NovelToon NovelToon
CINTA DI ATAS PENGKHIANATAN

CINTA DI ATAS PENGKHIANATAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Identitas Tersembunyi / Dark Romance / Balas Dendam / Pengkhianatan
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: Jing_Jing22

Liora merasa dunianya runtuh dalam semalam. Baginya, Raka adalah pelabuhan terakhir, dan Salsa adalah rumah tempatnya bercerita. Namun kini, kenyataan pahit menghantamnya tanpa ampun; dua orang yang paling ia percayai justru menusuknya dari belakang dengan cara yang paling hina. Kepercayaan yang ia jaga setinggi langit, kini hancur berkeping-keping di bawah kaki tunangan dan sahabatnya sendiri.
Liora tidak pernah menyangka bahwa prinsip yang ia pegang teguh untuk menjaga kehormatan di depan Raka, justru menjadi celah bagi Salsa untuk masuk dan mengambil alih segalanya. Bagai sebuah ironi, Liora memberikan kasih sayang yang tulus, namun dibalas dengan perselingkuhan yang dilakukan tepat di belakang punggungnya.
Apakah Liora akan tetap diam dan pura-pura tidak tau atau ia akan membalaskan dendamnya kepada kedua manusia yang telah mengkhianatinya...
Penasaran ayok ikuti kisah selanjutnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jing_Jing22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 Rencana Liora

Kini malam hari pun tiba. Sementara itu, Kevandra tengah berada di ruang kerjanya.

Ia masih sibuk berkutat dengan berkas-berkas pekerjaannya, tenggelam dalam rutinitas yang tak pernah ada habisnya. Wajahnya terlihat lelah, tetapi pikirannya terus dipaksa bekerja.

Di sudut lain kamar, Salsa sedang bertukar pesan dengan Raka tanpa memedulikan keberadaan Kevandra. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa perselingkuhan mereka telah diketahui oleh Liora. Bagi Salsa, malam ini terasa menyenangkan, seolah dunia hanya miliknya dan Raka.

"Salsa, aku menginginkanmu." pesan Raka.

Seketika Salsa tersenyum penuh kemenangan. Kini ia merasa Raka sudah sepenuhnya menjadi miliknya, terikat dalam permainan yang ia ciptakan sendiri.

"Aku juga menginginkanmu, Raka. Tapi bagaimana? Kita tidak bisa bertemu. Liora sudah kembali." balas Salsa.

Namun tiba-tiba, tring! tring! ponselnya berdering. Ternyata Liora yang menghubunginya.

Salsa mengangkat sebelah alisnya, merasa bingung ada apa Liora menghubunginya malam-malam begini. Perasaannya mendadak tidak nyaman, seolah ada sesuatu yang janggal.

"Mau apa dia menghubungiku?" gumam Salsa. Lalu ia mengangkat telepon itu dan dalam sekejap mengubah suaranya menjadi lebih manis, seolah tidak terjadi apa-apa.

"Halo, Li. Ada apa?" tanya Salsa dengan pura-pura ramah.

"Sa, apakah aku boleh menginap di rumahmu bersama Raka?" jawab Liora di seberang sana.

"Hah! Menginap?" riang Salsa dalam hati. Seketika ia tersenyum bahagia, namun dengan cepat mengubah mimik wajahnya kembali, berusaha menormalkannya agar Liora tidak curiga.

"Tentu saja boleh, Li. Nanti aku akan mengatakan pada Kevandra kalau kamu dan Raka akan menginap di sini." jawab Salsa dengan nada manis yang dibuat-buat.

"Baiklah. Jika kamu mengizinkannya, aku akan bersiap dan memberitahu Raka." balas Liora.

"Aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu, Sa. Selama tiga hari ini aku sudah terlalu lelah dengan pekerjaanku." lanjut Liora dengan nada lemah, seolah benar-benar merindukan sahabatnya.

"Tentu saja, Li. Aku menunggumu. Cepat datang, ya." seru Salsa.

"Maksudku bukan kamu yang cepat datang, Liora, tapi Raka." batin Salsa sambil tersenyum manis, membayangkan Raka yang akan menginap di kediamannya. Hatinya dipenuhi rasa senang yang tidak bisa ia sembunyikan.

"Kalau begitu aku akan bersiap. Sampai jumpa, Sa." ucap Liora, lalu langsung memutuskan panggilannya.

Sementara itu, di apartemen mewah, Liora justru tersenyum smirk. Senyum yang bukan tanda kebahagiaan, melainkan awal dari rencana besar yang mulai tersusun di kepalanya.

"Cih! Dasar tidak tahu diri. Kita lihat, Salsa, sejauh mana kamu akan bertahan dengan semua kebohongan ini."

Setelah memutuskan panggilan itu, Liora kini bersiap-siap untuk memulai rencananya. Ia mengenakan gaun pastel sederhana, lalu menata ujung rambutnya dengan gaya curly. Tidak lupa ia merias wajahnya dengan riasan tipis agar terlihat lebih segar.

Lima belas menit kemudian, Liora selesai bersiap dan keluar dari kamarnya.

Ceklek. Pintu kamar terbuka. Seketika mata Raka yang sedang berada di ruang tengah langsung tertuju pada Liora.

"Li, mau ke mana? Tumben malam-malam sudah rapi." tanya Raka kebingungan.

Liora berjalan mendekati Raka. Ia bersikap seolah-olah tidak tahu apa-apa, menyembunyikan semua yang sedang ia rencanakan.

"Kita akan menginap di rumah Salsa dan Kevandra malam ini. Tiba-tiba aku ingin mengunjungi Salsa dan bercerita tentang pengalaman kerjaku di luar kota. Salsa pasti sangat bahagia." Liora terdiam sejenak sebelum melanjutkan kalimatnya.

Ia menatap mata Raka dengan tatapan penuh arti.

"Salsa selalu menyukai apa yang aku ceritakan, termasuk menyukai milikku." ucap Liora sambil menekan setiap kata di akhir kalimatnya.

Namun sebelum Raka menyadari kalimat yang Liora lontarkan, dengan cepat Liora mengalihkan perhatian Raka.

"Ayo, Rak. Sebaiknya kamu bersiap-siap! Jangan sampai Salsa dan Kevandra menunggu kita terlalu lama." ucap Liora.

"Baiklah, Sayang. Aku akan segera bersiap." ucap Raka sambil mengelus pucuk rambut Liora, yang justru membuat Liora semakin jijik dengan kebohongan dan pengkhianatannya.

Tidak membutuhkan waktu lama, kini Raka sudah bersiap. Ia menggandeng tangan Liora untuk keluar dari apartemen. Sepanjang lobi, hanya keheningan yang menyelimuti hati Liora.

Sesampainya di basement, Raka membukakan pintu mobil untuk Liora dengan sikap manis, seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Sementara itu, di dalam hati Liora semakin membara rasa dendam dan benci terhadap pengkhianatan tunangan serta sahabatnya.

"Ayo, Sayang. Kita berangkat." ucap Raka.

Kini Raka mengendarai mobil sport milik Liora di tengah hiruk-pikuk jalanan kota yang mulai sepi oleh keheningan malam. Tidak ada percakapan di antara mereka, hanya suasana canggung yang terasa semakin berat.

Lima belas menit kemudian, mereka sampai di kediaman Kevandra dan Salsa.

Sementara itu, Salsa sudah memasang mimik wajah bahagia serta rasa haru karena Liora akan menginap di rumahnya. Padahal semua itu hanya bohong dan palsu. Ia sebenarnya hanya menyambut kedatangan Raka.

Di sisi lain, Kevandra tetap bersikap dingin dan datar. Ia hanya cuek dan mengabaikan apa pun yang ada di hadapannya.

"Akhirnya kamu datang juga, Li." sambut Salsa diam-diam. Ujung matanya melirik ke arah Raka, seolah memberi isyarat yang hanya bisa dipahami oleh laki-laki itu.

Liora hanya mengangguk, menanggapi dengan senyuman ramah.

"Ayo, sebaiknya kita masuk dulu." ajak Salsa, lalu diikuti oleh Kevandra dan juga Raka.

"Bagaimana kalau kita makan malam dulu? Setelah itu baru kita bisa berbincang-bincang." usul Salsa di tengah-tengah mereka.

Sementara itu, Kevandra diam-diam menelisik raut wajah Liora yang tidak seperti biasanya. Seolah ada sesuatu yang sedang ia sembunyikan. Itulah yang terlintas di dalam benaknya seolah instingnya yang tajam sebagai pengamat tidak bisa di bohongi.

Setelah itu mereka makan malam bersama. Diam-diam Liora tersenyum smirk.

"Let's start this game, Salsa." batin Liora.

Kini mereka duduk di meja makan. Dengan penuh perhatian dan kasih sayang, Liora menyiapkan makanan untuk Raka, yang membuat Salsa geram menahan api cemburu.

Dengan santai Liora mengambilkan sayur untuk Raka, seolah ingin menunjukkan perhatian penuh sebagai tunangan yang sempurna.

"Apakah segini cukup?" tanya Liora dengan suara lembut.

"Sudah cukup, Sayang. Terima kasih." jawab Raka sambil tersenyum canggung.

Tiba-tiba Liora dengan berani menyeka sudut bibir Raka di depan Kevandra dan Salsa. Gerakannya tenang, tetapi penuh makna, seakan sengaja ingin memperlihatkan sesuatu.

"Pelan-pelan dong, Sayang. Sampai berantakan seperti ini."

"Ee-eh, iya, Sayang. Mungkin aku terlalu terburu-buru." jawab Raka gugup saat menyadari tatapan tajam Salsa tertuju padanya.

Salsa hanya bisa terdiam menahan perasaannya. Senyum di wajahnya mulai terasa kaku, sementara tangannya mengepal pelan di bawah meja. Ia berusaha tetap terlihat tenang, meskipun hatinya dipenuhi rasa cemburu yang membara.

Di sisi lain, Kevandra memperhatikan semua itu dalam diam. Ia mulai merasakan ada sesuatu yang aneh di antara mereka, tetapi memilih untuk tidak berkomentar.

1
Mingyu gf😘
jewer aja lucas bund😄😄
Mingyu gf😘
berikan fakktaa
Mingyu gf😘
Heh padahal liora sudah membagi apa saja yang dia punya sama kamu, kamu aja yg gak tau diri
Mingyu gf😘
Cepay bisma aku tunggu pertunjukan darimu
Mingyu gf😘
yahh kembar ternyata😅
Mingyu gf😘
ihh ngerii
Mingyu gf😘
Beginilah sampah, dia yang salah dia yg mau balas dendam
Indira Mr
ayo dengarkan cepat...bu Almira..🚀🚀🚀
Indira Mr
ya kan pacaran
Indira Mr
ternyata. ..cuma sandiwara..kau dipermainkan olehnya kevandra..
Indira Mr
Kevandra suka Salsa..😭😭😭
PrettyDuck
lah? cepet amat berubah moodnya kevannn.
kentang banget ini 😭
PrettyDuck
bohong bu. abis ketemu cowoknya dia.
MARDONI
bikin adrenalin naik deh bab ini!!! 😤 Liora benar-benar sudah keluar dari bayangan aja deh, malah langsung kasih 'bom informasi' sama Pak Bagaskara dan bisikin kata-kata menyakitin ke Salsa! Bikin Salsa langsung geram tapi tetap harus nahanin. Terus Raka malah masih cuek aja bahkan godain Salsa - padahal kalo Kevandra tahu nih bisa jadi masalah besar banget! 😱 Eh Kevandra malah pulang cepet, bikin penasaran apakah dia udah curiga atau hanya mau cari tahu aja sama Salsa? Dan Salsa malah punya niat untuk merebut Raka secara terang-terangan dari Liora - seru banget nih duelnya bakal seperti apa ya?!
Panda
tapi kevan juga tipikal yang gampang oleng

cepet banget dia bersimpati dan ada tanda peduli lebih

kalau posisinya dibalik dia pun berpotensi selingkuh juga kaya Raka hadehhh...

ku tak jadi kibarkan bendera hijau

padahal sempet simpati sama dia ni 😏
Panda
yaaa elaaa kevan sama aja ini cepet kepancing juga ini mah dia sama cewek kakkk

bahaya ga jadi green flag
Wida_Ast Jcy
untung juga ya ada lucas thor
Wida_Ast Jcy
waduh... sakit gak tu Sa... dibilang begitu🤭🤭🤭
Wida_Ast Jcy
nah tu kan malu. menyesal akhirnya tiada guna dech
Wida_Ast Jcy
syukuri dech kena talak kan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!