NovelToon NovelToon
Setelah 8 Tahun ( Ditinggal Nikah)

Setelah 8 Tahun ( Ditinggal Nikah)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:463.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

Setelah 8 tahun pacaran, Nisa yang menunggu dilamar di hari anniversary, justru merima kenyataan pahit jika ia diputuskan oleh Sandi dengan alasan tak setara.

Tapi takdir seperti sedang mengajak bercanda, sebulan kemudian Sandi datang ke rumahnya untuk melamar. Namun bukan ia yang dilamar, melainkan Naina, sang adik yang lulusan S1 dan bekerja sebagai teler di salah satu bank swasta.

Disaat ia terpuruk, ada sosok yang tak sengaja hadir dalam kehidupannya. Sosok yang begitu baik dan humoris, tapi kadang menyebalkan. Dia adalah Januar, seoarang driver ojol.

"Kalau jodoh memang harus setara, kamu nikah sama aku aja, Mbak." Ajakan nikah Januar alias Ojan, hanya disenyumin saja oleh Nisa.

Tapi Ojan, pantang menyerah, ia terus mendekati Nisa, hingga akhirnya wanita itu luluh. Tapi satu kenyataan pahit, membuat Nisa kembali terpuruk. Ternyata selain seorang ojol, Ojan juga merupakan mahasiswa S2. Apakah sekali lagi, ia harus patah hati karena alasan kesetaraan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

"Jan, sini kamu!"

Ojan yang baru pulang, langsung kena semprotan Ibu negara. Ia dengan langkah ogah-ogahan, dan senyuman yang dipaksakan, berjalan ke sofa tempat kedua orang tuanya sedang duduk manis. Kalau ditungguin seperti ini, dia bisa menduga kemana arah pembicaraan nantinya.

"Jam segini baru pulang." Dewi, Mama Ojan itu mulai mengomel.

"Apa sih Mah, orang baru jam 10 juga. Lagian aku ini anak laki-laki, masa pulang jam segini diomelin."

"Gara-gara kamu, Jan, Papa jadi nahan kantuk, dipaksa nungguin kamu pulang." Yapto, Papa Ojan ikutan menggerutu.

"Tadi teman Mama WA, katanya pas ke salon, kamu yang nganterin. Dia sampai kirim foto kamu, mastiin gak salah orang. Pokoknya mulai besok, jangan ngojek lagi, Mama malu."

Tuh kan, bahasan itu lagi itu lagi, Ojan garuk-garuk kepala. "Ngapain malu sih Mah, ngojek itu kerjaan halal. Aku gak nyuri, gak begal, gak nipu orang. Bagian mananya yang bikin Mama malu."

"Kalau pengen kerja, ya kerja aja di tempat Papa, kenapa harus ngojek?" Sebenarnya Dewi sudah lelah ngomong soal ini, tapi anaknya itu terlalu bandel, susah diomongin.

"Mah, aku itu masih nyambi kuliah S2. Kalau kerja kantoran, bakalan makin banyak tekanannya, takut gak bisa fokus kuliah. Lagian ya Mah, kalau aku kerja di perusahaan Papa, sungkan sama karyawan lain kalau harus berkali-kali cuti gara-gara musti ngampus. Paling bener emang ngojek, waktunya fleksibel."

Di perusahaan Papanya, kualifikasi untuk menjadi seorang manager, minimal pendidikan S2, jadi kalau tidak mau kerja jadi staf dulu, merangkak dari bawah, Ojan harus punya ijazah S2.

"Fleksibel sih fleksibel, tapi bikin malu. Udah, mending gak usah kerja, fokus kuliah."

"Aku pengen dapat uang sendiri, Mah," rengek Ojan. "Masa umur udah mau 24 masih minta duit terus, malu."

"Malu sama siapa?"

"Sama..." Ojan garuk-garuk kepala sambil celingukan. "Ah itu, malu sama Mbak Ute." Menunjuk ART yang kebetulan lewat. "Dia umur 19 tahun udah nyari uang sendiri, gak minta-minta."

"Udahlah Mah, biarin aja." Yapto ada dipihak Ojan. "Anak mau kerja biarin aja, malah bagus, biar dia ngerti gimana susahnya nyari uang. Biar dia juga ngerti cara menghargai duit, gak cuma pintar ngabisin duit, kayak..."

"Kayak siapa?" Dewi merasa tersindir.

"Kayak...kayak..." Yapto memberi kode pada Ojan untuk membantu nyari jawaban yang aman setelah ia nyindir terlalu tepi jurang banget.

"Kayak Mama katanya." Ojan malah langsung matiin.

"Enggak, enggak Mah. Papa gak bilang gitu." Yapto memelototi putranya.

"Ya tapi kan Mama malu Pah, sama teman-teman."

"Papa punya ide." Yapto bangkit dari duduknya, mendekati sang istri, berdiri di sebelahnya. "Biar Mama gak malu, gak usah keluar rumah, gak usah ketemu teman, gak usah makan di luar, nyalon, dan lain laun. Udah kemana-mana pokoknya."

Ojan menahan tawa. "Bilang aja biar ngirit pengeluaran, Pah."

Dewi melirik suaminya sengit, sementara sang suami garuk-garuk kepala.

"Usaha kan gak apa-apa, Jan." Yapto, mundur pelan-pelan, kembali duduk di sofa.

Ojan mengambil dompet di saku celana. "Nih Mah, aku kasih uang hasil kerjaku. Uang hasil keringat anakmu yang ganteng ini." Dengan bangganya, ia menarik satu lembar uang kertas, memberikan pada Mamanya.

Dewi melotot melihat uang warna ungu, nominal sepuluh ribu yang sudah lecek dan kotor.

"Bwa hahaha." Tawa Yapto langsung meledak. "Lumayan Mah, bisa buat beli somay."

"Gak boleh Pak, somai sekarang harganya 20 ribu," celetuk Mbak Ute, menahan tawa.

"Eh, salah ngambil Mah, jangan cemberut dong." Ojan menarik kembali uang di tangan Mamanya. Ia lalu mengambil uang pecahan seratus ribu tiga lembar. "Nih, buat Mamaku tercinta. Do'ain besok dapat banyak orderan plus banyak tips. Eh, kalau gak salah, teman Mama tadi ngasih aku tips 100 deh."

Dewi rasanya pengen nangis, pasti temannya sedang mengasihani anaknya.

"Ojan percaya, doa Mama itu langsung tembus langit. Do'ain besok banyak penumpang ya, Mah. Biar aku bisa ngasih Mama uang lebih banyak." Ia mengecup pipi Mamanya yang masih bengong. "Malem Mah, aku ngantuk, mau tidur."

1
Indriani Kartini
bagus nisa kamu cerdas dan yakin akan mendapat lebih dri yg di inginkan pa Yapto, semangat nisa
murni ali
Gooo nisaaa semangat 💪💪💪 emak" berdaster mendukung mu 😄ojan terus ada disamping nisa ya berdua berjuang bersama.....demi restu papa nya ojan 💪💪🙏🙏

Semangattt terus mbak penulis sehat selalu 💪💪🙏🙏🌹🌹
Opi Sofiyanti
asal pak Yapto jgn maen curang aja nanti....
Endah Puji Lestari
💪
Yeni Fitriani
jgn terlalu keras pak yapto takutnya nanti malu sendiri....

untungnya bu Dewi sdh sedikit lunak.... pdhl ni ya laki2 klo sdh . menikah dgn perempuan yg dia cintai maka akan cenderung manut sm si perempuan tsb.... nah disanalah pentingnya mendapatkan perempuan yg Akhlaknya baik bukan yg karirnya baik....karna klo anak2 laki2 dpt istri yg berakhlak baik maka dia akan bisa mendamaikan dan . menyenangkan hati kedua mertuanya menghindari cekcok dfn mertua..... Laah klo cm karir yg baik tp akhlak Nol besar hehe lihat sm panas membara nanti yg ada hubungan menantu dan mertuanya.
Ais
terima aja nis tantangan bapak tua ini sok merasa paling tau siapa pendamping anaknya untung qiana tipe perempuan yg tau diri dasar yapto knp ngak kamu aja to yg nikah sm qinan klo emang dia terbaik😄😄😄yapto yapto minta didik agama lagi neh orang menganggap harta bebet bibit bobot adalah value yg berharga pdhl ngak ada yg dibawa mati dasar songong si tua yapto🤣🤣
Alifia Husna
cinta sih cinta nis kmu direndahkan bgtu utk apa kyknya percuma kmu berjuang biasanya sekali org g suka apa2 semua y ttp g suka nis mslh restu ortu ojan biarin ojan berjuang sendri
Ayila
buset pak yapto ,, jahat amat pak
Oma Gavin
nisa tambah semangat belajarnya jgn sampai pak yapto merendahkan kamu lagi kamu sudah dpt poin lebih karena Ojan tetap kekeh maunya nikah sama kamu semoga ojan ngga ingkar janji
Sugiharti Rusli
semangat Nisa, memang ga ada yang salah kalo kamu baru mulai kiliah sekarang, toh selama masih ada kemauan dan kesempatan itu akan berguna nanti dengan atau tanpa restu ortu Ojan, yang penting restu kedua ortu kamu,,,
Sugiharti Rusli
dan semoga tantangan dari pak Yapto bukan bikin kamu terbebani, tapi kamu tunjukan kalo kamu sebenarnya memiliki kemampuan secara akdemik, hanya kesempatan belum ada buat kuliah dulu
Sugiharti Rusli
terkadang yang bikin kita ga berani bicara karena merasa terlalu merendahkan diri sendiri, padahal sejatinya punya kapasitas
Sugiharti Rusli
dari jawaban kamu kepada pak Yapto sebenarnya menunjukan kalo kamu memiliki kematangan mental,,,
Sugiharti Rusli
bagus Nis, selama mereka sesama manusia, tidak boleh merasa terintimidasi dengan status sosial,,,
Sugiharti Rusli
ah meski sedih dengan perlakuan pak Yapto, tapi ternyata meski di awal Nisa gemetaran dia bisa menjawab apa yang papa Ojan katakan,,,
Sugiharti Rusli
hadeh tegang euy, apalagi di situ ada si Qiana dan Nisa tahu dia yang mau dijodoh kan sama Ojan,,,
Sugiharti Rusli
tapi bapaknya sepertinya akan seperti apa reaksinya begitu si Ojan bilang Nisa hadir saat itu,,,
Sugiharti Rusli
mungkin bu Dewi masih bisa di posisi netral antara suami dan putranya sih di sini, meski sepertinya juga suka sama si Qiana
Sugiharti Rusli
karena sepertinya perlawanan keras Ojan masih ditentang oleh kedus ortunys, terutama ayahnya,,,
Sugiharti Rusli
Ojan yang akan menghadapi, kenapa kita yang jadi deg-deg an yah😷😷😷
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!