NovelToon NovelToon
Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Teen School/College / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:899
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan Kayla Eleody Seorang gadis kaya raya dengan kehidupan glamour sempurna, gadis pemberani ini tiba tiba saja bertukar jiwa dengan Zara seorang gadis miskin yang menjadi korban bully di sekolah, mampukan Kayla hidup dalam raga Zara dengan segala kesulitannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 : Korban bully

Seorang gadis dengan seragam berlumur tinta berwarna hijau di arak menuju gudang sekolah oleh sekelompok siswi yang juga masih mengenakan seragam sekolahnya.

"A-ampun kak" Isaknya pelan.

"Apa? gue gak denger nih? ampun?" Tanyanya sambil tertawa terbahak bahak.

"Cel? enaknya di apain lagi nih?" Tanya salah satu temannya bernama windi.

"Gue Tanya sama lo? sekarang lo masih berani buat jadi pahlawan kesiangan, hah?! " Bentak Michele.

"E-enggak kak ampun" Isaknya.

Zara Adelia, begitulah nama lengkapnya, gadis yang tak sengaja menjadi korban perundingan karena niat baiknya.

Sore itu ia hanyalah gadis biasa yang terbilang beruntung karena memiliki prestasi hingga mendapat biaya siswa dari sekolah elit bernama HARAPAN NUSANTARA.

Zara sore itu hanya ingin segera pulang dan beristirahat di rumah, namun teriakan seseorang menghentikannya, ia memilih berjalan ke arah gudang sekolah untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Sampai di sana ia di buat terkejut dengan keadaan teman satu kelasnya, mimi.

Gadis berusia 16 tahun itu dalam keadaan setengah telanjang dan berada di antara kakak kelas yang tengah membulinya.

Zara yang hanya berbekal rasa iba mendatangi mereka berniat membantu mimi.

Mimi tertolong, tapi tidak dengan dirinya.

Saat itu Zara yang hanya berniat menolong mimi kini justru mendapat title seorang pahlawan dari sekelompok kakak kelas yang sempat membully mimi, mereka memang berhenti membully mimi tapi beralih membully dirinya.

Hari demi hari ia lewati dengan segala bentuk penindasan maupun penyiksaan, ia bahkan sudah beberapa kali melaporkan kakak kelasnya itu ke pihak sekolah, namun sayang bukannya mendapat pembelaan zara justru semakin di bully habis habisan.

Dan inilah keadaan yang harus ia Terima, sudah satu tahun lamanya sejak ia duduk di bangku kelas 10 hingga kini dirinya naik kelas 11 tak pernah sekalipun Zara luput menjadi bulan bulanan mereka, Zara hanya bisa berdoa semoga hari hari cepat berlalu agar Michele sang kakak kelas bersama teman temannya itu segera lulus dan tak membully dirinya lagi.

Di sisi lain...

Berbeda dengan kehidupan kelam Zara, Kayla Eleody, gadis berusia 18 tahun yang duduk di bangku sekolah menengah ke atas tahun ke 12 itu hidup dengan kemewahan.

Hidupnya nyaris sempurna karena memiliki segalanya, ayahnya adalah pemilik sekolah HARAPAN NUSANTARA, ia juga banyak memiliki bisnis yang bergerak di bidang kuliner.

Kayla yang merasa dapat memiliki apapun yang ia mau karena kuasa ayahnya sering bersikap sombong dan semena mena, ia juga terkenal manja namun sangat berani.

"Kay lo ikut kan?"

"Ya pasti lah, kalian tenang aja gue bayarin semua!" Ujar Kayla percaya diri.

Kedua temannya, Alisha dan Nessy berseru hebat mendengar ujaran boss mereka, ini sudah menjadi kebiasaan ketiga gadis kaya itu untuk menghabiskan harta orang tuanya.

...****************...

Malam pukul 20.00

Kayla baru memasuki rumah mewah miliknya saat ayahnya tiba tiba memanggil pelan.

"Kay?" Panggilnya.

Kayla menoleh, mendapati sang ayah dengan seorang wanita yang masih terlihat lebih muda dari ayahnya.

Gadis itu bergerak tak ramah namun tetap memenuhi panggilan ayahnya.

"Kenapa papi?" Tanyanya.

Harris Sanjaya pria berusia 43 tahun itu menggeleng pelan melihat penampilan putrinya yang terlihat sangat berani.

"Papi udah bilang kamu jangan pake baju pendek pendek, dari mana kamu?" Tanyanya.

"Mall" Jawabnya singkat.

"Duduk kay papi mau ngomong" Pintanya.

Kayla melirik ke arah wanita dengan pakaian rok sepaha dan juga kemeja berwarna merah muda yang tampak menyebalkan baginya.

"Papi dapat laporan tentang pembulian di sekolah, papi takut kamu terlibat menjadi salah satunya" Katanya.

"Kayla emang bandel, tapi Kayla gak pernah bully anak orang" Balas Kayla.

"Bagus deh, sekarang papi bingung gimana ngatasinnya"

"Gausah di apa apain lah, toh juga gak berpengaruh sama kita, kalo dia mau keluar dari sekolah ya tinggal di keluarin aja, gausah bingung" jawab Kayla.

Harris menggeleng pelan dengan jawaban yang di berikan putrinya.

"Terserah kamu, oiya kenalin ini tante maya" Ujar sang ayah memperkenalkan wanita yang sedari tadi hanya diam menunggu.

Kayla tersenyum singkat, senyum yang di paksa.

"Jabat tangannya kay" Pinta sang ayah.

"Apaan sih pi, kaya santunan anak yatim aja" Cibirnya.

"Gak papa mas" Balas maya.

Kayla memicing tak suka mendengar bagaimana wanita bernama maya itu memanggil ayahnya dengan sebutan mas.

"Tunggu tunggu, ini gaada doorprize kan? jangan sampek papi bilang kalo papi mau nikah lagi, mami baru meninggal 3 tahun yang lalu loh!" Ucapnya tanpa basa basi.

"3 tahun kan udah lama" Balas sang ayah.

"what?! jadi bener kalian mau nikah?!" Sungut Kayla tak Terima.

"Papi harap kamu bisa ngerti"

Kayla menggeleng ribut, ia tentu saja tak Terima, baginya tak akan ada yang bisa menggantikan ibunya.

"GAK!"

"Kay dengerin papi dulu"

"GAK! SELAMANYA ENGGAK!" Teriak Kayla.

"Mas tenang" Ucap maya.

"Tante maya ini orang baik, papi butuh pendamping kay"

"Papi lupa sama janji papi kalo papi gak bakalan nikah lagi, papi bohong! PEMBOHONG!"

Kayla berlari keluar rumah sambil menangis, ayahnya mengingkari janji, memangnya ia harus bereaksi bagaimana selain menangis?

"KAYLA!"

...****************...

Ditengah hingar bingar kota jakarta zara berjalan pelan dengan sisa tenaga, seragam yang kotor terkena tinta ia sudah mencucinya walaupun tak terlihat sangat bersih setidaknya ibunya tak bertanya apa yang terjadi, zara takut wanita berusia 40 tahun itu bersedih karena khawatir padanya.

"Mau kemana neng?" Tanya seorang pemud yang datang dengan temannya.

Zara memeluk tubuh nya erat, perasaannya tak enak, sesuatu yang tidak menyenangkan mungkin akan terjadi.

"Sendirian aja, kasian banget sampek kedinginan gitu, mau abang peluk?" Tanyanya menggoda.

Zara berjalan cepat mencoba menghindari pria berbaju hitam tersebut.

"Neng mau kemana aa lagi ngomong nih" Ujarnya sambil terkikik geli.

"Maaf saya mau pergi permisi" Zara yang ketakutan mencoba pergi.

"Temenin abang dulu, kita ke semak semak yuk!" Ajaknya.

Zara melirik kesana kemari, jalanan sangat sepi, ia semakin takut.

"Halah kelamaan! liat nih!" Salah satu dari pria tersebut melancarkan aksinya dengan sengaja memegang dada Zara.

"Aaarkh tolong!" Teriaknya.

"Bawa dia!"

Keduanya mencoba menarik Zara dengan paksa, sementara Zara masih mencoba menahan diri di tempatnya, ia berharap akan segera mendapatkan bantuan.

"Tolong tolong!"

Kayla terkejut, seseorang menghentikan lamunannya, ada yang meminta tolong.

Ia yang tadinya terduduk di tepi jalan kini mulai bangkit, melihat sebatang kayu dengan ukuran besar lalu Kayla mengambilnya.

ia berjalan menyusuri sumber suara dimana setelah itu ia menemukan seorang gadis yang tengah terlibat aksi tarik menarik dengan dua orang pria, tanpa pikir panjang Kayla berlari pada mereka.

"Minggir anjing!" Teriaknya

Bugh bugh bugh

Kayla memukul kedua pria tersebut hingga jatuh ke tanah, ia kemudian menarik tangan gadis tersebut dan berlari kencang.

"Woy!"

"Lari!" Teriak Kayla.

Kayla dan Zara berlari beriringan bersamaan dengan dua orang yang mengejar keduanya.

"Ikut gue!" Kayla menarik tangan Zara melewati gang gang sempit.

Keduanya berlari tak tentu arah hingga melewati sebuah jembatan di atas sungai yang besar, di tengah tengah jembatan tiba tiba saja Zara berhenti, Kayla pun menoleh heran mengapa gadis itu tiba tiba berhenti dan menangis.

"Lo kenapa?! ayo lari!" teriaknya.

"Aku gak kuat" Isaknya.

"Hah?" Kayla kebingungan.

"Aku mau mati aja" Di saat bersamaan Zara melepaskan genggaman tangan Kayla, gadis itu tanpa berfikir panjang berlari ke tepi jembatan dan menaikinya.

"JANGAN!" Teriak Kayla.

Zara menoleh sekilas namun detik berikutnya ia melompat.

Byurr..

Kayla terperangah, ia berlari ke tepi sungai, gadis itu sudah tak terlihat mata.

Tanpa berfikir panjang Kayla melepas jaketnya dan ikut masuk ke dalam air.

Byur...

 Dan Dari sinilah takdir mereka tertukar....

1
Yourlovelife
ayo baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!