NovelToon NovelToon
Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: rizal sinte

Season 1 dan 2 ....

Yang seharusnya suami kini menjadi anaknya, yang seharusnya ayah mertua kini menjadi suaminya. Dan sahabatnya yang kini menikah dengan calon suaminya! Bagimana pernikahan bisa tertukar seperti ini? Apa sebenarnya yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizal sinte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

"Aku tidak suka kamu tersenyum lembut pada Leo!" ujar Angga cemberut.

"Apa!"

_____________

"Pokoknya, kamu gak boleh menampilkan senyum kamu itu pada orang laen terutama pada laki-laki," ujarnya tegas tanpa mau di bantah.

"Dih, dasar aneh lo Om. Lagian senyum itu ibadah, di tambah lagi kalau banyak tersenyum bagus juga efeknya ke tubuh biar di wajah juga gak kelihatan tua. Wajar saja om udah keriputan, pelit tersenyum sih!" ucap Sera seraya mengejek.

"Kalau orang liat senyum aku, bisa-bisa mereka terkena diabetes langsung!" saut Angga.

"Kok bisa?"

"Iya dong, kan senyum aku terlalu manis," jawabnya dengan percaya diri sambil menempelkan jari telunjuk serta jempolnya ke dagu lalu menaik turun kan kedua alisnya sembari tersenyum lebar pada Sera.

"Hadew, nie Om-Om tua ... gak sadar diri!" gumam Sera malas membuang mukanya ke arah laen.

"Tapi manis, kan?" godanya menarik dagu Sera supaya melihat wajahnya.

"Ingat, umur Om."

"Ck, walaupun aku sudah tidak lagi muda.Tapi kemampuan aku jauh lebih kuat dan perkasa melebih anak-anak muda, tauk..." rajuk Angga kesel yang tidak suka jika dirinya di bilang sudah tua.

"Ah, masa. Gak percaya," ledek Sera.

"Mau bukti? Kali ini aku pastikan kamu gak bakalan bisa turun dari tempat tidur," bisik Angga.

"Yakin tuh, paling-paling juga 5 menit udah K.O."

"Wah ini anak, benar-benar nantangin," gumam Angga menatap Sera yang terkekeh geli dengan ucapannya sendiri.

"Tunggu kamu jadi istriku, aku yakin kamu gak akan menyesal," ucap Angga sangat yakin.

Belum sempet Sera menjawab, tiba-tiba Leo datang membuat suana kembali hening.

"Kalian tadi ngomongin apa? kok kayaknya seru banget?" ujar Leo menarik kursinya lalu duduk sambil menyerahkan secangkir teh anget pada Sera.

"Biasa, obrolan jaman sekarang," saut Angga santai. Namun kesal dalam hatinya karena anaknya itu sudah mengganggu waktu berduanya dengan Sera.

"Curang ya, kamu bercanda sama Papah tapi gak ajak-ajak aku," ujar Leo mencubit gemes hidung mancung Sera lalu menggoyangkan nya hingga ke kiri dan ke kanan.

"Aduh, sakit tau." Sera mengusap hidungnya sambil mengerucutkan bibirnya.

Angga kembali panas melihatnya, ingin rasanya ia menutupi Sera dengan karung lalu membawanya pulang sekarang juga.

"Kamu gak ke kantor, Le?" tanya Angga.

"Ke kantor, ini bentar lagi berangkat," jawabnya.

"Oke, asal jangan telat saja. Ingat kamu itu baru beberapa bulan masuk kerja di sana jangan sampai kamu mendapat peringatan sebagai pegawai tidak teladan," ujar Angga mengingatkan.

"Iya Pah, Papah tenang saja," saut Leo yakin.

"Kenapa gak berangkat sekarang aja!" ucap Angga, namun secara tidak langsung ia mencoba mengusir Leo cepat-cepat agar tidak lagi menjadi pengganggu dirinya dan juga Sera.

"Dasar Om-Om nyebelin, bilang aja kamu mau ngusir Leo," batin Sera jengkel pada Angga.

"Sebentar lagi, Leo masih kangen sama calon istri Leo." Leo menggenggam tangan Sera yang tergeletak di atas meja.

"Hmmmp..." Angga menampilkan wajah keselnya yang tak lama lagi ingin meledak akibat api cemburu melihat tangan Sera berada di genggaman Leo.

Leo dan Sera saling mengobrol, dan itu benar-benar membuat Angga ingin pecah isi kepalanya yang sudah di landa dengan api cemburu. Apa lagi seperti sekarang ini yang benar-benar di abaikan bak obat nyamuk yang berada di tengah-tengah mereka berdua. Sungguh pemandangan yang tidak enak di lihat!

"Leo, kenapa kamu bisa suka sama Sera?"

Pertanyaan bodoh, yang keluar dari mulut nya hanya karena tak ingin di anggap mahluk kasat mata berada di tengah -tengah keduanya.

"Kenapa?" tanya balik Leo menatap heran pada papahnya itu. Begitu juga dengan Sera.

"Ya .... masa kamu suka sama gadis seperti dia sih?" ujar Angga.

Sera melotot kan matanya, tercengang dengan apa yang ia dengar dari mulut lelaki di sampingnya ini.

"Apa-apaan, maksud dia ini?" kesel Sera dalam hati.

"Maksud Papah, apa?" Leo tak mengerti.

Keduanya saling beradu pandang hingga pancaran percikan listrik yang keluar dari kedua bola mata mereka itu nampak jelas dari pandangan Sera.

"Situasi macam apa, ini?" gumam Sera menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal menyaksikan persaingan sengit antar anak dan ayah itu.

"Ya, masa kamu gak melihat. Dia itu kan kecil, pendek, item dekil, bodi gak bagus-bagus amat, ukuran dada juga kecil, mana kerempeng lagi, untung idup," celetuk Angga menjelek-jelek kan Sera. Padahal jauh dari kebalikannya.

"Apa! hey..." Sera benar-benar geram. Ingin rasa ia menyumpal mulut lemes Angga dengan kaos kaki.

"Masa, Papah nya aja kali yang buta. Jelas-jelas Sera cantik gitu!" bela Leo.

"Cantik dari Hongkong! Papah sarankan lebih baik kamu cari wanita laen saja deh. Dia itu gak cocok banget sama kamu," ujar Angga.

"Apa! Dia benar-benar sudah gila. Sumpah!" kesel Sera mengepalkan tangannya.

Sedangkan Leo hanya tertawa saja mendengar nya karena begitu lucu menurutnya, melihat pandangan tentang Sera dari papahnya itu.

"Hahahhaha, Papah kok ada-ada aja. Tapi apapun itu, Leo tetep mencintainya! Karena bagi Leo dia itu adalah bidadari yang turun dari surga sebab itulah dia itu istimewa," jawab Leo memandang lembut pada Sera.

"Ck, 'kan gue sengaja jelek-jelekin. Biar lo pergi ninggalin Sera dan supaya gue bisa langsung cepet-cepet nikahin dia," batin Angga sewot karena Leo tidak pengaruh sama sekali dari ucapannya.

"Sera, anter aku ke rumah sakit sekarang!" ujar Angga sudah tidak tahan lagi melihatnya, ia langsung bangkit dan berjalan menuju mobil.

"T-tapi...."

"Udah anter aja, itung-itung pendekatan sama calon mertua," ujar Leo, Leo merasa jika papahnya itu tidak menyetujui dirinya bersama Sera. Jadi ia harus mendekatkan keduanya supaya papahnya itu dapat mengenal lebih dekat lagi calon menantunya.

"Apa yang kamu pikirkan, Leo?" batin Sera.

Leo mengusap pucuk kepala Sera lembut." Nanti jam dua aku jemput kamu di rumah ya."

Sera mengangguk, Angga melihat dari kejauhan yang sudah berada di dalam mobil itu nampak kesal. Tangannya mencengkeram stir mobil erat serta rahangnya mengeras terlihat jelas sedang menahan amarahnya. Apa yang harus ia lakukan agar Sera bisa menjadi miliknya. Tidak peduli jika pesaing cintanya adalah anaknya sendiri.

Sera masuk kedalam mobil kedalam mobil, bulu kuduknya langsung merinding mendapatkan tatapan horor dari sebelahnya.

"Ehem, kenapa?" tanya Sera sewot.

"Hmmmp." Angga merajuk, ia tidak ingin bicara pada Sera.

"Ck, apa-apaan manusia satu ini. Benar-benar menyebalkan," gumam Sera tak peduli.

Angga belum juga menjalankan mobilnya.

"Kenapa gak jalan?" tanya Sera heran.

"Mau sampai kapan kamu menyembunyikan ini sama Leo?" tanya Angga dingin.

"Hem, apa?" Sera tidak mendengar dengan jelas.

"Mau sampai kapan kamu menyembunyikan semua tentang hubungan kita sama Leo?" Angga menatap mata Sera dalam.

"Kenapa itu lagi sih, Om?" Sera benar-benar males, lagi-lagi itu yang harus di pertanyaan.

"Cepat atau lambat, Leo bakalan tau mengenai kehamilan kamu Sera..."

"Aku belum hamil, Om!" jawab Sera cepat.

"Ya udah, kalau gitu ayo kita bikin lagi. Biar kamu cepet hamil!" ucap Angga semangat seraya tanpa dosa.

"Dasar, gila."

*********

Jangan lupa like nya ya 😊😊😊 terima kasih...🙏🙏🙏

1
Dyah Oktina
wah...sampai 2024... blm ada lanjutnya nih thor... kirain nih cerita dah end... ternyata. .. oh... ternyata masih ngantung.. 😔
Dyah Oktina
bukannya namanya cihko d bab depan.. nicko mah adeknya sherly???
Dyah Oktina
wah... kayaknya ciko anak devan ya.. apa kejebak Ya dara... wah masih d gantung nih sm author.. 🫢🤔🤭
Dyah Oktina
hah... iya.. bukan sableng lagi itu namanya... alex be*o .. kesel bacanya juga.. 🤭✌️✌️
Dyah Oktina
jd beneran ngak ada sesion 2 nih thor..
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Scream/
Dyah Oktina
kayaknya suami seperti alex hanya ada d dunia halu.. 🤭
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ya Allah. ..kasihan alex dah ngak dapat mp nya semalam.. tambah benjol d.aniaya krn polos... 🤭😂😂
Dyah Oktina
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Curse//Curse//Curse//Curse/
Dyah Oktina
parsel kali... masa pastel.. 🤭
Dyah Oktina
Masya Allah. ..gantengnya visual alex
Dyah Oktina
😂😂😂😂😆😆😆😆kebayang seru nya d sembur téh..
Dyah Oktina
💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻❤️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ooo ternyata memang boby sm dewi punya 2 anak... maaf thor.. baru maksut ✌️✌️🤭
Dyah Oktina
loh ...kan wisnu bukan papa kandungnya.. Kok masih pakai binti wisnu... ngak boleh itu.. ✌️🤭😇
Dyah Oktina
maksutnya vindra kali ya???
Dyah Oktina
terbalik kali thor... adam yg harus panggil aunty ke sheryl.. kan jatuhnya adam ponakan sherly
Dyah Oktina
akhirnya keyra... bahagia.. sesuai dgn keinginannya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!