NovelToon NovelToon
Karma Datang Dalam Wujudmu

Karma Datang Dalam Wujudmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Teman lama bertemu kembali / Office Romance
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: diamora_

Cayra Astagina, sudah terlalu sering patah hati. Setiap hubungan yang ia jalani selalu berakhir dengan diselingkuhi.
Saat ia hampir menyerah pada cinta, seorang peramal mengatakan bahwa Cayra sedang menerima karma dari masa lalunya karena pernah meninggalkan seorang cowok kutu buku saat SMA tanpa penjelasan.

Cayra tidak percaya, sampai semesta mempertemukan mereka kembali.

Cowok itu kini bukan lagi si kutu buku pemalu. Ia kembali sebagai tetangga barunya, klien terpenting di kantor Cayra, dan seseorang yang perlahan membuka kembali rahasia yang dulu ia sembunyikan.

Takdir memaksa mereka berhadapan dengan masa lalu yang belum selesai. Dan Cayra sadar bahwa karma tidak selalu datang untuk menghukum.
Kadang, karma hadir dalam wujud seseorang yang menunggu jawaban yang tak pernah ia dapatkan.

Kisah tentang kesempatan kedua, kejujuran yang tertunda, dan cinta yang menolak untuk hilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diamora_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3A. Tunangan Ganda

Kadang yang paling sakit bukan kehilangan cinta,

tapi menyadari kamu cuma figuran di cerita orang lain.

...Happy Reading!...

...*****...

Satu minggu yang lalu.

Hari ini aku lembur karena harus merevisi dokumen.

Walaupun agak malas, aku tetap melakukannya demi cuan.

Kalau bukan karena uang, mungkin aku sudah kabur dari tadi.

Mataku melirik jam dinding kantor.

Sudah pukul tujuh malam.

Ruangan ini cuma diisi satu makhluk: aku.

Semua rekan kerja sudah pulang. Entah kenapa aku nekat mengambil lembur sendirian, padahal tugas ini bisa dikerjakan besok pagi.

Sebenarnya, aku sedang galau.

Tunanganku belum menghubungiku sejak kemarin.

Padahal dia pamit pulang ke kampung karena libur dinas.

Tebak, apa pekerjaannya?

Kami berkenalan setahun lalu. Saat itu usiaku dua puluh tujuh.

Dia melamarku delapan bulan setelah kami dekat.

Baru tiga bulan aku resmi jadi tunangannya.

Lucunya, kami tidak bertemu di dunia nyata. Kami kenal lewat Instagram.

Dia yang pertama kali kirim pesan. Saat itu aku baru putus karena diselingkuhi.

Gara-gara gabut, aku iseng membalas. Eh, nyambung.

Percakapan berkembang, hubungan berlanjut, lalu... tunangan.

Soal pernikahan? Pernah dibahas, sekali.

Itu pun terasa kayak formalitas.

Sejak itu, dia selalu menghindari topik itu.

Seolah ada yang disembunyikan.

Jujur saja, aku yang maksa lamaran dipercepat.

Biar orang tuaku berhenti menginterogasi, terutama Mama.

Tapi belakangan aku merasa... mungkin dia memang belum siap menikah.

...*****...

Kepalaku penuh tanda tanya.

Jangan-jangan dia seperti mantanku dulu?

Semua laki-laki ternyata punya bakat jadi pengkhianat.

Tapi aku coba tenang. Mungkin dia memang sedang sibuk bantu orang tuanya.

Aku berdiri dan menggeliat. Duduk terlalu lama bikin pegal.

Setelah merasa segar, aku matikan komputer, ambil tas, lalu jalan pelan keluar ruangan.

Kantor malam ini sunyi.

Sambil melangkah di lorong, aku buka ponsel yang sejak tadi tak tersentuh.

Banyak notifikasi, tapi satu langsung menarik perhatian:

DM Instagram dari akun tak dikenal.

"Selamat sore. Saya ingin bertanya.

Apakah Anda kenal dengan seseorang bernama Bima Satrya?"

Bingung. Kaget. Mikir keras.

Nama pengirim: Rani Kusumawati.

Siapa dia? Dan kenapa nanya soal tunanganku?

Iya, Bima Satrya itu tunanganku.

Dia bukan asli kota ini. Pekerjaannya bikin dia sering pindah kota, bahkan provinsi.

Tiba-tiba bulu kudukku berdiri.

Entah karena isi pesan tadi, atau karena aku masih jalan sendirian di lorong kantor yang sepi dan panjang.

Akhirnya aku balas.

"Kenal, Mbak. Memangnya kenapa tanya soal tunangan saya?

Mbaknya kenal sama dia?"

Tak lama, ponselku bergetar.

Tapi aku tahan untuk tidak langsung melihatnya.

Fokus dulu jalan sampai lobi. Lampunya terang, tapi rasa takut tetap menyeruak.

Begitu sampai di lobi, barulah aku buka pesannya.

"Sejak kapan ya Anda jadi tunangannya?

Saya adalah tunangan Mas Bima sekaligus calon istrinya,

dan saat ini saya juga tengah mengandung anaknya."

BOOM.

Dunia seolah berhenti berputar.

Hatiku ambyar seperti sinyal Wi-Fi di tengah hutan.

Serius? Lelaki yang sudah bertunangan denganku ternyata punya tunangan lain?

Bahkan calon istri? Bahkan calon ibu dari anaknya?

Tanganku gemetar.

Jari-jariku nyaris menjatuhkan ponsel.

Ruang lobi terasa menyempit.

Suara AC yang biasa sayup, kini seperti gema dari lorong neraka.

Belum selesai mencerna, Rani kirim foto.

Pertama, test pack.

Kedua, hasil USG.

Ketiga, foto mereka di acara lamaran bersama keluarga besar Bima. Lengkap.

Pantas Bima tak pernah kenalkan aku ke keluarganya.

Karena niatnya memang bukan menikahiku.

Cuma main-main.

Yang bikin hatiku benar-benar hancur, adalah pesan terakhir dari Rani.

"Saya mohon agar Anda meninggalkan Mas Bima,

agar saya dan dia bisa hidup bahagia bersama anak ini.

Dan saya mohon pengertiannya,

karena posisi Anda sebenarnya adalah selingkuhan. Bukan korban."

Aku membeku.

Ingin tertawa, tapi yang keluar hanya napas tercekat.

Jadi ini nasibku?

Jadi figuran dalam kisah cinta orang lain?

Lucu sih.

Aku daftar jadi tunangan sah, tapi ternyata dapat peran selingkuhan gratisan.

Terima kasih, semesta.

Aku benar-benar tidak tahu harus berterima kasih dengan cara apa.

Aku pikir malam itu cuma soal kerja lembur.

Tapi ternyata... itu lembur terakhir sebelum hidupku berubah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!