NovelToon NovelToon
Goblin Emperor

Goblin Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Isekai / Sistem
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: PrinceArslan

Di dunia fantasi yang kejam, di mana hierarki ditentukan oleh kekuatan dan kemurnian garis keturunan, terlahir sebagai seekor Goblin adalah sebuah kutukan. Mereka adalah ras terendah-lemah, kotor, diburu sebagai ajang latihan para petualang amatir, dan dibantai tanpa ampun oleh umat manusia.

Namun, dari kedalaman keputusasaan ras yang nyaris punah di Hutan Misti, lahirlah sebuah anomali.

Bukan dengan kulit hijau menjijikkan atau tubuh bungkuk yang menyedihkan, melainkan dengan paras rupawan bagai seorang High Elf yang agung. Berambut pirang keemasan, bertelinga runcing yang elegan, dan dianugerahi ingatan serta kecerdasan dari dunia modern, ia adalah Altair-Sang Goblin Emperor pertama.

menyadari ras nya di ambang kepunahan altair pun bertekad membangkitkan kembali ras goblin yang hina, menjadi penguasa dunia dengan bantuan sistem manipulasi genetik dan kekuatan reproduksi nya sebagai sang kaisar goblin. bisakah dia menghadapi segala rintangan di depan nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PrinceArslan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: Cetak Biru Pemusnahan

Dua hari berlalu dengan cepat di kota perbatasan. Suara terompet yang panjang dan melengking memecah kabut pagi, menandakan pergerakan mesin perang gabungan.

Di alun-alun kota, dua ribu lima ratus manusia bersenjata lengkap telah berbaris dalam formasi tempur yang mengesankan. Zirah-zirah baja memantulkan sinar matahari pagi, bergemerincing seiring dengan derap langkah kaki kuda kavaleri dan derik roda gerobak logistik. Di atas mimbar batu, Viscount Rejerson berdiri tegak dengan jubah kebesaran emasnya, didampingi oleh Baron Cass yang mengenakan zirah pelat perak penuh.

Viscount Rejerson mengangkat tangannya, dan seluruh alun-alun seketika hening.

"Petualang! Ksatria! Penyihir!" suara sang Viscount menggelegar ke seluruh penjuru berkat sihir amplifikasi suara. "Hari ini, kita berbaris menuju Qirwood bukan sekadar sebagai pasukan pencari! Kita berbaris untuk memotong kanker yang tumbuh di dalam hutan itu sebelum ia menyebar ke kota-kota kita!"

Sorakan ribuan pria menggema keras. Sebagian bersorak atas nama keadilan, namun mayoritas bersorak membayangkan tumpukan emas yang dijanjikan.

Di barisan depan Asosiasi Petualang, para Rank A dan Rank B berdiri dengan pongah. Mereka adalah para veteran yang telah membantai ratusan monster sepanjang karier mereka. Di antara mereka, Khaelar berdiri di atas kuda cokelatnya, mengamati perkamen peta dengan wajah tegang. Ia ditunjuk sebagai pemandu utama ekspedisi ini karena ia satu-satunya manusia yang mengetahui lokasi pasti pergeseran sarang goblin tersebut.

Baron Cass melangkah maju, mengambil alih pembicaraan. Suaranya yang keras dan militeristik menembus udara.

"Dengarkan rencananya, para pejuang!" teriak Baron Cass. "Qirwood bukanlah hutan biasa. Wilayah itu terbagi oleh kekuasaan para monster purba. Kita akan masuk dari celah barat daya, menghindari wilayah berburu langsung dari Warcraft Overlord di timur dan Tigre di utara. Rute ini panjang dan dipenuhi rawa-rawa beracun, tapi ini adalah satu-satunya jalur netral menuju pusat anomali hama hijau itu!"

Khaelar menelan ludah. Itu adalah rute yang sama di mana ia kehilangan seluruh rekannya. Rawa-rawa itu mungkin netral dari para Penguasa Hutan, tapi tempat itu merupakan labirin mematikan.

"Barisan depan akan dipimpin oleh infanteri perisai milik Viscount Rejerson, membuka jalan dan menebas sulur-sulur beracun!" lanjut Baron Cass. "Asosiasi Petualang akan menempati sayap kiri dan kanan sebagai unit penyapu! Dan di belakang, kavaleri perakku serta unit ksatria sihir akan bertindak sebagai palu algojo yang akan meratakan siapa pun yang mencoba menyergap dari kegelapan!"

Taktik itu klasik namun sangat efektif untuk pergerakan tentara besar di medan hutan. Formasi jaring ini dirancang untuk memastikan tidak ada satu ekor monster pun yang bisa meloloskan diri dari penyapuan mereka.

"Setiap kepala goblin hijau dihargai satu keping perak! Hobgoblin sepuluh perak! Dan untuk sihir atau kepala dari Black Goblin..." Baron Cass berhenti sejenak, membiarkan ketegangan memuncak, "Sepuluh ribu keping emas!"

Ledakan sorakan yang jauh lebih liar pecah di seluruh alun-alun. Mata para petualang menyala serakah. Rasa takut akan hutan terlarang itu seketika menguap, tergantikan oleh nafsu membunuh dan kekayaan instan.

"Ingat satu aturan mutlak!" seru Viscount Rejerson, menaikkan suaranya di atas sorakan. "Putriku, Lyra Rejerson, dan komandan kavaleri Cassvia Cass harus ditemukan dalam keadaan hidup! Jika ada di antara kalian yang menemukan mereka, perlindungan mereka adalah prioritas utama di atas emas apa pun!"

Sang Viscount mengangkat pedang emasnya tinggi-tinggi. "Untuk kemanusiaan! Untuk Qirwood yang bersih dari hama!"

"UNTUK KEMANUSIAAN!"

Teriakan dua ribu lima ratus prajurit mengguncang kota. Barisan itu mulai bergerak, mengalir ke luar gerbang seperti sungai baja raksasa, menggilas jalanan tanah menuju batas hutan yang gelap di kejauhan.

Di atas kudanya, Khaelar memimpin di barisan paling depan bersama para ksatria perisai. Saat ia menatap siluet pohon-pohon raksasa Hutan Misti yang tampak seperti cakar-cakar iblis dari kejauhan, rasa dingin yang tak wajar merayap di punggungnya.

Mesin tempur sebesar ini seharusnya bisa meratakan sebuah negara kecil, pikir Khaelar, mencoba meyakinkan dirinya sendiri.

Namun, jauh di lubuk hatinya, insting bertahannya sebagai petualang veteran terus menjeritkan peringatan yang menakutkan. Hutan Misti terlalu tenang menyambut kedatangan mereka. Tidak ada siluet burung pemangsa, tidak ada lolongan serigala di pinggiran hutan. Seolah-olah Qirwood sedang menahan napas... menunggu mereka masuk lebih dalam.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!