NovelToon NovelToon
Beladiri Yang Mencapai Puncak Cakrawala

Beladiri Yang Mencapai Puncak Cakrawala

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Kultivasi
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: JokyWong

Dunia di mana kekuatan adalah satu-satunya hukum, Luo Chen lahir sebagai "sampah" dengan bakat yang menyedihkan. Dihina, dikucilkan, dan dipandang sebelah mata oleh klan sendiri—namun, ia memiliki satu hal yang tidak dimiliki para jenius: Keinginan untuk bertahan hidup yang melampaui batas kewarasan dan tekad yang sanggup meruntuhkan hukum Langit dan Bumi.Tidak ada warisan agung, tidak ada guru besar, hanya teknik bela diri kuno yang terlupakan dan pil racikan dari tanaman liar. Ini bukan sekadar kisah bangkitnya seorang kultivator, ini adalah perjalanan penuh darah dan keringat untuk membuktikan bahwa takdir hanyalah belenggu yang harus dihancurkan. Akankah Luo Chen mengguncang langit, atau ia akan terkubur selamanya dalam ketidakadilan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JokyWong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pilar Penekan Langit

Di lantai gua berbatu itu terasa sangat keras pada lutut. Jubah biru bersulam emas itu segera ditegakkan oleh Chen er. "Kita berhasil sampai di dasar gua terisolasi ini, Xiao Lin."

"Tempat ini sangat sunyi dan terputus dari dunia luar." Luo Chen bergumam pelan sambil menyapu seluruh sudut ruangan gua yang sempit.

"Ada sesuatu di tengah ruangan ini." Rasa penasaran yang kuat mendadak muncul di dalam benak Chen er. "Ayo kita berjalan ke depan untuk memeriksanya."

Ia melangkah maju secara perlahan di atas tanah berbatu keras. Luo Chen menyiagakan kedua telapak tangan kosongnya yang dialiri sedikit energi Qi untuk berjaga-jaga. "Tetaplah berada di sisi kiriku dan jangan membuat gerakan mengejutkan."

"Grr." Xiao Lin yang bertubuh sebesar anjing dewasa segera berjalan tegap di samping kaki Chen er sambil mengibaskan ekornya yang tebal secara perlahan.

"Lihat ke arah altar batu itu." Keheranan yang besar terlihat jelas dari kerutan di dahi Chen er saat melihat ke depan. "Ada sesosok manusia yang sedang terduduk kaku di sana."

Chen er terhenti tepat di depan sebuah altar batu yang terletak di tengah ruangan gua. Sepasang mata Chen er memandang lurus ke arah sesosok sisa tulang manusia atau tengkorak yang terduduk kaku dalam posisi bersila sempurna. "Sosok senior ini pasti telah meninggal ratusan tahun lalu dalam keadaan bermeditasi."

"Dia memegang sebuah benda di tangan kirinya." Gerakan tangan kanan Chen er terjulur perlahan mendekati lengan kiri tengkorak mati tersebut.

"Benda ini berbentuk seperti cap kaisar." Ketertarikan yang mendalam terpancar dari binar mata Luo Chen yang hitam legam. "Ada ukiran naga yang sangat rumit dan tiga kata tertulis di permukaannya."

Jari-jari tangan kanan segera menyentuh permukaan cap kaisar kuno yang dipegang erat oleh tengkorak tersebut. Luo Chen membaca tulisan yang terukir di sana dengan suara pelan. "Pilar Penekan Langit, itu adalah nama dari benda pusaka ini."

"Sebuah pusaka kelas langit yang sangat luar biasa." Tiba-tiba Proyeksi aksara emas dari Kitab Maha Tahu mendadak muncul secara aktif di dalam lautan kesadaran Chen er, memberikan informasi tanpa perlu dicari secara manual.

"Benda ini bisa digunakan untuk menekan musuh secara mutlak." Rasa takjub yang luar biasa menyelimuti hati Luo Chen saat membaca barisan informasi kuno tersebut. "Jika dialiri energi Qi, ukurannya akan membesar seukuran satu bukit dan beratnya akan menyamai berat sebuah gunung bahkan lebih."

Tarikan fisik murni dilakukan hingga cap kaisar itu terlepas dari genggaman erat tulang mati tersebut. Chen er mengamati ukiran naga yang berkilau redup di telapak tangannya. "Ini adalah keberuntungan besar, aku akan menyimpannya dengan baik."

Pandangan Luo Chen langsung melirik ke sisi kanan tengkorak yang memegang sebuah benda logam.

"Ini adalah sebuah kunci kuno." Harapan yang tinggi muncul di dalam benak Chen er saat memegang kunci berbahan logam hitam pekat tersebut. "Kunci ini pasti digunakan untuk membuka peti kuno yang berada di belakang altar."

Kaki ia berderak memutari altar batu menuju ke arah belakang. Luo Chen berdiri tepat di depan sebuah peti kuno berdebu yang terkunci rapat. "Kunci logam hitam ini sangat cocok dengan lubang kunci di peti ini."

"Ada formasi segel yang sangat kuat pada peti ini." Jari-jari Luo Chen merasakan adanya aliran energi angin yang melindungi lubang kunci peti kuno tersebut.

"Aku harus menetralisasi Formasi Segel Aliran Angin ini terlebih dahulu." Konsentrasi penuh terlihat jelas dari kerutan di dahi Chen er saat bersiap. "Aku akan mengalirkan energi angin dari Inti Api Serigala Taring Angin milikku."

Aliran Qi berelemen angin dari Inti Api Serigala Taring Angin disalurkan secara perlahan melalui ujung jemari Chen er ke dalam lubang kunci hitam tersebut. Ia memutar kunci logam itu dengan mantap hingga terdengar suara mekanisme besi yang bergeser. "Segel angin ini akhirnya berhasil dihancurkan dengan aman."

"Sebuah boneka kayu dengan ukiran yang sangat aneh." Kebingungan yang mendalam terpancar dari mata Chen er yang menyipit menatap isi bagian dalam peti. "Ini adalah boneka kultivasi, tetapi aku sama sekali belum mengetahui kegunaan dan cara untuk mengendalikannya."

Sentuhan tangan segera meraih boneka kayu berukir meridian rumit tersebut dari dalam peti kuno. Luo Chen mengayunkan lengan kanannya untuk mengaktifkan ruang penyimpanan. "Lebih baik ku simpan di Cincin ruang terlebih dahulu."

"Masih ada beberapa benda berharga lainnya di dasar peti." Pandangan Luo Chen kembali memeriksa ke bagian dalam peti kayu yang gelap.

"Ini adalah beberapa artefak tingkat bumi yang sangat bagus." Kegembiraan yang tertahan terlihat dari senyum tipis yang mengembang di bibir Chen er yang kokoh. "Ada sebuah pisau terbang pembelah angin dan sebuah perisai perunggu pelindung."

Kedua tangan segera mengambil pisau terbang kecil dan perisai bundar berwarna perunggu itu secara bersamaan. Luo Chen meraba permukaan benda ketiga yang berbentuk seperti wadah keramik kecil berwarna abu-abu. "Dan yang paling menarik adalah guci penyedot kelas bumi ini."

"Semua artefak bumi ini akan sangat berguna dalam perjalanan kultivasiku." Chen er mengibaskan tangan kanannya untuk menyimpan seluruh senjata pusaka tersebut ke dalam Cincin Ruang miliknya.

"Terima kasih banyak atas semua warisan berharga ini, Senior." Rasa hormat yang tulus terpancar dari sikap tubuh Luo Chen yang tegak di depan altar batu. "Aku berjanji akan menggunakannya untuk tujuan yang benar."

Sisa-sisa tulang tengkorak di atas altar batu mendadak luruh menjadi tumpukan debu abu-abu yang halus setelah semua benda diambil sepenuhnya. Chen er membungkuk khidmat sebanyak tiga kali sebagai tanda penghormatan terakhirnya. "Semoga roh Anda dapat beristirahat dengan tenang."

"Ayo kita segera meninggalkan gua bawah tanah ini, Xiao Lin." Luo Chen berbalik arah dengan cepat dan melangkah menuju ke arah pusaran gravitasi terbalik di dasar celah batu.

"Guk!" Suara gonggongan kecil terdengar dari anak Kirin emas yang langsung berdiri waspada di sisi Chen er, bersiap untuk ikut bergerak cepat.

Lingkaran batu kuno di dasar celah yang memiliki pusaran energi gravitasi terbalik yang kuat. Luo Chen membiarkan dirinya terseret ke atas melewati ruang kosong tanpa air dengan kecepatan tinggi. "Pusaran ini bergerak sangat cepat menuju ke permukaan kolam."

"Byur." Suara cipratan air yang keras terdengar saat tubuh Chen er berhasil menembus dasar kolam jernih dan berenang dengan gerakan cepat ke arah permukaan.

"Akhirnya." Luo Chen bergumam lirih di tepi kolam dekat pohon emas raksasa yang telah layu. "Udara di atas sini terasa sangat berbeda."

Tangan kokoh memeras ujung jubah biru tua yang basah kuyup oleh air kolam yang jernih. Chen er menatap ke arah permukaan air kolam yang berkilau redup di bawah bayang-bayang pohon rindang. "Lihat ke arah tepi kolam itu, Xiao Lin."

"Ada sekumpulan ikan naga yang sedang berenang di sana." Mata tajam Luo Chen langsung mengunci gerakan ikan-ikan kecil berpendar keemasan tersebut.

"Kitab Maha Tahu baru saja memberikan informasi baru." Kejutan yang luar biasa kembali terpancar dari ekspresi wajah Chen er yang tegap. "Air danau ini ternyata mengandung energi Qi murni sepuluh kali lipat dibanding wilayah luar."

Pikiran segera menerima barisan aksara emas yang menjelaskan kegunaan luar biasa dari makhluk spiritual di dalam air tersebut. Luo Chen tersenyum tipis dengan penuh keyakinan. "Ikan naga emas yang langka ini juga memiliki seribu kegunaan, salah satunya sebagai bahan terbaik untuk meracik pil berkualitas tinggi."

"Aku harus memikirkan cara untuk membawa semua air kolam dan ikan naga ini." Luo Chen bergumam lirih sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

"Aku ingat sesuatu." Kilatan ide cemerlang mendadak muncul di dalam benak Chen er. "Guci penyedot kelas bumi yang baru saja aku dapatkan dari peti kuno tadi."

Meraba Cincin Ruang di jarinya dan langsung mengeluarkan guci keramik kecil abu-abu bermotif spiral. Luo Chen mengarahkan mulut guci tersebut tepat ke arah tengah permukaan air kolam jernih. "Ku harap Guci penyedot ini bisa menyedot seluruh isi air kolam beserta ikan naga ini."

"Sedot!" Luo Chen mengalirkan energi Qi murni ke dalam badan guci keramik abu-abu tersebut dengan kekuatan penuh.

"Wus." Pusaran angin kencang mendadak tercipta dari lubang guci abu-abu tersebut, menarik seluruh aliran air kolam beserta seluruh ikan naga berpendar keemasan ke dalamnya. "Luar biasa, daya hisap dari artefak tingkat bumi ini benar-benar dahsyat."

Seluruh air kolam jernih terserap habis tanpa sisa hingga menyisakan sebuah hamparan tanah dasar kolam yang sangat kering dan dalam. Chen er menutup mulut guci abu-abu tersebut dengan penutupnya yang rapat. "Kolam ini telah kering sepenuhnya tanpa menyisakan satu tetes air pun." tawa Chen er sinis.

"Ini adalah panen raya yang sangat luar biasa untuk kita, Xiao Lin." Luo Chen menunduk untuk menepuk perlahan kepala anak Kirin emas yang berdiri di samping kakinya sambil memasukkan kembali guci penyedot yang telah penuh ke dalam Cincin Ruang.

1
🌹🌹Alika Moi🌹🌹
sangatbagus isi ceritanya tapi sayang tidak di lanjutkan.
Joe Maggot Curvanord
bagus cuma terlalu sedikit bab oer hari nya
JokyWong: oke makasih ya masukkan nya, nanti di up ya 2 bab per hari 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!