cinta tidak mengenal usia,seperti halnya cerita yang satu ini, menceritakan remaja yang mencintai ayah sahabatnya sendiri tanpa sepengetahuan sahabatnya
bagaimana kah kisah cinta mereka,apakah akan di terima oleh Naura anak dari lelaki matang yang dinikahi oleh Arini?
ikuti terus kisahnya🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
memberitau oma
dua pekan sudah waktu berjalan hubungan Arini dan Bagas masih tertutup belum ada yang mengetahui,Naura dan oma telah pulang kerumah...
Saat ulang tahun pernikahan maminya dia datang sendiri tanpa Bagas karena Naura masih marah,hubungan nya dan Papinya terlihat baik sejak Bagas meminta maaf dan memutuskan kerjasamanya pada Bella..
minggu ini oma mengajak semua anak dan cucu nya berkumpul di rumah Bagas tidak lupa Oma mengundang Arini dalam rangka merayakan kelulusan Naura..
Arini sibuk berkutat di dapur di bantu oleh pembantu dan oma
" sayang..." panggil Bagas pelan
"Arini yang gelagapan seperti tertangkap basah oleh oma dan pembantu di sana pura-pura tidak mendengar
" tidak ada Naura di sini gas" ucap oma yang salah paham atas panggilan bagas
" hmmm...aku tidak memanggil Naura ma tetapi Arini" jawab Bagas santai
deg....
hati Arini semakin deg deg kan
" Arini....." ucap Oma
" ya Arini,aku ingin mengatakan sesuatu pada mama,kalau aku dan Arini menjalin hubungan yang serius dan kami akan segera menikah" ucap Bagas
" kamu tidak salah gas,Arini ini sebaya anakmu,cocok jadi anak bukan istri" ucap Oma keras
" ya ma,cinta itu tak memilih pada siapa dia berlabuh,aku sangat mencintai Arini ma,,jadi tolong restui kami" mohon Bagas
" mama tidak bisa menjawab sekarang,mama bahkan telah menganggap Arini sebagai seorang cucu,dan bagaimana reaksi Naura,mama tidak mengerti" ucap Oma memijat kepalanya dan berlari ke depan
" bagaimana ini pih,kamu sih belum waktunya" omel Arini
" maafkan aku sayang,aku sudah tidak bisa menahan lagi,aku takut kamu berpaling dari ku,aku sudah tidak muda lagi sayang usiaku sudah kepala empat,kalau harus menunggu 3-5 tahun lagi aku yakin kau tidak akan mau menungguku" jawab Bagas sendu
*****
acara makan-makan pun dimulai semua sibuk dengan canda tawanya beda dengan Bagas yang hanya diam di tatap oleh oma,,,
" makan yang banyak Rin,jangan malu" ucap Rindu
" Arini kan sudah terbiasa di sini nte,kalau dia tidur disini dia yang melayani aku dan papi,kata papi kalau ada Arini rumah ini jadi hidup" ucap Naura polos
" huk...huk...." Oma terbatuk mendengar ucapan Naura
" minum oma" ucap Arini memberikan segelas air minum pada Oma
" pelan-pelan oma makannya seperti anak kecil saja "omel Naura
" Ra,tidak baik bicara begitu pada oma" ucap Rindu yang memang belum tau apa-apa
Bagas hanya diam saja tak berani bersuara setelah acara makan mereka semua berkumpul di gazebo belakang,Arini yang tadi sudah membuatkan puding dan Cake keju membawa nya ke halaman belakang
" aku tidak melarang mu untuk menjadi menantuku,tetapi kamu masih sangat muda Arini masa depan mu masih panjang aku takut pernikahan kalian hanya sesaat seperti Bagas dan Karin,aku sangat menyukaimu Arini,dari segala segi kamu sangat luar biasa tetapi kamu bisa mendapat kan lelaki yang lebih muda dari Bagas,aku takut ini hanya Obsesi semata bukan cinta" batin Oma melihat wajah ayu Arini
"ayo dimakan" tawar Arini
" wah....tante bisa gendut nich kalau kesini terus ada Arini,benar ya kata Bagas kalau ada Arini rumah ini serasa hidup kembali" ucap Rindu
" ya tante,makanya aku nggak mau jauh -jauh dari Arini,aku mau kami kuliah satu kampus tante biar bisa bareng terus dan Arini" ujar Naura
" hmmm....kalau Arini tinggal di sini selamanya kamu mau ra?" tanya Oma
" huk....huk" kali ini Bagas yang terbatuk mendengar pertanyaan Omanya
" mau lah Oma,cuma ayah sama ibu Arini pasti nggak ngizinin orang Arini harus bantu-bantu keluarganya di rumah,iya kan Beb?" tanya Naura pada Arini
Arini hanya diam saja tanpa menjawab
" Oma punya cara nya agar Arini bisa tinggal di sini?" ucap Oma
Wajah Arini dan Bagas menjadi tegang mendengar ucapan Oma
sukses selalu thor