NovelToon NovelToon
Cinta Dan Keyakinan

Cinta Dan Keyakinan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Bad Boy / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kholifah Lifah

romansa islami story

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kholifah Lifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

.

Bab 3: Kopi Pahit dan Fakta yang Lebih Pahit

​Aroma pekat dari biji kopi robusta yang baru digiling menguar, memenuhi setiap sudut Kedai Kopi "Senja". Di balik meja kasir berbahan kayu jati yang estetik, Nadiva sibuk merapikan celemek cokelat yang melapisi gamis panjangnya. Tangan mungilnya dengan cekatan mengelap sisa air di sekitar mesin espresso yang baru saja berdesis nyaring.

​Sabtu sore ini kedai lumayan sepi, memberi Nadiva sedikit waktu untuk bernapas setelah shift pagi yang brutal.

​Kring!

​Lonceng kecil di atas pintu kaca bergemerincing, menandakan pelanggan datang.

​"Selamat da—" Ucapan Nadiva terpotong di udara. Senyum ramahnya yang sudah disiapkan otomatis luntur.

​Berdiri di ambang pintu, seorang cowok jangkung dengan jaket kulit hitam dan kaus dalaman gelap tengah menatapnya dengan rahang mengeras. Dereen Hilton. Cowok itu melangkah masuk dengan gaya angkuh, sepatunya menimbulkan bunyi ketukan berirama di lantai kayu kedai. Kehadirannya seolah menyedot habis oksigen di ruangan itu.

​Dereen berhenti tepat di depan meja kasir. Ia menumpukan kedua tangannya di atas meja, mencondongkan tubuhnya hingga aroma mint dan parfum musk maskulinnya mengalahkan wangi kopi di udara.

​"Ternyata di sini tempat persembunyian lo, Cewek Aneh," sapa Dereen dengan nada rendah yang sarkas. "Gue kira lo kabur dari sekolah gara-gara takut sama ancaman gue kemaren."

​Nadiva mengerjapkan matanya, sama sekali tak terlihat terintimidasi. Alih-alih membalas tatapan tajam Dereen, fokus gadis itu justru tertuju pada dada bidang cowok di depannya.

​Kaus hitam V-neck yang dikenakan Dereen sedikit terekspos karena ritsleting jaketnya yang terbuka separuh. Di sana, menggantung sebuah kalung perak dengan bandul salib yang memantulkan pendar lampu kuning temaram kedai.

​Deg.

​Seketika, kata-kata Karin di hari pertama sekolah kembali berputar di kepala Nadiva layaknya kaset rusak. Lo sendiri yang beragama Islam di sini...

​Nadiva menelan ludah pelan. Ternyata ucapan itu bukan sekadar hiperbola. Cowok arogan, berkuasa, dan menyebalkan yang sekarang sedang menatapnya ini, memiliki keyakinan yang berseberangan jauh dengannya. Garis batas di antara mereka tiba-tiba terasa begitu nyata, setebal dinding beton.

​"Heh. Lo budek atau kesurupan?" sentak Dereen, membuyarkan lamunan Nadiva. Cowok itu mendecak sebal karena merasa diabaikan. "Lo kerja di tempat ginian? Pantesan kelakuan lo minus. Nggak ada attitude sama sekali."

​Kesadaran Nadiva kembali sepenuhnya. Jiwa barbar-nya yang sempat menciut langsung bangkit seketika.

​"Maaf ya, Kak," balas Nadiva seraya berkacak pinggang, menatap Dereen dengan raut wajah songong yang dibuat-buat. "Tempat ginian ini yang bikin aku bisa transfer lima juta ke rekening Kakak tanpa perlu pinjol. Lagian, Kakak ngapain ke sini? Mau stalking aku, ya? Ciye, diam-diam fans rahasia, ya?"

​Wajah Dereen memerah, antara murka dan tak percaya dengan tingkat kepedean gadis di depannya. "Najis. Gue kebetulan lewat dan haus. Bikinin gue minuman paling mahal di sini," titahnya angkuh, seraya melempar selembar uang seratus ribuan ke atas meja kasir. "Kalau rasanya kayak air got, lo harus tutup tempat ini sekarang juga."

​Nadiva menatap lembaran uang merah itu, lalu tersenyum manis—terlalu manis hingga terlihat mencurigakan. "Siap, Bos. Minuman paling mahal, VIP, khusus buat cowok tiang jemuran yang hobinya marah-marah."

​"Lo manggil gue apa tadi?!"

​"Duduk aja yang manis, Kak. Nanti dianterin," potong Nadiva cepat, langsung berbalik menuju mesin kopi, mengabaikan geraman tertahan Dereen.

​Dereen akhirnya mengalah, melempar tubuhnya ke kursi kosong di sudut ruangan. Matanya tak lepas menatap punggung Nadiva. Ia benci mengakuinya, tapi ketenangan cewek mungil itu benar-benar mengganggu egonya.

​Tak butuh waktu lama, Nadiva menghampiri meja Dereen, membawa sebuah gelas kaca berisi cairan hitam pekat yang asapnya masih mengepul tipis.

​"Silakan dinikmati, Americano Double Shot No Sugar, No Mercy," ucap Nadiva ceria sambil meletakkan gelas itu dengan sedikit bantingan pelan.

​Dereen menatap gelas itu dengan curiga, lalu kembali menatap wajah polos tak berdosa Nadiva. Dengan gengsi yang masih menjulang tinggi, cowok itu mengangkat gelas dan menyesapnya dalam satu tegukan besar untuk membuktikan bahwa ancamannya tadi serius.

​Detik berikutnya, mata Dereen nyaris melotot keluar.

​Pahit. Luar biasa pahit. Rasanya seolah ia baru saja menelan aspal cair yang dicampur ekstrak arang. Tenggorokannya seperti dicekik, tapi harga dirinya melarang keras untuk memuntahkan cairan neraka itu di depan Nadiva.

​Dengan sisa-sisa tenaga dan wajah yang merah padam menahan getir yang luar biasa, Dereen meletakkan gelas itu kembali ke meja. Tangannya sedikit gemetar.

​Nadiva menopang dagunya, menatap Dereen dengan mata berbinar-binar konyol. "Gimana, Kak? Enak? Pahitnya pas kan? Sepahit kenyataan kalau Kakak nggak bisa seenaknya nindas aku."

​Dereen terbatuk pelan, berusaha mengendalikan pita suaranya yang terasa terbakar. Matanya menatap tajam, menyorotkan dendam kesumat. "Lo... bener-bener... cewek gila."

​"Makasih pujiannya, Kak. Jangan lupa kembaliannya diambil di kasir, ya. Atau mau disedekahin aja biar pahalanya ngalir?" Nadiva nyengir lebar, memperlihatkan deretan giginya yang rapi.

​Meninggalkan Dereen yang masih mati-matian menetralisir rasa pahit di lidahnya, Nadiva melenggang kembali ke balik konter. Di balik senyum menangnya, ekor mata gadis itu sempat kembali menangkap kilat perak di dada Dereen.

​Ya Allah, kenapa hamba harus berurusan sama makhluk beda server yang modelannya begini sih? batin Nadiva, setengah mengeluh, setengah geli.

1
Lyka Lyka
kereenn...
Lyka Lyka
udh baca maraton ehh .. malah abis😂 di tggu lanjut annya
Ossa Mulya
gak sabar nunggu lanjutannya Thor 💚💚💚 seru banget cerita ini💚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!