NovelToon NovelToon
Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:20.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.

Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.

namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Xavier-Aruna 3

"Ini tiket untuk kalian honeymoon. Pergilah dan habiskan waktu kalian membuat dedek bayi untuk kami! Kalau bisa buat yang banyak!" ucap Mami Violet memberikan dua tiket perjalanan untuk pengantin baru itu pergi honeymoon.

"Tapi Arkha, bagaiman dengan dia kalau aku pergi, Mi? Arkha pasti sendirian di rumah!" Aruna menolak pelan.

"Tidak usah pikirkan aku kak, aku kan tinggal di sini juga bersama mami dan papi. Jadi kakak bersenang-senanglah di sana. Dan pulang bawa ponakan lucu buat Arkha," jawab Arkha santai membuat wajah Aruna memerah.

Astaga gara-gara ucapan Mami Violet tadi, sekarang Arkha malah ikut-ikutan ngomong membuat dedek bayi. Memangnya dia tahu bagaimana caranya? Aruna mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan sang adik.

"Apa kamu sudah mulai menggodaku dari sekarang sayang? Tolong kondisikan bibirnya kalau tak mau ku buat makin manyun!" Bisik Xavier membuat Aruna mendelik sedangkan sang suami malah tertawa terbahak.

Suka sekali dia melihat Aruna yang galak minta ampun seperti ini. Wanita yang penuh perjuangan dia dapatkan.

"Mami sudah siapkan segalanya di sana, kalian hanya tinggal menikmati," tambah Mami Violet yang tak sabar mendapat kabar dari mereka.

"Berapa lama kami di sana mi? Dua Minggu atau satu bulan?" tanya Xavier penuh semangat.

"Astaga! Mau ngapain lama-lama di sana? Aku jug banyak pekerjaan di kantor! Belum lagi Arkha," protes Aruna kali ini selalu menggunakan adiknya, padahal dia sedang menghindari Xavier melakukan hal yang macam-macam padanya.

"Ngapain repot? Urusan pekerjaan sudah ada Morgan, bang Edwin sana bang Ramon. Sedangkan Arkha ada yang menjaga juga, mami dan papi. Memang kamu tidak percaya kepada Mami dan Papi? Mereka juga sayang sama Arkha!" jawab Xavier.

"Iya kak, Arkha senang tinggal di sini. Karena Arkha merasa punya mama," jawab Arkha polos kemudian dipeluk oleh Mami Violet.

Mata Aruna mengembun. Dia akan menjadi sedikit melow kalau sudah berurusan dengan adiknya. Sekarang mereka hanya memiliki satu sama lain. Apalagi usia Arkha masih kecil, walau kehidupan Arkha dan dirinya jauh berbeda karena dia menjalani kehidupan dari kecil sangat berat. Tetap saja dia begitu menyayangi Arkha sepenuh hatinya.

"Baiklah tak ada alasan untuk lama tinggal di sana," kekeh Xavier kali ini menang.

Malam menjelang, mereka masuk ke dalam kamar masing-masing. Begitupun dengan pasangan pengantin baru itu. Mereka masuk ke dalam kamar dan suasana terasa mulai canggung bagi Xavier yang menunggu istrinya keluar dari dalam kamar mandi untuk berganti baju. Sedangkan Aruna santai saja keluar dari dalam kamar mandi mengenakan piyama kaos pendek. Dahi Xavier mengernyit melihat penampilan istrinya.

"Ada apa?", tanya Aruna santai saat Xavier menatapnya heran.

"Kenapa nggak pakai gaun tidur?" tanya Xavier.

"Loh suka-suka aku lah? Aku yang pake bajunya! Lagian ngapain sih emangnya? Aku lebih nyaman. Menggunakan pakaian seperti ini!" jawab Aruna santai dan mulai naik ke atas tempat tidur.

"Sayang, ini malam pertama kita loh! Emang kamu nggak mau anu gitu?" tanya Xavier bingung sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Anu? Anu apaan sih? Ribet amat banyak aturannya! Jangan bilang kalau aku tidur gak usah pake baju!" heran Aruna.

"Nah itu ide yang bagus!" kekeh Xavier dengan mata yang berbinar.

"Mimpi!", jawab Aruna.

"Lah nggak apa-apa juga kali! Kita kan sudah suami istri. Aku bebas kok mau melihat semua Yanga da di kamu! begitupun sebaliknya, apa yang salah. Kan bagus biar kita cepet punya dedek bayi dan memberikan mami papi cucu yang banyak biar di rumah perang dunia terus, ada Oma opanya yang akan mengurus mereka nanti. Kita bagian produksi saja," jawab Xavier enteng sekali.

plaaaakkk

Aruna memukul bahu suaminya sampai pria itu meringis. Tahu kan seberapa besar kekuatan tangan Aruna. Mana dia kalau mukul kan nggak kontrol, karena sudah kebiasaan selalu mengeluarkan tenaganya.

"Sakit sayang ..." rengek Xavier malah menyandarkan kepalanya di bahu Aruna dengan manja.

"Sayang, aku seriusan tahu sayang sama kamu. Kamu tahu sendiri aku berjuang untuk bisa sampai di titik ini seperti apa. Aku hanya ingin bisa berbagi kebahasaan dengan kamu setelah ini. Kita hadapi apapun bersama setelahnya. Aku mencintai kamu, Aruna," ucap Xavier lembut, mendengar ucapan Xavier biasanya Aruna akan biasa saja.

Tapi kali ini ada getaran di hatinya, mungkin karena sekarang mereka sudah ganti status makanya membuat Aruna sedikit berbeda. Pikirnya.

"Bukannya sudah ku katakan kepadamu, jangan berharap aku bisa membalas semuanya dengan cepat. Aku butuh waktu, kau tau alasannya kan?" jawab Aruna membuat Xavier mengangguk tanpa mengubah posisinya.

"Kamu takut saat memberikan hatimu dan aku akan seperti bapak sial-an kamu itu. Tapi aku sama dia itu beda sayang," Xavier memang harus berusha lebih keras lagi sepertinya.

"Tapi kalian sama-sama laki-laki yang tak bisa tahan dengan godaan wanita di luar sana. Kalian para lelaki tak bisa menahan naf-su! Mau cantik atau tidak, mau dia siluman atau bukan, intinya kalian tak akan tahan godaan!" jawab Aruna tetap pada pendiriannya.

Xavier bangkit dan meminta Aruna menghadap kepadanya. Dengan gerakan tangan yang cepat Xavier menangkup wajah cantik Aruna dengan kedua tangannya.

Cup.

Xavier mencuri satu ciuman dari istrinya

Plaaaakkk

Kembali Aruna memukul bahu Xavier. Suaminya tahu kalau itu ciuman pertamanya. Dan juga ciuman pertama untuk dia. Dan sama-sama ciuman pertama yang di ambil lewat jalur patas.

"Intinya aku sangat mencintai kamu dan aku berbeda dengan Dia! Kamu lihat sendiri bagaimana aku menghadapi mereka para wanita yang mencoba untuk mendekatiku. Dan aku selalu bisa menjaga diriku kan. Karena aku bukan pria seperti dia. Aku Xavier Hananta adalah pria setia seperti Papiku. Ayo kita tidur, sayang. Besok perjalanan kita sangat panjang," ujar Xavier menarik Aruna untuk tidur.

Sedangkan Aruna masih di buat kaget setelah ciuman tadi. Dia benar-benar tak mengira Xavier akan menciumnya dengan cepat sehingga dia tak bisa menghindar.

"Kenapa? Mau cium lagi, sayang? Sini?" goda Xavier saat merasakan tubuh Aruna masih kaku saat dia peluk.

"Dasar me-sum!" kesal Aruna dan hal itu membuat Xavier terkekeh dan malah menciumi kepala istrinya. tangannya melingkar Posesif di perut Aruna malah membaut Aruna tak nyaman dan tak bisa tidur pada akhirnya.

1
nely_48
rexa udh bagus dgn pergi meninggalkan semua yg berkaitan dgn keluarga anggara
hidup apa ada nya tp tenang n nyaman, tanpa tekanan ,,, semangat rexa
Diana Dwiari
rasain orang tua durhaka
nely_48
sungguh miris sekali hidup mu rexa,, kau d jadikan kekesed oleh keluarga mu sendiri n keluarga na renata,,, udh baikan ibu mu itu cuma ekting biar rexa nurutin lg kemauan nya,, ortu mu ga mau hidup susah, tega menimbulkan anak lelaki nya
Aldiza azahra
jngn berhenti dn menoleh keblakng rexa ..klo menang mereka ad yg mati salh1 y biar itu jf plajrn buat mereka...lanjut kn langkahmu rexabulatkn tekatmu jangn lemah...
nely_48
songong jg sungut s Jarvis menghina Aruna dgn sebutan jalang mudahan, cari mati kau Jarvis
babang Xavier kau dmn, bantai habis tuh anggara family, krn mrk udh berani menghina menantu hananta
nely_48
tembak mati lgsg az si Jarvis
Diana Dwiari
waduh,siap2 aja tuh JD gembel klrga anggara
Aldiza azahra
wah anggara cari mati buat javis hilng sagian angota badany biar tau rasa
nely_48
kasih paham dl itu s javis,, buat kedua kaki nya lumpuh,,, br kemudian s anggara
nely_48
sat set ath Xavier buat bangkrut s anggara itu, jgn biarkan mrk menghina n merendahkan Aruna,, org jenis anggara n keturunan nya gaakan sadar hanya d kasi peringatan dgn omongan az, hrs pake bukti siapa sesungguh nya Aruna menantu keluarga hananta
nely_48
kau salah lawan tuan anggara,, udh lah runa buat bangkrut az sih anggara² itu, terlalu arogan
nely_48
lady runa ak suka gaya mu 😍😍😍😍
Allea
moga dirumah danar banyak cctv 😁
nely_48
tetap we Xavier yg d butuhkan oleh rexa untuk terlepas dr keluarga toxic s Renata
Xavier kasian rexa, d bantu ya
Allea
di bab brp y mahardika kasih harta ke Runa
nely_48
goodjob runa, tunjukan siapa Aruna sebenarnya,, tuman jelama gila wani² na nga labrak Aruna,, 😄😄
nely_48
jangan kata klau yg nyuruh para preman itu s anastasia n mila
nely_48
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 bpak kolor ijo, emak na mak Lampir anak na kunti bogel
nely_48
mila n anastasia muka bebal ga punya etitude, penjilat,, blm ngerasain d sleding oleh mami vio
nely_48
kudu d kasih kopi sianida danar family
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!