Arsela Januardi harus kehilangan semua kebahagiaan setelah ayahnya dijebloskan ke dalam penjara karena kasus korupsi yang telah dilakukannya di perusahaan tempat ia bekerja. Kedudukan tinggi yang didapatkan oleh ayahnya ternyata disalahgunakan oleh ayah Sela hingga akhirnya mereka harus menerima kenyataan pahit. Kekayaan mereka disita, ibunya meninggal karena shock berkepanjangan. Sela memutuskan untuk pergi dari Jakarta meninggalkan semua kenangan kelamnya.
Zacky Dwianuarta. Pemuda patah hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan. Zacky hidup dalam bayang-bayang cinta yang tidak terbalas. Namun, ia tetap menghormati cintanya. Zacky memutuskan untuk menghandle semua perusahaan di Bandung dan meninggalkan Jakarta.
Pertemuan antara Sela dan Zacky kembali terjadi di Bandung. Namun, Zacky belum mampu membuka hati namun ia tidak ingin membuat Sela jatuh terlalu dalam ke hidup yang kelam. Zacky menawarkan Sela sebuah tawaran agar ia tetap bisa menjaga gadis itu.
Maukah Sela menerima tawaran itu. Sanggupkah ia bertahan di samping lelaki yang masih menyimpan bayangan perempuan lain.
Mampukah Zacky meyakinkan keluarga besarnya untuk menerima kehadiran Sela?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Seandainya
Sela bangun dari tidur setelah semalaman panjang meladeni Zacky di atas ranjang villa. Hari ini terakhir mereka berada di Bali. Sela membuka tirai, membiarkan sinar mentari pagi masuk ke celah jendela.
Sela mengawali pagi dengan menyesap teh hangat yang beberapa saat lalu ia buat. Sela duduk di pinggir jendela. Matanya menatap deburan ombak dan pantai.
Sampai hari ini rasanya gue gak percaya bisa memiliki dan dimiliki olehnya. Meski sedikit sekali orang yang tahu tentang hubungan kami, tapi gue bahagia bisa menikah dengan Kak Zacky.
Seandainya, Mama masih hidup. Seandainya Papa masih disini bersama ku, aku pasti jadi orang yang paling bahagia sekarang. Ya, seandainya.
Lin, gue kangen banget sama lo. Gue pengen makasih karena lo gue bisa kenal lelaki ini. Gue sayang banget sama dia, Lin. Suatu saat gue pasti temuin lo, gue akan cerita semuanya.
Sela membatin, mengenang Lintang, sahabat baiknya.
Masih banyak sekali kata seandainya dalam benak Sela. Tapi ia tetap bersyukur dan tak ingin menyalahkan keadaan. Setidaknya, diantara kehancuran diri juga keluarganya ada secercah harapan, Zacky datang menawarkan cinta yang nyata, membantunya keluar dari kubangan derita menyakitkan.
"Kalau memang ini takdir. Terima kasih untuk cinta yang masih ada." Gumam Sela lirih kepada dirinya sendiri.
"Dan takdir kita adalah bersama."
Sela menoleh, tertegun mendapati Zacky sudah terbangun dan mendengar apa yang ia ucapkan tadi. Pipinya jadi bersemu merah.
"Lo cantik kalo lagi malu gini." Zacky mendekati Sela yang sudah membuang jauh wajahnya menghindari tatapan membius dari suaminya itu.
"Kak Zacky, gombal banget sih."
"Gombal tapi lo suka, kan?" Goda Zacky lagi yang sudah semakin dekat dengannya.
"Gak." Sela melempar lebih jauh wajahnya.
"Tapi lo merah." Tak henti menggoda istrinya.
"Ih Kak Zacky udah mandi sana." Usir Sela tanpa mau melihat suaminya itu. Zacky berlutut mencium Sela dari bawah, melingkarkan kedua tangannya pada bokong Sela sedang duduk. Terasa bongkahan padat itu memenuhi tangannya. Zacky meremasnya nakal.
"Padat." Bisik nya lagi. Sela sudah mengerti tatapan penuh arti dan mesum suaminya itu.
"Mesum." Celetuk Sela sambil memeluk kepala suaminya itu.
"Gue mesum sama lo doang."
Sela tersenyum mendengarnya.
"Kak Zacky tuh gak bisa ya gak mesum sehari aja."
"Gak bisa, lo yang bikin gue mesum. Tanggung jawab, Sel." Ujar Zacky. Nafasnya terasa hangat di antara dada.
"Kan aku udah tanggung jawab dari semalam." Sela berbisik di telinga suaminya.
"Nakal lo ya. Ikut gue, biar gue hukum." Zacky menggendong tubuh Sela membawanya ke kamar mandi, membuka bajunya satu persatu lalu memasukkannya ke dalam Bath up. Percintaan pagi itu kembali dimulai.
...****************...
Saat Zacky sedang bersantai untuk melihat Sela yang sedang bermain air laut, ia berbaring di atas kursi santai, ponselnya berdering. Tertera nama adiknya.
"Kak Zacky kemana aja sih?" Suara cempreng Audy langsung menyambutnya saat ia mengangkat tombol hijau. Zacky sampai harus menjauhkan ponsel dari telinganya.
"Lo tuh suaranya udah kayak emak-emak teriak tau gak." Kesal Zacky.
"Ya abis Kak Zacky gak ada kabarnya. Sibuk banget sih sampe lupa sama adek sendiri." Sela mencak - mencak di telepon dan Zacky sudah membayangkan bibir adiknya itu pasti sudah mengerucut meski ia tidak bisa melihatnya.
"Iya gue sibuk banget, maaf ya. Ngapain lo telepon gue?" Tanya Zacky lagi. Ia membalas lambaian tangan Sela padanya.
"Kak Zacky, kok ada suara cewek sih?"
"Ah enggak kok, kebetulan ada yang kenal jadi manggil." Elak Zacky dengan santai.
"Kak Zacky lagi dimana?" Tanya Audy penuh selidik.
"Eh anak kecil mau tau aja urusan orang gede. Udah ah, gue masih ada kerjaan nih."
"Ya udah deh, Kak. Jangan lupa istirahat ya, Jangan begadang juga kak." Sahut Audy perhatian.
"Iya, lo juga ya. Belajar yang bener kan mau ujian."
Akhirnya sambungan telepon mati. Zacky menekan tombol kamera pada ponselnya kemudian mengarahkan kamera pada Sela dan memotretnya diam-diam. Ia tersenyum melihat hasil jepretannya sendiri.
Sela tampak cantik dalam foto itu. Ia tersenyum lepas. Zacky menjadikannya wallpaper.
"Sayang, kita ke resto yuk." Ajak Zacky pada Sela yang sudah mendekat ke arahnya.
"Kak, tadi teleponan sama siapa?" Tanya Sela, mereka sedang berjalan menuju resto untuk makan siang.
"Audy, dia tuh kalo satu minggu aja gue gak ada kabar kayak orang udah gak ketemu setahun." Zacky tertawa mengenang adik satu-satunya itu. Sela juga jadi tertawa.
"Ehmmm, apa Kak Zacky cerita tentang kita?" Tany Sela lagi. Zacky menggeleng.
"Belum saatnya, lo sabar ya." Zacky mencium puncak kepala istrinya itu.
"Kak, gimana kalo mama Kak Zacky tahu nanti?"
"Bagus dong." Singkat Zacky.
"Kalau dia gak setuju?" Sela merasa tenggorokannya terasa tercekat.
"Gue akan tetap memilih lo." Sahut Zacky mantap.
Mendengar jawaban dari suaminya itu, Sela bahagia namun tak urung itu membuatnya jadi berpikir bahwa memang masalah pernikahan mereka ini bukan hal yang mudah untuk Zacky. Ia harus mencari waktu yang tepat untuk memberi tahu keluarganya.
Sela bisa menarik kesimpulan, Perkara pernikahan dan jodoh, Zacky masih harus menghadapi keluarganya. Namun, Sela tak ingin bertanya lebih jauh lagi. Ia takut membayangkan hal yang paling buruk, yaitu harus terpaksa berpisah lagi.
Sela tidak mau kehilangan Zacky. Ia mencintai Zacky dengan semua ketulusan yang dimilikinya. Ia mencintai Zacky bukan karena harta pria itu. Ia mencintainya karena memang ia mempunyai perasaan itu untuk Zacky.
"Kak, makasih udah mau bertahan." Sela mengeratkan pelukannya dipinggang Zacky.
"Gue yang harusnya makasih. Lo masih mau bertahan disisi gue sampai sekarang."
"Aku akan lakuin apa pun demi Kak Zacky."
"Bucin." Celetuk Zacky terkekeh.
"Biarin, aku bucin sama Kak Zacky aja." Balas Sela. Mereka sudah hampir tiba di resto.
"Gue nafsu kalo liat lo." Bisik Zacky nakal.
"Nakal." Kata Sela membalas suaminya itu.
"Kita nakal aja yuk di kamar. Makannya nanti aja."
"Kak Zacky aku laper." Ujar Sela cepat takut Zacky mengubah rencananya.
Zacky mengacak-ngacak rambut pirang istrinya itu. Lalu mengajaknya masuk ke dalam resto.
"Makan yang banyak ya, abis itu gue mau makan lo." Bisik nya lagi saat mereka sudah duduk.
"Kak Zacky mesum terus."
"Cari WC yuk, mesum dulu baru makan."
Goda Zacky lagi, ia tidak mau berhenti menggoda istrinya itu.
"Kak Zacky." Sela sudah kehabisan kata-kata. Rasa Ingin dibekapnya bibir suami kesayangannya itu.
Zacky sudah terkekeh melihat Sela yang sudah tersipu malu sambil melotot. Ia memang suka menggoda Sela. Dan selalu ingin mengulang kemesraan itu hanya bersama istrinya.
zacki bagi aku lelaki munafik dia tidak suka istri disentuh pria lain tapi di novel sebelumnya dia membawa istri orang pergi tinggal, berduaan dan kontak fisik lagi, dan yang dia bawa istri saudaranya sendiri lagi, dan yang paling miris adalah author membenarkan semua kelakuan biadap zacky
dari semua konflik yang author hadirkan disetiap novel author hanya satu konflik yang membuat aku sedikit kritik keras pada author, yaitu konflik saat willy dan lintang salah paham dan lintang malah pergi dengan lelaki lain (zacky), berduaan curhat berduaan dan ada kontak fisik lagi, ini jelas. kesalahan sangat fatal, lintang seorang istri pergi dan berduaan dengan pria lain, curhat2an berduaan, kontak fisikdan zacky seorang saudara yang membawa istri saudara pergi dan dia sentuh istri saudara (munafik nya zacky, istri tidak mau disentuh orang) dan yang jadi masalah paling besar adalah author membenarkan semua itu,
tapi sedikit salut soalnya dinovel author selanjutnya tidak adalah PEBINOR kayak zacky yang diistimewakan
GK SEMPAT NIKMATI PERAWAN ISTRI MEREKA MASING2...
SIAPA ELOOO..
DISINI ULAT BULUNYA SI ERIN, SI WANITA PENGHIANAT.. DN WISNU PEBINOR ANJING...
TPI AKU PALING SUKA CEO GONDRONG.. SERU BANGET CERITANYA...