NovelToon NovelToon
Darah Ratu 1000 Tahun

Darah Ratu 1000 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Perperangan / Balas Dendam
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Naomihanaaya

Seorang Raja Vampir yang kehilangan ratunya di medan perang, lalu menunggu 1000 tahun untuk menemukan reinkarnasi istrinya di dunia manusia. Namun ketika ia menemukannya kembali, sang ratu tidak lagi mengingat masa lalu mereka, sementara ancaman perang antara bangsa vampir dan manusia serigala kembali muncul.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naomihanaaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 Tidur 1000 tahun

Malam di Istana Vampir terasa lebih sunyi dari biasanya tidak ada suara musik dari aula kerajaan. Tidak ada tawa para bangsawan vampir yang biasanya memenuhi lorong-lorong panjang kastil.

Seluruh istana diselimuti kesedihan sejak kematian Ratu Elena. Para pelayan berjalan dengan langkah pelan, seolah takut mengganggu keheningan yang menyelimuti tempat itu. Di bagian terdalam kastil, Ruangan Mawar Putih berdiri dalam keheningan yang sakral tidak seorang pun berani mendekati pintunya.

Sihir perlindungan yang dibuat oleh Raja Vampir Edward masih terasa kuat di sekitarnya. para penjaga yang berjaga di lorong itu bahkan bisa merasakan aura dingin yang keluar dari ruangan tersebut. di dalam ruangan itu, Edward berdiri di dekat jendela tinggi yang menghadap ke taman mawar putih.

Cahaya bulan masuk melalui kaca jendela, menyinari wajahnya yang tampak pucat dan dingin di ranjang putih di tengah ruangan, tubuh Elena terbaring dengan damai.

Seolah ia hanya sedang tertidur bunga mawar putih yang mengelilingi ruangan itu mekar dengan indah beberapa kelopaknya jatuh perlahan ke lantai.

Edward menatap wajah istrinya dalam diam.

Sudah berhari-hari ia tidak meninggalkan ruangan itu.

Tidak makan tidak tidur tidak berbicara dengan siapa pun yang ia lakukan hanyalah duduk di dekat Elena menjaga ratunya yang telah pergi.

Di tangannya masih tergenggam kalung berlian hijau berantai emas putih. Kalung yang dulu sering dipakai Elena, benda kecil itu kini menjadi satu-satunya yang tersisa darinya.

“Yang Mulia…”

Suara pelan terdengar dari belakang.

Edward tidak menoleh.

Ia tahu siapa yang datang.

“Herry.”

Herry berdiri di dekat pintu dengan kepala menunduk.

“Semua penguasa wilayah vampir sudah menunggu di aula kerajaan.”

Edward tetap diam.

Herry melanjutkan dengan hati-hati.

“Mereka ingin mengetahui keputusan Anda setelah perang ini.”

Untuk beberapa saat tidak ada jawaban.

Lalu Edward akhirnya berbicara.

“Perang sudah selesai.”

Herry sedikit terkejut.

“Tapi bangsa serigala masih—”

“Tidak.”

Suara Edward memotongnya tatapannya tetap tertuju pada Elena.

“Perang tidak berarti apa-apa lagi.”

Kesunyian kembali memenuhi ruangan kemudian Edward perlahan berdiri.

“Aku telah membuat keputusan.”

Herry segera menegakkan tubuhnya.

“Perintah apa yang harus aku jalankan, Yang Mulia?”

Edward akhirnya menoleh Matanya yang merah terlihat jauh lebih dingin dari sebelumnya.

“Aku akan tidur.”

Herry membeku.

Ia sudah menduga hal itu… namun tetap terasa mengejutkan mendengarnya langsung dari sang raja.

“Yang Mulia… apakah Anda benar-benar yakin?”

Edward berjalan menuju Elena.

Tangannya menyentuh rambut hitam istrinya dengan lembut.

“Aku tidak bisa hidup di dunia ini tanpa dia.”

Suara itu sangat pelan Namun ,penuh kepastian.

“Aku akan menunggu sampai jiwanya kembali.”

Herry menundukkan kepalanya dalam.

“Berapa lama, Yang Mulia?”

Edward menatap kalung di tangannya.

“Seribu tahun jika perlu.”

Udara di ruangan itu terasa semakin dingin.

Herry menggenggam tangannya erat.

“Kalau begitu… siapa yang akan memimpin kerajaan selama Anda tidur?”

Edward menatapnya.

“Kau.”

Herry terkejut.

“Yang Mulia… aku hanyalah pelayan.”

“Kau lebih dari itu.”

Edward berjalan mendekatinya.

“Kau adalah orang yang paling aku percaya.”

Herry berlutut.

“Aku tidak akan mengecewakan Anda.”

Edward kembali melihat Elena untuk terakhir kalinya malam itu.

“Aku mempercayakan istana ini kepadamu.”

“Kau harus menjaga Ruangan Mawar Putih.”

“Tidak seorang pun boleh masuk.”

Herry menunduk lebih dalam.

“Aku bersumpah.”

Edward kemudian berjalan keluar dari ruangan untuk pertama kalinya sejak kematian Elena, ia meninggalkan tempat itu Namun ,sebelum pintu tertutup, ia berhenti sejenak.

Tatapannya kembali pada tubuh Elena.

“Aku akan menemukanmu lagi.”

Pintu akhirnya tertutup perlahan.

Di ruang bawah tanah istana, terdapat sebuah ruangan kuno yang hanya diketahui oleh keluarga kerajaan vampir. Ruangan itu dipenuhi simbol sihir kuno dii tengahnya berdiri sebuah peti batu hitam besar tempat tidur abadi para raja vampir.

Edward berdiri di depan peti batu hitam itu para bangsawan vampir yang hadir menundukkan kepala mereka. Tidak ada yang berani berbicara Herry berdiri di sampingnya dengan wajah serius.

Namun sebelum Edward masuk ke dalam peti batu tersebut, ia tiba-tiba berhenti tatapannya perlahan mengarah ke seluruh ruangan seeolah ia sedang memikirkan sesuatu yang sangat penting.

“Herry.”

“Ya, Yang Mulia,” jawab Herry sambil menunduk.

“Aku akan tidur selama waktu yang sangat lama.”

“Namun sebelum itu… aku masih memiliki tanggung jawab sebagai raja.”

Semua vampir yang berada di ruangan itu mengangkat kepala mereka sedikit.

Edward berjalan menuju tangga yang mengarah ke halaman utama istana.

Herry dan para bangsawan segera mengikutinya mereka keluar menuju balkon besar kastil yang menghadap seluruh wilayah kerajaan vampir.

Hutan gelap terbentang luas di bawah mereka Di situlah bangsa vampir hidup selama ratusan tahun Edward mengangkat tangannya perlahan aura gelap yang sangat kuat mulai muncul dari tubuhnya.

Angin malam tiba-tiba berputar kencang di sekitar kastil Para vampir yang berdiri di belakangnya bisa merasakan kekuatan sihir yang luar biasa besar.

Edward mulai mengucapkan mantra kuno kerajaan vampir bahasa yang sangat tua, bahasa yang hanya diketahui oleh para raja vampir simbol-simbol sihir mulai muncul di udara.

Cahaya gelap itu menyebar dari tangan Edward, kemudian menyebar ke seluruh langit malam di atas wilayah vampir.

“Hari ini… aku melindungi tanah ini.” Suara Edward bergema pelan namun penuh kekuatan.

“Tidak ada manusia.”

“Tidak ada serigala.”

“Dan tidak ada makhluk mana pun…”

“Yang dapat menemukan wilayah bangsa vampir.”

Cahaya sihir itu kemudian membentuk sebuah portal perlindungan raksasa yang menyelimuti seluruh wilayah kerajaan vampir.

Mantra itu menciptakan sebuah tabir ilusi dari luar, wilayah bangsa vampir akan terlihat seperti hutan kosong yang tidak memiliki apa pun.

Istana vampir, Desa-desa vampir bahkan kastil kerajaan…

Semua tersembunyi dari dunia luar namun, Edward belum selesai ia mengangkat tangannya sekali lagi simbol sihir yang lebih kuat muncul di udara.

“Dan bagi siapa pun…”

“Yang berhasil menemukan gerbang masuk wilayah ini…” Cahaya sihir menyelimuti gerbang besar kerajaan vampir.

“Gerbang ini akan dilindungi oleh perisai abadi.”

Energi gelap yang sangat tebal membungkus gerbang istana.

Perisai itu begitu kuat hingga terlihat seperti dinding tak kasat mata.

“Tidak ada makhluk yang dapat menyentuhnya.”

“Tidak ada kekuatan yang dapat menghancurkannya.”

“Selama aku masih menjadi Raja Vampir.”

Mantra itu akhirnya selesai cahaya sihir perlahan menghilang dari langit Namun perlindungan itu tetap ada.

Mulai malam itu…wilayah bangsa vampir tersembunyi dari dunia luar.

Herry menundukkan kepalanya dalam-dalam.

“Perlindungan yang sempurna, Yang Mulia.”

Edward menatap wilayah kerajaannya untuk terakhir kalinya.

“Aku mempercayakan semuanya kepadamu, Herry.”

“Jaga kerajaan ini sampai aku bangun kembali.”

Herry berlutut.

“Aku bersumpah akan melindungi kerajaan ini dengan nyawaku.”

Edward tidak menjawab Ia hanya berbalik dan kembali menuju ruang bawah tanah kastil.

Menuju peti batu hitam tempat ia akan tidur Di dalam peti itu, Edward berbaring perlahan Kalung berlian hijau masih ia genggam erat di tangannya.

“Elena…” bisiknya pelan.

“Aku akan menemukanmu lagi.”

Tutup peti batu itu perlahan ditutup simbol-simbol sihir di ruangan mulai menyala.

Dan malam itu…Raja Vampir Edward memasuki tidur panjangnya.

1
Naomi🌸
😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!