NovelToon NovelToon
GOD OF RINGS

GOD OF RINGS

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Fantasi Isekai / Epik Petualangan
Popularitas:553
Nilai: 5
Nama Author: Rein.Unknown

MARVA RAVARA adalah seorang pemuda miskin yang hidup di dunia yang memuja status dan kekayaan. Berkat jalur beasiswa, ia dapat bersekolah di sebuah sekolah elit berskala internasional—tempat yang seharusnya membuka jalan untuk masa depannya, justru berubah menjadi neraka baginya.

Di sana, Marva dipandang sebagai noda: dihina, dikucilkan, dan menjadi sasaran perundungan oleh mereka yang merasa lebih “Layak”.

Segalanya berubah ketika Portal Misterius muncul dan menyeret semuanya ke dunia lain. Di hadapan mereka berdiri sebuah Menara Tinggi dan sebuah suara misterius menggema: Siapa pun yang mencapai puncak menara ini akan memperoleh kekuasaan serta keabadian.

Di dalam menara, para siswa dipaksa memilih peran—menjadi Seorang Player yang bertarung demi naik ke puncak, atau menjadi Seorang Guardian yang terikat pada sistem. Demi meraih kebebasan, Marva memilih jalan paling berisiko: Menjadi Seorang Player.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rein.Unknown, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lantai 1, Part 1 [ELDEN OF NILGARD]

Pendakian pun dimulai. Marva sebagai orang pertama yang naik ke lantai 1, disambut oleh Suara Misterius itu lagi.

Menarik.

Setelah sekian lama, adalagi yang menaiki menara sebagai orang pertama.

Suara itu terus berbicara sambil mengiringi langkah Marva yang tetap berjalan.

Memanfaatkan situasi itu, ia coba menggalih semua informasi tentang Menara ini.

“Siapa sebenarnya kau?!! Apa yang kau rencana pada kami....!!!”

Aku adalah SISTEM yang bertanggungjawab pada Menara ini. Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, kalian adalah orang-orang terpilih.

Marva tidak puas dengan jawaban template itu. Ia kembali bertanya.

“Menjadi abadi, mendapatkan kekuatan mutlak, tentu itu semua bohong, bukan?” lanjut Marva.

Kamu bisa membuktikan nya sendiri. Bagaimana kalau aku memberikan sebuah tawaran?

Marva terdiam sejenak lalu menjawab.

“Tawaran? Apa itu!”

Tiba-tiba layar nya menunjukkan sebuah misi.

[SPECIAL QUEST]

► Kalahkan 10 monsters di Elden’s of Nilgard.

► Jenis Monster : Grass Slime (3), Stone Slime (3), Rainbow Fich (4).

► Batas waktu : 4 jam.

► Hadiah : Spesial.

Sembari membaca tugas yang diberikan oleh sistem, Marva memperhatikan lagi statusnya.

Player ID : #001

Role : PLAYER

Level : 1

EXP : 0/1

HP : 10/10

MP : 7/7

Skill : None

Unik Skill : None

Pasif skill : None

Saat mendekati pintu keluar, cahaya memancar begitu menyilaukan.

“Apa… taman?” Marva kaget melihat pemandangan didepannya.

Satu per satu siswa juga keluar dari pintu dan saai dilantai 1 Menara. Wajah-wajah yang penuh kebingungan sekaligus juga heran. Beberapa dari mereka merasa sangat senang dengan pemandangan indah itu. Yang lain tetap berhati-hati.

“Lho, ini bukan menara lagi?” teriak Red Calder, yang sudah berdiri dengan pose siap bertarung.

“Jangan terkecoh,” suara dingin Elrian Vox terdengar dari saing. Ia sudah berdiri tegak, matanya menyapu Setiap sudut area, seperti petarung yang sedang menilai medan perang.

“Lihat diatas sana.”

Semua menatap kearah yang Elrian Vox tunjuk.

--- SELAMAT DATANG DI LANTAI 1: ELDEN OF NILGARD ---

Waktu Beradaptasi : 72 jam sebelum pintu menuju lantai 2 terbuka.

Tiba-tiba sebuah pesan muncul, pada layar Player.

“Hey liat, ada notifikasi pesan pada layar. Kita juga bisa melihat status dan semua informasi tentang kita” ucap salah seorang siswa.

“Iya, ini seperti game yang biasa aku mainkan” jawab siswa yang lain.

“Selamat! Karena telah memasuki lantai pertama. Misi telah diberikan, bertahanlah selama mungkin di Menara.”

Kini Suara Sistem telah terintegrasi ke dalam layar setiap Player.

“Sebagai misi pertama… Setiap Player harus mengalahkan 10 monster dengan tipe apa saja dan sebagai Hadiahnya, Setiap Player diberikan 10.000 Xilo Gold.”

Sistem memperkenalkan uang yang ada di Menara dengan sebutan XILO Gold. Marva segera menyadari bahwa misi yang diberikan kepada Player lain, berbeda dengan dirinya.

“Semoga beruntung dan taklukkan lah Menara ini.”

Suara sistem pun menghilang setelah menyampaikan misi pertama.

Marva menghirup napas dalam-dalam. Lalu berlari, seolah tahu harus mencari dan mengalahkan monster itu dimana. Area itu sangatlah luas, haaran daratan hijau terbentang sejauh mata memandang. Rumput tinggi bergoyang setiap angin bertiup. Sungai jernih berkelok, memantulkan cahaya langit biru cerah. Ada Gunung, sungai dan danau kecil dimana-mana. Sementara pepohonan besar berdiri sejajar dipinggir, seperti pagar alami yang membatasi area itu. Walaupun tidak terlihat seperti didalam Menara, tapi mereka cukup yakin bahwa ini hanyalah bagian “Pernak-pernik” Menara. Di seluruh penjuru area, para Player mulai farming — ada yang mendekati sungai, ada yang masuk ke hutan kecil, ada juga yang masih duduk termenung. Sedangkan Elrian pergi dengan kelooknya. Kaela adalah salah satu Player yang masih diam di tempat, menatap layar statusnya dengan ekspresi kosong.

Ditempat lain, setelah berjalan cukup jauh. Dari balik semak-semak, benda hijau lentur, sebesar bola, melompat-lompat pelan. Di atasnya, muncul jendela informasi mini:

[GRASS SLIME]

LV: 1 | HP: 1/1

ELEMENT: EARTH

WEAKNESS: FIRE

DROP: HERBAL LEAF

“Slime! Inilah tipe monster yang harus kukalahkan!” Seru Marva.

Tanpa pikir panjang, Marva mengambil sebuah batu lalu melemparkannya ke arah Slime tersebut. Yang terjadi malah, Slime itu marah lalu balik mengejarnya. Panik dengan keadaan itu, Marva langsung lari terbirit-birit. Yang ada dipikiran nya, hanyalah bagaimana harus selamat. Karena sejauh yang dia tahu, kematian bersifat permanen, tidak ada respawn.

“TIDAK!!!! Menjauhlah Monster!!!!” Ucap Marva panik.

Setelah berlari cukup jauh, Marva melihat gundukan batu yang cukup besar. Dia mempunyai ide untuk menggiring Slime itu. Setelah cukup dekat, ia segara menghindar dan membiarkan batu itu mengenai tubuh slime — angka -1 muncul mengambang diatasnya. Slime itu bergetar, lalu hilang seperti didalam game.

“Selamat 1 Monster dikalahkan. 1/10”

[LEVEL UP]

Player : MARVA RAVARA

Role : PLAYER

Level : 2

EXP : 0/3

HP : 15/15

MP : 10/10

Notifikasi muncul pada layar. Marva pun meloncatkan kegirangan karena berhasil mengalahkan monster pertamanya. Walaupun dengan cara yang konyol, setidaknya itu berhasil.

Setelah dua jam berlalu, Marva berhasil mengalahkan:

- Grass Slime x3

- Stone Slime x3

- Leaf Caterpillar x1

- Rainbow Finch x2

- Marva melihat quest-nya: 8/10.

“Tinggal dua lagi!” katanya.

Saat mendapatkan Item pertama kali, semua Player otomatis membuka Inventory. Selama farming, Marva mempelajari banyak hal. Semakin tinggi lv. Monster maka peluang untuk mendapatkan Item Drop juga semakin besar. Ada yang menjatuhkan Potion HP (berwarna hijau), Potion MP (berwarna biru) dan ada juga yang menjatuhkan fragment. Marva juga sadar, Elden of Nilgard sudah diatur untuk menyesuaikan Player baru. Zona kesulitan monster telah dibagi, pada bagian tengah dikhususkan untuk pemula. Semakin ke pinggir maka lv. Monster semakin tinggi.

“Selamat! Special Quest telah diselesaikan.”

[LEVEL UP]

Player : MARVA RAVARA

Role : PLAYER

Level : 7

EXP : 0/80

HP : 65/65

MP : 40/40

Akhirnya misi diselesaikan. Sistem lalu menawarkan 2 hadiap pada Marva.

Hadiah Spesial (Silahkan Pilih) :

► 1.000.000 XILO GOLD

► MYSTERY BOX

Marva sangat terkejut dengan hadiah yang bisa didapatkan, 1 Juta Xilo Gold. Segera telunjuk nya mengarah pada pilihan pertama. Saat jari nya sudah sangat dekat dan akan memilih. Tiba-tiba ada sesuatu yang mencegah tangannya untuk memilih. Pikiran dan hatinya, seketika bergejolak.

“Aku tidak tahu, sebanyak apa 1 juta Xilo ini dan bisa dibelikan apa saja?” ujar Marva dalam hatinya.

Dia sadar bahwa pemain lain hanya menerima 10.000 Xilo dari misi yang diberikan dan itu 100x lebih sedikit dari yang akan dia dapatkan. Marva mulai membuka layar sistem nya dan melihat beberapa senjata, armor serta barang-barang lain yang tersedia dalam toko. Setelah melihat beberapa item, dia semakin dibuat kaget. Marva kini tahu bahwa dengan 1 juta Xilo Gold dia bisa membeli 2 Senjata Tier S. Kalau pun senjata itu belum bisa dia gunakan karena memerlukan lv. yang sesuai, setidaknya bisa dia jual kembali atau disiapan sebagai senjata pamungkas, setelah lv. nya sudah memenuhi syarat maka akan dia gunakan sendiri, setidaknya begitulah pikirnya.

Disamping itu juga, 10 juta Xilo dapat membeli 10 Set Armor Lengkap Tier A, atau 20 Item Super Langkah bahkan bisa menyetok Potion Hijau & Biru, setidaknya sampai lv. 50.

“Tapi tunggu dulu, kalau hadiah pertama saja seperti ini, bagaimana dengan misteri box itu?” pikir Marva.

Pilihan kedua, hanyalah kotak kayu sederhana dengan simbol tanda tanya besar — tidak memiliki petunjuk sama sekali. Tapi entah kenapa, Marva memiliki firasat baik soal misteri box ini. Karena terlalu lama berfikir, tiba-tiba, waktu hitung mundur muncul pada layar.

Dengan notifikasi “Kalau Hadiah Tidak Segera Dipilih Maka Akan Hilang”.

Seolah-olah ingin mempermainkan Marva dan mendesaknya.

Dilayar, waktu semakin berkurang ..... 14, 13, 12, 11, 10, 9, 8, 7 ......

“Sialan kau Sistem!!!!” Umpat Marva.

Semakin waktu berkurang, Marva juga semakin degdegan. Jangan sampai dia tidak mendapatkan apapun.

6 ..... 5 ..... 4 .....

3 ..... 2 .....

1 .....

"PILIHAN DIKONFIRMASI."

[BERSAMBUNG]

1
Ara putri
bagus ceritanya
Rein Unknown: Terimakasih Kak sudah support dan mampir 😇😇😃😃
total 1 replies
Ara putri
Hay kak jika berkenan saling dukung yuk. Mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
Rein Unknown: okok Kak, sudah mampir ya😇🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!