Amanda Djoyodiningrat, seorang gadis berusia 20 tahun, masih keluarga bangsawan Jawa, yang cantik, manis, pintar dan tidak pernah kemana mana tanpa sekelompok pengawal yang mengawalnya super ketat perintah dari ayah dan ibunya.
Manda, dikhianati oleh teman baiknya yaitu Marvella Arafat, yang dirawat oleh pamannya yang bernama Burhannudin Arafat, seorang pemilik saham di Perdana incorporation, milik Narendra Sakabumi Perdana.
Vella mengorbankan keperawanan Manda demi ambisinya mendapatkan hati seorang CEO tampan incarannya, sehingga Manda bangun suatu pagi bersama seorang laki-laki tampan yang tertidur di ranjang yang sama.
Bagaimana kisah selanjutnya?
Warning: Banyak konten vulgar, one night stand dan pengkhianatan
Mature content 21+, harap bijaksana dalam membaca. Harap menyesuaikan dengan batasan usia yang dicantumkan. Terimakasih!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20.
" Mas, tapi kamu mesti hati hati sama Kenan. Ia tahu rahasia kita, dan rahasia aku. Aku gak mau kalau sampai ia membeberkannya sama keluargaku." jelas Manda dengan raut cemas.
" Aku mengerti. Aku juga tahu kalau ia mendekati kamu. Bahkan menggunakan rahasia kamu itu untuk memaksa kamu jadi asistennya kan? " Lio kembali melirik Manda dengan tatapan tajamnya. Dan Manda yang tidak nyaman dengan lirikan Lio, hanya mengangguk saja. Ia sebenernya ingin bercerita, bahwa ia juga sudah dicium oleh Kenan berkali kali. Tanpa ia bisa menolak. Kalau ia menolak dan bikin keributan, pasti Keluarganya akan mengetahui bahwa ia sudah membohongi mereka dan mempermalukan keluarga Djoyodiningrat.
" Bagian mana yang sudah ia sentuh?"
" Hah?"
Manda tiba tiba berkeringat dingin karena pertanyaan Lio yang tiba tiba. Ia juga ga mau di cap sebagai wanita yang gampangan tapi bagaimana dong, Manda ya sebenernya ga mau dicium Kenan. Ia cuman ga mau ribut dengan Kenan karena bisa berimbas keluarganya mengetahui kebohongannya itu.
" Ehm... mas tahu?" tanya Manda dengan gugupn Ia memandang wajah Lio yang tampak sedang menahan amarah.
" Menurutmu?" tanya Lio dengan datar.
" Mas, aku bukannya mau aja digituin Kak Kenan..."
" Wow, kak Kenan... mesra banget manggilnya." sarkas Lio dengan nada yang semakin gak enak didengar. Manda semakin takut kalau kalau Lio marah.
" Mas, ... aku.." Manda semakin serba salah. Ia mempermainkan ujung blazernya seperti seorang anak kecil yang dimarahi oleh orang tuanya. Wajahnya yang cantik tampak pias, dan matanya yang indah sudah berkaca kaca. Melihat Manda yang tertekan membuat Lio hanya menghela nafasnya dengan kasar. Ia tidak mau bertindak tanpa logika. Tapi ia merasakan dadanya yang panas saat ia mendengar ciuman Kenan pada calon istrinya, pada miliknya.
Diam diam sebelum berpisah dengan Manda, ia mengutak atik ponsel Manda dan menaruh sebuah aplikasi penyadap di ponselnya. Bahkan dengan kamera ponsel Manda ia bisa mengintai apa yang sedang Manda lakukan, bahkan siapa yang menghubungi Manda juga bisa ia identifikasi dengan cepat. Bahkan ia bisa mendengar percakapan di dekat ponsel itu, saat ia membuka aplikasi itu. Sehingga ia bisa memantau pergerakan Manda.
Katakanlah Lio posesif. Tapi pengalamannya di dunia IT dan pengalamannya memiliki banyaknya musuh membuat ia harus berhati hati. Dan memantau orang orang terkasihnya supaya saat terjadi sesuatu, Lio bisa dengan segera mengatasinya. Sama seperti ketika Lana menghilang, paling tidak ia bisa menemukannya. Asal bukan ibu suri yang menyembunyikan ya. Karena ibu suri juga memliki orang orangnya tersendiri yg mengacaukan penyelidikan Lio waktu itu.
" Mas, bagaimana kamu bisa tahu? Apa kamu..." tanya Manda meragu. Masa orang suruhan Lio bisa memantau sampai ke dalam rumah. Manda jadi bergidik ngeri sekaligus kesal, berarti gerak geriknya dipantau terus oleh Lio tapi ia bahkan gak bisa mengetahui sedang apakah Lio selama ia tidak bertemu dengan dirinya, apakah ia juga sama dengan Kenan yang bergonta ganti cewe semudah berganti baju?
" Manda, aku tidak tahu apa rasa yang aku rasakan saat ini. Dadaku rasanya mau pecah saat aku mendengar Kenan menciummu. Bahkan saat kamu memanggil Kenan dengan mesra, hatiku panas." jelas Lio saat ia sudah bisa menenangkan dirinya. Lio tidak memberi jawaban bagaimana ia bisa tahu apa yang dilakukan Kenan kepada Manda.
Amanda hanya memandang Lio dengan tatapan kesal, karena ia merasa privasinya diganggu tapi ia tidak berdaya untuk mengetahui apa yabg dilakukan Lio diluaran sana. Manda melengos dan itu membuat Lio semakin sakit hati, karena dipikir Manda menyukai Kenan.
" Percayalah! Itu yang aku rasakan saat mendengar ia menginginkan kamu. Kamu itu milikku, Manda! " lanjut Lio lagi. Ia pikir bagi Manda ini terlalu cepat. Ia masih muda dan tiba tiba ia harus menerima kenyataan kalau ia tidak lagi bisa memilih.
" Aku merasa kamu ga adil, mas! Kamu tahu apa yang aku lakukan dalam minggu minggu ini bahkan aku saja kehilangan kabar tentang kamu selama berminggu minggu. Aku khawatir.." isak tangis Manda membuat hati Lio sakit. Langsung Lio memotong ucapan Manda dengan permintaan maafnya.
" Maaf, aku janji kamu juga bisa mendapatkan akses yang sama untuk mengetahui apa saja yang sedang aku kerjakan. Begitu?" jelas Lio dengan lembut. Mungkin inilah yang seting dirasakan oleh Saka. Kebucinan saat menghadapi Alana yang sering ia tertawakan, kini mau tidak mau ia rasakan juga. Dari awal ia merasa malas untuk berhubungan dengan wanita, tapi ketika ia sudah menikmati Manda, ia jadi ketagihan. Mungkin ia akan khilaf lagi kalau sampai ia berdekatan dengan Manda. Kisah once upon a night with Manda, akan kembali terulang. Betapa malam panas itu sangat terngiang berulang ulang di pikiran Lio. Membuat sesak anggota tubuh bagian bawahnya.
" Maafkan aku, mas!! " bisik Manda lirih. Lio mendekatkan wajahnya ke bibir Manda, dan Manda yang sedang memandangnya langsung terkejut. Lio dengan cepet meraih kepala Manda dan menekan bibirnya diatas bibir Manda. Sehingga ciuman itupun tidak bisa Manda elakkan. Lio ingin menghapuskan jejak Kenan di bibir calon istrinya. Ia tidak rela kalau ada jejak pria lain di bibir wanita miliknya.
" Jangan sampai ia menyentuhmu lagi." geram Lio dengan nada penuh peringatan, setelah ia membuat Manda terengah karena nafasnya habis saat Lio mencium bibirnya dengan ganas, seakan ia ingin menghukum Manda yang sudah berani berani berdekatan dengan Kenan.
" Mas, ini di dalam mobil!" sergah Manda dengan suara tertahan.
" Kaca pembatas antara kita dan supir sudah dinaikan dari pertama kamu masuk. Dan dijamin ini bakal kedap suara. Apa kamu mau mencoba merasakan kedapnya suara disini, sehingga kamu bahkan bisa menjerit sesuka hatimu menyebut namaku saat aku menindih tubuh kamu?" tanya Lio dengan suara serak pertanda ia menginginkan Manda, bahkan Lio sudah meremas tubuh Manda serta menjilat telinga Manda dengan seduktif. Manda yang merona karena malu langsung mendorong tubuh Lio yang sudah hendak menindih tubuhnya yang ramping.
" Mas, aku bukan pengikut seks bebas. Bagiku kesalahan kita kemarin jangan sampai terulang. Saat kamu menikahiku itulah saat aku tidak akan menolak kapanpun dan dimanapun kamu mau, sebagai bentuk pengabdian aku sebagai istri yang sah dimata hukum dan agama." kata Manda dengan nafas yang sedikit terengah, karena jujur tindakan Lio tadi menaikan hawa panas di dalam tubuhnya. Ada reaksi yang berbeda saat Lio menciumnya. Ada getaran di tubuh bagian bawahnya yang membuat kaki Manda menjadi lemas dan tidak bisa menolak sentuhan bahkan tubuhnya bereaksi yang sinkron dengan keinginan Lio.
" Baiklah, sebentar lagi kamu akan menjadi milik aku sepenuhnya dan disaat itu kamu harus melakukan apa yang baru saja kamu janjikan sama aku." tegas Lio dengan tatapan mata yang mendamba.
" Janji apa?"
" Dimanapun dan kapanpun aku mau, kamu tidak akan menolak!" lanjut Lio sambil mengedipkan matanya. Ya Allah, kenapa dari bagian kalimat yang dikatakan Manda hanya kalimat itulah yang diingat oleh Lio? Manda jadi menyesal sudah berkata kata yamg sembrono. Huffftt!
.
.
.
TBC
***
Gaes, seperti biasa.Cerita ini no edit, jadi lgs up gitu aja. Jadi mohon maaf kalau banyak typo bertebaran.
Jangan lupa likenya dong... masa yang baca kagak like sih, kan aku jadi sedih. Sukur sukur dikasi vote😂... i lop yuuuu
crtanya bagus....👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
semoga manda selamat
walau jauh, tp bs memprotect wanita, mantap...
kenan pemaniez aja..
spy ada gemez2 nya gitu...
😁