Hai readers aku lagi nyoba nulis nih, kalo ada kesamaan tolong dimaklumi ya🤗
Menceritakan seorang wanita bernama Linlin yang memiliki sifat dingin, kejam dan cerdas. Ia sering membantu berbagai organisasi untuk menyelesaikan masalah mereka. Namun suatu pengkhianatan membuatnya kehilangan nyawanya.
Tapi LinLin tak meninggal malah masuk ke dalam tubuh seseorang yang terkenal lemah bernama Mei Lin, seorang putri kekaisaran Ming. Kehiduapan disana sangat menyebalkan bagi Linlin karena harus bertemu orang-orang yang tamak, sombong dan penuh kelicikan.
Yang semakin membuatnya bingung adalah saat Linlin mendapati kebenaran bahwa dirinya adalah reinkarnasi dari seorang dewi penguasa.
Namun sebelum kembali ke dunia atas Linlin harus menemukan spirit beast yinyang nya untuk membuka segel ilahinya dan juga ia harus membalaskan dendam Mei Lin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melyns, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
Hari Perayaan Kerajaan...
Sudah sejak pagi istana kerajaan sangat ramai, semua para undangan telah mulai berdatangan mulai dari kerajaan tetangga dan para bangsawan telah memenuhi halaman kerajaan.
Hampir semua kerajaan telah hadir hanya tinggal kerajaan Han yang belum terlihat kehadirannya.
"Selamat atas perayaan kemenangan kerajaan Ming, yang mulia" ucap pangeran Liu Yang dari kerajaan Xia.
"Kami juga mengucapkan selamat yang mulia" ucap pangeran Shang Lu dan putri Shang Ling dari kerajaan Shang.
"Hamba mewakili kerajaan Zhou juga mengucapkan selamat yang mulia" ucap Lao Zhu pangeran dari kerajaan Zhou.
Dan beberapa ucapan yang sama dari beberapa pangeran dan para anak bangsawan yang hadir.
"Terima kasih kalian semua sudah bersedia hadir dalam acara yang zhen selenggarakan, mari nikmati acara hari ini" jawab kaisar.
"Baik yang mulia" jawab semuanya.
"Emm apakah kerajaan Han tidak datang lagi" ucap salah satu anak bangsawan.
"Entahlah kaisar kerajaan Han memang terkenal tidak menyukai keramaian" jawab anak bangsawan lainnya.
Tak berselang dari pembicaraan mereka, penjaga meneriakkan kehadiran kerajaan Han yang sukses membuat semua orang yang berada disana menatap tak percaya.
Kereta kudapun terhenti dan turunlah seseorang yang terlihat tampan dan gagah.
Ya dialah kaisar Huan Zi dari kekaisaran Han yang kedatangannya sangat ditunggu banyak orang karena hampir disemua undangan kerajaan, kaisar Huan Zi tidak pernah hadir dan hanya akan mengirimkan orang kepercayaannya untuk mewakilinya.
Namun hari ini kaisar dingin ini bersedia hadir di acara kerajaan Ming dan itu membuat semua orang terkejut.
"Astaga ibu siapa pria itu, lihatlah dia begitu tampan" ucap Sian Xi.
"Di-dia adalah kaisar kerajaan Han, astaga ibu tak menyangka dia bersedia hadir di acara kerajaan kita" jawab selir Guan Xi.
"Wah ini kesempatan kita untuk mendekatinya ibu karena jika kita mampu mendekatinya itu akan mempermudah rencana kita menduduki kerajaan ini" ucap Bian Xi.
"Kau benar, kita harus bisa mendekatinya kalau perlu kau Si'er dekati kaisar Huan Zi" ucap selir Guan Xi.
"Dengan senang hati ibu, aku akan menjadikannya suamiku" jawab Sian Si dengan percaya diri.
Sedangkan kaisar Ming sangat senang saat mengetahui kaisar dari kerajaan Han hadir di acaranya.
"Selamat datang di kerajaan Ming dan terima kasih telah bersedia hadir dalam acara yang zhen selenggarakan, kaisar Han" ucap kaisar Ming.
"Selamat untuk perayaan kerajaanmu kaisar Ming" jawab kaisar Huan Zi.
"Sekali lagi terima kasih, kalau begitu ayo kita semua masuk kedalam aula" ucap kaisar Ming dan berjalan mendahului mereka.
Semua orang sudah berada di aula dan telah duduk ditempat yang sudah disediakan untuk masing-masing kerajaan dan para bangsawan.
Melihat ada tempat yang kosong dan itu adalah tempat Mei Lin membuat kaisar menggeram bagaimana tidak bisa-bisanya saat semua orang telah hadir tapi dia dan Xu Lanling malah belum datang.
"Dimana kedua anak tak berguna itu" batin kaisar.
Mengetahui suaminya sedang kesal sambil menatap tempat duduk Mei Lin yang masih kosong, membuat selir Guan Xi mengambil kesempatan untuk menghasut kaisar agar semakin membenci Mei Lin dan Xu Lanling.
"Mereka benar-benar anak tak tau sopan santun yang mulia, lihatlah saat semua orang sudah hadir bisa-bisanya mereka belum berada disini, ini benar-benar memalukan yang mulia" ucap selir Guan Xi.
"Diamlah dan segera suruh pengawal memanggil mereka berdua, cepat" perintah kaisar.
Namun saat selir Guan Xi baru akan menyuruh pengawal untuk memanggil mereka berdua, tiba-tiba terdengar suara penjaga meneriakkan kehadiran Mei Lin dan Xu Lanling.