The Strongest Mr. Max Kendrick!
Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.
Bersumpah akan membalaskan dendam kepada mereka yang telah membunuh kedua orang tuanya.
Rasa sakit, kesedihan, kehancuran akan Max berikan 100x lipat untuk mereka. Dengan kemampuan dan kelebihan yang dia miliki, Max siap menghancurkan siapa saja yang menghalangi nya menjadi debu!
Dengan membentuk Geng bernama The Strongest Warriors, Max akan membuat dunia bertekuk lutut dengannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FixCrazy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. Keluarga Lee Vs Max
Mereka semua saat ini berada di ruang keluarga, Natasha menempati tempat duduk bersama saudara yang lainnya.
Max sendiri berada di samping Ayah angkat Natasha.
Ruangan itu yang tadinya ramai, kini terlihat tenang setelah kedatangan Max dan Natasha.
"Siapa pria itu sebenarnya?" Tanya Wanita muda saudara sepupu Natasha.
"Entahlah, aku juga tidak mengetahuinya dengan pasti. Jika di liat dari kendaraannya, bisa saja dia seorang tuan muda kaya raya, hanya saja.." Jawab Sepupu pria Natasha
"Kau tidak mengenalinya?"
"Benar."
Semua orang yang berada di dalam ruangan itu saling berbisik membicarakan identitas yang di miliki oleh Max.
"Aku dengar TSM Group akan memiliki Presdir baru, kabar yang beredar mengatakan jika Presider itu masih muda dan tampan."
Keluarga Lee sendiri sudah lama ingin berkerja sama dengan TSM Group, tetapi hingga saat ini mereka selalu mendapatkan penolakan dari pemilik TSM Group.
Kehadiran mereka semua di tempat ini, tidak terlepas dari kabar pemilik TSM Group yang akan datang.
Semua itu juga sudah menjadi rencana Max yang meminta Smith untuk datang ke tempat ini.
Ayah angkat Natasha yang bernama Genzo Lee menatap ke arah Max. "Nak, jika saya boleh tau. Siapa namamu?" Tanya Genzo Lee dengan hati-hati.
"Max." Jawab Max dengan singkat.
"Begitu arogan, jika aku sudah mengetahui identitas milikmu yang ternyata hanyalah sampah, aku akan menendang dirimu keluar menggunakan kaki ku sendiri." Batin Genzo Lee dengan menahan kesal.
"Tuan muda Max, bisakah tuan muda menjelaskan maksud kedatangan tuan muda ke keluarga Lee ku?" Tanya Genzo Lee dengan menatap Max, kemudian melihat ke arah Natasha yang hanya diam.
"Ingin menghancurkan siapa saja yang telah bertindak semena-mena terhadap calon istriku!" Ucap Max penuh penekanan.
Genzo Lee dan semua orang yang berada di dalam ruangan, menahan nafas mereka saat mendengar ucapan Max.
Natasha sendiri membulatkan matanya lebar-lebar, dia tidak dapat menebak apa yang sedang di rencanakan oleh Max.
Max sendiri hanya tersenyum tipis, lalu bangkit dari tempat duduknya setelah mendengar suara mobil.
Dengan menggunakan pendengaran Max yang sangat tajam, dia mengetahui dari jarak 50 meter ada mobil yang sedang berjalan mendekat.
Semua orang yang ada di dalam ruangan memperhatikan gerakan Max.
"Aku dengar jika Natasha telah di perlakukan tidak baik di tempat ini. Awalnya aku ingin membantu keuangan kalian, tetapi setelah orang-orangku melakukan penyelidikan, aku cukup kaget mendengarnya!" Max kemudian menatap ke arah Genzo Lee.
"Kau dengan sengaja menjadikannya boneka untuk membantu keuangan perusahaan milikmu itu. Andai saja kau memoles berlian dengan baik dan benar, kau akan mendapatkan keuntungan yang besar. Tetapi sayang, kau malah memoles berlian, lalu menggunakan nya dengan cara yang salah!" Max kemudian berjalan mendekat ke arah Natasha.
Saat Max tiba di dekat Natasha, terdengar suara mesin mobil yang tiba di depan rumah.
Genzo Lee kemudian meminta salah satu anggota keluarganya untuk melihat siapa yang datang.
Dengan segera pria yang sebelumnya membicarakan Max bangkit dari duduknya, dia menatap ke arah Max dengan tatapan tajam, lalu berjalan keluar dari ruang keluarga.
Max sendiri masih dengan tenang berdiri di dekat Natasha, pandangan matanya terus tertuju pada Genzo yang mencoba mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Apa yang ingin kau lakukan?" Tanya Natasha dengan pelan.
"Hanya sedikit bermain-main dengan mereka, kenapa?" Jawab Max dengan tersenyum tipis.
Natasha berdecak kesal. "Kau tau? Bagaimana juga mereka adalah keluargaku, mereka yang merawatku dari kecil."
"Aku tau, andai saja aku tidak memikirkan hal itu, mungkin aku telah menghancurkan mereka tanpa harus repot-repot datang ke tempat ini." Jawab Max dengan tenang, namun di setiap kata-katanya terdapat kemarahan.
"Sebaiknya kau tetap duduk dengan tenang, sebentar lagi permainan akan segera di mulai." Lanjut Max.
Natasha hanya membuang nafasnya dengan kasar, dia merasa kurang nyaman saat semua orang menatap ke arahnya dengan pandangan tidak suka itu.
Meski pandangan seperti itu sudah biasa baginya, hanya saja dia merasa sedikit kurang nyaman, apalagi di tempat ini ada Max.
Max sendiri tidak memperdulikan sama sekali pandangan mereka.
Hingga beberapa saat kemudian, beberapa orang datang memasuki ruangan tersebut.
Terlihat seorang pria menggunakan jas berwarna putih, dan tiga orang berbadan kekar menggunakan jas hitam, kaca mata hitam, berjalan di belakangnya.
Semua orang yang melihat kedatangan pria itu segera bangkit dari tempat duduknya. Genzo dan Istrinya segera berjalan mendekati pria tersebut dengan penuh senyum.
"Tuan Smith, selamat datang di kediamanku yang sederhana ini." Ucap Genzo Lee dengan ramah.
Smith hanya membalas dengan senyuman, dia sama sekali tidak menganggap Genzo Lee.
"Bukankah dia tuan Smith, Presdir TSM Group?" Tanya salah satu dari anggota keluarga Lee.
Wah..!
Sontak semua orang yang berada di ruangan itu menjadi gempar, mereka semua sibuk membicarakan kedatangan Presdir TSM Group itu.
Siapa yang tidak mengenal perusahaan TSM Group, salah satu perusahaan terbesar yang bergerak di segala industri yang ada di Ibu kota ini.
Bahkan, banyak perusahaan-perusahaan yang tergolong besar di Ibu kota ingin berkerja sama dengan TSM Group. Keluarga Lee menjadi sangat antusias.
Mereka sangat yakin, kali ini Lee Group akan berhasil berkerja sama dengan TSM Group. Dengan kedatangan Smith di kediaman mereka, membawa angin segar setelah beberapa bulan ini mereka dalam keadaan penekanan dari perusahaan lain.
Smith yang melihat raut wajah semua orang yang ada di dalam ruangan itu sangat menikmatinya. Dengan tenang, dia berjalan ke arah Max tanpa memperdulikan Genzo Lee yang menjulurkan tangannya untuk bersalaman.
Ketiga Bodyguard yang datang bersama Smith, juga ikut berjalan mendekat ke arah Max.
"Tuan Max, maaf telah membuat tuan menunggu lama." Ucap Smith dengan membungkukkan tubuhnya.
Semua orang yang mendengar ucapan Smith segera menutup mulutnya menggunakan tangan, bahkan beberapa dari mereka mulai bertanya apa yang di dengarnya benar, atau salah.
Genzo Lee dan Istrinya kini mulai membasahi diri, mereka yang sebelumnya berniat mempermalukan Max setelah melihat Smith datang, ternyata Smith bahkan sangat menghormati sosok pria yang arogan itu.
"Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Istri Genzo Lee kepada suaminya itu.
Genzo Lee menggelangkan kepalanya, dia juga merasa bingung dengan rentetan kejadian yang terjadi saat ini.
"Paman, hanya Natasha yang saat ini bisa membantu keluarga kita." Ucap pria yang sebelumnya menatap tajam Max.
"Kau benar Jayden, hanya dia yang bisa membantu kita saat ini." Ucap Genzo Lee, dengan penuh senyum.
Lalu Genzo Lee mulai berjalan mendekat ke arah Natasha.
Max yang melihat mereka berjalan ke arahnya, masih berdiri dengan tenang. Bahkan dia menyunggingkan senyum.
"Permainan di mulai!" Ucap Max dengan penuh kebahagiaan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...