NovelToon NovelToon
PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aryani_aza

" TAHAP REVISI. mohon di mengerti jika ada typo dan kata kurang atau kelebihan kata dan acak acak acakkan

Ini bukan kisah time travel wanita yang menggantikan putri buruk rupa, atau pun putri Mahkota tidak berbakat, bukan pula menggantikan jiwa permaisuri yang tak di anggap oleh sang kaisar.. namun ini kisah gadis yang bernama.

ALEXSANRIA MOZA..


Yang cuek tanpa perasaan harus berpetualang kedimensi jaman kuno,

Alexsandria Moza berumur 21thn yang harus mengalami time travel ke abad dinasti kekaisaran dan di perebutkan oleh Putra Mahkota maupun Kaisar..

Mampukah ia bertahan hidup di jaman kuno..??
Dan maukah ia menjadi permaisuri atau pun menjadi istri dari Putra Mahkota..

Kuy baca.. jangan lupa like setelah membaca tekan Love kasih author dukungan kalian...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani_aza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 3. Bertemu namun tak kenal

...🐉Happy reading ziyeng 🐉...

.

Di pagi hari, Moza bersama Xiomei pergi dari Hutan menuju Istana. Mereka ingin melihat perayaan ulang tahun Kaisar Xin secara terbuka untuk masyarakat..

Butuh beberapa jam dari hutan yang Moza tempati menuju ke kota. Sesampainya di aula yang luas dan terbuka, para rakyat sudah berdatangan untuk melihat Kaisar mereka yang jarang mereka temui..

Moza bersama Xiomei melihat kanan kiri, mencari tempat duduk yang pas agar bisa melihat dengan jelas wajah Kaisar negri Xin ini. Walau sebenarnya Moza pernah bertemu sekali waktu pertama ia datang ke jaman ini namun tak bisa di pungkiri Moza sangat lupa akan rupa sang Kaisar..

Disana juga sudah ada Kaisar maupun Putra Mahkota, yang berasal dari kekaisarannya masing-masing turut hadir di perjamuan ini..

Dong...

Dong..

Dong..

Suara gong berbunyi sangat kencang hingga membuat para rakyat terdiam sunyi seketika, disana sudah berdiri sang kasim dengan tegak..

''Kaisar Xin Yuhuan telah tiba..'' teriaknya.

''Ibu suri Ximei telah tiba..

''Putri Xianlu telah tiba..

Semua orang berdiri tegak dan membungkuk, terkecuali para Kaisar atau putra Mahkota dan Moza tentunya.. Kaisar Xin duduk di kursi tertingginya lalu mengisyaratkan dengan tangannya supaya semuanya duduk..

Teriakan sang kasim ternyata belum usai, ''Para selir Kaisar telah tiba.'' Teriaknya lagi..

Datanglah tiga selir Kaisar Xin Yuhuan dengan anggun dan mempesona yaitu..

Selir Zhaojun.

Selir Xiao haoren..

Selir Chu..

''Salam Yang Mulia..'' ucap ketiga selir itu sambil membungkuk hormat. Kaisar Xin mengagukan kepalanya dan menyuruh para selirnya untuk duduk..

.

.

.

Kaisar Xin berdiri dari duduknya. ''Zhèn mengucapkan banyak terima kasih sudah mau menghadiri perayaan untuk kelahiran Zhèn ini, semoga kalian menikmati jamuan yang Zhèn suguhkan..'' ucapnya sambil mengangkat gelas tinggi tinggi.

Zhèn juga akan mengadakan pertandingan berburu yang terbuka untuk para rakyat, dan para Putri maupun Pangeran yang bersedia.. Zhèn akan menghadiahkan satu keinginan untuk tiga pemenang..''

Bersulang..

Hidup yang Mulia..

Hidup yang Mulia..

Hidup Yang Mulia..

Teriakan para rakyat yang antusiasi menggema di lapangan yang luas, acara pun di mulai dengan tarian para gadis dan para selir kekaisaran masing masing.. Di lanjut dengan pertandingan pedang untuk para pangeran..

Dan yang terakhir memberikan Kaisar hadiah dari setiap kerajaan.. Moza yang melihat perayaan ini, ia merasa bosan dan beberapa kali menguap menutup mulutnya..

Moza ingin pulang namun ia menatap Xiomei yang sangat antusiasi melihat para Pangeran istana sampai-sampai Xiomei tak berkedip. Para rakyat di suguhkan makanan untuk mereka, dan mengantri sesuai yang di perintahkan.. Moza meminta Xiomei menunggunya di antrian, karna ia tidak kuasa menahan gejolak sakit di perutnya..

''Xiomei tunggulah disini, aku akan kembali sebentar lagi..

Xiomei pun mengaguk Sementara Moza pergi menuntaskan hasratnya..

.

.

.

Setelah Moza pergi, Xiomei dengan riang mengambil makanan untuknya dan untuk Moza.. Namun saat ia berbalik Xiomei tak sengaja menubruk Selir Chu yang ada di belakangnya..

Bugh..

Makanan itu tumpah di gaun selir chu, Xiomei melototkan matanya dan mencoba membersihkan makanan di gaun selir Chu..

Namun selir Chu menggeram marah, ia yang awalnya berniat akan menyapa para rakyat namun apa yang ia dapat malah gaun nya tertumpah sup..

''Kau.!! Tunjuk selir Chu pada Xiomei

''Apa kau tidak punya mata hah?! bentak selir Chu yang menggelegar, membuat semua orang menoleh kepadanya termasuk Kaisar dan para Pangeran maupun Putri..

Xiomei hanya bisa menunduk dan merutuki kebodohannya.. ''Maafkan hamba yang Mulia selir Chu.'' ucap Xiomei bersujud..

''Apa perkataan maaf mu, bisa merubah gaunku yang cantik ini.?! Pengawal cambuk ****** ini sampai mati..

Selir Chu melangkah menghadap Kaisar Xin Yuhuan, ''Yang Mulia hamba meminta keadilan. '' ucapnya sambil meneteskan air mata.

''Pengawal, apa yang kalian tunggu. Cepat cambuk wanita itu.?!! ucap Kaisar dengan acuh..

Xiomei di bawa oleh para pengawal menghadap Kaisar dan di paksa berlutut di tengah lapangan..

''Hamba mohon ampun yang Mulia.'' ucap Xiomei

Selir Chu melotot, ''Kau masih berani berkata, kau sudah membuat kesalahan.!! teriak selir Chu sambil menyuruh pengawal untuk mencambuknya..

CETARRR..

CETARRR..

Dua cambukan dengan rasa sakit yang Xiomei rasakan begitu pedih ke tulang tulang..

Sementara Moza yang sudah selesai, ia kembali ke aula dan mencari Xiomei.. Ia mendengar bisikan bisikan dan cemoohan mereka lontarkan kepada gadis yang sedang di cambuk.

''Ada apa.?! tanya Moza penasaran.

''Oh itu, ada seorang perempuan yang sudah berani menyiram selir Chu dengan makanan.'' jawabnya

Moza terus melangkah kedepan, ia ingin tau siapa wanita yang sedang di cambuk.. Namun alangkah terkejutnya ia melihat Xiomei sedang berlutut dan di cambuk oleh para pengawal..

Xiomei..

Moza berteriak menghampiri Xiomei yang sudah tak sadarkan diri, namun masih di cambuk oleh para pengawal..

Moza mendorong pengawal itu dan memeluk Xiomei..

''Xio bangun..'' teriak Moza menepuk nepuk pipi Xiomei berharap sadar..

Selir Chu yang melihat kesenangan nya terganggu ia berdiri dengan marah, ''Siapa kau yang telah berani, mengganggu hukuman yang di berikan oleh yang Mulia.?!! teriak selir Chu

''Apa kesalahan Xio ku.? tanya Moza yang berani menatap selir Chu dengan tajam..

Deg..

Selir Chu yang di tatap seperti itu oleh Moza, hatinya berdebar melihat pria di depannya ini begitu tampan sekaligus cantik.. namun ketika ia menatap mata Moza badannya merasa dingin seketika..

''Aku tanya sekali lagi, apa kesalahan Xio ku sehingga kalian semua mencambuknya.?!!

Sang kasim maju dan berkata. '' Pemuda, Nona itu telah menumpahkan makanan di gaun selir Chu dan dia pantas mendapatkan hukuman karna telah mempermalukan selir Chu di depan semua orang..'' ucap sang Kasim memberi tahu..

Moza mengepalkan tangannya, ''Apa gaun mu begitu berharga dari pada nyawa manusia.? tanya Moza berteriak.. ''Apa kau sudah mendapatkan keadilan untuk ini.? tanya Moza sekali lagi..

''Ya.'' jawab selir Chu dengan angkuh..

Moza menatap Kaisar Xin.''Yang Mulia, selir anda sudah mendapatkan keadilan dan sekarang giliranku meminta keadilan kepadamu..'' ucap Moza.

''Lancang.!!

Teriak selir Zhaojun berdiri menatap Moza dengan sengit..

''Siapa kau, pemuda rendahan yang berani meminta keadilan untuk orang yang bersalah.'' teriaknya lagi.

Namun ketika ia memandangi wajah Moza, ia begitu terkesima dengan ketampanan yang ia kira seorang pria.. Moza memang berpakaian seperti lelaki dan siapapun yang melihatnya akan terpesona oleh wajah tampan sekaligus cantik itu..

''Aku hanyalah rakyat biasa yang meminta keadilan untuk sodariku.'' ucapnya

Kaisar Xin hanya terdiam, ia sedang menelisik pemuda di hadapannya ini.. Hatinya berkata jika ia pernah melihat pria ini namun ia bingung dimana..

''Kau meminta keadilan kepada Zhèn.? tanya Kaisar Xin. '' Zhèn akan mengabulkan permohonan mu, jika kau memenangkan pertandingan berburu besok..

Moza menatap Kaisar dengan tatapan benci.

'' Lancang.!! turunkan pandanganmu.!! teriak Kasim kepada Moza

''Diam kau kasim sialan dan yaa, aku akan memenangkan pertandingan itu dan menuntut keadilan untuk sodariku.! teriaknya

Moza lalu menggendong Xiomei dan pergi dari sana..

.

.

.

...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...

...LIKE.KOMEN.VOTE...

...JANGAN LUPA YAA...

1
Arya Al-Qomari@AJK
memangku dan memanggul beda maknanya
inwoo's lyric
asik bgt ceritanya thor
Ricka Monika
👍💞💐😘
Ricka Monika
ya karena istri mu lagi hamidun yg mulia
Ricka Monika
baru ini baca novel ada permaisuri di jewer 🤣🤣🤣
Ricka Monika
wiih sadis coy
Ricka Monika
gak kapok jg kaisar Xin ini ya,pada hal kan ibu suri ya TDK setuju Moza jd permaisuri ckckck
Ricka Monika
sama sama transmigrasi,bedanya satu dari dunia modern satu lagi masih dr dunia kuno
Ricka Monika
memang kalau orang cantik ini bahayanya yaitu di musuhi oleh para cewek yg iri dan di rebuti oleh para cowok
Ricka Monika
wah jadi Moza serba salah nih,jadi cewek di incar kaisar, kalau jd cowok di incar para putri kerajaan
Jas Merah
bagus banget 🥰
Jas Merah
di kira nya gampang bikin cerita begini astagaa, aku dlu pernah bikin cerita bgini dibuku pribadi ku aja capek, apa lgi ini yang bnyak readers yang baca....

semangat trus thor💪💪
Susari Iskandar
nantangin dijawab keok
Susari Iskandar
makin seru
Susari Iskandar
terpesona
Susari Iskandar
cewek 2 banyak yg naksir
Susari Iskandar
ceritanya mengalir semoga banyak konfliknya biar enak bacanys
Nora♡~
ceritanya Akak... suka... sesekali baca cerita cam nie.. ok juga 😂
Saras Tika
pelajurit🤣
Mira Astria
sangat suka ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!