NovelToon NovelToon
Penjara Cinta Tuan Muda

Penjara Cinta Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Fanfic / Contest / Nikah Kontrak
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: AngelKiss

Erika yang merupakan gadis cantik dan baik, harus menikah kontrak dengan pria yang sudah merebut kesuciannya.

Perjanjian mereka hanya sampai Erika melahirkan seorang anak untuk Bima.

Tanpa di duga Erika melahirkan bayi kembar, tapi Erika tapi dia merahasiakan dirinya mengandung bayi kembar. Dan setelah lahir, Erika mengambil salah satu dari bayinya, dan satunya lagi di ambil oleh Bima.

Akankah Erika bisa bertemu lagi dengan bayi kembarnya yang bersama Bima, dan apakah Bima dan Erika bisa menjadi keluarga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di culik

Kini pesanan Rasya pun sudah datang, Erika menatap makanan itu dengan tatapan yang berbinar-binar.

"Sepertinya enak yah kak?"

"Iyalah, ini."

Lalu Erika sedikit bingung saat memakan steak tersebut, "Ini gimana makannya?" Pikirnya dalam hati.

Rasya yang melihat kebingungan Erika langsung memberikan steak miliknya yang sudah di potong-potong.

"Ini punya ku udah di potong-potong, jadi kamu tinggal makan aja."

"Emm..."

Lalu Erika mulai memakan steak itu secara perlahan, satu suapan berhasil masuk ke dalam mulutnya. Mata Erika langsung menunjukkan jika makanan itu sangatlah enak.

Dan dengan lahap Erika langsung memakan makanan itu tanpa memperdulikan rasa malunya, Rasya hanya bisa tersenyum senang saat melihat tingkah lucu kekasih kecilnya itu.

"Em.. Ma..af kak."

"Gak papah, ayo di makan lagi. Ini sekalian makan punya aku, aku udah kenyang."

Lalu Rasya pun memberikan makanan miliknya pada Erika. Terlihat Erika memakan makanan milik Rasya dengan sedikit malu-malu.

"Makanlah jangan malu-malu."

"Em.."

Lalu Erika langsung memakan makanan yang di berikan oleh Rasya, Rasya hanya bisa melihat sambil tersenyum manis.

....

Hari sudah mulai menunjukkan jam 8 pagi, Karin dan teman-temannya tengah berjalan di lorong kampus. Tak sedikit pria yang meliriknya karena dia memiliki wajah yang cantik.

"Cih, dasar laki-laki miskin."

Tapi seketika langkah mereka langsung terhenti saat melihat mobil Rasya yang baru datang.

"Karin, lihat itu di benalu turun dari mobil Kak Rasya."

"Mana?"

"OMG, dia benar-benar gak dengerin peringatan Lo yang kemarin, Karin."

Begitulah kedua temannya Sintia dan Bella memanas-manasi Karin. "Awas Lo yah.." Ucap Karin seraya berjalan menjauh.

.....

"Makasih yah kak, udah ngajak aku makan sama jemput aku."

"Iya sama-sama, itukan hal biasa. Lagi pula kamu kan pacar aku."

Wajah Erika kembali memerah layaknya buat tomat. "Erika ke kelas dulu yah kak, sekarang ada mata kuliah."

"Ya udah."

Lalu Erika pun langsung berjalan menjauh meninggalkan Rasya yang terus menatapnya. Di sepanjang jalan Erika terus tersenyum karena rasa bahagia.

"Aww..."

Seketika Erika tersandung dan hal itu membuatnya tersungkur ke lantai.

"Makanya jalan itu pake mata." Ucap Karin sambil tertawa.

Ada banyak pasang mata yang melihat ke arah Erika tapi tak ada satupun yang ingin membantunya dari Bullyan Karin, karena semua orang tahu jika Karin merupakan bagian dari keluarga Baskara dan keluarganya itu menjadi keluarga yang sangat berpengaruh di kampus.

"Gue udah bilang sama Lo, jangan deketin Kak Rasya." Maki Karin sambil menjambak rambut panjang Erika.

"Aww... Tapi aku sama Kak Rasya pacaran." Jawabnya sambil menahan rasa sakit.

"Gue gak peduli, sekali lagi gue lihat Lo deket-deket sama Kak Rasya, Lo bakalan nyesel."

Lalu Karin melepaskan jambakannya pada rambut Erika, "Ayo gays, kita pergi. Idung gue udah gak tahan mencium bau-bau orang miskin." Ledeknya sambil berjalan menjauh.

"Huh.. Dasar benalu Lo." Maki Bela.

"Ih, kalau jadi orang miskin tuh, harusnya Lo sadar diri." Sambung Sintia.

Lalu kedua teman Karin pun langsung mengikuti langkah Karin, Erika pun mulai bangkit. Kemudian dia langsung mengedarkan pandangannya ke sekeliling, banyak pasang mata yang menatapnya dengan tatapan mencemooh.

Dengan rasa sedih di hatinya, Erika langsung berjalan sambil menundukkan kepalanya.

.....

Bima yang sedang duduk di kursi kebanggaan langsung di datangi oleh asisten pribadi.

"Maaf tuan, ini data wanita yang anda minta."

Asisten itu pun menyerahkan sebuah map berisikan data seseorang.

"Erika?"

Nama itu yang keluar dari mulut Bima, nama wanita yang sudah berani mengganggu kehidupan asmara adik kesayangan itu.

"Jalankan rencananya malam ini."

"Baik tuan."

Lalu asisten pribadi Bima pun langsung pergi keluar dari ruang kerja milik Bima, nampak Bima mengangkatkan kedua kakinya ke atas meja.

Sebuah seringai pun muncul di wajah tampan Bima, dia sudah tak sabar menghukum wanita j*lang yang sudah merusak kebahagiaan adik kesayangannya itu.

....

Tak terasa hari sudah mulai menjelang petang, Erika tengah berjalan di lorong kampus. Suasana kampus terasa sepi dan juga hening, Erika sengaja pulang lebih sore agar bisa menghindar dari Rasya.

Erika tak ingin jika Karin mem-bully-nya lagi, meski begitu Erika tetap menyayangi Rasya.

tak terasa hari juga sudah mulai menjelang malam, dan di jam segini sudah jarang ada angkutan umum.

Saat Erika sedang berjalan, dia merasakan ada seseorang yang sedang mengikutinya dari belakang. Dengan rasa takut Erika langsung mempercepat langkah kakinya.

Deg.. Deg.. Deg..

Suara detak jantung Erika semakin terdengar jelas, seakan jantungnya hendak keluar dari tempatnya.

Brak...

"Aww..." Rintih Erika.

Di depannya sudah ada dua orang pria bertubuh kekar dengan seragam rapih, "Si..a..pa..ka..li..an?" Tanya Erika dengan suara terbata-bata.

Lalu di belakang Erika muncul pria dengan menggunakan kaca mata, "Maaf nona, tuan kamu ingin bertemu denganmu."

"Tuan? Siapa, aku tak kenal. Mungkin kalian salah orang." Jawab Erika.

Kemudian asisten pribadi Bima pun memberikan kode pada dua orang pria tersebut untuk membawa Erika ke dalam mobil.

"Apa yang kalian lakukan, lepaskan." Teriak Erika. "Tolong..."

Tapi tubuh kecil Erika bukanlah tandingan untuk dua orang pria bertubuh kekar itu, kemudian mulut Erika langsung di sumbat menggunakan kain dan kedua matanya pun di tutupi oleh kain tak lupa tangannya di ikat dengan sebuah tali.

....

Kini mobil yang membawa Erika berhenti di sebuah Villa besar milik keluarga Baskara, di bawanya Erika ke dalam Villa tersebut dengan keadaan mata dan tangan terikat.

Lalu kedua pria itu bersama asisten Bima membawa Erika ke sebuah kamar yang berukuran besar dengan nuansa Eropa abad ke 18.

Bima yang sedang duduk di sebuah sofa yang berada di kamar itu pun langsung memberikan kode pada bawahannya agar membuka penutup mata Erika.

Erika mulai membuka matanya yang terasa silau, kemudian Erika mulai mengedarkan pandangannya ke setiap penjuru ruangan. Dan pandangannya pun terhenti saat melihat pria tampan di hadapannya.

"Apa sudah selesai menatapku." Ucap Bima.

Perkataannya langsung membuat Erika tersadar, "Sadar Erika sekarang bukan waktunya untuk kagum." Pikirnya.

Lalu Bima langsung memberikan isyarat untuk membuka juga ikatan di tangan Erika dan juga penyumbat di mulutnya. Terlihat Erika mulai bisa bernafas dengan lega.

Pria di hadapannya terus menatapnya dengan tatapan yang sangat menakutkan, terutama seringainya yang membuat Erika bergidik ngeri di buatnya.

"Kalian bertiga, bisa keluar sekarang." Usir Bima.

Lalu mata Bima kembali tertuju pada Erika, sekilas Bima terpana dengan kecantikan wanita di hadapannya itu. Wanita yang terlihat polos di luar namun tidak di dalamnya.

"Cih, sudah berapa banyak pria yang mencicipi tubuh j*langnya."

1
ayu cantik
bagus
Tining Revi
kenapa yg mual dan muntah bukan bima aja sih thor.
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Safa Almira
karin tak sleding kamu
Safa Almira
yey
Dewi Soraya
nah gt smoga karin berubah g sombong lg
Dewi Soraya
hais sdr kembar ko yg 1 sifatny kyk pelacur
Dewi Soraya
oon sih jd org.rmh ko g da cctv
Dewi Soraya
org kaya rmh g da cctvny.oon bngt itu bima g tw pp jk istriny disiksa m pelakor
Dewi Soraya
mati aj loe karin mg u dilecehkan org2 dg memvabi buta
Dewi Soraya
klo hima dh bucin tinggal aj kelakuan kyk binatang
Yudi Jebaru
Kecewa
Yudi Jebaru
Buruk
Reni
ne ceritanya gak ada kelanjutannya ya Thor🥹
aira aira
lucu
Mer Merry
bagus cerita nya
Tarmi Widodo
bagus y karin di culik di gilir sana preman😊
Tarmi Widodo
pengen tonjok si bima
Nurhayati Nia
thor aku singgah di karyamu
cipaa ✨
sedih lo ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!