NovelToon NovelToon
CINTA JANGAN KAU PERGI

CINTA JANGAN KAU PERGI

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:790
Nilai: 5
Nama Author: maya ps

Farhan adalah seorang pebisnis sukses, setelah menikah Farhan memenuhi segala kebutuhannya istrinya, ATM baru pun Farhan siapkan untuk mempermudah istrinya untuk beli apapun yang diinginkannya.
Sifat Farhan yang cuek dan keluhan istrinya dianggap sebagai hal biasa dan dianggap istrinya belum terbiasa dengan kebiasaannya yang sangat males keluar rumah jika sudah pulang kerja lebih memilih tidur setelah seharian bekerja.
Rasa kesal dan hambar selama pernikahan akhirnya Mila istri Farhan memilih untuk pergi tanpa memberikan kabar sama suaminya, setelah kepergian Mila membuat Farhan baru sadar akan kehadiran istrinya yang selama ini diabaikan dan protesnya tidak pernah dipedulikan. Mampukah Farhan menemukan Mila dan membuat istrinya untuk kembali sekaligus memperbaiki rumah tangga yang selama ini terasa hambar dan merubah kebiasaannya dan lebih mementingkan meluangkan waktu untuk membahagiakan istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

Ingat hari kemarin yang melihat suaminya makan siang bersama client membuat Mila memilih jalan-jalan sendiri, berharap ketemu suaminya lagi dan bisa merasakan jalan bersama walaupun cuman sebentar.

Harapan yang tidak sia-sia akhirnya ketemu lagi Farhan bersama karyawannya, Mila tahu pria didepannya Farhan adalah karyawannya membuat Mila langsung menghampiri Farhan yang sedang ngobrol sama Dion setelah client nya pergi.

Kaget sekaligus bahagia melihat Mila ada di Mall yang sama lagi, tahu jika istrinya pergi sendirian ke Mall untuk mengisi waktunya supaya tidak bosan di apartemen sendirian, tidak menyangka bisa ketemu lagi didepan restoran yang sama walaupun dengan orang yang berbeda yang ada didekat Farhan.

"Sudah makan sayang?" tanya Farhan melihat Mila semakin lama semakin cantik membuat dirinya bahagia memandang penampilan baru istrinya.

"Sudah Mas tadi, aku mau main Timezone Mas habis itu baru ke salon." ucap Mila sudah malas ajak Farhan karena sudah tahu jawabnya, dari pada kesal dan sedih mendengarnya lebih baik Farhan dikasih tahu rencana dirinya saja.

"Asik tuh Bu ke Timezone apa lagi main basket, apa tidak ajak Pak Farhan sekalian?" tanya Dion melihat Farhan, sepertinya atasannya tidak pernah ajak istrinya jalan sama sekali, karena habis rapat pasti langsung melihat proyek baru.

"Boleh juga sayang hayo kita menikmati waktu santai siang ini bersama." ajak Farhan terlihat bahagia mendengar ucapan Dion, tidak ingin penolaknya membuat karyawannya berfikir negatif dan membuat Mila semakin sedih, karena lagi-lagi tidak bisa diajak jalan lagi.

Cuman bisa ngangguk pasrah saja sama ucapan Farhan, mengerti alasan suaminya mau diajak main Timezone bareng pasti takut dianggap cuek sama istri, egois, tega membiarkan istrinya jalan sendiri dan pendapat negatif lainnya, pasti Farhan tidak ingin dianggap jelek sama orang lain karena kebiasaan dirinya yang malas jalan jalan lebih memilih kerja dari pada menghabiskan waktu bersama istrinya.

**

Melupakan sakit hati karena kemarin ditolak lagi cintanya sama Farhan bahkan sahabat kecilnya membiarkan istrinya sepertinya menghina dirinya karena masih kejar cinta Farhan apa lagi tahu selalu di tolak.

"Bagaimana kalo kita ke aquaboom waterpark saja yuk berenang dan bersantai disana, setelah itu kita lanjut belanja bagaimana." ajak Wilona melihat Gendis sibuk sama handphone nya.

"Ide yang bagus hayo kita berangkat." ucap Gendis setuju dari pada pusing memikirkan masalah yang ada, lebih baik jalan-jalan dan belanja dari pada berfikir tanpa ada solusi sama sekali dan berakhir gagal lebih baik untuk saat ini membiarkan Mila bersenang-senang bersama Farhan.

**

Percobaan sekian kalinya akhirnya Farhan mendapatkan boneka yang Mila inginkan, pengalaman pertama kalinya ke Timezone setelah ketiga Kakaknya sudah dewasa dan dirinya sudah sibuk bekerja membuat Farhan tidak pernah lagi main Timezone apa lagi semenjak kedua orang tuanya meninggal dunia membuat Farhan menghabiskan waktu untuk bekerja supaya tidak larut dalam kesedihan atas kepergian kedua orang tuanya.

"Boneka cantik untuk istri aku yang semakin cantik dan sempurna ini sayang." ucap Farhan bahagia melihat istrinya bisa make-up yang rapih dan fashion bajunya membuat Mila terlihat lebih cantik dan menarik.

"Terimakasih suami ku atas perjuangan mendapatkan boneka ini, habis ini semangat bekerja sayang aku akan menunggu di apartemen sayang." ucap Mila mengerti sebentar lagi waktunya Farhan kembali kerja.

"Pasti semangat sayang, maafkan aku cuman sebentar temani disini dan iya kita ketemu di apartemen sayang." lanjut Farhan senang mendengar istrinya tidak protes seperti kemarin.

Melihat jam ditangannya membuat Farhan langsung ajak Mila jalan menuju depan Mall, karna Farhan mau tungguin Mila sampai mendapatkan taksi online mau tahu mobil mana yang akan bawa istrinya pulang dan melihat istrinya jalan baru nanti Farhan akan kembali bekerja.

Menahan sedih melihat pengunjung Mall ada sepasang suami istri temani anak-anaknya main Timezone, temani makan, bahkan beli mainan. Harapan memiliki anak masih ditunda karena suaminya masih belum siap memiliki anak dan harus menunggu sampai Farhan siap memiliki anak apa lagi suaminya sudah kasih tahu batas maksimal dirinya baru siap memiliki anak.

**

Andaikan bukan saudaranya Farhan tentunya Erik sudah tegur habis-habisan Raka dan Ihsan yang hobi minum didalam ruangannya, walaupun kinerja keduanya cukup bagus tapi Erik tidak suka kebiasaan kedua Kakaknya Farhan bisa menjadi contoh tidak baik untuk karyawan lain walaupun tidak ada perempuan yang temani tapi Erik tetap tidak suka melihat karyawan kantor minum sambil kerja.

"Habis ini kalian minum kopi karena satu jam lagi ada rapat pembahasan keuangan perusahaan." ucap Erik melihat Raka dan Ihsan setengah sadar.

"Materi rapat sudah dibuat jadi tolong kamu saja yang bahas iya soalnya gue ngantuk pusing sekali kepala gue kebanyakan minum." ucap Raka masih bisa jawab ucapannya Erik.

"Iya sama gue juga sudah bikin materi untuk rapat nanti, kita tuh lagi pusing sekarang jadi butuh istirahat biar otak kita jadi tenang lagi." ucap Ihsan kasih proposal ke Erik.

"Dasar kalian ini, kalo kinerja kalian jelek sudah pasti langsung dipecat karena hobi minum setiap habis minum tidak datang rapat sungguh menyebalkan sekali! " protes Erik bener-bener kesal karena kedua Kakaknya Farhan tidak mau peduli sama ucapannya sama sekali.

"Suka-suka kita lah hidup dan hobi kita, sudah sana pergi yang penting kerjaan kita selesai dan tanpa ada merugikan sama sekali kan, selalu saja Farhan bikin pusing tuh orang." lanjut Raka perlahan matanya ketutup dan tidur nyenyak.

"Kasihan juga lihatnya tapi mereka egois selalu saja ngatur hidupnya Farhan." lanjut Erik.

Melihat dua orang tidur setelah selesai bahas kerjaan membuat Erik langsung pergi, percuma juga paksa Ihsan dan Raka minum kopi supaya kembali sadar sepenuhnya akan sia-sia, karena seperti biasa keduanya akan tertidur setelah memberikan hasil kerjanya apa lagi jika dalam kondisi kesal dan pusing pasti Raka dan Ihsan dengan santai minum diruangan Raka tanpa ada rasa malu sama sekali, padahal karyawan banyak yang tidak suka melihat kedua atasannya minum dan ditegur Farhan, tapi tidak ditanggapi sama sekali justru keduanya jawab dengan santai mereka minum setelah selesaikan pekerjaan tanpa ajak orang lain jadi aman-aman saja sama apa yang menjadi kebiasaan keduanya.

1
Nana megawati
sangat seru cerita nya
Nana megawati
seru di tunggu next episode nya 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!