WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Andi & Lolita
HAPPY READING!!
Selagi Bobby sedang memperjuangkan cintanya, Cerita sedikit menyelimpir ke hubungan Andi & Lolita ya guys.. jangan bosen ya baca cerita aku🥺
Selama beberapa hari setelah kejadian malang yang menimpa Lolita, Ia memutuskan untuk berdiam di kamarnya, tidak pergi bekerja dan terkadang Ia keluar untuk membeli sesuatu dan balik kembali ke kamarnya, Ia sangat merasa malu untuk menatap lelaki. Namun Andi selalu memberikan perhatiannya, Ia membawa makanan setiap hari untuk Lolita dan di gantung di gagang pintu Apartemen Lolita, Andi sangat berharap hati Lolita bisa luluh dengan perhatian yang Ia lakukan. Dia juga sengaja mengikuti Lolita kemana pun untuk menjaga wanita pilihannya itu.
Bahkan pernah suatu ketika Lolita membeli pembalut di toko dan Ia merasa kesulitan untuk mengambil pilihannya karena terlalu tinggi, tapi Andi yang mengikutinya sedari tadi memberi bantuan untuk mengambil barang yang Lolita inginkan, walaupun pada akhirnya lagi-lagi Lolita mengacuhkan perbuatan Andi.
Tapi pagi ini berbeda, saat Andi yang biasanya menggantung makanan di gagang pintu terkejut karena saat menaruhnya pintu gagang itu bergerak sepertinya Lolita hendak pergi keluar.
Benar saja Lolita membuka pintu Apartemennya dan kedua matanya menatap Andi dingin.
“Hmmm.. Pagi Lol, aku mau.. bawain ini aja kok, aku pergi ya” ujar Andi gugup dan hendak berbalik badan
“gak mau mampir dulu?” ucap Lolita yang berbeda dari biasanya namun justru membuat hati Andi lompat-lompat
“emang boleh?” Balas Andi menatap wanita cantik yang dicintainya itu
Lolita tidak menjawab namun membuka pintu Apartemennya lebar, seperti memberi isyarat untuk masuk.
Andi melangkahkan kakinya masuk namun Ia masih berdiri kaku
“Mau berdiri terus?” Ujar Lolita singkat yang sudah duduk di sofa
“Boleh duduk juga nih?” Lanjut Andi semakin binggung dengan sifat Lolita yang sekarang
Lolita mengangguk dan Andi duduk di sofa itu bersebelahan dengan Lolita, jarak mereka hampir 1 meter
“Elo gak kasian sama duit-duit yang kebuang sia-sia untuk beliin gue makanan, beli bensin untuk ngikutin gue kemana-mana” ujar Lolita
“Kalau berhubungan dengan kamu aku enggak pernah anggap itu sia-sia” balas Andi
“Cihhh.. gue tekanin lagi sekarang, kalau elo melakukan ini karena penyesalan dan kasihan, gue minta untuk akhirin sekarang.. gue udah ikhlas dan mencoba untuk maafin elo” lanjut Lolita
Andi menatap mata Lolita yang berbinar-binar seperti hendak menangis “Aku gak pernah kasihan sama kamu.. bahkan aku melakukan ini semua sebelum insiden itu.. aku sayang sama kamu Loli..”
Lolita benar-benar tidak percaya dengan kesungguhan Andi “Stop bawain makanan dan ikutin gue kemana-mana” jawabnya ketus
“Kamu tau aku ikutin kamu juga?” Tanya Andi
“Tentu!! Mana mungkin setiap gue pergi dan merasa kesusahan, elo selalu ada! elo selalu bantuin gue.. jujur gue risih” elak Lolita
“Jadi selama ini kamu risih sama aku?” Balas Andi mulai hanyut dalam keadaan
Lolita mengutuki dirinya karena berbicara hal yang menurut dia bohong, sebenarnya Ia juga mulai merasakan sesuatu untuk Andi.
“Mungkin udah saatnya aku menyerah.. selama ini mungkin aku yang terlalu berlebihan, terimakasih Lolita, kamu udah memberikan kehormatan yang kamu jaga selama ini untuk aku walaupun itu tidak kamu inginkan, aku senang bisa mengenal mu” ujar Andi panjang lebar
Lolita hanya terdiam sekarang, perasaan takutnya muncul jika Andi benar-benar meninggalkannya. bagaimana Ia akan mendapatkan lelaki yang tulus seperti Andi lagi, yang menerima bahwa dirinya sudah tidak suci.
“Gue mau elo tanggung jawab” ujar Lolita pelan
Andi kebinggungan
“Nikahin gue secepatnya” lanjut Lolita yang yakin dengan perkatannya itu
“Aku gak mau” jawab Andi tiba-tiba
Lolita benar-benar terkejut saat Andi menolak ajakannya untuk menikah.
“Aku maunya.. aku yang ngomong gitu, bukan kamu” lanjut Andi lagi
Lolita langsung menghembuskan nafas lega, Ia pikir Andi akan lari dari tanggung jawab.
“Jadii.. kita akan menikah?”
Andi mengangguk “minggu depan, aku akan menyiapkan semuanya secepatnya”
Lolita tersenyum senang, Ia berharap semoga keputusan ini yang terbaik untuk dirinya dan Andi tentunya.
Andi memeluk tubuh Lolita dan menunggu balasan pelukan dari Lolita, namun Lolita menyingkirkan pelukan Andi.
Andi memahami bahwa Lolita masih canggung untuk itu, namun tidak ada hari yang lebih bahagia dari hari ini batinnya.
KRING
Ponsel Andi berdering dan ternyata yang menelpon adalah Bobby
“Iya Bob?” ujar Andi mengangkat telpon itu sambil menatap Lolita, Ia penasaran bagaimana ekspresi calon istrinya saat mendengar nama Bobby mantan pria yang disukainya itu
“Maaf nih ganggu elo, gue mau daftar ojek online nih, elo punya temen yang bisa bantu?” Tanya Bobby
“Elo serius mau ngojek? emang gaji elo ngajar 3 kampus belum cukup?” Balas Andi
“Hahh.. Bobby ngojek? Bobby Alvenzo kan?” Batin Lolita bertanya dan penasaran
“Gak cukup bro!! Gue mau secepatnya jemput Sisca ke Amerika” keluh Bobby
“Elo mending pinjem duit gue dulu deh” tawar Andi
“Gaklah.. gue bisa cari sendiri, kalo elo ada info kerjaan bagus bisa lapor ke gue ya” lanjut Bobby
“Oke gue bantu cariin deh.. eh iya BTW minggu depan gue mau nikah.. elo jangan ke Amerika dulu ya” ucap Andi sambil menoleh ke arah Lolita dan tersenyum manis
Lolita juga menatap Andi namun Ia masih canggung untuk tersenyum
“Nikah?? Elo abis menangin lotre trus dapet hadiah cewek?” Ejek Bobby yang tahu bahwa hubungan Andi dan Lolita masih dingin
“Jangan ngejek gue.. Tuhan ternyata lebih berpihak sama kisah cinta gue tau” ejek Andi balik
“Dah ye.. kasihan pulsa gue habis!! Makasi bro” ucap Bobby langsung mematikan panggilannya itu.
Andi memasukan ponselnya kembali
“Yang tadi Bobby alvenzo maksud kamu?” Ucap Lolita memecah kesunyian
Andi sudah menduga bahwa Lolita akan menanyakan hal itu dan Andi mengangguk.
“Terus maksud kamu.. dia ngojek dan ke Amerika itu apa?” Tanya Lolita
“Dia mau nyusul pacarnya ke Amerika, kehalang restu deh pokoknya” ujar Andi yang sebenarnya cemburu jika Lolita menanyakan tentang Bobby
“Nama pacarnya siapa?” Tanya Lolita lagi
Andi menghela nafasnya dan menjawab “Sisca kalau gak salah”
DEG
Hati Lolita terasa sangat pedih.. ternyata benar dugaannya selama ini bahwa Sisca adalah pacar Bobby karena selama mengenal Bobby, Lolita tidak pernah melihat ada mahasiswi yang datang dan diizinkan masuk keruangan Bobby.
“Kamu sakit hati?” Tanya Andi melihat Lolita terdiam
Lolita menggelengkan kepalanya “Enggak.. apa sih kamu”
“Cie.. manggilkan aku.. kamu..” ejek Andi sambil mencairkan suasana
Lolita menjadi salah tingkah dan pipinya bersemu merah
“Oh yaa.. aku juga perlu minta restu kepada orang tua kamu” ucap Andi
“Gimana kalau besok?” Pinta Lolita
Andi langsung tersenyum bahagia dan mengangguk, begitupun Lolita yang kini sudah berani tersenyum lebar dan manis dihadapan calon suaminya itu.
Semoga pernikahan Andi dan Lolita lancar ya guys.. undangannya nyusul😜
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/