyan Ghauzan
Luar biasa
Farida Deka
luar biasa
Tri Yuli
Luar biasa
Sulaiman Efendy
TERNYATA HAMDAN SUDAH PERNAH LIAT WAJAH ZAKIA WKTU SMP, SAAT ITU ZAKIA MNGKIN BLM BRCADAR..
Sulaiman Efendy
EMANGNYA HABIS OPERASI STELAH 40 HARI LGSUNG BISA, AKU SAJA PAS ISTRI LAHIRKN ANAK KAMI KMBAR SEPASANG, TEPATNYA ANAK KEDUA & KETIGA, MLALUI CESAR, DN HMPIR 3 BLN BRU AKU BRHUBUNGN SUAMI ISTRI KEMBALI... ANAK PERTAMA STELAH 2 BLN. BGIKU 40 HARI MSH BLM BNR2 BRSIH.. DN PSTI MSH PERIH DI ISTRI.. APALAGI BKAS LUKA AKIBAT CESAR.. LUKA LUAR & DN LUKA DALAM AKIBAT DIBEDAH..
ALHAMDULILLAH, DGN OLAHRAGA DN PUASA, AKU BISA NAHAN HASRAT.. DN JUGA DIBAWA SIBUK KERJA..
Sulaiman Efendy
BAGUSLH KIRAN MNDENGAR PMBICARAAN HAMDAN SAMA ZIDAN, STIDAKNYA DIA TDK MNGHARAP LBH KE HAMDAN.. KRN KIRAN JODOHNYA ZIDAN...
Sulaiman Efendy
DI KISAH KHANSA, LO MUNCUL LAGI, DIKISAH ORTUNYA KHANSA, YAITU USTADZ BARRA DN ALIRA, LO BRDUA TRSEMPIL JUGA... DI KISAH HAMDAN DN KIA, LO BRDUA JUGA MSH NONGOL..
Sulaiman Efendy
SAMA THOR, MLS KLO BACA NOVEL ADA PELAKOR ATAU PEBINOR, TRUTAMA PEBINOR. KRN PEBINOR AKU CERAI DGN MNTAN ISTRI PERTAMA, DN KRN PEBINOR AKU JDI NAPI SLAMA 3 THN, KRN AKU BUAT TU PEBINOR KOMA 1 BLN, DN CACAT SEUMUR HIDUP..
Sulaiman Efendy
MKANYA LO TURUTI UMMA LO UNTUK BRTEMU ZAKIA, AGAR LO GK SALAH FAHAM TERUS..
Sulaiman Efendy
MMG SI HAMDAN GOBLOK, CBA LO BRTEMU DLU SKALI DGN CALON PILIHAN UMMA LO, PSTI LO AKN TRKEJUT STENGAH MATI HINGGA MIMISAN..
Sulaiman Efendy
MMAAFKN BOLEH, TPI SBNARNYA HUKUM TTP HRS BRJALAN, BYANGKN KLO AISHA & BAYINYA TDK SLAMAT.. RASULULLAH SEORANG RASUL PILIHAN, SDGKN KITA HNY MANUSIA BIASA.. KITA MMBRIKAN MONICA HUKUMAN BKN KRN DENDAM, TPI KRN MMG HUKUM HRS DITEGAKKN, BIAR MONICA JERA DN TOBAT, BIAR DINDING PENJARA MMBUATNYA MRENUNG DN MNYADARI KSALAHANNYA
Sulaiman Efendy
HAMDAN2, GOBLOK BANGET, CBA LO CARI TAU DLU KBENARANNYA SBLM MMPUNYAI DUGAAN SPRTI.. KLO LO GK CARI TAU KBENARAN TTG ZAKIA & ZIDAN, SELAMANYA LO AKN TRSIKSA DGN PRASAAN LO..
Sulaiman Efendy
DAN AZZAM ALAMI SERUPA KDUA KALI DLM HIDUPNYA, YAITU SAAT AMAAR ANAKNYA TRTABRAK.. TPI TAKDIR BRKATA LAIN, SBLM MNDAPATKN PRTOLONGN DI RS, DLM PRJALANAN MNUJU RS, AMAAR TELAH BRPULANG.. AZZAM YG DOKTER, DN AMEER ADIK AMAAR JUGA DOKTER, TK SANGGUP MLIHATNYA
Sulaiman Efendy
MALAH MR.JACK YG BANTU LACAK MONICA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!