Seorang gadis cantik berusia 18 tahun bernama Tiara, terpaksa menikah dengan Kenan, Boss Ayahnya yang berusia 26 tahun untuk melunasi hutang Ayahnya.
Awalnya Tiara menolak karena ia masih ingin melanjutkan pendidikannya, tapi Kenan memaksanya sehingga Tiara tidak dapat menolaknya.
Tiara juga harus menerima kenyataan, setelah menikah dia hanya dianggap pelayan.Kenan sendiri sebenarnya memiliki seorang kekasih.
Penasaran sama kisah mereka?
Simak aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Setelah Kenan selesai meeting.Kenan menuju ruangannya.Saat masuk ruangannya, Ia tidak melihat Cempaka.Sarah melihat Kenan bersiap sandiwara.
"Sayang. Cempaka mana?,"tanya Kenan sambil menuju kursinya.Sarah lalu memasang wajah sedihnya didepan Kenan.
"Cempaka ada sama Jhony.Oya,Sayang...Liat nih! Ponsel aku dirusak sama Cempaka.Beliin aku ponsel baru ya!,"ucap Sarah sambil pura - pura nangis manja.Kenan tidak yakin Cempaka melakukan itu.Namun Sarah berhasil meluluhkan hati Kenan.
"Oke. Nanti aku belikan uang baru,"ucap Kenan.Sarah lalu pura-pura menyeka air matanya.Padahal tidak menetes sedikitpun.
"Makasih sayang,"ucap Sarah setelah itu mengecup bibir Kenan.
Tak lama Jhony datang bersama Cempaka.Cempaka sangat takut pada Sarah. Sarah melototinya diam-diam.Cempaka lalu bersembunyi dibelakang Jhony.
"Cempa.Kamu kenapa?,"tanya Kenan.Sarah lalu takut Cempaka ngadu pada Kenan.Jhony diam tidak bisa berkata apa-apa karena takut dipecat.
"Cempa. Mau pulang Om,"jawab Cempaka lirih.Cempaka sudah tidak betah dikantor Kenan.
"Ya udah.Kita pulang sekarang yuk!,"ucap Kenan sambil mengamb jas dan kunci mobilnya.Sarah mencegahnya.
"Sayang... Katanya tadi kita jalan-jalan habjs kamu meeting?Kenapa sekarang kamu mau pulang?,"tanya Sarah.Sarah merasa Kenan lupa janjinya.
"O...ya. Gini aja deh.Aku antar Cempaka pulang dulu. Setelah itu kita jalan-jalan,"ujar Kenan.
"Aku maunya jalan-jalan sekarang.Cempaka biar Jhony yang antar pulang,"rengek Sarah.
"Jo.Kamu antar Cempaka pulang ya!,"pinta Kenan. Jhony mengiyakannya.Sarah senang dia bisa jalan sama Kenan.
"Kamu liat aja nanti Sarah.Tiara bakalan merebut Kenan darimu,"batin Jhony.
Jhony lalu mengantar Cempaka pulang.Kenan pergi ke Mall bersama Sarah.Sampai dirumah Kenan.Cempaka melihat Tiara mau masuk rumah.Cempaka lalu berlari ke Tiara.
"Tante... Tante Tiala,"panggil Cempaka penuh semangat.Tiara menoleh kebelakangnya.
"Cempa. Jangan lari-lari nanti jatuh!,"pinta Tiara.Cempaka berhenti berlari.Ia naik tangga perlahan.Setelah sampai atas, Tiara menggendongnya.
"Ehh... Ada kak Jhony.Ayo masuk dulu kak!,"ajak Tiara.Mereka lalu menuju ruang tamu dan duduk disofa.Tiara lalu memangku Cempaka.
"Kak Jhony mau minum apa?,"tanya Tiara sambil melepas ranselnya.
"Nggak usah.Aku nggak haus kok,"jawab Jhony.
"Tante.Tadi ada monstel selem banget!Cempa takut.Telus Cempa panggil Ultlamen buat usil monstelnya,"cerita Cempaka.Tiara agak bingung dengam cerita Cempaka.Namanya anak-anak kalau cerita suka asal.
"Monsternya brarti udah nggak ada lagi dong?,"tanya Tiara iseng.
"Masih ada Tante.Soalnya Ultlamennya nggak datang.Ultlamenya masih bobok kata Om Jhony,"jawab Cempaka.Tiara dan Jhony tertawa dengar cerita Cempaka.
"O...Ya. Kenapa kakak yang antar Cempaka pulang?Mas Kenan kemana?,"tanya Tiara heran.
"Gimana nih? Masa aku bilanh Kenan jalan sama Sarah,"batin Jhony.
"Tante.Om Kenan lagi sama monstel,"jawab Cempaka.Tiara mencerna maksud Cempaka.Ia lalu paham siapa monster itu.Jhony nyengir.Ia lalu pamiy pada Tiara dan Cempaka. Saat keluar pinti Cempaka memanggilnya.
"Om.Lain kali kalau ada monstel.Ultlamennya dibangunin ya!,"teriak Cempaka.Jhiny menyatukan telunjuk dan jempolnya lalu pergi.
***
Di Mall Sarah minta dibelikan ponsel model terbaru.Harganya mahal sekali. sekitar 50 juta.Kenanpun membelikannya, tapi beli dua ponselnya.Sarah curiga kalau Kenan membelikan Tiara ponsel.
"Sayang... Kok beli dua sih? Jangan bilang satunya untuk gadis murahan itu,"tanya Sarah.
"Iya sayang.Aku belikan dia ponsel supaya kalau ada apa-apa sama Mama dan Cempaka,Dia bisa langsung hubungi aku.Boleh kan?,"tanya Kenan. Sarah cemberut, tapi kemudian Ia memperbolehkannya.Sarah lalu meminta Kenan membelikan Tiara ponsel yang murah.Ia tidak mau kembaran ponsel sam Tiara.Kenan mengiyakannya.Kenan lalu menukarnya dengam ponsel yang harganya lebih murah sedikit dari punya Sarah.
Setelah beli ponsel mereka makan direstoran lalu lanjut nonton bioskop. Selesai nonton bioskop Kenan mengajak Sarah pulang.Sarah lelah sudah jalan dari tadi siang.Iapun mau pulang.Kenan lalu mengantar Sarah pulanh.Kemudian dia pulang kerumah.
Sampai dirumaj Kenan memasukkan mobil kegarasi.Setelah itu Ia kekamarnya untuk mandi.Selesai mandi Kenan keruamg tamu untuk nonton TV dan bersantai.
"Tiara....,"panggil Kenan.Tiara datang memenuhi panggilan Kenan.
"Iya. Ada apa,Tuan?,"tanya Tiara.
"Ini ponsel buat kamu.Itu sudah lengkap nomornya,"ucap Kenan.Tiara ragu menerimanya.
"Ini beneran buat saya, Tuan?,"Tiara memastikannya.
"Iyalah.Aku kasih kamu ponsel, biar kalau ada apa-apa kamu bisa hubungi aku.Kamu juga bisa pakek untuk pesan ojek online,"ucap Kenan.Tiata lalu menerimanya.Sebelum Tiara pergi, Kenan tiba-tiba memintanya untuk dibuatkan kopi.Tiara mengiyakannya.
"Tumben. Minya dibikinin kopi, "batin Tiara.
Tiara lalu kedapur membuatkan Kenan kopi.Setelah kopi jadi, Ia membawanya ke ruang tamu.
"Ini. Kopinya, Tuan, "ucap Tiara
"Makasih. Udah sana balik kerja!,"perintah Kenan.Tiara lalu pergi.Kenan menyeruput kopinya.
"Kopinya enak.Lebih enak dari buatan Sarah.Tunggu...Kenapa aku jadi muji kopi dia?,"batin Kenan.
Cempaka tiba-tiba muncul dihadapan Kenan.Ia langsung duduk disebelah Kenan.Ia ingin ikut nonton TV, tapi Cempaka tidak suka dengan acara yang ditonton Kenan.
"Om. Ganti doraemon dong!,"pinta Cempaka.Kenan tidak mengubrisnya.Kenan tidak suka kartun.Cempaka lalu iseng merebut remote TVnya. Kenan geram ia merebut kembali remote TVnya, tapi Cempaka merebutnya lagi lalu berlari.
"Dasar anak nakal!!! Balikin remote TVnya,"teriak Kenan sambil mengejarnya.Cempak lali berhenti dan menjulurkan lidanhya dan tertawa.Kenan ger diledekin. Iapun mau menangkapnya, tapi Cempaka keburu lari. Kenan mengejarnya.Sampai dimeja makan, Cempaka ngumpey dibawa meja.
"Cempa.Keluar kamu! Jangan ngumpet!,"ucap Kenan. Cempa lalu keluar dari bawah meja.Tiara yang lagi bersih-bersih meja merasa Kenan seperti anak kecil.
"Udah gede tapi kelakuannya kaya anak kecil,"batin Tiara.
"Om. Cempa disini!Tangkap Cempa kalau bisa, "ledek Cempaka sambil menjulurkan lidahnya.Cempaka ada diseberang meja.
"Awas ya! Om tangkep kamu,"ucap Kenan. Kenan mau jalan tiba-tiba ia kesandung kursi.Tiara dengan spontan menolongnya.Ia menangkap tubuh Kenan.Kenan lalu terjatuh kepelukan Tiara.Alhasil Kenan dan Tiara berpelukan laly bertatap-tatapan.
"*Kenapa dia selalu peduli padaku? Padahal aku selalu menyakitinya,"batin Kenan.
"Ada apa ini? Kenapa jantungku berdebar? Aku merasa ada yang aneh dengan perasaanku,"batin Tiara.
"Jantungku berdebar lagi.Kenapa setiap aku menatap matanya jantungku berdebar? Apa aku mulai jatuh cinta padanya?, "batin Kenan lagi*.
"Om. Ayo Kejar Cempa lagi!,"teriak Cempaka.Mereka lalu tersadar.Kenan dan Tiara memperbaiki posisinya.Kena kemudian mengejar Cempaka lagi.
tokohnya anak usia sekolah/pelajar
terkesan penulis ABG