NovelToon NovelToon
Silk&Steel: Cinta Dalam Kontrak Berbahaya

Silk&Steel: Cinta Dalam Kontrak Berbahaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Psikopat / CEO / Romantis / Mafia / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Cerrys_Aram

Elara Vance mengira hidupnya di London akan tenang setelah lulus kuliah seni. Namun, satu kesepakatan rahasia ayahnya menyeret Elara ke dunia Julian Moretti—pengusaha muda dengan pengaruh luar biasa yang gerak-geriknya selalu dipenuhi misteri. Demi melindungi keluarganya, Elara setuju untuk masuk ke dalam sebuah pernikahan kontrak.

​Julian itu dingin dan penuh kendali, namun ia memiliki satu aturan: tidak boleh ada yang menyentuh Elara selain dirinya. Di balik kemewahan mansion Moretti, Elara harus mencari tahu siapa pria itu sebenarnya, sambil menyembunyikan cincin rahasia di jarinya yang menjadi tanda bahwa ia adalah milik sang penguasa bayangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerrys_Aram, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3: PERTAUTAN DI BALIK KEMEWAHAN

London pagi ini tidak memberikan sambutan yang hangat. Kabut tipis menyelimuti jalanan, menambah kesan suram pada suasana hati Elara saat ia berdiri di depan pintu utama mansion. Hari ini, untuk pertama kalinya, Elara merasa asing sekaligus takut kembali ke tempat yang dulu ia sebut rumah: kampusnya.

Sebuah sedan hitam mengilat sudah menunggu di ujung driveway. Sopirnya, Marcus, berdiri tegak seperti patung perunggu di samping pintu penumpang yang terbuka.

"Nona Elara, Tuan Moretti meminta saya memastikan Anda tiba di kampus tepat waktu," ucap Marcus datar.

Elara mengangguk pelan. Saat ia hendak masuk ke mobil, suara langkah kaki yang mantap terdengar dari arah lobi. Julian muncul, sosoknya tampak begitu dominan dalam balutan setelan jas tiga lapis berwarna biru tua. Ia tidak mengatakan apa-apa, hanya berdiri dengan tangan di saku, memperhatikan jemari Elara yang memegang tas kuliah.

"Ingat pesanku, Elara," suara Julian rendah, namun tajam. "Jangan paksa aku mencarimu dengan caraku sendiri."

Elara menelan ludah dan segera masuk ke mobil, membiarkan kemewahan itu mengisolasi dirinya dari dunia luar.

\*\*\*

Memasuki gedung University of the Arts London seharusnya menjadi momen kebebasan bagi Elara. Bau cat minyak dan debu kayu biasanya menenangkan jiwanya, namun hari ini, keberadaan Marcus yang berjaga di luar gerbang membuat segalanya terasa berbeda.

Ketakutan Elara menjadi nyata saat jam istirahat. Sebuah bayangan menutupi meja sketsanya. Leo, mantan kekasihnya yang tempramental, berdiri di sana dengan senyum miring yang memuakkan.

"Elara? Wah, lihat siapa yang sekarang memakai barang mewah," Leo melirik tas Elara, lalu mencengkeram lengan Elara dengan kasar. "Ayahmu berutang padaku. Jangan pura-pura suci, Elara. Aku tahu kau pasti menjual dirimu pada pria kaya untuk membayar utangnya."

"Lepaskan aku, Leo! Kau menyakitiku!" Elara berusaha berontak, namun cengkeraman Leo semakin kuat.

"Berikan cincin itu padaku sebagai cicilan, dan aku akan membiarkanmu pergi," bisik Leo, matanya berkilat serakah melihat permata perak di jari Elara.

"Jangan berani-berani menyentuhnya!"

"Aku menyarankanmu untuk melepaskan tanganmu darinya."

Suara itu dingin, singkat, dan mematikan. Julian Moretti berdiri di ambang pintu studio. Kehadirannya seketika membekukan udara. Tanpa basa-basi, Julian melangkah masuk, mengabaikan Leo sepenuhnya dan langsung memeriksa pergelangan tangan Elara yang memerah.

"Dia menyakitimu?" tanya Julian, suaranya sangat rendah hingga membuat bulu kuduk Elara berdiri.

"Siapa kau—" Leo belum sempat menyelesaikan kalimatnya saat Julian menoleh.

"Namaku Julian Moretti," ucap Julian dengan nada bicara yang sangat formal, namun penuh ancaman. "Dan kau baru saja membuat kesalahan terbesar dalam hidupmu dengan menyentuh milikku."

Julian menatap Leo dengan pandangan yang bisa membunuh. "Pastikan kau tidak pernah terlihat lagi di kota ini. Jika aku melihat bayanganmu dalam radius satu kilometer dari Elara... aku akan menyelesaikannya dengan caraku sendiri. Kau mengerti?"

Leo memucat, mundur dengan panik, dan segera melarikan diri begitu melihat Marcus menghalangi jalan keluarnya.

Di dalam mobil saat perjalanan pulang, Julian meraih tangan Elara, memastikan cincin itu masih melingkar sempurna. Elara merasakan perlindungan Julian yang luar biasa, namun ia juga sadar akan satu kenyataan pahit. Julian tidak hanya menjaganya; ia sedang menandai wilayahnya.

Dan untuk pertama kalinya, Elara bertanya-tanya—apakah cincin ini melindunginya, atau justru menjadikannya target yang lebih besar?

1
YuWie
wis pasraho wae elara..
YuWie
hmm latar cerita luar negri ya
Cerrys_Aram: Iya, tadinya konsepnya Indo. Tapi setelah dipikir lagi, konflik dan karakternya lebih cocok kalau latarnya luar negeri.
total 1 replies
YuWie
mulai baca
Arifinnur12
Keren sih iniiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!